Bahsa Indonesia Makalah

Embed Size (px)

Text of Bahsa Indonesia Makalah

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    1/22

    1

    BAB 1

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan

    hasil penggabungan beberapa kalimat. Selama ini dalam membuat suatu paragraf 

    sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Dalam membuat suatu paragraf kita harus

    mengetahui syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah paragraf dan

    mengetahui jenis-jenis dari paragraf. Paragraf yang akan dibuat harus dapat

    mempunyai kepaduan antara paragraf yang lain. Kepaduan paragraf dapat terlihat

    melalui penyusunan kalimat secara logis dan melalui ungkapan-ungkapan pengait

    antara kalimat. Disini kita dituntut agar mampu membuat suatu paragraf dengan

     baik dan benar sesuai dengan kaedahnya.Wacana merupakan unsur kebebasan yang relatif yang paling kompleks

    dan paling lengkap.satuan pendukung kebahasannya meliputi fonem, morfem,

    kata, frasa, klausa, kalimat, paragraf, hingga karangan utuh. Namun, acana pada

    dasarnya juga merupakan unsur bahasa yang bersifat pragmatis. !palagi pemakaian dalam pemahaman acana dalam komunikasi memerlukan beberapa

    alat "piranti# yang cukup banyak. $leh karena itu kajian tentang acana menjadi

    ajib ada dalam proses pembelajaran bahasa. %ujuannya tidak lain, untuk 

    membekali pemakai bahasa agar dapat memeahami dan memakai bahasa dengan

     baik dan benar.Semoga dengan adanya makalah ini dapat menambah pemahaman kita

    tentang paragraf dan acana serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan

    sehari-hari.

    1.2 Rumusan Masalah

    &. !pa pengertian paragraf dan acana'

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    2/22

    2

    (. !pa jenis-jenis paragraf dan acana'). !pa syarat-syarat paragraf'

    *. !pa prinsip-prinsip acana'

    1.3 Tujuan

    &. +ntuk mengetahui pengertian paragraf dan acana(. +ntuk mengetahui jenis-jenis paragraf dan acana). +ntuk mengetahui syarat pembuatan paragraf *. +ntuk prinsip-prinsip acana

    1.4 Manaat

    +ntuk memberikan suatu pemahaman mengenai suatu paragraf danacana agar pembaca dapat mengetahui pengertian paragraf dan acana, jenis-

     jenis paragraf dan acana, syarat paragraf, prinsip-prinsip acana, sehingga

     pembaca dapat membuat sebuah paragraf dan acana dengan baik dan benar.

    BAB !!

    PEMBAHA"AN

    2.1 PARA#RA$2.1.1 Pengert%an &aragra 

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    3/22

    3

    Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan

    hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa

    kalimat menjadi paragraf, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan.

    Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam paragraf membicarakan satu gagasan

    "gagasan tunggal#. Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam paragraf itu kompak,

    saling berkaitan mendukung gagasan tunggal paragraf.

    Dalam kenyataannya kadang-kadang kita menemukan alinea yang hanya

    terdiri atas satu kalimat, dan hal itu memang dimungkinkan. Namun, dalam

     pembahasan ini ujud alinea semacam itu dianggap sebagai pengecualian karena

    disamping bentuknya yang kurang ideal jika ditinjau dari segi komposisi, alinea

    semacam itu jarang dipakai dalam tulisan ilmiah. Paragraf diperlukan untuk 

    mengungkapkan ide yang lebih luas dari sudut pandang komposisi, pembicaraan

    tentang paragraf sebenarnya ssudah memasuki kaasan acana atau karangan

    sebab formal yang sederhana boleh saja hanya terdiri dari satu paragraf. adi,

    tanpa kemampuan menyusun paragraf, tidak mungkin bagi seseorang

    meujudkan sebuah karangan.

    2.1.2 "'arat &aragra 

    Paragraf yang efektif harus memenuhi dua syarat,yaitu adanya kesatuan

    dan kepaduan.

    •  (esatuan &aragra

    Sebuah paragraf dikatakan mempunyai kesatuan jika seluruh kalimat

    dalam paragraf hanya membicarakan satu ide pokok ,satu topik masalah. ika

    dalam sebuah paragraf terdapat kalimat yang menyimpang dari masalah yang

    sedang dibicarakan, berarti dalam paragraf itu terdapat lebih dari satu ide atau

    masalah.

    • (e&a)uan &aragra 

    Seperti halnya kalimat efektif, dalam paragraf ini juga dikenal istilah

    kepaduan atau koherensi. Kepaduan paragraf akan terujud jika aliran kalimat

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    4/22

    4

     berjalan mulus dan lancar serta logis. +ntuk itu, jasa kata ganti dan kata

    sambung, serta frasa penghubung dapat dimanfaatkan.

    2.1.3 Pengem*angan Paragra Pengembangan paragraf sangat berkaitan erat dengan posisi kalimat topik 

    karena kalimat topiklah yang mengandung inti permasalahan atau ide utama

     paragraf. Pengembangan paragraph deduktif, misalnya, yang menempatkan

    idegagasan utama pada aal paragraf, pasti berbeda dengan pengembangan

     paragraf induktif yang merupakan kebalikan dari paragraf deduktif. Demikian

     juga dengan tipe paragraf yang lainnya.Selain kalimat topik, pengembangan paragraf berhubungan pula dengan

    fungsi paragraf yang akan dikembangkan sebagai paragraf pembuka, paragraf 

     pengembang, atau paragraf penutup. /ungsi tersebut akan mempengaruhi

     pemilihan metode pengembangan karena misi ketiga paragraf tersebut dalam

    karangan saling berbeda .0etode pengembangan paragraf akan bergantung pada sifat informasi

    yang akan disampaikan, yaitu persuasif, argumentatif, naratif, deskriptif, dan

    eksposisi. 0etode tersebut sudah pasti digunakan untuk mengembangkan alinea

    argumentatif, misalnya akan berbeda dengan naratif.Setelah mempertimbangkan faktor tersebut barulah kita memilih salah satu

    metode pengembangan paragraf yang dianggap paling tepat dan efektif. Diantara

     banyak metode pengembangan paragraf yang terdapat di dalam buku-buku

    komposisi, disini diangkat enam metode yang umum dipakai untuk 

    mengembangkan alinea dalam penulisan karangan. 0etode yang dimaksud

    adalah metode definisi, metode contoh, metode sebab-akibat, metode umumkhusus, dan metode klasifikasi. Didalam mengarang, keenam metode

     pengembangan paragraf tersebut dapat dipakai silih berganti sesuai dengan

    keperluan mengarang si penulisnya.

    a. Met+)e De%n%s%

    1ang dimaksud dengan definisi adalah usaha penulis untuk menerangkan

     pengertiankonsep istilah tertentu. +ntuk dapat merumuskan definisi yang jelas,

     penulis hendaknya memperhatikan klasifikasi konsep dan penentuan ciri khas

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    5/22

    5

    konsep tersebut. Satu hal yang perlu diingat dalam membuat definisi, kita tidak 

     boleh mengulang kata atau istilah yang kita definisikan di dalam teks definisi itu.

    *. Met+)e Pr+ses

    Sebuah paragraf dikatakan memakai metode proses apabila isi alinea

    menguraikan suatu proses. Proses ini merupakan suatu urutan tindakan atau

     perbuatan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu. 2ila urutan atau tahap-

    tahap kejadian berlangsung dalam aktu yang berbeda, penulis harus

    menyusunnya secara runtut "kronologis#. 2anyak sekali peristia atau kejadian

    yang prosesnya berbeda satu sama lainnya. Proses kerja suatu mesin, misalnya,tentu berbeda sangat jauh dengan proses peristia sejarah.

    ,. Met+)e -+nt+h

      Dalam karangan ilmiah, contoh dan ilustrsi selalu ditampilkan. 3ontoh-

    contoh terurai, lebih-lebih yang memerlukan penjelasan rinci tentu harus disusun

     berbentuk paragraf.

    d. Met+)e "e*a*Ak%*at

    0etode sebab-akibat atau akibat-sebab "kausalitas# dipakai untuk menerangkan suatu kejadian dan akibat yang ditimbulkannya, atau sebaliknya.

    /actor yang terpenting dalam metode kausalitas ini adalah kejelasan dan

    kelogisan. !rtinya, hubungan kejadian dan penyebabnya harus terungkap jelas

    dan informasinya sesuai dengan jalan pikiran manusia. 0etode kausalitas atau

    sebab-akibat umumnya tampil di tengah karangan yang berisi pembahasan atau

    analisis. Sifat paragrafnya argumentati4e murni atau dikombinasikan dengan

    deskriptif atau eksposisi.e.  Met+)e Umum(husus

    0etode umum-khususnya dan khusus-umum paling banyak dipakai untuk 

    mengembangkan gagasan paragraf agar tampak teratur. 2agi penulis pemula,

     belajar menyusun paragraf dengan metode ini adalah yang paling disarankan.

    Pertimbangannya, di samping mengembangkan urutan umum-khusus relatif lebih

    gampang, juga karena model inilah yang paling banyak dipakai dalam karangan

    ilmiah dan tulisan eksposisi seperti artikel dalam media massa.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    6/22

    6

    f.  Met+)e (las%%kas%2ila kita akan mengelompokan benda-benda atau non benda yang

    memiliki persamaan ciri seperi sifat, bentuk, ukuran, dan lain-lain, cara yang

     paling tepat adalah dengan metode klasifikasi. Klasifikasi sebenarnya bukan

    khusus untuk persamaan faktor tersebut di atas, tetapi juga untuk perbedaan.

     Namun, pengelompokkan tidak berhenti pada in4entarisasi persamaan dan

     perbedaan. Setelah dikelompokan, lalu dianalisis untuk mendapatkan generalisasi,

    atau paling tidak untuk diperbandingkan atau dipertentangkan satu sama lainnya.

    2.1.4 /en%s Paragra Paragraf memiliki banyak ragamnya. +ntuk membedakan paragraf yang

    satu dari paragraf yang lain berdasarkan kelompoknya, yaitu jenis paragraf 

    menurut posisi kalimat topiknya, menurut sifat isinya, menurut fungsinya dalam

    karangan.• /en%s &aragra menurut &+s%s% kal%mat t+&%kn'a

    Kalimat yang berisi gagasan utama paragraf adalah kalimat topik. Karena

     berisi gagasan utama itulah keberadaan kalimat topik dan letak posisinya dalam

     paragraf menjadi penting. Posisi kalimat topik di dalam paragraf yang akan

    memberi arna sendiri bagisebuah paragraf.

    2erdasarkan posisi kalimat topik, paragraf dapat dibedakan atas empat

    macam, yaitu

    a0 Paragra De)ukt% 

    Paragraf yang letak kalimat pokoknya di tempat kan pada bagian aal

     paragraf, yaitu paragraf yang menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu,

    lalu menyusul uraian yang terinci mengenai permasalahan atau gagasan paragraf 

    "urutan umum-khusus#.3ontoh paragraf deduktif 5$lahraga akan membuat badan kita menjadi

    sehat dan tidak mudah terserang penyakit. /isik orang yang berolahraga dengan

    yang jarang atau tidak pernah berolahraga sangat jelas berbeda. 3ontohnya jika

    kita sering berolahraga fisik kita tidak mudah lelah, sedangkan yang jarang atau

    tidak pernah berolahraga fisiknya akan cepat lelah dan mudah terserang penyakit.5

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    7/22

    7

    *0 Paragra !n)ukt% 

    2ila kalimat pokok ditempatkan pada akhir paragraf akan terbentuk 

     paragraf induktif, yaitu paragraf yang menyajikan penjelasan terlebih dahulu,

     barulah diakhiri dengan pokok pembicaraan.

    3ontoh paragraf induktif  5Pak Sopian memiliki kebun pisang seluas &

    hektar. %etangganya, Pak 6atot, juga memiliki kebun pisang seluas & hektar. !dik 

    Pak 6atot, !li 2ashya, malah memiliki kebun pisang yang lebih luas daripada

    kakaknya, yaitu (,7 hektar. %ahun ini merupakan tahun ketiga bagi mereka

    memanen pisang. Seperti mereka, dari (&8 penduduk petani di Desa

    Sriaylangsep, &97 kepala keluarga berkebun pisang. 0aka, tidaklah heran

    apabila Desa Sriaylangsep tersebut dikenal dengan Desa Pisang.:

    ,0 Paragra De)ukt%!n)ukt% 

    2ila kalimat pokok di tempatkan pada bagian aal dan akhir paragraf,

    terbentuklah paragraf deduktif-induktif. Kalimat pada akhir paragraf umumnya

    menjelaskan atau menegaskan kembali gagasan utama yang terdapat pada aal

     paragraf.

    3ontoh paragraf deduktif-induktif Pemerintah menyadari baha rakyat

    ;ndonesia memerlukan rumah yang kuat, murah, dan sehat. Pihak dari pekerjaan

    umum sudah lama menyelidiki bahan rumah yang murah, tetapi kuat. %ampaknya

     bahan perlit yang diperoleh dari batuan gunung beapi sangat menarik perhatian

     para ahli. 2ahan ini tahan api dan air tanah. +saha ini menunjukan baha

     pemerintah berusaha membangun rumah yang kuat, murah, dan sehat untuk 

    memenuhi kebutuhan rakyat.5

    )0 Paragra Penuh (al%mat T+&%k 

    Seluruh kalimat yang membangun paragraf sama pentingnya sehingga

    tidak satupun kalimat yang khusus menjadi kalimat topik. Kondisi seperti itu

    dapat atau biasa terjadi akibat sulitnya menentukan kalimat topik karena kalimat

    yang satu dan lainnya sama-sama penting. Paragraf semacam ini sering dijumpai

    dalam uraian-uraian bersifat dskriptif dan naratif terutama dalam karangan fiksi.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    8/22

    8

    3ontoh paragraf penuh kalimat topik 5Pagi hari itu aku berolahraga di

    sekitar lingkungan rumah. Dengan udara yang sejuk dan menyegarkan. Di sekitar 

    lingkungan rumah terdengar suara ayam berkokok yang menandakan pagi hari

    yang sangat indah. Kuhirup udara pagi yang segar sepuas-puasku.5

    • /en%s Paragra Menurut "%at !s%n'a

    ;si sebuah paragraf dapat bermacam-macam bergantung pada maksud

     penulisannya dan tuntutan korteks serta sifat informasi yang akan disampaikan.

    Penyelarasan sifat isi paragraf dengan isi karangan sebenarnya cukup beralasan

    karena pekerjaan menyusun paragraf adalah pekerjaan mengarang juga.

    2erdasarkan sifat isinya, alinea dapat digolongkan atas lima macam, yaitu

    a0. Paragra Persuas% 

    Paragraf persuasif merupakan isi paragraf yang mempromosikan sesuatu

    dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca. Paragraf persuasif banyak 

    dipakai dalam penulisan iklan, terutama majalah dan koran .

    3ontoh

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    9/22

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    10/22

    10

    )# Kalimat penegas.*# Kalimat, klausa, prosa, dan penghubung.

    Dalam sebuah karangan yang utuh,fungsi utama paragraf yaitu +ntuk menandai pembukaan atau aal idegagasan baru.(# Sebagai pengembangan lebih lanjut tentang ide sebelumnya.)# Sebagai penegasan terhadap gagasan yang diungkapkan terlebih dahulu.

    2.1. /en%s Paragra Menurut $ungs%n'a )alam (arangan

    0enurut fungsinya, paragraf dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitua0. Paragra Pem*uka

    2ertujuan mengutarakan suat aspek pokok pembicaraan dalam karangan.

    Sebagai bagian aal sebuah karangan, paragraf pembuka harus di fungsikan

    untuk

    &. 0enghantar pokok pembicaraan(. 0enarik minat pembaca

    ). 0enyiapkan atau menata pikiran untuk mengetahui isi seluruh karangan.

    Setelah memiliki ke tiga fungsi tersebut di atas dapat dikatakan paragraf  pembuka memegang peranan yang sangat penting dalam sebuah karangan.

    Paragraf pembuka harus disajikan dalam bentuk yang menarik untuk 

     pembaca. +ntuk itu bentuk berikut ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan

    menulis paragraf pembuka, yaitu&. Kutipan, pribahasa(. Pentingnya pokok pembicaraan). Pendapat atau pernyataan seseorang*. +raian tentang pengalaman pribadi

    7. +raian mengenai maksud dan tujuan penulisanA. Sebuah pertanyaan.

    *0. Paragra Pengem*ang

    2ertujuan mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang

    sebelumnya telah dirumuskan dalam alinea pembuka. Paragraf ini didalam

    karangan dapat difungsikan untuk&. 0engemukakan inti persoalan(. 0emberikan ilustrasi). 0enjelaskan hal yang akan diuraikan pada paragraf berikutnya*. 0eringkas paragraf sebelumnya

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    11/22

    11

    7. 0empersiapkan dasar bagi simpulan.

    ,0. Paragra Penutu&Paragraf ini berisi simpulan bagian karangan atau simpulan seluruh

    karangan. Paragraf ini sering merupakan pernyataan kembali maksud penulis

    agar lebih jelas. 0engingat paragraf penutup dimaksudkan untuk mengakhiri

    karangan. Penyajian harus memperhatikan hal sebagai berikut &. Sebagai bagian penutup, paragraf ini tidak boleh terlalu panjang.(. ;si paragraf harus berisi simpulan sementara atau simpulan akhir sebagai

    cerminan inti seluruh uraian.). Sebagai bagian yang paling akhir dibaca, disarankan paragraf ini dapat

    menimbulkan kesan yang medalam bagi pembacanya.

    2.1. Unsur Pem*entuk Paragra 

    %erdapat tiga unsur pembentuk paragraf, yaitu

    a0. #agasan P+k+k 

    6agasan pokok dapat dianggap sebagai jia dari sebuah karangan atau ide

    dasar masalah dalam paragraf, biasanya dituangkan dalam kalimat topik, dan

    tidak harus berupa kalimat.

    3ontoh 0enurut catatan 2iro Pusat Statistik "2PS#, selama Cepelita ;

    diperkirakan angkatan kerja yang memerlukan lapangan pekerjaan akan

     berjumlah sekitar &(,A juta orang. 2erdasarkan catatan tersebut diketahui

    sampai pertengahan &??7 penduduk negara ;ndonesia mencapai &?),9 juta

    orang. Sebanyak >(,7 juta orang "*(,7?E# dari seluruh jumlah penduduk 

    tersebut, termasuk ke dalam kelompok angkatan kerja.

    6agasan pokok paragraf tersebut ialah  jumlah angkatan kerja 'ang

    memerlukan la&angan &ekerjaan.

    *0. (al%mat T+&%k 

    Kalimat topik disebut juga kalimat pokok atau utama harus ada di dalam

    setiap paragraf dan menjadi fokus pembahasan paragraf. 0erupakan

    aktualisasi dari gagasan pokok dalam jenis paparan "eksposisi#, umumnya

    ditampilkan di aal paragraf namun, ada pula di akhir paragraf.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    12/22

    12

    !da beberapa syarat agar suatu paragraf dapat mengandung kalimat topik 

    yang baik, yaitu

    • =arus mengandung satu idegagasan pokok 

    • Kalimat topik berupa kalimat

    • Kalimat topik tidak mengandung rincian

    • Kalimat topik tidak terlalu luas

    • Kalimat topik tidak merupakan pengumuman.

    3ontoh kalimat topik yang mengandung satu idegagasan pokok

    " Peningkatan produksi mengakibatkan beberapa hal berikut "F#

    "(# 2eberapa hal berikut merupakan penyebab dan akibat dari

     peningkatan produksi "G#

    3ontoh kalimat topik berupa kalimat

    " umlah penduduk, angkatan kerja, dan kesempatan kerja merupakan

    hubungan yang saling berkaitan dalam menciptakan pengangguran "F#

    "(# Pengaruh jumlah pengangguran terhadap jumlah penduduk, angkatan

    kerja, dan kesempatan kerja "G#

    3ontoh kalimat topik tidak mengandung rincian

    " !kibat rendahnya bunga deposito, sejumlah perusahaan asuransi

    mulai mengurangi in4estasi di dalam portofolio deposito dan

    mengalihkannya ke bentuk lain "F#

    "(# Pengurangan in4estasi sejumlah perusahaan asuransi ke bentuk lain

    "G#

    ")# Sejumlah perusahaan asuransi mengurangi in4estasinya dan

    mengalihkannya ke bentuk lain karena mengalami negative spread 

    sebagai akibat rendahnya bunga deposito "G#

    3ontoh kalimat topik tidak terlalu luas

    " 2anyak pengusaha mengalami kesulitan dalam memperoleh kredit.

    "(# 2anyak pengusaha kecil mengalami kesulitan dalam memperoleh

    kredit.

    3ontoh kalimat topik tidak merupakan pengumuman

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    13/22

    13

    " P% 6enting PaHola telah bangkrut

    "(# Kebangkrutan P% 6enting PaHola disebabkan oleh beberapa faktor

    ,0. (al%mat Pen)ukung

    2erikut ini adalah beberapa pengertian dari kalimat pendukung atau

    kalimat penjelas

    • Disebut juga kalimat pengembang, merupakan kalimat yang memperjelas

    kalimat topik.

    • ;si dapat berupa alasan, penjelasan, contoh, atau dukungan.

    • Pembaca akan lebih jelas mengetahui maksud kalimat topik.

    3ontoh " !da beberapa kemudahan yang diberikan oleh beberapa bank 

    sasta asing di dalam memberikan kredit tanpa agunan kepada para

    karyaan. "(# Pertama adalah proses persetujuan untuk mendapatkan kredit

    mudah. ")# 3alon kreditor hanya perlu memenuhi syarat yang berlaku, seperti

     berusia (& I 77 tahun, karyaan dengan penghasilan minimal Cp(,7 juta per 

     bulan, sudah memeiliki masa bekerja minimal ( tahun, dan berdomisili di

    abodetabek. "*# Kemudahan berikutnya adalah calon kreditor hanya

    menyertakan dokumen-dokumen seperti fotokopi K%P, slip gaji asli, dan

    fotokopi rekening tabungan ) bulan terakhir. "7# Kemudahan yang ketiga

    adalah pengajuan kredit ini tidak dikenakan biaya.

    6agasan pokok dari paragraf di atas adalah

    Kemudahan pemberian kredit bank sasta asing kepada karyaan.

    Kalimat topik dari paragraf di atas adalah

    !da beberapa kemudahan yang diberikan oleh beberapa bank sasta asing didalam memberikan kredit tanpa agunan kepada para karyaan.

    2.2 A-ANA2.2.1 Pengert%an 5a,ana

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    14/22

    14

    Dalam hubungan dengan penggunaan kohesi, selain teks dalam konsep

     pengertian dalam bahasa tertulis, kohesi juga akan berhubungan dengan konsep

    acana yaitu sebagai kesinambungan cerita dengan bahasa yang mudah dan

    kesinambungan ini ditunjang oleh jalinan informasi. Dalam Kamus Besar Bahasa

     Indonesia  "K22;# Pusat Pembinaan dan Pengembangan 2ahasa, acana

    didefenisikan sebagai " ucapan, perkataan, tuturJ "(# keseluruhan tutur yang

    merupakan satu kesatuanJ ")# satuan bahasa terlengkap, realisasinya tampak pada

     bentuk karangan utuh seperti no4el, buku, atau artikel, atau pada pidato, khotbah,

    dan sebagainya.

    Dasar sebuah wacana  ialah klausa atau kalimat yang menyatakan

    keutuhan pikiran. Wacana adalah unsur gramatikal tertinggi yang direalisasikan

    dalam bentuk karangan yang utuh dan dengan amanat yang lengkap dengan

    koherensi dan kohesi yang tinggi. Wacana utuh harus dipertimbangkan dari segi

    isi "informasi# yang koheren sedangkan sifat kohesifnya dipertimbangkan dari

    keruntutan unsur pendukungnya yaitu bentuk.

    Wacana yaitu :Komunikasi buah pikiran, baik lisan maupun tulisan, yang

    resmi dan teratur.: Wacana dapat juga diartikan sebuah tulisan yang teratur 

    menurut urut-urutan yang semestinya atau logis. Dalam acana setiap unsurnya

    harus memiliki kesatuan dan kepaduan. Wacana ialah satuan bahasa yang

    terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi

    dan kohesi tinggi yang berkesinambungan yang mempunyai aal dan akhir nyata

    disampaikan secara lisan atau tertulis. " HENRY GUNTUR TARIGAN #

    2.2.2 -%r%,%r% 5a,ana

    Wacana memiliki cirri-ciri sebagai berikut6

    a. 0empunyai koheren "pertautan ayat dengan ayat, perenggan dengan

     perenggan lain dan isi dengan isi yang lain#. b. 0empunyai kohesi "kesepaduan# ketepatan seluruh isi-isi yang dikemukakan

    fokus kepada tajuk yang diketengahkan.c. 0empunyai tujuan bagi menentukan jenis acana, penggunaan ayat.d. Diterima khalayakaudiens penerimaan tinggi jika pembaca atau pendengar 

    memahami sepenuhnya acana itu dan mempunyai tujuan yang sama.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    15/22

    15

    e. 2erlandaskan hubungan penutur dengan pendengar, penulis dengan pembaca.f. 0empunyai andaian dan inferens, inferens memberikan maklumat baru

    kepada andaian.g. 0empunyai gaya bersahaja atau tidak bersahaja, rasmi atau tidak rasmi,

    mempengaruhi pemilihahan laras bahasa, ayat, penggunaan dialek dan lain-

    lain.

    2.2.3 /en%s/en%s a,ana

    0enurut Praptomo 2aryadi "dalam Sumarlam, (88) &7-(8# acana dapat

    diklasifikasikan menjadi berbagai jenis menurut dasar pengklasifikasiannya.0isalnya berdasarkan bahasanya, media yang dipakai untuk mengungkapkan,

     jenis pemakaian, bentuk, serta cara dan tujuan pemaparan.

    &. 2ahasa yang dipakai sebagai sarana untuk mengungkapkannya acana dapat

    diklasifikasikan menjadia.Wacana bahasa nasional ";ndonesia#.

     b. Wacana bahasa daerah "bahasaaa, 2ali, Sunda, 0adura, dansebagainya#.c.Wacana bahasa internasional ";nggris#.d. Wacana bahasa lainnya seperti bahsa 2elanda, jerman, Perancis, dan

    sebagainya.(. 2erdasarkan media yang digunakan acana dapat dibedakan atas

    a.Wacana tulis artinya acana yang disampaikan dengan bahasa tulisan atau

    melalui media tulis. +ntuk dapat menerima atau memahami acana tulis

    maka sang penerima harus membacanya. b. Wacana lisan berarti acana yang disampaikan dengan bahasa lisan atau

    media lisan. +ntuk dapat menerima dan memahmi acana lisan maka sang

     penerima harus menyimak kata atau mendengarnya.

    ). 2erdasarkan sifat atau jenis pemakainya acana dapat dibedakan antaraacana monolog dan acana dialog.a.Wacana monolog "monologue discourse# atinya acana yang disampaikan

    oleh seorang diri tanpa melibatkan orang lain untuk berpatisipasi secera

    langsung. b. Wacana dialog "dialog discourse# yaitu acana yang dilakukan oleh dua

    orang atau lebih secara langsung.*. 2erdasarkan bentuknya acana dapat diklasifikasikan menjadi tiga bentuk 

    acana prosa, puisi, dan drama.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    16/22

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    17/22

    17

    e.Wacana persuasi yaitu acana bersifat ajakan atau nasihat biasanya ringkas

    dan menarik seta bertujuan untuk mempengaruhi secara kuat pada pembaca

    atau pendengar agar melakukan nasehat atau ajakan tersebut.

    0enurut /atimah Djajasudarma "&??* A-&*# jenis acana dapat dikaji dari

    segi eksistensinya "realitasnya#, media komunikasinya, cara pemaparannya, dan

     jenis pemakaiannya.

    &. 2erdasarkan realitasnya acana ada dua yaitua.Wacana 4erbal yaitu rangkaian kebahasaan 4erbal atau language exist 

    "kehadiran kebahasaan# dengan kelengkapan struktural bahasa, mengacu pada struktur apa adanya.

     b. Non 4erbal atau language likes mengacu pada acana sebagai rangkaian

    non bahasa, yakni rangkaian isyarat atau tanda-tanda yang bermakna

    "bahasa isyarat#.(. 2erdasarkan media komunikasinya acana dapat diklasifikasikan menjadi acana

    lisan dan acana tulisan.a.Wacana lisan ujudnya berupa sebuah percakapan struktural bahasa

    mengacu pada struktur apa adanya. b. Wacana tulisan yang berujud sebuah teks atau bahan tertulis yang

    dibentuk oleh lebih dari satu alinea yang merupakan acana.). 2erdasarkan pemaparannya, acana meliputi

    a.Wacana naratif yaitu rangkaian tuturan yang menceritakan hal atau kejadian

    "peristia# melalui penonjolan pelaku "persona ; atau ;;;#. b. Wacana deskripsi yaitu rangkaian tuturan yang memaparkan sesuatu atau

    melukiskan sesuatu baik berdasarkan pengalaman maupun pengetahuan

     penuturnya.

    c.Wacana prosedural yaitu rangkaian tuturan yang melukiskan sesuatu berurutan dan secara kronlogis.

    d. Wacana ekspositori yaitu tuturan yang bersifat menjelaskan sesuatu berisi

     pendapat atau simpulan dari sebuah pandangan.e.Wacana hortatori yaitu tuturan yang berisi ajakan atau nasehat.f. Wacana dramatik yaitu menyangkut beberapa orang penutur dan sedikit

     bagian naratif.g. Wacana epistorari yaitu dalam surat-surat, dengan sistem dan bentuk 

    tertentu.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    18/22

    18

    h. Wacana seremonial yaitu acana yang berhubungan dengan upacara adat

    yang berlaku, di masyarakat bahasa, berupa nasehat atau pidato pada

    upacara perkainan, kematian , syukuran.*. 2erdasarkan jenis pemakaiannya diklasifikasikan menjadi

    a.0onolog "satu orang penutur# yaitu acana yang tidak melibatkan bentuk 

    tutur percakapan antara dua pihak yang berkepentingan. b. Dialog "dua orang penutur# yaitu acana yang berupa percakapan antara

    dua pihak.c.Polilog "lebih dari dua penutur# yaitu acana yang melibatkan partisipan

     pembicaraan di dalam kon4ersasi.

    2.2.4 Pr%ns%&Pr%ns%& a,ana

     

    Tujuan

    Setiap acana yang hendak dihasilkan mesti mempunyai tujuan karena

    tujuanlah yang menentukan jenis acana yang digunakan. %ujuan adalah

     penting untuk memilih teknik penyampaian acana, sama ada secara naratif,

    deskriptif atau eksposisi atau penghujahan. %ujuan juga menentukan bentuk 

    acana, ucapan, ceramah, surat resmi atau tidak resmi dan sebagainya. ika

    tujuan acana adalah untuk mendapatkan maklumat, ayat yang digunakanialah ayat tanya. ika maklumat pula yang hendak disampaikan, ayat penyata

    digunakan.

    • Tautan

    %autan atau kohesi bermaksud keserasian hubungan antara unsur linguistik 

    dengan unsur linguistik yang lain dalam sesebuah acana. Keserasian

    ditinjau daripada hubungan antara sesuatu perkataan, frasa atau ayat dengan

    sesuatu perkataan dalam acana tersebut. %autan dapat meujudkankesinambungan antara sebahagian teks dengan sebahagian teks yang lain

    sehingga membentuk satu kesatuan.

    • Runtutan

    Cuntutan atau koheran merupakan kesinambungan ide yang terdapat

    dalam sebuah acana sehingga menjadi satu teks yang bermakna. Cuntutan

    merupakan asas dalam pembinaan acana karena tanpa makna, teks tidak 

    dianggap sebagai acana.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    19/22

    19

    • Pener%maan

    Sesuatu acana perlu mempunyai pendengar atau pembaca yangmerupakan penerima sesuatu acana. %ahap penerimaan seseorang itu tinggi

     jika pendengar atau pembaca memahami sepenuhnya acana yang

    disampaikan. Sebaliknya tahap penerimaan adalah rendah jika acana

    tersebut tidak dipahami oleh pendengar atau pembaca.

    • Maklumat

    Setiap acana perlu mempunyai maklumat, yaitu maklumat baharu dan

    maklumat lama. 0aklumat lama ialah maklumat yang telah dinyatakan pada peringkat aal dan diulang dalam konteks berikutnya, manakala maklumat

     baharu ialah maklumat yang baharu sahaja dinyatakan dalam acana

    tersebut.

    • (ea)aan

    Sesuatu acana perlulah sesuai dengan keadaan. Kesesuaian itu

    menjadikan sesuatu acana rele4an dengan situasi ujaran. Pemilihan kata,

    frasa dan susunan ayat yang tepat amat penting untuk menjadikan sesuatuacana itu sesuai dengan keadaan.

    • !nterteks

    ;nterteks bermaksud sesuatu acana bergantung kepada acana yang lain.

    0elalui interteks, sesuatu acana lebih mudah dipahami oleh pembaca atau

     pendengar. Kepahaman seseorang terhadap sesuatu acana yang dibaca atau

    didengar akan membantu menghasilkan acana.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    20/22

    20

    BAB !!!PENUTUP

    3.1 (es%m&ulan

    Paragraf merupakan sekumpulan kalimat yang dirangkai atau dihubungkan

    sehingga membentuk suatu gagasan tertentu. Paragaf dibedakan menjadi tiga yaitu

     paragraf yang terbentuk berdasarkan sifat dan tujuan, berdasarkan letak kalimat

    utamanya, dan berdasarkan isinya. Sebuah paragraf yang baik harusmemperhatikan beberapa persyaratan agar terbentuk suatu gagasan yang mudah

    dimengerti oleh para pembaca.

    Wacana merupakan satuan bahasa di atas tataran kalimat yang digunakan

    untuk berkomunikasi dalam konteks sosial. Satuan bahasa itu dapat berupa

    rangkaian kalimat atau ujaran. Wacana dapat berbentuk lisan atau tulis. %erdapat

    lima jenis acana yaitu acana berdasarkan bahasanya, acana berdasarkan

    media yang dipakai untuk mengungkapkan, acana berdasarkan jenis pemakaian,

     bentuk, serta cara dan tujuan pemaparan.

    3.2 "aran

    !gar sebuah paragraf dapat tersusun dengan baik dan sesuai B1D

    diperlukan sebuah ketelitian dan pengelolaan kata yang tepat. 0enyusun sebuah

     paragraf harus seefektif mungkin dan dapat menyampaikan ide pokok secara jelas

    sehingga mudah dipahami.

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    21/22

    21

    Sebagai pemakai bahasa, sebaiknya kita perlu mengetahui secara jelas

     pengertian dari kata yang kita gunakan tersebut agar tercipta komunikasi yang

     baik dalam kehidupan social.

    DA$TAR PU"TA(A

    !nonim. (8&&. Pengembangan Paragraf dan Wacana. "online#."http.google.co.idpengembangan-paragraf-dan-acana, diunduh(8 No4ember (8&7#.

    !nonim. (8&&. 0acam-macam Paragraf dan Wacana. "online#."http.google.co.idmacam-macam-paragraf-dan-acana.html,diunduh ) No4ember (8&7#.

    !stuti, Windy Puji. (8&&. Paragraf dan Wacana. "online#."httpindyflassdhegan.blogspot.co.id(8&&8(paragraf-dan-acana.html, diunduh (8 No4ember (8&7#.

    3haer, !bdul. (88?. Sintaksis 2ahasa ;ndonesia. akarta Cineka 3ipta.

    S. 2adudu. &??7. ;nilah 2ahasa ;ndonesia 1ang 2enar ;. akarta 6ramedia.

    http://windyflassdhegan.blogspot.co.id/2011/02/paragraf-dan-wacana.htmlhttp://windyflassdhegan.blogspot.co.id/2011/02/paragraf-dan-wacana.htmlhttp://windyflassdhegan.blogspot.co.id/2011/02/paragraf-dan-wacana.htmlhttp://windyflassdhegan.blogspot.co.id/2011/02/paragraf-dan-wacana.html

  • 8/18/2019 Bahsa Indonesia Makalah

    22/22

    22

    PARA#RA$ DAN A-ANA

    MA(ALAH"e*aga% salah satu s'arat meng%kut% mata kul%ah *ahasa !n)+nes%a

    D%susun 7leh 6

    1. Len% Des% "usant% 81448411938

    2. M+n%,a (har%sma Tama 81448411934

    3. Muhamma) $a)%l Tau%k 81448411939

    4. "te:en Ra'm+n Mal)h' ". 8144841193;

    . R% M.P).

    PR7#RAM [email protected] TE(N!( ENER#!

    /URU"AN TE(N!( (!M!A

    P7L!TE(N!( NE#ER! "R!!/A=A

    281