STUDI DEFORMASI JEMBATAN DENGAN METODE SIPAT DATAR i tugas akhir ¢â‚¬â€œ rg 141536 studi deformasi jembatan

  • View
    8

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of STUDI DEFORMASI JEMBATAN DENGAN METODE SIPAT DATAR i tugas akhir...

  • i

    TUGAS AKHIR – RG 141536 STUDI DEFORMASI JEMBATAN DENGAN

    METODE SIPAT DATAR

    (Studi Kasus : Jembatan MERR II-C, Surabaya) MUHAMAD NURYADHI USMAN NRP 3511 100 048 Dosen Pembimbing Dr.-Ing.Ir.Teguh Hariyanto,MSc. JURUSAN TEKNIK GEOMATIKA Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2016

  • ii

    “Halaman ini sengaja dikosongkan”

  • iii

    FINAL ASSIGNMENT – RG 141536 STUDY OF BRIDGE DEFORMATION USING

    WATERPASS LEVELLING METHOD

    (Case Study : MERR II-C Bridge, Surabaya) MUHAMAD NURYADHI USMAN NRP 3511 100 048 Supervisor Dr.-Ing.Ir.Teguh Hariyanto,MSc. GEOMATIC ENGINEERING DEPARTEMENT Faculty of Civil Engineering and Planning Sepuluh Nopember Institute of Technology Surabaya 2016

  • iv

    “Halaman ini sengaja dikosongkan”

  • x

    “Halaman ini sengaja dikosongkan”

  • v

    STUDI DEFORMASI JEMBATAN DENGAN

    METODE SIPAT DATAR

    (Studi Kasus : Jembatan MERR II-C, Surabaya)

    Nama Mahasiswa : Muhamad Nuryadhi Usman

    NRP : 3511100048

    Jurusan : Teknik Geomatika

    Dosen Pembimbing : Dr.-Ing.Ir.Teguh Hariyanto,MSc.

    ABSTRAK

    Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek

    penting untuk pembangunan dan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Seiring berjalannya waktu karena adanya faktor lingkungan, penurunan kemampuan dan proses kerusakan fisik dari infrastruktur tersebut tidak dapat terhindarkan. Jembatan MERR merupakan salah satu sarana transportasi yang penting. Berdasarkan hasil pengujian tanah di daerah sekitar jembatan oleh Jurusan Teknik Sipil ITS, jenis tanah sekitar adalah tanah lempung lunak. Pada tanah lempung lunak, masalah yang akan dijumpai bilamana harus mengkonstruksikan bangunan di atasnya adalah daya dukung tanah yang rendah serta kemampatan tanah yang relatif tinggi.

    Oleh karena itu diperlukan pemantauan apakah terjadi

    perubahan elevasi permukaan struktur jembatan untuk keperluan proses monitoring jembatan. Pada penelitian ini, dilakukan survei pengukuran beda tinggi menggunakan metode sipat datar untuk keperluan monitoring jembatan

  • vi

    tersebut. Metode pengolahan data yang digunakan adalah perataan parameter dan bersyarat.

    Penelitian yang dilakukan selama 2 bulan pada 9 titik pengamatan menunjukkan bahwa elevasi masing-masing titik pada jembatan MERR II-C mengalami perubahan. Perubahan terbesar terjadi pada titik 6 sebesar -0.012 m. Sedangkan perubahan terkecil terjadi pada titik 1 sebesar - 0.001 m. Pada titik 8 sebesar 0 m atau tidak terjadi perubahan.

    Kata kunci : Elevasi, Monitoring Jembatan, Perataan, MERR

  • vii

    STUDY OF BRIDGE DEFORMATION USING WATERPASS LEVELLING METHOD

    (Case Study : MERR II-C Bridge, Surabaya)

    Student Name : Muhamad Nuryadhi Usman

    NRP : 3511100048

    Department : Teknik Geomatika

    Advisor : Dr.-Ing.Ir.Teguh Hariyanto,MSc.

    ABSTRACT

    Infrastructure development is one important aspect for

    development and as a driver of economic growth. Over time, due to environmental factors, a decrease in the ability and the physical destruction of the infrastructure can not be avoided. The decreasing can affect the ability of the national economy. MERR bridge is one of the important infrastructure of transport. Based on the results of soil testing in the area around the bridge by Department of Civil Engineering ITS, the type of soil around the bridge is soft clay. In the soft clay soil, the problem that will be found when there is a need to construct buildings on it are low soil bearing capacity and congestion of the soil that is relatively.

    It is therefore necessary to monitor whether there are

    changes in surface height of the bridge structure for the purpose of monitoring the bridge. In this study, a survey of measuring height difference using waterpass levelling for monitoring the bridge is carried out.

    The study conducted for approximately two months of 9

    observation point showed that the elevation of each point on

  • viii

    the bridge MERR II-C has encountered changes of height. The biggest change occured at point 6 of -0.012 m, and the smallest change occured at point 1 of - 0.001. Point 8 has encountered 0 m change or no change occured.

    Keywords : Elevation, Bridge Monitoring, Adjustment, MERR

  • xi

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur penulis panjatkan kepada hadirat Tuhan

    Yang Maha Esa atas segala limpahan kasih karunia-Nya, sehingga Tugas Akhir ini dapat disusun sebagai syarat menempuh program sarjana di Jurusan Teknik Geomatika, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

    Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini penulis mendapat banyak dukungan serta bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis pada kesempatan ini ingin menghaturkan terimakasih kepada :

     Kedua orang tua dan seluruh keluarga yang penuh pengertian serta selalu memberikan motivasi dan doa.

     Bapak Dr.-Ing.Ir.Teguh Hariyanto,MSc. selaku dosen pembibing yang telah memberikan pengarahan dan membimbing dalam pengerjaan tugas akhir.

     Bapak Mokhamad Nur Cahyadi selaku Ketua Jurusan Teknik Geomatika ITS.

     Bapak Khomsin selaku koordinator tugas akhir.  Bapak Yuwono selaku dosen wali.  Bapak Agung Budi Cahyono dan ibu Cherie Bhekti

    Pribadi selaku dosen penguji.  Bapak Basofi selaku laboran yang telah memudahkan

    dan memberikan akses peminjaman alat.  Seluruh staf pengajar jurusan Teknik Geomatika – ITS  Karyawan jurusan Teknik Geomatika – ITS.  Rekan – rekan G-13 angkatan 2011.  Semua rekan – rekan yang terlibat dalam penyelesaian

    tugas akhir, khususnya Mas Yudha, Frandik, Alhadir, Sarkawi, Robi, Syariz, dan Gema.

  • xii

    Penulis menyadari penyusunan dan penulisan Tugas Akhir ini tidak lepas dari kesalahan dan kekurangan sehingga perlu adanya perbaikan dan penyempurnaan dikemudian hari, baik untuk Tugas Akhir ini maupun tulisan-tulisan berikutnya. Oleh karena itu penulis mengharapkan ada kritik dan saran yang membangun terhadap Tugas Akhir ini.

    Penulis berharap bahwa hasil Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan bagi dunia ilmu pengetahuan, khususnya terutama di bidang Survey Geodesi di Indonesia.

    Surabaya, Januari 2016

    Penulis

  • xiii

    DAFTAR ISI

    ABSTRAK ................................................................................. v ABSTRACT ............................................................................... vii LEMBAR PENGESAHAN........................................................ ix KATA PENGANTAR ............................................................... xi DAFTAR ISI .............................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ................................................................. xvii DAFTAR TABEL ...................................................................... xix BAB I PENDAHULUAN .......................................................... 1 1.1 Latar Belakang ..................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah ................................................................ 2 1.3 Batasan Masalah .................................................................. 2 1.4 Tujuan .................................................................................. 2 1.5 Manfaat ................................................................................ 2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................... 5 2.1 Deformasi ............................................................................ 5 2.2 Jembatan .............................................................................. 5 2.3 Sistem Tinggi ....................................................................... 6

    2.3.1 Tinggi Ellipsoid .......................................................... 7 2.3.2 Tinggi Dinamis ........................................................... 8 2.3.3 Tinggi Orthometris ..................................................... 9 2.3.4 Tinggi Normal ............................................................ 10

    2.4 Kerangka Kontrol Vertikal .................................................. 11 2.4.1 Metode Pengukuran Tinggi ........................................ 12 2.4.2 Prinsip Pengukuran Beda Tinggi Sipat Datar ............. 13 2.4.3 Cara Menentukan Beda Tinggi Sipat Datar ................ 15

    2.5 Sipat Datar (Waterpass) ....................................................... 17 2.5.1 Persyaratan Sipat Datar ............................................... 17

  • xiv

    2.5.2 Perataan Beda Tinggi Sipat Datar ............................... 18 2.5.3 Perataan Metode Parameter ........................................ 20 2.5.4 Perataan Metode Bersyarat ......................................... 22

    2.6 Regresi Linier ...................................................................... 24 2.6.1 Regresi Linier Sederhana ............................................