Makalah fix kasus hambalang

  • Published on
    22-Jun-2015

  • View
    6.236

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

membedah kasus hambalang dari pelaku sampai tersangka yang terkait

Transcript

<ul><li> 1. TUGAS PRESESENTASI KASUS HAMBALANG Dosen Pengampu: Prof. Gudono, Ph.D. CMA., Akt Disususn oleh: Kelompok 3 Gerlan Hahanusa 13/359745/PEK/18847 Indra Mangiwa Putra 13/359743/PEK/18845 Juwenah 13/359484/PEK/18739 Selpina Iek 13/359671/PEK/18803 PROGRAM MAGISTER AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS GAJAH MADA YOGYAKARTA 2014 </li></ul><p> 2. A. Ringkasan Umum Kasus Hambalang Proyek Hambalang dimulai sekitar tahun 2003. Secara kronologis, proyek ini bermula pada Oktober Tahun 2009. Saat itu Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olah Raga) menilai perlu ada Pusat Pendidikan Latihan dan Sekolah Olah Raga pada tingkat nasional. Oleh karena itu, Kemenpora memandang perlu melanjutkan dan menyempurnakan pembanugnan proyek pusat pendidikan pelatihan dan sekolah olahraga nasional di Hambalang, Bogor. Selain itu juga untuk mengimplementasikan UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Pada 30 Desember 2010, terbit Keputusan Bupati Bogor nomor 641/003.21.00910/BPT 2010 yang berisi Izin Mendirikan Bangunan untuk Pusat Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olahraga Nasional atas nama Kemenpora di desa Hambalang, Kecamatan Citeureup-Bogor. Atas keberlanjutan tersebut, maka Pembangunan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Prestasi Olahraga Nasional mulai dilaksanakan tahun 2010 dan direncanakan selesai tahun 2012. Berdasarkan hasil perhitungan konsultan perencana, untuk membangun semua fasilitas dan prasarana sesuai dengan master plan yang telah disempurnakan, anggaran mencapai Rp 1,75 triliun yang sudah termasuk bangunan sport science, asrama atlet senior, lapangan menembak, extreme sport, panggung terbuka, dan voli pasir. Sejak tahun 2009-2010 Kementerian Keuangan dan DPR menyetujui alokasi anggaran sebagai berikut : 1. APBN murni 2010 sebesar Rp 125 miliar yang telah diajukan pada tahun 2009 2. APBNP 2010 sebesar Rp 150 miliar 3. Pagu definitif APBN murni 2011 sebesar Rp 400 miliar Pada 6 Desember 2010 keluar surat persetujuan kontrak tahun jamak dari Kemenkeu RI nomor S-553/MK.2/2010. Pekerjaan pembangunan 3. direncanakan selesai 31 Desember 2012. Penerimaan siswa baru diharapkan akan dilaksanakan tahun 2013-2014. B. Pelaku yang Terlibat Dalam Kasus Hambalang 1. Pelaku Utama Kasus Hambalang a. Andi Alfian Mallarangeng Seorang pengamat politik Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Ia juga pernah menjabat sebagai Juru Bicara Kepresidenan bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. b. Wafid Muharam Sebagai Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sekmenpora) dan sebagai tangan kanan Menpora Andi Alfian Mallarangeng c. Deddy Kusdinar Sebagai Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). d. Lisa Lukitawati Sebagai Direktur dari CV Rifa Medika e. Andi Zulkarnain Anwar alias Andi Zulkarnain Mallarengeng alias Choel Sebagai Presiden Direktur PR FOX Indonesia. f. Anas Urbaningrum Sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat tahun 2009. Ia sempat mempimpin Divisi Otonomi Politik dan Daerah sebelum menjadi Ketua Umum DPP partai Demokrat. Pada tahun 2001-2005 ia juga pernah bergabung menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasca mundurnya beliau dari Ketua Umum Partai Demokrat, pada tahun 2013 ia mendirikan organisasi masyarakat yang bernama Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). 4. g. Muhammad Nazaruddin Muhammad Nazaruddin dipilih sebagai anggota Banggar DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Demokrat dan pada tahun 2010 diangkat Bendahara Umum Partai Demokrat. 2. Pelaku Lainnya Kasus Hambalang a. PT Metaphora Solusi Global (PT MSG) Perusahaan yang bergerak dibidang arsitektur dan memenangkan konsep masterplan dari proyek Hambalang. b. Mahyuddin NS Menjabat sebagai ketua komisi X DPR RI. Ia juga pernah menjabat sebagai wakil gubernur Sumatera Selatan periode 2003-2008 dan dilantik menjadi gubernur Sumatera Selatan pada 11 Juli 2008. c. Angelina Sondakh Anggota DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2014 sebagai Badan Anggaran (Banggar) dari partai Demokrat. Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Visa Officer, Australia First (1999-2000), dan mantan Puteri Indonesia tahun 2001 asal Sulawesi Utara. d. Mirwan Amir Sukses menduduki Anggota DPR untuk periode 2009-2014 sebagai anggota Banggar. Pertengahan 2012 ia tercatut dalam kasus dugaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) sebagai Dewan yang memiliki transaksi mencurigakan berdasarkan laporan PPATK. e. Wayan Koster Sebagai anggota komisi X dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). f. Kahar Muzakir Anggota DPRD komisi X wilayah Sumatera Selatan II yang menangani masalah Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan. 5. g. Juhaeeni Alie Sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Dia Fraksi Partai Demokrat sendiri, Alie menjabat sebagai Sekretaris Departemen Pendidikan Nasional di bawah kepemimpinan Anas Urbaningrum. h. Mardiyana Indra Wati Sebagai anggota komisi X DPR RI dan anggota Kelompok Kerja (Pokja) Proyek Hambalang. i. Saul Paulus David Nelwan Seorang pengusaha dalam kasus hambalang hanya menjadi saksi karena meminta uang Rp 600 juta dari PT Adhi Karya atas perintah dari Wafid Muharam. j. Ida Bagus Wirahadi Anggota dari Fraksi Partai Amanat Nasional k. Poniran l. PT Adhi Karya Pihak konstruksi BUMN untuk proyek Hambalang dengan pihak yang terkait : 1) Teuku Bagus Mukhamad Noor (sebagai Kepala Divisi Konstruksi Jakarta I) 2) M Arief Taufiqurahman (sebagai Manajer Pemasaran sekaligus Fasilitator dari Teuku Bagus Mokhamad Noor) 3) Muhammad Tamzil (Fasilitator dari Teuku Bagus Mokhamad Noor dan M Arief Taufiqurahman) 4) Indrajaja Manopol ( Sebagai Direktor Operasi) m. PT Wijaya Karya (Wika) Perusahaan BUMN yang bergerak dibidang konstruksi yang bekerja sama (KSO) dengan PT Adhi Karya. n. Mohammad Fakhruddin Sebagai staf khusus Menpora 6. o. Mahfud Suroso Direktur PT Dutasari Citralaras p. PT Grup Permai Perusahaan milik M Nazaruddin q. PT Global Daya Manunggal (GDM) Perusahaan subkontraktor untuk pekerjaan struktur, arsitektur asrama junior putra-putri dan Gedung Olah Raga (GOR) Serbaguna. r. PT Duta Graha Indah (DGI) Perusahaan milik Nazaruddin yang bergerak dibidang konstruksi s. Mindo Rosalina Manulang Direktur Marketing PT Anak Negeri yang kemudian menjadi rekanan PT Duta Graha Indah (DGI) t. Munadi Herlambang Direktur PT MSONS Capital sekaligus Wakil Sekretaris Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat. u. Ketut Darmawan Direktur Operasi PT Pembangunan Perumahan v. Muchayat Adalah Wakil Presiden Komisaris Utama Bank Mandiri yang pernah menjabat sebagai Deputi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) w. Ignatius Mulyono Merupakan salah satu anggota Fraksi Partai Demokrat yang menduduki kursi di Komisi II DPR RI. Dalam tugasnya, ia membidangi proses pengaturan kebijakan negara khususnya, Pemerintahan Dalam Negeri, Aparatur Negara, Otonomi Daerah, dan Agraria. 3. Pihak-Pihak Yang Diduga Terkait a. Dalam proses pemberian izin-izin 1) Rahmat Yasin alias RY 7. Selaku Bupati Bogor yang menerbitkan Site Plan atas rencana pembangunan P3SON berlokasi di Desa Hambalang Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. 2) Syarifah Sofiah alias SS Selaku Kepala Badan Perizinan Terpadu Kabupaten Bogor atas nama Bupati yang menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 3) Burhanudin alias Bu Selaku Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bogor yang membantu Bupati Bogor dalam menerbitkan Site Plan atas rencana pembangunan P3SON Hambalang. 4) Yani Hasan alias YH Selaku Kepala Dinas Tata Bangunan dan Permukiman Kabupaten Bogor yang membantu Bupati Bogor dalam menerbitkan Site Plan atas rencana pembangunan P3SON berlokasi di Desa Hambalang. 5) Achmad A Ardiwinata alias AAA Selaku PPK kegiatan studi Amdan tahun 2007. 6) Inisal DN Selaku Direktur PT CKS b. Dalam proses pensertipikatan tanah 1) Joyo Winoto alias JW Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait sertifikasi tanah Hambalang. Menandatangani SK Hak Pakai untuk Kemenpora atas tanah Hambalang. 2) Managam Manurum alias MM Selaku Sestama sekaligus Plt Deputi II BPN Memerintahkan LAW untuk menyerahkan SK Hak Pakai kepada orang yang tidak berhak menerima dan tidak menandatangani RPD 8. mutakhir meskipun merubah RPD dengan memasukkan pernyataan pelepasan hak. 3) Binsar Simbolon alias BS Selaku Direktur Pengaturan dan Pengadaan Tanah Pemerintah BPN memerintahkan staf untuk menyisipkan surat pernyataan Probosutedjo yang diduga palsu dalam RPD. 4) Erna Widayati alias EW Selaku staf pengolah data Deputi II BPN atas perintah Kasie, Kasubdit, dan Direktur menyisipkan surat pernyataan Probosutedjo yang diduga palsu, dalam RPD sehingga SK Hak Pakai dapat ditandatangani. 5) Luki Ambar Winarti alias LAW Selaku Kabagian Persuratan BPN menyerahkan SK Hak Pakai kepada orang yang tidak berhak menerima. c. Dalam proses persetujuan kontrak tahun jamak dan penyusunan anggaran 1) Agus DW Martowardojo alias ADWM Selaku Menteri Keuangan 2) Anny Ratnawati alias AR Selaku Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan 3) Mulia P Nasution alias MPN Selaku Sekjen Kementerian Keuangan 4) Dewi Pudjiastuti Handayani alias DPH Selaku Direktur Anggaran II Kementerian Keuangan 5) Sudarto alias S Selaku Kasubdit II E Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan. 6) Rudi Hermawan alias RH 9. Selaku Kasie II E-4 Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan 7) Ahmad Maliq alias AM Selaku staf Seksi II E-4 Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan. 8) Guratno Hartono alias GH Selaku Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Kementerian PU. 9) Dedi Permadi alias DP Selaku Pengelola teknis Kementerian PU. d. Dalam proses pemilihan rekanan 1) Wisler Manulu alias WiM Selaku Ketua Panitia Pengadaan Kemenpora a) Memerintahkan BaS selaku Sekretaris untuk melakukan verifikasi secara formalitas hasil evaluasi prakualifikasi dan penawaran lelang pekerjaan P3SON Hambalang, dan membuat berita acara setiap tahap hasil pekerjaan lelang pekerjaan P3SON Hambalang b) Memerintahkan J untuk mengadministrasikan seluruh dokumentasi lelang, mendistribusikan pemberitahuan perubahan anggaran dari Rp 262M menjadi Rp 1,2T kepada peserta lelang c) Membuat pemberitahuan perubahan nilai pekerjaan yang sebelumnya Rp 262M menjadi Rp 1,2T d) Memeirntahkan J untuk memberikan nomor surat pemberitahuan PPK mengenai perubahan nilai pekerjaan dari Rp 262M menjadi Rp 1,2T 10. e) Memerintahkan J mendistribusikan surat perubahan nilai pekerjaan dari RP 262M menjadi Rp 1,2T kepada peserta lelang 2) Jaelani alias J Selaku Anggota Panitia Pengadaan Kemenpora a) Memberikan nomor surat pemberitahuan PPK yang dibuat oleh WiM mengenai perubahan nilai pekerjaan dari Rp 262M menjadi Rp 1,2T b) Mendistribusikan surat pemberitahuan PPK mengenai perubahan nilai pekerjaan sebelumnya senilai Rp 262M menjadi Rp 1,2T kepada peserta lelang c) Menerima hasil pekerjaan Konsultan Perencana yang belum layak menjadi dasar aanwijzing dan dokumen lelang untuk pekerjaan tahun jamak(multiyears) senilai Rp 1,2 T 3) Bambang Siswanto alias BaS Selaku Sekretaris Panitia Pengadaan Kemenpora a) Melakukan verifikasi seluruh hasil evaluasi baik prakualifikasi maupun penawaran sesuai dengan arahan dan perintah Ketua Panitia Lelang b) Membuat seluruh berita acara tahap pelelangan dari hasil prakualifikasi dan penwaran 4) Rio Wilarso alias RW Selaku Staf Biro Perencanaan Kemenpora a) Membantu menyusun data pendukung RKA-KL tanpa memperhatikan hasil perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum b) Membantu menyusun Konsep Surat Keluar untuk permohonan revisi RKA-KL tanpa didukung data yang cermat 11. c) Membantu melengkapi dokumen pendukung dari Instansi Teknis Fungsional yang tidak disusun berdasarkan pertimbangan yang profesional d) Membantu menyusun desain pelaksanaan tanpa dasar penetapan dan kebutuhan yang ditentukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga 5) M Arifin alias MA Selaku Komisaris PT MSG memerintahkan AW untuk mengkoordinasikan pertemuan para pihak yang terkait dengan proyek P3SON Hambalang 6) Asep Wibowo alias AW Selaku Marketing Manager PT MSG aktif mengkoordinasikan pertemuan pihak-pihak terkait yaitu konsultan perencanaan, manajemen konstruksi, pemborong konstruksi, Panitia Pengadaan, dan PPK proyek P3SON sebelum proses pelelangan dimulai 7) Husni Al Huda alias HaH Selaku staf PT Yodya Karya mengkoordinasikan tim staf PT Yodya Karya untuk melakukan evaluasi prakualifikasi dan teknis terhadap dokumen penawaran PT Yodya Karya 8) Aman Santoso alias AS Selaku direktur PT Ciriajasa Cipta Mandiri (CCM) meminta stafnya (Mul dan RS) untuk melanjutkan proses teknis penawaran setelah bertemu dengan MA dalam rapat kantor di kantor Kemenpora dan memastikan bahwa yang akan bertindak sebagai rekanan manajemen kontruksi adalah PT CCM 9) Mulyatno alias Mul Selaku Manajer Pemasaran PT CCM a) Memerintah AG bersama timnya untuk menyiapkan kebutuhan dokumen dalam rangka pelelangan di Kemenpora 12. b) Menghubungi beberapa perusahaan lain untuk dapat membantu mendukung penawaran sebagai perusahaan pendamping pelelangan 10) Aditya Gautama alias AG Selaku staf PT CCM mengkoordinasikan tim staf PT CCM untuk mengurus seluruh proses penawaran termasuk melakukan evaluasi prakualifikasi dan teknis terhadap dokumen penawaran PT CCM dan perusahaan-perusahaan pendamping 11) Rudi Hamarul alias Rha Selaku staf PT CCM a) Melakukan evaluasi prakualifikasi dan evaluasi teknis terhadap penawaran yang disusun PT CCM sendiri b) Membuat dokumen penawaran atas naman perusahaan- perusahaan lain sebagai pendamping bagi PT CCM untuk mengikuti pelelangan c) Menyerahkan hasil evaluasi penawaran beserta kertas kerjanya kepada Panitia Pengadaan 12) RM Suhartono alias RMS Selaku staf PT CCM memasukkan dokumen penawaran perusahaan-perusahaan pendamping untuk mengikuti pelelangan. 13) Yusuf Sholikin alias YS Selaku staf PT CCM memasukkan dokumen prakualifikasi dan mengisi daftar hadir pemasukkan dokumen prakualifikasi atas nama perusahaan-perusahaan pendamping. 14) Malemteta Ginting alias MG Selaku staf PT CCM sekaligus Team Leader Manajemen Konstruksi menerima hasil evaluasi rekanan konstruksi dari KS dan menyerahkan hasilnya kepada Panitia Pengadaan untuk dibuatkan Berita Acara. 13. 15) Teguh Suhanta alias TS Selaku PT Adhi Karya mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi prakualifikasi dokumen penawaran pekerjaan konstruksi yang memenangkan PT AK 16) Kushadi alias KS Selaku staf PT Adhi Karya bersama Da membawa dokumen penawaran peserta lelang konstruksi untuk dievaluasi di Hotel Aston, dan kemudian memberikan hasil evaluasinya kepada MG. e. Dalam proses pencairan uang muka R Isnanta alias RI Selaku Kabag Keuangan Kemenpora menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) sebesar Rp 217.137.547.103 untuk pembayaran uang mukan oleh KPPN melalui SP2D kepada rekanan pelaksana meskipun pekerjaan belum dilaksanakan oleh rekanan dan bukti pertanggungjawaban pelaksanaan pekerjaan belum diverifikasi oleh pejabat yang berwenang. f. Dalam proses pelaksanaan pembangunan konstruksi R Isnanta alias RI Selaku pantia Pemeriksa/Penerima...</p>