of 21/21
ILMU ALAMIAH DASAR BAB 5 MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA rusdiyantoro UNIVERSITAS ADI BUANA SURABAYA

Ilmu alamiah dasar bab 5

  • View
    327

  • Download
    15

Embed Size (px)

Text of Ilmu alamiah dasar bab 5

  1. 1. Manusia hidup di suatu lingkungan bersama dg bermacam-macam komponen yang ada di dalamnya dan semuanya melakukan sebuah interaksi tertentu. Interaksi itu bisa bersifat saling menguntungkan ( mutualistis ), hanya menguntungkan satu pihak tanpa merugikan pihak lain ( omensalis ), atau menuntungkan satu pihak dan pihak lain rugi ( parasitis ). Fokus pembahasan IAD, adalah interaksi antara manusia dg selain manusia. Fokus pembahsan ISD/IBD adalah interaksi sesama manusia
  2. 2. Definisi Ilmu Lingkungan Ilmu yang mengitegrasikan berbagai ilmu yang mempelajari hubungan jasad hidup (manusia) dgn lingkungannya. Ilmu interdisipliner utk mengukur dan menilai perubahan dan dampak kegiatan manusia thd ekosistem, sedemikian rupa sehingga manusia dpt mengelola ekosistem tsb demi kehidupannya sendiri (Johnson, 1977) Tujuan Ilmu Lingkungan Meningkatkan kesadaran dan kepedulian thd kesalingterkaitan antara faktor ekonomi, sosial, politik dan ekologi. Memberikan kesempatan pada setiap orang utnuk mendapatkan pengetahuan, nilai, sikap, komitmen dan keterampilan yang dibutuhkan utk melindungi dan memperbaiki lingkungan. Melahirkan pola sikap individu, kelompok dan masyarakat yg lebih baik thd lingkungan.
  3. 3. 1. Individu Individu berasal dari kata individum (Latin), Yaitu satuan kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yaitu. 1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, 2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan 3. Rasio atau akal pikiran, untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera. 4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyarakat.
  4. 4. 2. Populasi Populasi adalah sekumpulan individu dengan ciri-ciri yang sama (spesies) yang hidup di tempat yang sama dan memiliki kemampuan bereproduksi di antara sesamanya. Konsep populasi banyak dipakai dalam ekologi dan genetika. Ekologiwan memandang populasi sebagai unsur dari sistem yang lebih luas. Populasi suatu spesies adalah bagian dari suatu komunitas. Beberapa bidang ilmu menggunakan istilah ini untuk pengertian yang agak berbeda: Dalam geografi / demografi, sebagai sinonim bagi penduduk Dalam biologi, populasi adalah sekumpulan individu dengan ciri-ciri sama (satu spesies yang sama) yang hidup dalam tempat dan waktu yang sama. Dalam statistika, populasi adalah sekumpulan data yang menjadi objek inferensi.
  5. 5. 3. Komunitas Adalah seluruh populasi mahluk hidup yang hidup di suatu daerah tertentu. Komuniatas merupakan komponen biotik dalam suatu ekosistem atau dengan penjelasan lain Sebuah komunitas adalah kumpulan populasi mahluk hidup yang hidup secara bersama di dalam suatu lingkungan. Serigala, rusa, berang-berang, pohon cemara dan pohon birch adalah beberapa populasi yang membentuk komunitas hutan di Isle Royale. Ahli ekologi mempelajari peranan masing-masing spesies yang berbeda di dalam komunitas mereka. Mereka juga mempelajari tipe komunitas lain dan bagaimana mereka berubah. Beberapa komunitas seperti hutan yang terisolasi atau padang rumput dapat diidentifikasi secara mudah, sementara yang lainnya sangat sulit untuk dipastikan.
  6. 6. 4. Ekosistem Sebuah ekosistem adalah level paling kompleks dari sebuah organisasi alam. Ekosistem terbentuk dari sebuah komunitas dan lingkungan abiotiknya seperti iklim, tanah, air, udara, nutrien dan energi. Ahli ekologi sistem adalah mereka yang mencoba menghubungkan bersama beberapa perbedaan aktifitas fisika dan biologi di dalam suatu lingkungan. Penelitian mereka seringkali terfokus pada aliran energi dan perputaran material-material yang ada di dalam sebuah ekosistem. Mereka biasanya menggunakan komputer yang canggih untuk membantu memahami data-data yang dikumpulkan dari penelitian di lapangan dan untuk memprediksi perkembangan yang akan terjadi.
  7. 7. Para ahli ekologi mengkategorikan elemen-elemen yang membentuk atau yang memberi efek pada sebuah ekosistem menjadi 6 bagian utama berdasarkan para aliran energi dan nutrien yang mengalir pada sistem: 1. Matahari 2. Bahan anorganik 3. Produsen 4. Konsumen Pertaman 5. Konsumen Kedua 6. Pengurai
  8. 8. Energi yang berpindah melalui sebuah ekosistem berada dalam sebuah urutan transformasi. Pertama produsen merubah sinar matahari menjadi energi kimia yang disimpan di dalam protoplasma (sel-sel tumbuhan) di dalam tanaman. Selanjutnya konsumen pertama memakan tanaman, merubah energi menjadi bentuk energi kimia yang berbeda yang disimpan di dalam sel-sel tubuh. Energi ini berubah kembali ketika konsumen kedua makan konsumen pertama.
  9. 9. Manusia dengan pengetahuannya mampu merubah keadaan lingkungannya sehingga menguntungkan dirinya, Nenek moyang manusia dari manusia pemburu menjadi manusia pemelihara, dari manusia nomadis menjadi menetap. Dengan ilmu dan teknologi kemampuan manusia mengubah lingkungannya semakin besar, di lain pihak kemajuan dalam bidang kebudayaan telah pula menambah kebutuhan manusia
  10. 10. 1. Lingkungan hidup yang diharapkan manusia Setiap makhluk hidup menginginkan agar tempat hidupnya memberikan keamanan dan menyenangkan. Semuanya demi untuk kelangsungan hidup manusia dan bagi jenisnya. Suatu ekosistem memiliki stabilitas tertentu. Makin besar keanekaragaman ekosistem, makin besar stabilitasnya. Misalnya hutan tropis yang terdiri dari aneka ragam tumbuhan atau hewan. Walaupun tanpa perawatan tetap akan dapat melangsungkan hidupnya.
  11. 11. 2. Sumber Daya Alam Sumber daya alam di kelompokan menjadi dua golongan. Yaitu pertama sumber daya alam berupa makhluk hidup (sumber daya alam biotic) di istilahkan dengan renewable resources dan kedua ialah sumber daya alam berupa benda tak hidup (sumber daya alam abiotik). Sering disebut non-renewable resources
  12. 12. 3. Konservasi Sumber Daya Alam Manusia mempergunakan sumber daya alam, baik biotic maupun abiotik Untuk mendukung kelangsungan hidupnya di planet bumi ini. Keperluan sumber daya alam cenderung meningkat terus karena adanya pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Akibat dari penggunaan sumber daya alam yang tidak bijaksana dalam arti tidak memperhitungkaan factor lingkungan, timbul masalah besar bagi manusia sendiri. Misalnya erosi, banjir, polusi, dan punahnya species hewan atau tumbuhan tertentu di mukaa bumu ini. Bila peristiwa ini berjalan terus dikhawatirkan manusia akan menghabiskan sumber daya alam. Niscaya manusia tidak akan dapat bertahan hidup di bumi.
  13. 13. 4. Pertambahan penduduk dan Sumber Daya Alam Penduduk bumi pada tahun 1975 diperkirakan berjumlah 3,976 milyar, tahun 1991 berjumlah 5 milyar, dan pada tahun 2006 mencapai 6,5 milyar jiwa, bulan juni 2015 mencapai 7,2 milyar Pertambahan penduduk yang sangat pesat itu sudah dapat dipastikan akan meningkatnya keperluan sumber daya alam bagi manusia. Sampai saat ini hampir seluruh bagian di seluruh bumi ini, telah banyak diketemukan sumber daya alam mineral atau bahan tambang lainnya. Bahkan masih terus dilakukan pengekplorasian di beberapa bagian bumi ini. untunglah bagi Negara yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah seperti minyak bumi, tembaga, bijih besi, nikel, mangan, dan sebaginya. Kekayaan sumber daya alam tersebut akan memungkinkan Negara ini kuat dalam ekonomi dan politik.
  14. 14. 5. Jenis Polusi dan bahayanya Di suatu pihak manusia telah menikmati sumbangan teknologi yang telah berhasil menunjang kehidupannya. Di pihak lain manusia telah pula mengalami akibatnya. Akibat tersebut bersama-sama dengan adanya peledakan penduduk telah menimbulkan krisis lingkungan manusia. Salah satu bentuknya ialah timbulnya polusi atau pencemaran lingkungan manusia dengan berbagai akibat.
  15. 15. a. Polusi udara Pada saat ini masalah polusi udara telah menimbulkan kekhawatiran banyak penduduk terutama yang tinggal di daerah kota besar dan daerah industry. Bahakan ahli meteorology mengatakan bahwa polusi udara tidak hanya meliputi kota besar saja tetapi polusi udara telah meliputi ke seluruh atsmosfer dunia. Lapisan oksigen tipis yang menyelimuti permukaan bumi mulai rusak akibat daari polusi udara. Polusi udara menjadi penyebab logam cepat berkarat dan menyebabkan kerugian besar panen pertanian.
  16. 16. b. Polusi Air dan Tanah Polusi sebagai hasil kegiatan hidup manusia dapat juga mencemarkan air dan tanah. Disini sukar membicarakan jenis polusi tesebut secara terpisah-pisah. Karena keduanya erat sekali. Bila jumlah penduduk suatu Negara berkembang jumlahnya maka perindustrian berkembang pula. Sehingga masuklah banyak pollutant ke dalam system perairan, yang antara lain adalah dettergen, asam belerang dan banyak lagi substansi kimia laainnya. Begitu pula peningkatan produksi pertanian untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk semakin banyak lago polusi yang dihasilkan. Sebagai akibat selanjutnya polusi tidak hanya terjadi di sungai, danau, dan sepanjang pantai atau laut, tetapi yang lebih terasa bila polusi tadi masuk ke dalam air tanah. Polusi air di dalam tanah Karena polusi tertentu dapat membinasakan mikroorganisme yang terdapat di dalam tanah dan perairan yang sumbernya mempunyai peranan penting dari siklus materi pada suatu ekosistem.
  17. 17. c. Polusi Suara Kebisingan yang berlangsung seharhari terutama di kota kota besar. Dengan berkembangnyaa teknologi dan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat diperkirakan akan menigkat dua kali lipat dalam waktu 20 tahun mendatang. Seperti halnya suhu, kuat lemahnya suara dapat diukur pula. Yaitu menggunakan Satuan kekuatan suara adalah decibel (dB). Percakapan normal : 46 dB, bila terjadi Keributan akan menjadi 80 dB, Suara kereta api sebesar 95 dB, Petir 120 dB dan Pesawat jet lepas landas 150 dB.