Makalah Pkn multipartai

  • View
    1.176

  • Download
    7

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pengertian multi partai

Text of Makalah Pkn multipartai

  • 1. UNIVERSITAS PANCA MARGAPROBOLINGGOFakultas EkonomiTUJUH STRATEGI DUNIA MENGHANCURKAN INDONESIAJudul : Menciptakan Sistem Multipartai Di IndonesiaNama : Gifta Nirwana SumantriNIM : 13.641.0029Jurusan : Manajemen A Sore

2. 1BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangPolitik terbentuk karena adanya aspirasi-aspirasi dari masyarakat dimanamasyarakat atau setiap golongan ingin membentuk sebuah badan atau organisasi yangmampu membawa kemajuan bagi Negara tersebut. Hal ini memerlukan spirit ataukekuatan yang mengundang satu kesatuan untuk membentuk kehidupan berpolitik, diera sekarang sudah mendarah daging di Negara-negara, khususnya Indonesia. Karenadi Indonesia menganut sistem multipartai. Mereka yang berpolitik mempunyai visi danmisi masing-masing yang intinya biasanya untuk kesejahteraan Negara. KesejahteraanNegara yang mereka maksud juga berbeda-beda, tergantung jenis partai politik yangmereka pakai. Ada yang menyangkut agama, ekonomi, pembangunan, kesehatan, danlain-lain.Indonesia menganut system demokrasi, yang artinya dari rakyat, oleh rakyat,dan untuk rakyat. Indonesia membebaskan bagi siapa saja yang ingin membuat partaipolitik. Mereka atau setiap golongan yang telah berpolitik tersebut saling berebut suarauntuk mendapatkan perhatian masyarakat. Ada yang saling bekerja sama antara partaipolitik yang satu dengan yang lainnya. Tetapi tidak sedikit pula yang salingmenjatuhkan politik yang satu dengan yang lainnya.Karena system multipartai ini memiliki dua dampak, yaitu: Dampak positif;system multipartai menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia berjalan denganbaik. Dampak negative; system multipartai memberikan dampak persaingan yang tidaksehat. Oleh sebab itu adanya sistem multipartai ini merupakan salah satu faktor untukmenghancurkan Negara kita Indonesia, karena dapat menimbulkan persaingan-persaingandankesenjangan sosial di masyarakat.1.2 Rumusan MasalahBerdasarka latar belakang diatas, dapat di ambil rumusan masalah sebagai berikut :1 Bagaimana sistem kepartaian di Indonesia?2 Bagaimana dampak sistem multipartai terhadap keutuhan bangsa Indonesia? 3. 2BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian Multipartai dan penerapan kembali Sistem MultipartaiSistem multipartai adalah sistem kepartaian suatu negara yang memilikibanyak partai dan tidak hanya satu partai saja yang dominan.Runtuhnya orde baru sungguh sangat mencengangkan banyak pihak. Ditambah lagi dengan munculnya kembali fenomena multi partai yang selama inidianggap telah terkubur setelah runtunya orde lama. Persoalan utama yangmenyebabkan kegagalan sistem multipartai pada periode 50-an adalah ketidakmampuan mereka menyadari arti penting koalisi. Koalisi yang mereka bentuk padawaktu itu hanya sekedar mencari rekan partai untuk mempertahankan kekuasaankabinet. Oleh karena itu mereka banyak yang mengalami kegagalan berkoalisi. Dankegagalan itu mengundang ketidaksabaran militer untuk melakukan intervensi.Campur tangan militer tersebut meruntuhkan semua sendi sistem multipartai yangdibngun pada era demokrasi liberal.Ketika Soeharto lengser, maka Habibie mencanangkan diberlakukannyakembali sistem multipartai. Setelah diberlakukannya kembali sistem multipartaitersebut, muncullah banyak harapan bahwa sistem tersebut akan membantumenemukan jati diri partai politik. Perubahan yang sangat mendadak tersebutmenumbuhkan kegairahan politik yang luar biasa. Selain itu, mendorong kembalisemangat berpolitik yang nyaris padam akibat otoriterisme orde baru. Munculnyapartai politik yang baru dalam jumlah yang banyak adalah wujud protes keras darimasyarakat politik yang tertekan selama puluhan tahun. 4. 32.2 Sistem Multi Partai Di IndonesiaKemerdekaan berserikat, berkumpul, serta mengeluarkan pikiran danpendapat merupakan hak asasi manusia yang diakui dan dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.Untuk memperkukuh kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkanpendapat merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan kehidupan bangsa yangkuat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat,adil dan makmur, serta demokratis dan berdasarkan hukum.Hak asasi tersebut terwujud dalam institusi partai politik. Undang-UndangNomor 2 tahun 2008 tentang Partai PolitiK mendefinisikan bahwa Partai Politikadalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warganegara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untukmemperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsadan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesiaberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945.Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa partai politik itu pada pokoknyamemiliki kedudukan dan peranan yang sentral dan penting dalam setiap sistemdemokrasi. Tidak ada negara demokrasi tanpa partai politik. Karena itu partaipolitik biasa disebut sebagai pilar demokrasi, karena mereka memainkan peran yangpenting sebagai penghubung antara pemerintahan negara (the state) dengan warganegaranya (the citizen).Indonesia menganut paham paham demokrasi yang artinya kekuasaan darirakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Yang selanjutnya dijalankan melaluimekanisme pelembagaan yang bernama partai politik. Kemudian partai politiksaling berkompetisi secara sehat untuk memperebutkan kekuasaan pemerintahan 5. negara melalui mekanisme pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden danwakil presiden.Dalam demokrasi, partai politik merupakan pilar utama (bukan kedua atauketiga), karena pucuk kendali roda pemerintahan ada di tangan eksekutif, yaitupresiden dan wakil presiden. Sebagaimana dirumuskan dirumuskan dalam UUD1945 Pasal 6A ayat (2), bahwa calon presiden dan calon wakil presiden diusulkanoleh partai politik atau gabungan partai politik. Artinya hak itu secaraeksklusifhanya partai politik yang disebut UUD 1945diberikan kepada partaipolitik.Karena itulah, semua demokrasi membutuhkan partai politik yang kuat danmapan guna menyalurkan berbagai tuntutan warganya, memerintah demikemaslahatan umum serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sangat rasionalargumentasinya jika upaya penguatan partai politik dibangun oleh kesadaran bahwapartai politik merupakan pilar yang perlu dan bahkan sangat penting untukpembangunan demokrasi suatu bangsa. jadi, derajat pelembagaan partai politik itusangat menentukan kualitas demokratisasi kehidupan politik suatu Negara.42.3 FUNGSI PARTAI POLITIKPada umumnya, para ilmuan politik biasa menggambarkan adanya empatfungsi partai politik. Keempat fungsi partai politik itu menurut Miriam Budiardjomeliputi: sarana komunikasi politik, sarana sosialisasi politik(politicalsocialization), sarana rekrutmen politik (political recruitment), dan pengaturkonflik (conflict management). Sementara dalam istilah Yves Meny dan AndrewKnapp, fungsi partai politik mencakup mobilisasi dan integrasi, saranapembentukan pengaruh terhadap perilaku memilih (voting patterns),saranarekrutmen politik, dan sarana elaborasi pilihan-pilihan kebijakan.Dalam UU No. 2 tahun 2008 Tentang Partai Politik, bahwa fungsi PartaiPolitik adalah sebagai sarana: (i) pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat 6. luas; (ii) penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsaIndonesia untuk kesejahteraan masyarakat; (iii) penyerap, penghimpun, danpenyalur aspirasi politik masyarakat; (iv) partisipasi politik warga negara Indonesia;dan (v) rekrutmen politik.Kesemua fungsi partai politik tersebut sama-sama terkait satu dengan yanglainnya. Sebagai sarana komunikasi politik, partai berperan sangat penting dalamupaya mengartikulasikan kepentingan atau political interests yang terdapat ataukadang-kadang tersembunyi dalam masyarakat. Berbagai kepentingan itu diserapsebaik-baiknya oleh partai politik menjadi ide, visi, dan kebijakan partai politikyang bersangkutan. Setelah itu, ide dan kebijakan atau aspirasi kebijakan itudiadvokasikan sehingga dapat diharapkan mempengaruhi atau menjadi materidalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara.Terkait dengan komunikasi politik itu, partai politik juga berperan pentingdalam melakukan sosialisasi politik. Ide, visi, dan kebijakan strategis yang menjadipilihan partai politik disosialisasikan kepada konstituen untukmendapatkan feedback berupa dukungan dari masyarakat luas. Terkait dalamsosialisasi itu partai juga berperan sangat penting dalam rangka pendidikanpolitik bagi masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akanhak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Fungsi selanjutnya partai politik adalah sebagai sarana rekrutmen politik.Partai dibentuk memang dimaksudkan menjadi kendaraan yang sah untukmenyeleksi kader-kader pemimpin dalam proses pengisian jabatan politik melaluimekanisme demokrasi dengan kesetaraan dan keadilan gender.Fungsi keempat adalah pengatur dan pengelola konflik. Peranan ini berupasarana agregasi kepentingan yang berbeda-beda melalui saluran kelembagaan partaipolitik. Yves Meny dan Andrew Knapp, fungsi pengelola konflik dapat dikaitkandengan fungsi integrasi partai politik. Partai mengagregasikan dan5 7. mengintegrasikan beragam kepentingan itu dengan cara menyalurkannya dengansebaik-baiknya untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan politik kenegaraan.62.4 SISTEM KEPARTAIANDalam demokrasi, partai berada dan beroperasi dalam suatu sistemkepartaian tertentu. Setiap partai merupakan bagian dari sistem kepartaian yangditerapkan di suatu negara. dalam suatu sistem tertentu, partai berinteraksi dengansekurang-kurangnya satu partai lain atau lebih sesuai dengan konstruksi relasiregulasi yang diberlakukan. Sistem kepartaian memberikan gambaran tentangstruktur persaingan di antara sesama partai politik dalam upaya meraih kekuasaandalam pemerintahan. Sistem kepartaian yang melembaga cenderung meningkatkanstabilitas politik dan efektivitas pemerintahan.Untuk melihat sistem kepartaian suatu negara, ada dua pendekatan yangdikenal secara umum. Pertama, melihat pa