Acara 2. Kurva Sigmoid Dari Pertumbuhan Daun

  • View
    237

  • Download
    41

Embed Size (px)

Text of Acara 2. Kurva Sigmoid Dari Pertumbuhan Daun

Acara II : kurva sigmoid dari pertumbuhan daun

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM

FISIOLOGI POHON

DISUSUN OLEH:

NAMA : PAULUS KOMPO

NIM : 11/14125/ KH

JURUSAN : KEHUTANAN

FAKULTAS : KEHUTANAN

KELOMPOK: III

Co.Ass : BAYU URBANUS POLIN

INSTITUT PERTANIAN STIPER

YOGYAKARTA

2012

ACARA II : KURVA SIGMOID DARI PERTUMBUHAN DAUN

TUJUAN : Membuat kurva pertumbuhan tanaman (dalam hal ini daun) yang dibandingkan dengan waktu tumbuh dalam hari.

TEMPAT DAN TANGGAL PRAKTIKUM : Tempat : Lab. Fisiologi Pohon Tanggal : Tanggal 12 Juni 2012

DASAR TEORI

Pertumbuhan tanaman merupakan konsep yang universal yang merupakan integrasi dari berbagai reaksi biokimia dalam proses metabolisme tanaman. Proses metabolisme yang melatarbelakangi pertumbuhan tanaman dikendalikan oleh interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan .dengan kata lain,ekspresi potensi genetik disebabkan oleh kemampuan tanaman melakukan perubahan ukuran, bentuk dan jumlah sehingga definisi pertumbuhan pun beragam. ada 4 defenisi dari pertumbuhan:

Perbanyakan sel Dalam arti sempit pertumbuhan dapat didefinisikan sebagai penigkatan jumlah (akibat pembelahan) dan pembesaran (peningkatan ukuran),sel.perbanyakan sebagai indikasi pertumbuhan mempunyai perlakuan terbatas,misalnya pertumbuhan dalam keadaan kurang cahaya sehingga terjadi etiolasi. Pengadaan sitoplasma Ini didasarkan atas faktabahwa didalam tanaman yang sedang tumbuh,sebagian besar kandungan karbohidrat lemak dan protein konversi kedalam senyawa-senyawa yang lebih berfungsi dalam protoplasma dalam sel yang sedang tumbuhan baru dibentuk. Pertumbuhan ruang atau volume.

Dari sudut morfogenesis,defenisi ini paling tepat,namun kurang baik dalam penerapannya.Volume atau ukuran organ tanaman dapat berubah dari waktu ke waktu akibat perubahan kandungan airnya sesuai dengan perubahan lingkungan harian.Pertambahan berat kering Defenisi ini cukup akurat karena produksi tanaman biasanya dinyatakan dengan ukuran bahan kering. Namun defenisi ini tidak berlaku untuk pertumbuhan kecambah dalam gelap karena sebagian karbohidrat dipergunakan untuk substrat respirasi (menghasilkan tenaga dan bahan penyusun sel). Pertumbuhan tanaman dipengaruhi faktor luar (lingkungan) dan Faktor dalam (genetik) dikelompokan sebagai berikut:

Faktor Luar : Iklim, cahaya,suhu air, panjang hari,angina dan gas dalam atmosfir. Tanah :tekstur,struktur,bahan organik, kapsitas pertukaran kation, pH, kejenuhan basa, ketersediaan hara . Hayati: organisme yang menguntungkan, (jamur,mikoriza, bakteri penyemat N,bakteri pelarut fosfor antagonis) dan jasad penggangu (hama pathogen dan gulma). Faktor Dalam: ketahanan terhadap cekaman iklim tanah dan hayati Laju fotosintesis Respirasi Pembagian hasil asimilasi dan N. Kandungan pigmen seperti klorofil,kroten Tipe dan letak meristem kapasitas untuk menyimpan cadangan makanan. Aktifitas Enzim Diferensiasi.

Tanaman memberikan tanggapan terhadap faktor pertumbuhan .tanggapan tersebut seringkali dilukiskan sebagai kurva pertumbuhan (kurva sigmoid). kurva ini mengindikasikan adanya pertambahan (misalnya kering,tinggi tanaman).Yang sampai titik tertentu akan mengecil walaupun faktor pertumbuhannya ditingkatkan.Ini menunjukan adanya saling pengaruh antar faktor pertumbuhan dalam sistem tanaman.

Kurva sigmoid menunjukan adanya perbedaan laju pertumbuhan sepanjang hidup daur tanaman. Kurva ini dapat dibagi dalam 4 fase yang berurutan seperti berikut: Fase exponensial fase linear fase yang laju pertambahan pertumbuhannya menurun.

ALAT DAN BAHAN:

Alat: Pengaris, Pisau, Pensil, Ballpoint, polybeg, dll.Bahan : Kecambah vigna sinensis.

CARA KERJA:Mengambil 10 biji vigna sinensis kering dan kecambahnya yang berumur 1,2 dan 3 hari dan dibelah dengan pisau silet.Mengukur daun lembaganya dan menghitung nilai rata-rata dari masing-masing kelompok.Mengadakan pengamatan untuk tanaman dalam pot yang berumur 4 hari, panjang daun pertamanya,termasuk tangkai daunnya ,sebanyak 2 kelompok tiap pot masing-masing 10 tanaman.Menaruh suatu pot ditempat yang langsung terkena cahaya matahari dan kelompok lain diletakan dalam kamar (temapat yang tidak terkena sinar matahari).Mengamati pertumbuhan tanaman pada hari ke-5,7,9,11,14,dan hari ke- 21Membuat grafik yang menggambarkan hubungan antara panjang daun dan waktu serta panjang daun pada tiap pengamatan dirata-rata.

HASIL PENGAMATAN

Tabel

Tabel pengamatan 10 biji Vigna sinensis yang kering dan berumur 1 hari, 2 hari dan 3 hari.

No

Kering

1 hari

2 hari

3 hari

1

0,3 cm

0,5 cm

2 cm

2,5 cm

2

0,2 cm

0,7 cm

1,8 cm

2,7 cm

3

0,3 cm

0,6 cm

1,9 cm

2,2 cm

4

0,3 cm

0,5 cm

2 cm

2,3 cm

5

0,3 cm

0,6 cm

2,4 cm

1,5 cm

6

0,3 cm

0,7 cm

2,3 cm

2,1 cm

7

0,2 cm

0,5 cm

1,8 cm

2,5 cm

8

0,3 cm

0,7 cm

2,1 cm

1,9 cm

9

0,2 cm

0,6 cm

2 cm

2,6 cm

10

0,3 cm

0,7 cm

1,9 cm

2,5 cm

Tabel pengamatan tanaman dalam pot yang tidak terkena cahaya matahari ( Tertutup/ternaungi (perlakuan gelap) )

No

Hari ke -

_

X

5

7

9

11

14

21

1

2,1 cm

2,8 cm

3,1 cm

3,2 cm

Mati

Mati

11,2 cm

1,87 cm

2

1,5 cm

1,7 cm

2,2 cm

2,3 cm

Mati

Mati

7,7 cm

1,3 cm

3

1,7 cm

2,0 cm

2,3 cm

2,5 cm

Mati

Mati

8,5 cm

1,41 cm

4

2,1 cm

2,7 cm

2,8 cm

2,9 cm

Mati

Mati

10,5 cm

1,75 cm

5

2 cm

2,5 cm

2,6 cm

2,6 cm

Mati

Mati

9,7 cm

1,62 cm

6

1,9 cm

3,0 cm

3,2 cm

3,5 cm

Mati

Mati

11,6 cm

1,93 cm

7

2,5 cm

2,5 cm

2,7 cm

3 cm

Mati

Mati

10,7 cm

1,78 cm

8

2,7 cm

3,3 cm

3,5 cm

3,7 cm

Mati

Mati

13,2 cm

2,2 cm

9

2,4 cm

3,1 cm

3,7 cm

3,3 cm

Mati

Mati

12,5 cm

2,1 cm

10

2,8 cm

3,1 cm

3,3 cm

3,4 cm

Mati

Mati

12,6 cm

2,1 cm

Tabel pengamatan tanaman dalam pot yang terkena cahaya matahari ( Tidak Ternaungi/terbuka (perlakuan terang) )

No

Hari ke -

-

X

5

7

9

11

14

21

1

2,4 cm

3,6 cm

3,8 cm

3,9 cm

4,2 cm

4,5 cm

22,4 cm

3,73 cm

2

2,5 cm

5 cm

5,5 cm

5,9 cm

6,2 cm

6,5 cm

31,6 cm

5,27 cm

3

1,5 cm

5 cm

5,2 cm

5,4 cm

5,6 cm

6,1 cm

28,8 cm

4,8 cm

4

2 cm

4 cm

4,5 cm

4,7 cm

4,9 cm

5,2 cm

25,3 cm

4,22 cm

5

2,3 cm

5 cm

5,2 cm

6,1 cm

6,3 cm

6,7 cm

31,6 cm

5,27 cm

6

2 cm

4,4 cm

5,1 cm

5,2 cm

5,4 cm

5,8 cm

27,9 cm

4,65 cm

7

2 cm

3,8 cm

4,1 cm

4,3 cm

4,4 cm

5 cm

23,6 cm

3,93 cm

8

3,3 cm

5,8 cm

6 cm

6,9 cm

7,2 cm

7,5 cm

36,7 cm

6,12 cm

9

1,7 cm

5,2 cm

5,5 cm

6 cm

6,1 cm

6,6 cm

31,1 cm

5,18 cm

10

2,1 cm

4,8 cm

5,1 cm

5,2 cm

5,4 cm

5,8 cm

28,4 cm

4,73 cm

Grafik Yang Terkena Cahaya Matahari

Grafik Yang Tidak Terkena Cahaya Matahari

PEMBAHASAN

Pada praktikum kali ini praktikan mempelajari tentang acara kurva sigmoid dari pertumbuhan daun.Tujuannya untuk membuat kurva pertumbuhan tanaman (dalam hal ini daun) yang dibandingkan dengan waktu tumbuh dalam hari. Alat yang digunakan antara lain pollybag, pengaris, pisau, pensil, ballpoint, karet penghapus,dan lain-lain. Sedangkan bahan yang digunakan adalah kecambah Vigna sinensis. Langkah langkah dalam mengerjakannya adalah yang pertama mengambil 10 biji vigna sinensis kering dan kecambahnya yang berumur satu hari, dua hari dan tiga hari lalu dibelah dengan pisau silet kemudian mengukur daun lembaganya dan menghitung nilai rata-rata dari masing-masing kelompok. Selanjutnya mengadakan pengamatan untuk tanaman dalam pot yang berumur empat hari, yang diukur panjang daun pertamanya, tangkai daunnya juga termasuk dalam pengukuran ini. Setelah itu,praktikan menyiapkan pollybag sebanyak dua buah. Setiap pollibag masing-masing diisi sepuluh kecambah, kemudian praktikan menaruh satu pot ditempat yang langsung terkena cahaya matahari dan pot yang satunya lagi diletakan dalam kamar (tempat yang tidak terkena sinar matahari) dan untuk selanjutnya mengamati pertumbuhan tanaman pada hari kelima, hari ketujuh, hari kesembilan, hari kesebelas, hari keempat belas,

Search related