of 77 /77
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user i STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk. KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA Tugas Akhir Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Persyaratan Guna Mencapai Gelar Ahli Madya Pada Program D-3 Keuangan dan Perbankan Fakultas Ekonomi Univesitas Sebeas Maret Surakarta Oleh : NIKEN SURYANINGRUM NIM. F3608098 D III KEUANGAN DAN PERBANKAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011

STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN PADA PT. BANK

  • Author
    hakiet

  • View
    240

  • Download
    21

Embed Size (px)

Text of STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN PADA PT. BANK

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    i

    STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN

    PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk.

    KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA

    Tugas Akhir

    Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Persyaratan Guna

    Mencapai Gelar Ahli Madya Pada Program D-3 Keuangan dan Perbankan

    Fakultas Ekonomi Univesitas Sebeas Maret Surakarta

    Oleh :

    NIKEN SURYANINGRUM

    NIM. F3608098

    D III KEUANGAN DAN PERBANKAN FAKULTAS EKONOMI

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2011

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    ii

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    iii

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    iv

    MOTTO

    Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh

    (urusan) yang lain.

    (Q.S. Alam Nasyrah: 6-7)

    Aku tidak takut badai, karena aku sedang belajar mengemudikan kapalku.

    (Helen Keller)

    Why do you fall down?? So you learn to get up.

    (Penulis)

    Kualitas hidup bukanlah baik atau buruk, melainkan harus berada di antara baik dan terbaik

    (Penulis)

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    v

    Aku berdoa agar diberikan kekuatan...Namun, Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

    Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan...Namun,

    Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

    Aku berdoa agar diberikan kecerdasan...Namun, Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-

    Nya.

    Aku berdoa agar diberikan keberanian...Namun, Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

    Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang..... Namun, Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku

    dapat berbagi dengannya.

    Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan...Namun, Allah memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat

    memanfaatkannya.

    (Penulis)

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    vi

    PERSEMBAHAN

    Skripsi ini penulis persembahkan kepada:

    Orang tua penulis, Riyanto Pujo Raharjo dan Benny Agiyati yang

    telah mendoakan, membimbing, memotivasi, dan menasehati dari

    kecil untuk menjadi orang yang selalu berhati besar

    Kakak dan adik penulis, yang telah memotivasi

    Mohammad Galih Kezit Indraditya, semoga kita bisa mewujudkan

    cita-cita bersama.

    Sahabat dan teman-teman penulis yang telah memberikan keceriaan.

    Almamater Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret surakarta.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    vii

    KATA PENGANTAR

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Segala puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan

    Rahmat Hidayah dan Taufik-Nya sehingga tugas ini dapat kami selesaikan dengan

    baik. Tidak lupa semoga sholawat dan salam senantiasa Allah limpahkan kepada

    panutan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membimbing manusia kepada

    ajaran yang benar yakni agama islam

    Dalam penyusunan tugas akhir ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan

    dari berbagai pihak, oleh karena itu ucapan Terima kasih kami sampaikan kepada

    :

    1. Bapak Kresno Sarosa Pribadi Msi, selaku Ketua prodi DIII Keuangan dan

    Perbankan

    2. Dosen pembimbing kami Bapak Linggar Ikhsan Nugroho,SE yang selalu

    memberikan pengarahan dan bimbingan selama ini.

    3. Bapak Drs. Azwir Sanur, mm selaku Kepala Cabang Utama BNI

    Surakarta, yang memberikan izin untuk melakukan kuliah kerja lapangan.

    4. Pimpinan Bidang Oprasional Ibu Tri Suspaterini, yang telah memberikan

    bimbingan dan izin untuk melakukan kuliah lapangan kerja.

    5. Kepala bagian umum dan keuangan BNI syariah cabang Surakarta bapak

    Wahyu, terima kasih atas kesempatannya untuk magang.

    6. Kepada kedua orang tua tersayang Bapak Riyanto dan Ibu Benny yang

    selalu memberikan doa, dorongan, semangat dan pengertian untuk terus

    berkarir.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    viii

    7. Kepada Mas Heri dan Bayu, Intan yang selalu memberi dukungan.

    8. Kepada segenap keluarga Besar Hardjo Supono dan Toto Mulyana

    terimakasih atas dukungan dan doa.

    9. Kepada Muhamad Galih Kesit Indraditya yang selalu memberi motivasi

    dan semoga kita bisa mewujudkan cita-cita bersama.

    10. Kepada Keluarga Galih yang selalu memberi dukungan dan doa.

    11. Kepada Bapak Johady, SE terimakasih bimbingannya dari semster

    pertama sampai akhir.

    12. Kepada Bapak DRS. Bambang Hermanto, MBA terimakasih atas

    bimbingan dan segala informasi selama ini.

    13. Kepada Pak rudy, Pak Marno,Noel, Fima, Mbak Rima, mbak Endang,

    Mbak Asti, Mas Danang, Pak Ishaq, Mas reza, Bu Wahyu, pak Beny,

    mbak Mega, Pak Budy, Mas jarot, mbak hasry, Mbak Tyas, Mbak Mita,

    Mas Dimas, Bu Ary, Koko, Mbak Brifa, Popy, Mbak Ririt, segenap rekan-

    rekan di centra Kas, segenap teman-teman driver, segenap rekan-rekan di

    BNI KLN Boyolali dan Kartosura terimakasih ats bimbingannya selama

    berada di sana.

    14. Kepada teman-teman seperjuangan Keuangan Perbankan 2008: merysa,

    Ana, Wury, Ella, Ira, Fakih, Fany, dewi, Ning, Baptista, Budy, Wawan,

    Iwan, Inana, lina, Ulin, Aul, Tanti, Mega, Monika, Esthi, Nina, Pita, Ratih,

    Silvy, dan semuanya yang belum bisa kesebut.

    15. Kepada teman-teman devya: mbak Sari, mbak Sulis, mbak Asih, mbak

    Trili, mbak Tina terimakasih atas canda tawanya.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    ix

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    x

    DAFTAR ISI Halaman

    HALAMAN JUDUL ......................................................................................... i

    ABSTRAKSI .................................................................................................... ii

    HALAMAN PERSETUJUAN .......................................................................... iii

    HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................... iv

    HALAMAN MOTTO ......................................................................................... v

    HALAMAN PERSEMBAHAN ....................................................................... vii

    KATA PENGANTAR ........................................................................ viii

    DAFTAR ISI ..................................................................................................... xi

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah .......................................................................... 1

    B. Perumusan Masalah ................................................................................ 3

    C. Tujuan Penelitian .................................................................................... 4

    D. Manfaat Penelitian .................................................................................. 4

    E Metode Penelitian .................................................................................... 5

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA

    A. Pengertian Bank ...................................................................................... 8

    B. Fungsi dan Jenis Bank ............................................................................. 9

    C. Pengertian Sumber Dana Bank ............................................................. 12

    D. Teori Pemasaran .................................................................................... 17

    E. Konsep Pemasaran ................................................................................ 20

    F. Strategi Pemasaran ................................................................................ 17

    BAB III Analisis Dan Pembahasan A. Gambaran Umum .................................................................................. 25

    1. Sejarah Singkat Perusahaan .............................................................. 25

    2. Visi dan Misi BNI ............................................................................ 27

    3. Budaya Kerja BNI ............................................................................ 27

    B. Produk Tabungan BNI .......................................................................... 29

    C. Struktur Organisasi................................................................................ 42

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    xi

    D. Pembahasan ......................................................................................... 48

    1. Srategi Pemasaran .......................................................................... 48

    2. Hambatan-hambatan Pemasaran Produk Tabungan BNI ................. 56

    BAB IV PENUTUP

    A. Kesimpulan ........................................................................................... 58

    B. Saran ...................................................................................................... 61

    DAFTAR PUSTAKA

    LAPORAN MAGANG LAMPIRAN-LAMPIRAN

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    xii

    DAFTAR TABEL

    Tabel 3.1 Budaya Kerja BNI............................................................................ 24

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    xiii

    DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran 1 Surat Pernyataan Tugas Akhir

    Lampiran 2 Surat Keterangan Magang Kerja

    Lampiran 3 Surat Pernyataan Magang Kerja

    Lampiran 4 Kartu Monitoring Magang

    Lampiran 5 Nilai Magang

    Lampiran 6 Formulir Aplikasi Pembukaan Rekening

    Lampiran 7 Brosur Tabungan

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    ii

    ABSTRAKSI

    STRATEGI PEMASARAN PRODUK TAPLUS PADA

    PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk.

    KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA

    Oleh :

    Niken Suryaningrum F3608098

    Dosen Pembimbing :

    Linggar Ikhsan Nugroho,SE

    Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk yang diterapkan oleh PT. BNI cabang Surakarta. Strategi pemasaran yang tepat dan terarah merupakan kunci sukses pemasaran suatu produk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yaitu mengambil satu obyek tertentu. Data yang diperoleh melalui dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara langsung dengan unit pemasaran pada PT. BNI cabang Surakarta. Sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber lain yang berkaitan dengan penelitian, data ini diperoleh dari buku maupun sumber lainnya. Hasil penelitian ini adalah bahwa PT. BNI cabang Surakarta telah melaksanakan strategi pemasaran yang meliputi place, price, product, promotion, pengetahuan tentang pelanggan dan pasar,efektifitas penjualan, strategi sales promotion, Bus BNI Layanana Gerak (BLG), BNI Payroll, BNI sponsor, BNI Go Green, pengoptimalan Customer Service. Hambatan-hambatan yang dihadapi PT. BNI cabang Surakarta dalam pemasaran produk adalah karena lingkup bisnis, kurangnya informasi produk BNI, ketetapan sistem biaya administrasi. Saran yang dapat penulis berikan bagi PT. BNI cabang Surakarta adalah lebih meningkatkan inovasi, meningkatkan menejemen mutu, SDM, sistem kerja, memperbaiki sistem biaya administrasi, lebih bekerja sama dengan instansi dan sekolah ternama. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Pemasaran, Produk

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Masyarakat percaya pada lembaga bank tidak hanya sebatas sebagai

    tempat untuk menyimpan uang saja, namun kepercayaan mereka lebih jauh lagi

    karena bank juga memberikan trust services (jasa-jasa yang diberikan dalam

    bentuk pengamanan dan pengawasan harta milik) pada masyarakat.

    Perkembangan bank berlanjut sampai sekarang yaitu bank sebagai lembaga

    keuangan yang menyediakan jasa keuangan.

    Jasa bank sangat penting dan dibutuhkan. Jasa perbankan pada

    umumnya terbagi atas dua tujuan. Tujuan pertama adalah sebagai penyedia

    mekanisme dan alat pembayaran yang efisien bagi nasabah. Dalam hal ini,

    bank menyediakan uang tunai, tabungan, dan kartu kredit. Ini adalah peran

    bank yang paling penting dalam kehidupan ekonomi. Tanpa adanya penyediaan

    alat pembayaran yang efisien ini, maka barang hanya dapat diperdagangkan

    dengan cara barter yang memakan waktu. Tujuan kedua, dengan menerima

    tabungan dari nasabah dan meminjamkannya kepada pihak yang membutuhkan

    dana, berarti bank meningkatkan arus dana untuk investasi dan pemanfaatan

    yang lebih produktif.

    Bank sebagai lembaga keuangan yang menghasilkan jasa keuangan

    membutuhkan strategi pemasaran untuk memasarkan produknya. Dampak dari

    1

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    2

    perubahan teknologi juga berdampak positif terhadap dunia perbankan, karena

    produk yang ditawarkannya menjadi lebih cepat dan efisien.

    Dalam melakukan pemasaran, bank memiliki beberapa sasaran yang

    hendak dicapai. Artinya nilai penting pemasaran bank terletak dari tujuan yang

    ingin dicapai tersebut seperti dalam hal meningkatkan mutu pelayanan dan

    menyediakan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan nasabah.

    Kunci dari keberhasilan manajemen bank adalah bagaimana bank

    tersebut bisa merebut hati masyarakat sehingga peranannya sebagai perantara

    keuangan masyarakat akan berhasil, dengan kata lain mampu melayani dengan

    sebaik-baiknya bank yang kelebihan uang dan menyimpan uangnya dalam

    bentuk tabungan dan deposito serta melayani kebutuhan keuangan masyarakat

    melalui pemberian kredit.

    Salah satu pemasaran bank yang cukup berhasil adalah pemasaran

    produk tabungan. Pengertian tabungan itu sendiri adalah simpanan yang

    penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu, tidak dapat

    ditarik dengan cek/bilyet giro atau alat yang dipersamakan dengan itu. Manfaat tabungan bagi suatu bank sangat penting karena sebagai sumber dana bank

    tersebut. Dilain sisi tujuan dari masyarakat menyimpan uang dalam bentuk

    tabungan di bank adalah untuk keamanan. Selain itu untuk melakukan investasi

    dengan harapan memperoleh bunga dari hasil simpanannya, dan tujuan lainnya

    adalah untuk mempermudahkan melakukan transaksi pembayaran. Sebagai

    contoh untuk melakukan pengiriman uang (transfer) dapat dilakukan pada saat

    itu dan tiba di tempat tujuan pada saat itu juga dengan sistem on line komputer.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    3

    Demikian juga dalam hal penagihan (inkaso), waktu yang dibutuhkan menjadi

    lebih cepat. Di sisi lain untuk melakukan penarikan uang saat ini tidak perlu

    dengan datang ke bank tetapi cukup dengan penarikan tunai di mesin Anjungan

    Tunai Mandiri (ATM) yang berada di berbagai tempat yang strategis.

    Berpangkal dari latar belakang yang telah diuraikan di atas maka

    penulis tertarik untuk meneliti bagaiman strategi pemasaran dari PT. Bank

    Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam penghimpunan dana, untuk itu penulis

    mengambil judul: STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN

    PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk. KANTOR

    CABANG UTAMA SURAKARTA

    B. Perumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan, maka

    dapat diidentifikasi beberapa pertanyaan penelitian yang akan diangkat dalam

    tulisan ini adalah :

    1. Bagaimanakah strategi pemasaran produk tabungan pada Bank BNI

    Kantor Cabang Utama Surakarta?

    2. Hambatan apa saja yang dihadapi oleh PT. BNI Kantor Cabang Utama

    Surakarta dalam menerapkan strategi pemasaran produknya?

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    4

    C. Tujuan Penelitian

    Dari perumusan masalah diatas, maka tujuan penyusunan Tugas Akhir

    ini adalah:

    1. Untuk mengetahui strategi pemasaran produk Taplus yang digunakan oleh

    PT. BNI Kantor Cabang Utama Surakarta.

    2. Untuk mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi oleh PT. BNI Kantor

    Cabang Utama Surakarta dalam menerapakan strategi pemasarannya.

    D. Manfaat Penelitian

    1. Manfaat Teoritis

    Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi dunia

    ilmu pengetahuan, khususnya mengenai strategi pemasaran produk pada

    lembaga keuangan bank sehingga dapat memantapkan teori dengan praktek

    di lapangan. Penelitian ini juga diharapkan dapat menghasilkan konsep

    mengenai strategi pemasaran produk tabungan Taplus pada PT. Bank

    Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Surakarta.

    2. Manfaat Praktis

    a. Bagi Penulis

    Dapat manambah wawasan dan memperluas pengetahuan mengenai

    masalah-masalah pemasaran yang terjadi dalam perusahaan khususnya

    lembaga perbankan.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    5

    b. Bagi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama

    Surakarta.

    Hasil penelitian ini diharapkan dijadikan masukan untuk mendukung

    pengembangan usaha perusahaan dan sebagai masukan yang dapat

    dipertimbangkan bagi perusahaan yang bersangkutan dalam strategi

    pemasaran Produk Tabungan khususnya di cabang surakarta.

    c. Bagi mahasiswa dan pembaca lainnya.

    Diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmu dan pengembangan

    ilmu dan tambahan referensi bacaan serta informasi khususnya bagi

    mahasiswa jurusan Keuangan dan Perbankan yang sedang menyusun

    Tugas Akhir.

    d. Masyarakat

    Merupakan referensi bacaan sehingga dapat menambah pengetahuan

    tentang dunia perbankan

    E. Metode Penelitian

    Suatu penelitian pada dasarnya adalah bagian mencari, mendapatkan

    data untuk selanjutnya dilakukan penyusunan dalam bentuk laporan hasil

    penelitian. Supaya proses tersebut dapat berjalan lancar serta hasilnya dapat

    dipertanggung jawabkan secara ilmiah, maka diperlukan metode penelitian.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    6

    Metode penelitian mengemukakan secara tertulis tata kerja dari suatu

    penelitian. Metode ini terdiri dari :

    1. Ruang Lingkup penelitian

    Metode yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini adalah studi

    kasus, karena mengambil satu obyek tertentu untuk dianalisa secara

    mendalam dengan memfokuskan pada satu masalah.

    2. Jenis dan Alat pengumpul Data

    a. Jenis data

    1) Data primer

    Yaitu data diperoleh langsung dari sumbernya. Data ini diperoleh

    dengan cara wawancara langsung pada bagian pemasaran dan

    karyawan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor

    Cabang Utama Surakarta. Data tersebut merupakan data produk-

    produk BNI.

    2) Data sekunder

    Yaitu data pendukung yang diperoleh dari sumber lain yang

    berkaitan dengan penelitian. Data ini penulis peroleh dari buku

    maupun bacaan lain.

    b. Metode pengumpulan data

    Observasi

    Dalam penelitian ini, penulis melihat langsung mengenai kegiatan

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    7

    yang dilakukan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor

    Cabang Utama Surakarta.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    8

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    A. Pengertian Bank

    Ada beberapa pendapat mengenai pengertian bank, menurut

    Dendawijaya (2000:25) yang dimaksud bank adalah Suatu jenis lembaga

    keuangan yang melaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan

    pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak

    sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga, membiayai perusahaan-

    perusahaan dan lain-lain .

    Menurut IAI dalam Standar Akuntansi Keuangan (2002:31): Bank

    adalah suatu badan usaha yang tugas utamanya sebagai lembaga perantara

    keuangan, yang menyalurkan dana dari pihak yang berkelebihan dana kepada

    pihak yang membutuhkan dana atau kekurangan dana pada waktu yang

    ditentukan. Sedangkan menurut pasal 1 Undang-undang No. 10 Tahun 1998

    tentang Perbankan, pengertian perbankan adalah: Badan usaha yang

    menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan

    kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk lainnya dalam rangka

    meningkatkan taraf hidup rakyat.

    Dari pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha

    pokok bank adalah untuk menghimpun dana masyarakat dan menyalurkan

    kembali ke masyarakat. Jadi bank memperoleh keuntungan dari pelayanan jasa

    tersebut dan jasa-jasa lain dalam memperlancar lalu-lintas pembayaran.

    8

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    9

    B. Fungsi dan Jenis Bank

    Bank merupakan lembaga keuangan yang memberikan jasa keuangan

    kepada masyarakat secara lengkap, dan fungsi bank dikemukakan oleh Sutojo

    (1997:1), bank memiliki fungsi sebagai berikut:

    1. Bank sebagai penghimpun dana

    Pada fungsi ini, bank mengumpulkan dana dari masyarakat hingga

    mencapai suatu jumlah yang cukup berarti. Bentuk pengumpulan dana

    dari masyarakat oleh bank beraneka ragam, di antaranya adalah simpanan

    giro, giro berbunga, tabungan, deposito, maupun pinjaman antar bank.

    2. Bank sebagai pemberi kredit

    Dengan pemberian kredit, bank memberikan sumbangan yang penting

    terhadap perputaran roda ekonomi bangsa. Kredit perbankan membantu

    tersedianya dana untuk membiayai kegiatan produksi nasional.

    3. Bank menunjang mekanisme pembayaran

    Dengan menyediakan jasa pembayaran giral yaitu pembayaran dengan cek,

    giro, transfer uang, dan kartu kredit bank telah membantu kelancaran

    mekanisme pembayaran dalam masyarakat.

    Dari pendapat di atas, dapat dikemukakan bahwa inti dari fungsi bank

    adalah bank sebagai lembaga intermediasi yaitu lembaga perantara yang

    menyalurkan dana yang disimpan oleh nasabah atau masyarakat untuk

    disalurkan dalam bentuk kredit kepada yang memerlukan, serta bank

    sebagai lembaga keuangan yang dapat menunjang mekanisme

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    10

    pembayaran. Bank menunjang mekanisme pembangunan dengan

    menyediakan jasa pembayaran giral yaitu pembayaran dengan cek, giro,

    transfer uang dan kartu kredit.

    Berdasarkan fungsi-fungsi bank di atas, kiranya penulis perlu untuk

    menjelaskan jenis-jenis dari bank itu sendiri. Menurut Dendawijaya

    (2000:26) jenis bank bermacam-macam tergantung pada cara

    penggolongannya yaitu berdasarkan hal-hal sebagai berikut :

    1. Jenis bank berdasarkan undang-undang

    Berdasarkan pasal 5 UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan,

    terdapat dua jenis bank, yaitu :

    a. Bank Umum

    Adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional

    dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya

    memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

    b. Bank Perkreditan Rakyat

    Adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional

    atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak

    memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

    2. Jenis bank berdasarkan kepemilikannya

    a. Bank milik negara (Badan Usaha Milik Negara atau BUMN)

    Merupakan bank yang akte pendirian dan modal bank ini

    sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, sehingga seluruh

    keuntungan bank ini dimiliki oleh pemerintah.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    11

    b. Bank milik pemerintah

    Bank umum yang secara mayoritas sahamnya dimiliki oleh

    Pemerintah.

    c. Bank milik swasta nasional

    Bank yang berbadan hukum Indonesia, yang sebagian atau seluruh

    modalnya dimiliki oleh warga negara Indonesia dan atau berbadan

    hukum Indonesia.

    d. Bank milik asing (cabang atau perwakilan)

    Merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik

    swasta asing maupun pemerintah asing.

    3. Jenis bank berdasarkan penekanan kegiatannya

    a. Bank retail

    Bank yang mengkhususkan usahanya pada produk jasa bank yang

    ditaklarkan, baik kepada perseorangan maupun badan usaha berskala

    kecil.

    b. Bank korporasi

    Pelayanan perbankan kepada perusahaan besar dan unit usaha bukan

    eceran yang mempunyai struktur keuangan yang kuat.

    c. Bank komersial

    Adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional

    dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang tujuannya mencari

    keuntungan.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    12

    d. Bank pedesaan

    Bank yang mengarah ke rakyat kecil atau skala bawah.

    4. Jenis bank berdasarkan pembayaran bunga atau pembagian hasil usaha

    a. Bank konvensional

    Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk

    simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk

    kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan

    taraf hidup rakyat banyak.

    b. Bank berdasarkan prinsip syariah.

    Lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah memberikan kredit

    dan jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang

    beroperasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah.

    Dari pendapat di atas, maka dapat di ambil kesimpulan bahwa bank

    dapat digolongkan berdasarkan undang-undang, kepemilikannya, penekanan

    kegiatannya dan berdasarkan pembayaran bunga atau pembagian hasil usaha.

    C. PENGERTIAN SUMBER DANA BANK

    Sumber dana bank atau biasa disebut Dana Pihak Ketiga adalah usaha

    bank dalam memperoleh dana dalam rangka membiayai kegiatan operasinya.

    Sesuai dengan fungsi bank sebagai lembaga keuangan dimana kegiatan

    sehari-harinya adalah bergerak dibidang keuangan, maka sumber-sumber

    dana tidak terlepas dari bidang keuangan. Untuk menopang kegiatan bank

    sebagai penjual uang (memberikan pinjaman), bank harus lebih dulu membeli

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    13

    uang (menghimpun dana) sehingga dari selisih bunga tersebut bank

    memperoleh keuntungan. Sumber-sumber tersebut adalah:

    1. Dana Bank Itu Sendiri

    Sumber dana bank yang bersumber dari bank itu sendiri berupa

    modal sendiri. Maksudnya adalah modal setoran dari para pemegang

    sahamnya. Apabila saham yang terdapat dalam portepel belum habis

    terjual, sedangkan kebutuhan dana masih perlu, maka pencariannya dapat

    dilakukan dengan menjual saham kepada pemegang saham lama. Akan

    tetapi jika tujuan perusahaan untuk melakukan ekpansi, maka perusahaan

    dapat mengeluarkan saham baru dan menjual saham baru tersebut di pasar

    modal.

    Secara garis besar dapat disimpulkan pencarian dana yang

    bersumber dari bank itu sendiri terdiri dari: setoran modal dari pemegang

    saham, cadangan-cadangan bank, dan laba yang belum dibagi.

    2. Dana Dari Masyarakat atau Dana Pihak Ketiga

    Sumber dana ini merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan

    opersai suatu bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu

    membiayai operasinya dari sumber dana ini. Pentingnya sumber dana dari

    masyarakat, karena sumber dana dari masyarakat adalah merupakan

    sumber dana yang tidak terbatas.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    14

    Untuk memperoleh sumber dana dari masyarakat, bank dapat

    menawarkan berbagai jenis simpanan. Pembagian jenis simpanan kedalam

    beberapa jenis dimaksudkan agar para nasabah penyimpan mempunyai

    banyak pilihan sesuai dengan tujuan masing-masing. Tiap pilihan

    mempunyai pertimbangan tertentu dan adanya suatu pengharapan yang

    ingin diperolehnya, yaitu berupa keuntungan, kemudahan atau keamanan

    uangnya atau kesemuanya.

    a. Simpanan Giro

    Dengan memiliki simpanan atau rekening berarti memiliki

    sejumlah uang yang disimpan di bank tertentu atau dengan kata lain

    simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat untuk

    dititipkan di bank.

    Giro adalah menurut undang-undang Perbankan Nomor 10

    tahun 1998 tanggal 10 November 1998 adalah simpanan yang

    penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek,

    bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara

    pemindah bukuan.

    Cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank

    yang memelihara rekening giro nasabah tersebut, untuk membayar

    sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan di dalam cek atau kepada

    pembawa cek.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    15

    Bilyet Giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank yang

    memelihara rekening giro nasabah tersebut untuk memindahbukuan

    sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima

    yang disebutkan namanya pada bank yang sama atau bank lainnya.

    b. Simpanan Tabungan

    Berbeda dengan simpanan giro, simpanan tabungan memiliki

    ciri khas tersendiri. Jika simpanan giro pada umumnya digunakan para

    pengusaha dan pedagang untuk transaksi, simpanan tabungan lebih

    bersifat umum, seperti pegawai, mahasiwa, ibu rumah tangga, atau

    orang tua. Suku bunga yang ditetapkan untuk simpanan tabunan rata-

    rata lebih tinggi dari simpanan giro, begitu juga ada hadiah dan cindera

    mata yang ditawarkan sebagai bentuk promosi atau pemasaran. Setiap

    bank memiliki persyaratan dan pemasaran yang berbeda-beda.

    Pengertian tabungan menurut Undang-Undang Perbankan

    Nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat

    dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak

    dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainnya yang

    dipersamakan dengan itu.

    Menurut Mudrajad (2002) tabungan adalah simpanan pihak

    ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut

    syarat-syarat yang ditetapkan oleh bank tersebut pada umumnya

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    16

    menyangkut frekuensi pengambilan dan jumlah maksimal yang dapat

    diambil, misalnya setiap saat, seminggu sekali atau sebulan. Ada

    beberapa alat penarikan tabungan yaitu buku tabungan, slip penarikan,

    kombinasi dari buku tabungan dan slip penarikan dan kartu yang terbuat

    dari plastik atau ATM.

    c. Simpanan Deposito

    Simpanan ini mengandung jangka waktu (jatuh tempo) lebih

    panjang dan dapat ditarik atau dicairkan setelah jatuh tempo. Simpanan

    deposito mempunyai suku bunga yang relative lebih tinggi daripada

    jenis simpanan yang sebelumnya kita bahas.

    Pengertian deposito menurut Undang-Undang Perbankan

    Nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat

    dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah

    penyimpan dengan bank.

    Macam-macam deposito terdiri dari Deposito Berjangka,

    Sertifikat Deposito dan Deposito On Call. Deposito Berjangka

    merupakan deposito dengan jenis jangka waktu tertentu. Sertifikat

    deposito sama dengan deposito berjangka akan tetapi dapat di

    pindahtangankan dan dapat diperjualbelikan kepada pihak lain.

    Deposito On Call merupakan deposito yang memiliki jumlah uang

    dalam jumlah besar dan jangka panjang.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    17

    D. Teori Pemasaran

    Salah satu kegiatan pokok yang harus diperhatikan dalam

    mempertahankan perusahaan adalah pemasaran, yang merupakan kumpulan

    aktivitas dalam rangka sosialisasi dan pendistribusian produk oleh perusahaan

    melalui penciptaan dan penghargaan nilai yang ditujukan untuk kepuasan

    konsumen dan pencapaian tujuan perusahaan.

    Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang

    ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan

    mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli

    yang ada maupun pembeli potensial (Dharmmesta, 1996).

    Dalam hal ini pemasaran ditinjau sebagai aktivitas-aktivitas yang saling

    berinteraksi, yang bertujuan untuk merencanakan, menentukan harga,

    mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa atau produk yang

    dihasilkan perusahaan kepada kelompok pembeli. Kegiatan pemasaran tersebut

    beroperasi di dalam suatu lingkungan yang dibatasi oleh aturan-aturan, maupun

    konsekuensi sosial dari perusahaan itu sendiri.

    Istilah pemasaran ditinjau dari proses sosial dapat didefinisikan sebagai

    suatu proses sosial dan melalui proses itu individu-individu dan kelompok

    memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan

    dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lain

    (Kotler, 1991).

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    18

    Adanya sosialisasi menunjukkan adanya interaksi berbagai pihak

    dengan pemenuhan kebutuhan masing-masing pihak melalui pertukaran nilai

    yang dapat diartikan secara luas. Interaksi tersebut diharapkan saling

    menguntungkan pihak yang terkait.

    Pemasaran adalah studi tentang pertukaran bagaimana transaksi

    dimulai, dimotivasikan, dimungkinkan, dan diselesaikan. Sebesar 90% dari 300

    dosen mengatakan bahwa pemasaran adalah penjualan, pengiklanan, dan atau

    hubungan masyarakat. Hanya 9% yang mengatakan bahwa pemasaran juga

    meliputi penilaian kebutuhan, riset pemasaran, pengembangan produk,

    penetapan harga, dan distribusi. Sebagian orang mengidentikkan pemasaran

    secara keliru dengan penjualan dan promosi.

    Hal ini tidak berarti penjualan dan promosi itu tidak penting, tetapi

    keduanya adalah bagian dari marketing mix yang lebih besar atau bagian dari

    seperangkat alat-alat pemasaran yang harus dimainkan untuk mendapatkan

    dampak maksimum terhadap pasar. Pemasaran juga dapat diartikan sebagai

    kegiatan manusia yang diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan

    melalui proses pertukaran.

    Secara umum pemasaran bank adalah suatu proses untuk

    mempertukarkan produk-produk atau jasa bank yang digunakan untuk

    memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah dengan cara memberikan suatu

    nilai kepuasan.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    19

    Kepuasan pelanggan dalam dunia perbankan harus dinilai secara

    menyeluruh, yang artinya nasabah akan merasa sangat puas bila komponen

    kepuasan dapat terpenuhi secara lenkap. Berikut ini kepuasan nasabah dalam

    dunia perbankan:

    1. Tangibles

    Merupakan bukti fisik yang harus dimiliki oleh karyawan bank, seperti

    gedung, perlengkapan kantor, daya tarik karyawan, sarana komunikasi, dan

    saran-sarana fisik lainnya. Oleh karena itu, bukti-bukti fisik tersebut harus

    dibuat semenarik mungkin dan modern.

    2. Responsivitas

    Yaitu daya keinginan dan kemauan karyawan bank dalam memberikan

    pelayanan kepada pelanggan. Untuk itu pihak manajemen bank perlu

    memberikan motivasi yang besar kepada seluruh karyawan bank untuk

    melayani nasabah tanpa pandang bulu, dan untuk memotivasi semua itu

    karyawan perlu mendapatkan imbalan yang sesuai kemampuannya.

    3. Assurance

    Adanya jaminan bahwa karyawan memiliki pengetahuan, kompetensi,

    kesopanan, dan sifat atau perilaku yang dapat dipercaya. Hal ini penting

    agar nasabah yakin bahwa transaksi yang mereka lakukan benar dan tepat

    pada sasaran.

    4. Reliabilitas

    Kemampuan bank dalam memberikan yang telah dijanjikan secara cepat,

    akurat beserta memuaskan pelanggan. Dan untuk mendukung ini semua,

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    20

    sebaiknya karyawan diberikan pelatihan dan pendidikan untuk

    meningkatkan kemampuannya.

    5. Empati

    Yaitu kemampuan memberikan kemudahan serta menjalin hubungan dengan

    nasabah secara efektif. Kemudian juga mampu memahami kebutuhan

    nasabahnya secara cepat dan tepat. Dalam hal ini masalah prosedur kerja

    dan dihubungkan dengan tingkat pelayanan kepada nasabah.

    E. Konsep Pemasaran

    Konsep Pemasaran merupakan faktor yang paling penting dalam

    mencapai keberhasilan suatu perusahaan, karena berorientasi pada kepuasan

    konsumen. Menurut Kotler (2000): Konsep pemasaran adalah kunci untuk

    mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus

    menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan,

    menyerahkan, dan mengakomodasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran

    yang dipilih. Definisi tersebut, terdapat empat gagasan dasar yang terkandung

    di dalamnya yaitu:

    1. Pasar Sasaran

    Suatu perusahaan belum tentu dapat berkembang dengan baik, tapi banyak

    perusahaan yang dapat mencapai apa yang menjadi targetnya dalam

    mengelola perusahaan dengan menentukan pasar sasarannya.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    21

    2. Kebutuhan Pelanggan

    Berbagai kebutuhan pelanggan yang tidak selalu sederhana, perusahaan

    harus dapat meramalkan apa yang akan menjadi kebutuhan konsumen di

    masa yang akan datang.

    3. Pemasaran Terpadu

    Terjadi adanya kerjasama antara perusahaan dengan departemen terkait

    untuk melayani kepentingan pelanggan. Agar pemasaran dapat berjalan

    dengan maksimal untuk melayani kebutuhan pelanggan secara bersama.

    4. Kemampuan Menghasilkan Laba

    Tujuan yang terakhir dari kosep pemasaran adalah membantu organisasi

    dalam mencapai tujuannya. Sebagian besar perusahaan tujuan utamanya

    adalah hanya untuk mendapatkan laba. Akan tetapi, di sini tidak hanya

    mengutamakan laba saja melainkan mendapatkan laba sebagai akibat dari

    kepuasan yang diperoleh konsumen dibanding dari pesaing.

    Menurut Dharmmesta (1996), konsep pemasaran adalah falsafah bisnis

    yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat

    ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan.

    Dalam konsep pemasaran terdapat 3 faktor penting :

    1. Orientasi pada konsumen

    Perusahaan selalu ingin memenuhi semua kebutuhan konsumen, maka akan

    selalu berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumen. Perusahaan yang

    ingin mempraktekkan orientasi konsumen harus melakukan beberapa hal,

    antara lain :

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    22

    a. Menentukan kebutuhan pokok dari para pembeli yang akan dilayani dan

    dipenuhi.

    b. Menentukan produk dan program pemasaran.

    c. Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai, dan

    menafsirkan keinginan, sikap, serta tingkah laku konsumen.

    d. Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik.

    2. Koordinasi dan Integrasi dengan Konsumen

    Untuk dapat memberikan kepuasan kepada konsumen secara optimal, maka

    semua elemen-elemen pasar yang ada harus dikoordinasikan dan

    diintegresikan. Hal ini berarti setiap orang dan setiap bagian dalam

    organisasi turut ambil bagian dalam suatu usaha yang terkoordinir untuk

    memberikan kepuasan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

    3. Mendapatkan Laba dari Pemuasan Konsumen

    Dengan dapat memuaskan kebutuhan konsumen diharapkan tujuan

    perusahaan untuk mendapatkan laba akan tercapai. Hal ini artinya bahwa

    perusahaan harus bisa memenuhi segala kebutuhan dan keinginan konsumen

    dengan produk yang ditawarkan.

    F. STRATEGI PEMASARAN

    Tanpa promosi nasabah sulit untuk dapat mengenal bank. Oleh karena

    itu promosi merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik dan

    mempertahankan nasabahnya. Salah satu tujuan promosi bank adalah

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    23

    menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik

    calon nasabah yang baru.

    Menurut Kasmir (2000) sarana bank dalam mempromosikan produknya

    ada empat cara antara yaitu:

    1. Periklanan (Advertising)

    Iklan adalah sarana promosi yang digunakan oleh bank guna

    menginformasikan, menarik, dan mempengaruhi calon nasabahnya.

    Penggunaan promosi dengan iklan dapat dilakukan dengan berbagai media

    seperti melalui:

    a. Pemasangan Billboard di jalan-jalan strategis.

    b. Pencetakan brosur baik disebarkan disetiap cabang atau pusat-pusat

    perbelanjaan.

    c. Pemasangan spanduk di lokasi tertentu yang strategis.

    d. Pemasangan melalui koran, majalah, televisi, radio.

    2. Promosi Penjualan (Sales Promotion)

    Disamping promosi lewat iklan, promosi lainnya dapat dilakukan melalui

    promosi penjualn atau sales promotion. Tujuan promosi penjualan adalah

    untuk meningkatkan penjualan atau untuk meningkatkan jumlah nasabah.

    Promosi penjualan dilakukan untuk menarik nasabah untuk segera membeli

    setiap produk atau jasa yang ditawarkan. Bagi bank promosi penjualan dapat

    dilakukan melalui:

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    24

    a. Pemberian bunga khusus (special rate) untuk jumlah dana yang relatif

    besar walaupun hal ini akan mengakibatkan persaingan tidak sehat

    (misalnya untuk simpanan yang jumlahnya besar).

    b. Pemberian insensif kepada setiap nasabah yang memiliki saldo dengan

    jumlah tetentu.

    c. Pemberian cinderamata, hadiah serta kenang-kenangan lainnya kepada

    nasabah yang loyal.

    3. Publisitas (Publicity)

    Publisitas adalah kegiatan promosi untuk memancing nasabah melalui

    kegiatan seperti pameran, bakti sosial, perlombaan cerdas cermat, kuis serta

    kegiatan lainnya melalui berbagai media.

    Kegiatan publisitas dapat meningkatkan pamor bank dimata nasabahanya,

    baik secara lansung atau tidak langsung. Oleh karena itu kegiatan publisitas

    dapat diperbanyak lagi.

    4. Penjualan pribadi (Personal Selling)

    Kegiatan pemasaran yang keempat adalah penjualan pribadi atau personal

    selling. Kegiatan tersebut dilakukan oleh seluruh pegawai bank, mulai dari

    cleaning service, satpam sampai pejabat bank. Secara khusus personal

    sellinng dilakukan oleh petugas customer service.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    25

    BAB III

    ANALISIS DAN PEMBAHASAN

    A. GAMBARAN UMUM

    1) Sejarah Singkat Perusahaan

    Berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara

    Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh

    Pemerintah Indonesia.

    Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi

    pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang

    Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya

    beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut

    diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya

    yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

    Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan

    dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah

    membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank

    sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan,

    dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan

    akses langsung untuk transaksi luar negeri.

    Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status

    Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah.

    Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tugas bagi sektor

    25

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    26

    usaha nasional. Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian

    sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946

    resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank

    Negara Indonesia lebih dikenal sebagai BNI 46. Penggunaan nama

    panggilan yang lebih mudah diingat Bank BNI ditetapkan bersamaan

    dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988. Tahun 1992, status

    hukum dan nama BNI berubah menjadi PT Bank Negara Indonesia

    (Persero), sementara keputusan untuk menjadi perusahaan publik

    diwujudkan melalui penawaran saham perdana di pasar modal pada tahun

    1996.

    Kemampuan BNI untuk beradaptasi terhadap perubahan dan

    kemajuan lingkungan, sosial-budaya serta teknologi dicerminkan melalui

    penyempurnaan identitas perusahaan yang berkelanjutan dari masa ke masa.

    Hal ini juga menegaskan dedikasi dan komitmen BNI terhadap perbaikan

    kualitas kinerja secara terus-menerus.

    Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai

    digunakan untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik,

    setelah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan 'Bank BNI'

    dipersingkat menjadi BNI, sedangkan tahun pendirian 46 digunakan

    dalam logo perusahaan untuk meneguhkan kebanggaan sebagai bank

    nasional pertama yang lahir pada era Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Berangkat dari semangat perjuangan yang berakar pada sejarahnya, BNI

    bertekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi negeri, serta

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    27

    senantiasa menjadi kebanggaan negara. Visi BNI Menjadi Bank kebanggaan

    nasional yang Unggul, Terkemuka dan Terdepan dalam Layanan dan

    Kinerja.

    2) Visi dan Misi BNI

    a. Visi BNI

    Menjadi Bank kebanggaan nasional, yang menawarkan layanan

    terbaik dengan harga kompetitif kepada segmen pasar korporasi,

    komersial dan konsumer

    b. Misi BNI

    1) Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada

    seluruh nasabah, dan selaku mitra pillihan utama (the bank choice)

    2) Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.

    3) Menciptakan kondisi terbaik sebagai tempat kebanggaan untuk

    berkarya dan berprestasi.

    4) Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan

    sosial.

    5) Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan

    yang baik.

    3) Budaya Kerja BNI

    Budaya kerja Bank BNI yang disebut dengan PRINSIP 46 merupakan

    tuntunan perilaku insan BNI, terdiri dari 4 (empat) nilai budaya kerja,

    yaitu:

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    28

    a. Profesionalisme,

    b. Integritas,

    c. Orientasi pelanggan,

    d. Perbaikan Tiada Henti.

    Selain itu terdapat 6 (enam) Nilai Perilaku Utama Insan BNI, yaitu:

    a. Meningkatkan kompetensi dan memberikan hasil terbaik,

    b. Jujur, tulus dan ikhlas,

    c. Disiplin, konsisten dan bertanggungjawab,

    d. Memberikan layanan terbaik melalui kemitraan yang sinergis,

    e. Senantiasa melakukan penyempurnaan,

    f. Kreatif dan inovatif.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    29

    Tabel 3.1 Budaya Kerja BNI

    4 NILAI BUDAYA KERJA BNI

    6 NILAI PERILAKU UTAMA INSAN BNI

    Profesionalisme (Professionalism)

    Meningkatkan Kompetensi dan Memberikan Hasil Terbaik

    Integritas (Integrity)

    Jujur, Tulus dan Ikhlas Disiplin, Konsisten dan

    Bertanggungjawab

    Orientasi Pelanggan(Customer Orientation)

    Memberikan Layanan Terbaik Melalui Kemitraan yang Sinergis

    Perbaikan Tiada Henti(Continuous Improvement)

    Senantiasa Melakukan Penyempurnaan

    Kreatif dan Inovatif

    Sumber : www.bni.co.id

    B. PRODUK TABUNGAN BNI

    Produk Tabungan BNI merupakan simpanan yang penarikannya

    hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu, tidak dapat ditarik dengan

    cek/bilyet giro atau alat yang dipersamakan dengan itu.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    30

    1. BNI Taplus

    Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon nasabah

    BNI Taplus. Adapun prosedur kepemilikan BNI Taplus adalah sebagai

    berikut:

    a. Memiliki identitas diri,

    b. Mengisi formulir aplikasi Pembukaan Rekening,

    c. Mengisi formulir Know Your Customer,

    d. Membubuhkan contoh tanda tangan pada buku BNI Taplus dan BNI

    Card Silver,

    e. Menandatangani perjanjian penggunaan BNI Card tanpa bea meterai,

    f. Melakukan setoran pertama minimal, yaitu sebesar Rp 150.000,-

    g. Memelihara saldo minimum Rp 150.000,-

    h. Setoran selanjutnya minimal Rp 5.000,-

    i. Khusus nasabah tunanetra menyerahkan pas foto berwarna.

    Nasabah BNI Taplus akan memperoleh manfaat dan keuntungan dari

    produk tabungan ini, diantaranya adalah:

    a. Suku bunga dihitung berdasarkan saldo harian,

    b. Gratis asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan 250% dari

    saldo, maksimal Rp. 75 juta,

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    31

    c. Mendapatkan BNI Card (kartu debit) yang berfungsi sebagai kartu

    ATM dan kartu belanja di jaringan toko/merchant yang berlogo Master

    Card,

    d. Promo diskon di berbagai outlet terkemuka (di pusat perbelanjaan,

    makanan, restoran, dan diberbagai sarana hiburan di kota anda),

    e. Transfer on line antar bank,

    f. Fasilitas auto debet untuk pembayaran rutin anda,

    g. Gratis poin undian berhadiah uang tunai milyaran rupiah.

    Selain hal itu nasabah BNI Taplus akan mendapatkan sarana tabungan

    BNI Taplus, yaitu:

    a. Buku BNI Taplus

    b. Rekening koran (R/K) Tabungan

    Rekening koran adalah lembaran berisi mutasi keuangan tabungan yang

    diterbitkan setiap bulan atau setiap saat atas permintaan nasabah dan

    hanya untuk nasabah pemegang rekening Kartu Plus (TA-03).

    c. BNI Card Silver dan PIN BNI Card

    Merupakan Kartu Debit Unembossed Master Card (UMC) yang dicetak

    secara printed diterbitkan oleh BNI berstatus sebagai principal member

    Master Card Internasional. Beberapa ketentuan untuk memperoleh BNI

    Card adalah:

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    32

    1) Pemegang rekening BNI Taplus wajib memiliki BNI Card,

    2) Nasabah baru (new account ) maupun nasabah lama yang belum

    memiliki Kartu Plus wajib memiliki BNI Card,

    3) Jenis BNI Card yang diterbitkan untuk pemegang rekening BNI

    Taplus adalah BNI Card Silver,

    4) Penerbitan BNI Card kepada nasabah dikenakan biaya yang

    besarnya ditentukan sebagaimana dalam Buku Himpunan Tarip.

    d. BNI e-Banking

    Merupakan sarana layanan transaksi perbankan secara elektronik (e-

    chanel) untuk kemudahan dan keleluasaan bagi nasabah BNI Taplus

    dalam bertransaksi, yaitu :

    1) BNI ATM

    Merupakan layanan perbankan yaitu penarikan uang tunai melalui

    mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dengan memasukkan kartu

    debit besertai PIN pribadi.

    2) BNI Phone Plus

    Merupakan layanan BNI melului phone banking yang menawarkan

    kemudahan untuk bertransaksi perbankan apapun selama 24 jam

    dengan menghubungi BNI Call di (021) 5789 9999.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    33

    3) BNI SMS Banking

    Fasilitas layanan perbankan bagi nasabah BNI Taplus yang

    memudahkan melakukan isi ulang pulsa, transfer sampai bayar

    tagihan kartu kredit ke short dialling BNI 3346.

    4) BNI Internet Banking

    Fasilitas layanan transaksi perbankan melalui jaringan internet

    selama 24 jam. Dengan akses layanan BNI Internet Banking

    Personal melalui www.bni.co.id.

    2. BNI TAPENAS

    TAPENAS merupakan akronim dari Tabungan Pendidikan untuk

    Anak Sekolah. Tabungan berjangka bagi nasabah perorangan untuk

    investasi dana pendidikan anak dengan manfaat asuransi. Adapun

    persyaratannya adalah :

    a. Personal (individual).

    b. Warga Negara Indonesia.

    c. Minimal berusia 17 tahun dan maksimal 55 tahun atau 65 tahun saat

    jatuh tempo.

    d. Memiliki rekening BNI Taplus atau BNI Taplus Utama atau Giro

    Perorangan sebagai rekening afiliasi.

    e. Setoran awal minimal Rp 100.000,-.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    34

    f. Penyetoran dapat berupa: setoran tunai, pemindahbukuan atau kliring,

    g. Nasabah bebas menetapkan besarnya setoran bulanan, mulai dari Rp

    100.000,- sampai dengan Rp 5.000.000,- (kelipatan Rp 50.000,-).

    h. Nasabah diperkenankan menyetor lebih dari setoran bulanan yang

    ditetapkan sebelumnya, sehingga jumlah dana terhimpun menjadi lebih

    besar dari yang direncanakan.

    i. Setoran dilakukan dengan dengan cara mendebet rekening yang

    ditunjuk (Taplus, Taplus Utama atau Giro Perorangan Rupiah) setiap

    bulan secara tetap, sehingga nasabah tidak perlu datang setiap bulan

    untuk menyetor.

    Tabungan Pendidikan untuk Anak Sekolah (TAPENAS) mempunyai

    manfaat dan keuntungan, diantaranya adalah:

    a. Kepastian dana untuk pendidikan anak sesuai rencana walaupun sesuatu

    yang tidak diinginkan terjadi pada orang tuanya.

    b. Meningkatkan kedisiplinan dalam menabung.

    c. Mendapatkan manfaat asuransi secara cuma-cuma.

    d. Sarana investasi dengan mendapat bunga tinggi.

    e. Perhitungan bunga harian dengan tarif bunga yang lebih tinggi dari

    tabungan biasa, sehingga return investasi lebih optimal.

    f. Adanya kepastian akan terwujudnya persiapan dana pendidikan

    walaupun sesuatu yang tidak diinginkan terjadi/menimpa diri nasabah

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    35

    karena secara otomatis mendapat perlindungan asuransi jiwa hingga

    Rp.800 juta dan bebas premi.

    g. Setoran awal yang besar dan setoran yang dapat dilakukan setiap saat

    langsung ke rekening BNI TAPENAS dapat dilakukan tanpa batas

    maksimal, memungkinkan terjadinya nilai pengembangan yang lebih

    besar.

    h. Keuntungan ganda dengan asuransi plus 1, plus 2 dan plus 3, selain

    nilai manfaat berupa santunan hingga 480 x setoran bulanan juga

    dilengkapi asuransi kesehatan berupa santunan rawat inap dengan nilai

    maksimum Rp.1 juta.

    i. Tersedia 17 (tujuh belas) pilihan jangka waktu tabungan mulai dari 2

    (dua) tahun sampai dengan 18 (delapan belas) tahun.

    3. BNI HAJI

    BNI Haji ini merupakan tabungan yang digunakan sebagai sarana

    penghimpun dan pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

    Sesuai Keputusan Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji No. D/200 tahun

    2004 tanggal 25 Mei 2004, dana penabung yang sudah mencapai Rp. 20

    juta langsung dipindahkan ke rekening Departemen Agama sebagai syarat

    untuk mendaftarkan pada Sistem Komputer Haji Terpadu (Siskohat) dan

    dinyatakan sah sebagai waiting list calon jemaah haji. Nasabah bisa

    langsung menjadi Calon Jemaah Haji sesuai quota yang tersedia atau

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    36

    menjadi Calon Jemaah Haji tahun-tahun berikutnya. Adapun

    persyaratannya adalah:

    a. Mengisi dan menandatangani formulir aplikasi pembukaan rekening .

    b. Menyerahkan fotocopy identitas yang masih berlaku

    (KTP/SIM/Passport).

    c. Melakukan setoran awal minimal.

    d. Domisili Calon Nasabah BNI Haji harus satu propinsi dengan

    Cabang/KLN (Kantor Layanan) BNI.

    e. Rekening BNI Haji yang dibuka harus atas nama nasabah yang akan

    menunaikan Ibadah Haji.

    f. Setoran pertama minimal sebesar Rp 500.000,- dan sekaligus

    merupakan saldo minimum.

    g. Setoran selanjutnya minimal Rp 5.000,-

    h. Tidak diberikan jasa atau bunga.

    i. Tidak dibebani biaya administrasi.

    j. Ditutup pertanggungan asuransi kecelakaan diri dengan biaya premi

    gratis (beban BNI).

    Tabungan BNI Haji mempunyai manfaat dan keuntungan bagi nasabah,

    diantaranya adalah:

    a. Membantu meringankan dalam menyiapkan dana untuk menunaikan

    ibadah haji.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    37

    b. Membantu merencanakan menyiapkan dana ibadah Haji melalui sistem

    setoran tetap dari rekening afiliasi BNI Taplus dan BNI Giro IDR

    perorangan.

    c. Kemudahan penyetoran dana ke rekening BNI Haji, melalui fasilitas

    BNI ATM, BNI Call, BNI SMS Banking dan BNI Internet banking.

    d. Sarana memperoleh nomor porsi keberangkatan ibadah Haji setelah

    dana mencapai nilai tertentu (Rp 20.000.000,- atau sesuai kebijakan

    Departemen agama RI terbaru).

    e. Nasabah BNI Haji otomatis dicover asuransi jiwa dan kecelakaan diri

    pada perusahaan asuransi syariah.

    f. Masa asuransi terhitung sejak mulai pembukaan dan selama tercatat

    sebagai nasabah BNI Haji.

    g. Gratis biaya administrasi pembukaan rekening.

    h. Gratis biaya administrasi pengelolaan rekening.

    i. Gratis biaya administrasi penutupan rekening.

    j. Memperoleh souvenir pada saat pembukaan rekening (selama

    persediaan masih ada).

    4. BNI TKI

    BNI TKI merupakan simpanan nasabah personal dalam mata uang

    rupiah untuk Tenaga Kerja Indonesia yang akan atau sedang bekerja di

    luar negeri (LN) dan atau keluarganya yang tinggal di Indonesia dengan

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    38

    bukti kepemilikan berupa buku dan kartu TKI (khusus untuk TKI).

    Persyaratan BNI TKI, antara lain:

    a. Mengisi dan menandatangani formulir aplikasi dan formulir KYC

    (Know Your Costomer).

    b. Menyerahkan fotocopy identitas yang masih berlaku

    (KTP/SIM/Passport).

    c. Melakukan setoran awal minimal.

    Tabungan BNI TKI ini mempunyai fitur, manfaat dan keuntungan bagi

    nasabah, diantaranya adalah:

    a. Setoran awal minimal Rp.10.000,- sekaligus merupakan saldo

    minimum.

    b. Setoran berikutnya minimal Rp.5.000,-.

    c. Perhitungan bunga dilakukan berdasarkan saldo harian.

    d. Bunga sama dengan bunga BNI Taplus dihitung atas dasar saldo harian.

    e. Sebagai sarana bagi TKI untuk menabung penghasilan selama bekerja

    di LN.

    f. Sebagai sarana penampungan transfer penghasilan TKI untuk

    keluarganya.

    g. Saldo minimum dan biaya-biaya lebih rendah dari BNI Taplus.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    39

    5. BNI DUO

    Simpanan berjangka dengan sistem perhitungan bunga berbunga

    yang memberikan fleksibilitas kepada deposan untuk mengganti valuta

    simpanan (Rp. USD atau USD Rp.) menurut perjanjian antara

    penyimpan dan Bank. Adapun persyaratan BNI DUO adalah :

    a. Perorangan (WNI / WNA).

    b. Badan Usaha (Badan Hukum/Bukan Badan Hukum).

    c. Mengisi formulir aplikasi.

    d. Melampirkan KTP/Passport/SIM/KITAS atau Akte Pendirian Untuk

    Badan Usaha.

    Tabungan BNI DUO ini mempunyai fitur, manfaat dan keuntungan bagi

    nasabah, diantaranya adalah:

    a. Syarat dan ketentuan umum cfm. syarat dan ketentuan Deposito Rupiah

    dan Valas.

    b. Nominal minimal Rp. 20 juta atau USD 2.500.

    c. Jangka Waktu 1, 3 dan 6 bulan.

    d. Perpanjangan secara otomatis atau tidak otomatis.

    e. Bunga dibayarkan pada saat jatuh tempo dengan sistem bunga berbunga

    secara bulanan (sistem kapitalisasi).

    f. Fleksibilitas untuk melakukan perubahan currency.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    40

    6. BNI SIMPONI ( Simpanan Pensiun BNI)

    SIMPONI (Simpanan Pensiun Bank BNI) adalah layanan

    Pengelolaan simpanan untuk program pensiun yang diselenggarakan oleh

    Dana pensiun Lembaga Keuangan BNI (DPLK BNI), yang khusus

    dipersembahkan untuk dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan

    masyarakat luas yang menginginkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi

    seluruh keluarganya di masa depan. Dasar Hukum yang melandasi adalah:

    1) Undang-Undang No.11 tanggal 20 April 1992 tentang Dana Pensiun,

    2) Peraturan Pemerintah No.77 tgl.30 November 1992 tentang DPLK,

    3) Keputusan Menteri Keuangan yang berkait dana pensiun,

    4) Peraturan Dana Pensiun DPLK BNI No.KP/0279/Dir/R tgl. 26

    November 1998. Adapun persyaratan BNI SIMPONI adalah:

    a. Berusia minimal 18 tahun/sudah menikah dan berpenghasilan.

    b. Mengisi formulir aplikasi dan melampirkan copy KTP dan KK.

    c. Membayar iuran :

    1) Minimal Rp 50.000,- maksimal 20% dari penghasilan (gaji dan

    penghasilan lains), Dalam kurun waktu tertentu, seseorang tidak

    diwajibkan untuk mengiur sampai sejumlah Rp 9.000.000,-

    (misalnya untuk iuran Rp 25.000). Iuran ini dapat dilakukan

    sesering mungkin dengan jumlah yang bervariasi (tidak dalam

    jumlah yang tetap) sepanjang tidak kurang dari Rp 25.000,-atau

    tidak kurang dari jumlah setoran awal. Apabila peserta tidak

    menyetor iuran secara rutin, tidak akan dikenakan penalty/denda,

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    41

    bahkan dana yang ada akan terus dikembangkan secara optimal

    sehingga dana peserta akan terus bertambah meskipun penyetoran

    iurannya tidak rutin (karena sifat simpanan ini hampir sama

    dengan tabungan).

    2) Pada Pasal 16 Peraturan DPLK BNI disebutkan peserta dapat

    membayar iuran setiap saat sepanjang jumlah keseluruhan iuran

    dalam dalam 1(satu) tahun tidak lebih rendah dari minimum,

    artinya apabila seseorang memilih iuran minimum iuran minimal

    per bulan sebesar Rp 25.000,- maka pada akhir tahun iurannya

    minimal Rp 300.000,- dan maksimum 20% dari penghasilan.

    3) Frekuensi iuran dan jumlahnya dapat dilakukan bervariasi setiap

    bulannya (tidak harus Rp 25.000,-) artinya dari tanggal 1 s/d 30

    setiap bulan peserta bebas melakukan iuran asalkan tidak

    melebihi 20% dari penghasilannya ( tidak harus kelipatan Rp

    25.000,- sebagai contoh Rp 25.100,- Rp. 30.000,- Rp 55.000,-

    dst).

    d. Biaya administrasi sebesar Rp 1.000,- per bulan (=12.000 per

    tahun).

    e. Fee pengelolaan sebesar 0,75% dari saldo akhir peserta (iuran +

    pengembangan).

    f. Kedua biaya tersebut dipungut setiap akhir tahun masa kepesertaan.

    g. Bebas pajak, akumulasi pengembangan setiap bulan tidak dikenai

    pajak.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    42

    Tabungan BNI SIMPONI mempunyai fitur, manfaat dan keuntungan bagi

    nasabah, diantaranya adalah:

    a. Dengan penghasilan yang terbatas berpeluang memperoleh pembayaran

    manfaat pensiun secara berkala bulanan seumur hidup.

    b. Dapat membayar iuran secara fleksibel, baik jumlah maupun frekuensinya.

    c. Iuran yang disetorkan berikut hasil pengembangannya mendapat fasilitas

    pajak (pajak tertunda) selama dalam masa kepersertaan, namun pada saat

    peserta menerima manfaat pensiun, tunduk pada ketentuan pajak yang

    berlaku.

    d. Dapat menentukan arah investasi dananya, serta memperoleh return yang

    optimal sehingga dana peserta akan tumbuh lebih cepat dan pada

    gilirannya peserta akan menikmati manfaat pensiun dalam jumlah yang

    memadai.

    e. Peserta juga dapat mengatur dan mengontrol besarnya manfaat besarnya

    pensiun yang akan diterima.

    f. Dana peserta akan dikembalikan dan hasil pengembangannya

    diperhitungkan secara harian.

    C. STRUKTUR ORGANISASI

    Dalam struktur organisasi PT BNI tersebut dapat dijelaskan secara singkat

    tugas dan fungsi dari masing-masing bagian adalah sebagai berikut:

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    43

    1. Pimpinan Cabang

    Pimpinan Cabang berwenang dan bertanggungjawab secara umum sebagai

    sistem administrator utama, diantaranya bertugas untuk:

    a. Memutuskan pemberian pembiayaan.

    b. Mengawasi pemberian pembiayaan.

    c. Memonitor setiap kelancaran portofolio pembiayaan dan

    bertanggungjawab kepada dewan direksi.

    d. Mengkoordinasi accunt officer yang secara langsung berhadapan dengan

    debitur.

    e. Membuat dan memutuskan suatu kebijakan pembiayaan.

    2. Pimpinan Bidang Pelayanan

    a. Memberi dukungann kepada Pemimpin Cabang Utama dalam

    mengkoordinasikan dan mengendalikan kinerja operasional, penyedia

    informasi, dan pelayanan transaksi.

    b. Mendukung dan bekerjasama dengan Pemimpin Cabang Utama dalam

    hal penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran, mengkoordinasi SDM

    dalam unit front office.

    c. Melakukan koordinasi dengan segenap unit mengenai pemecahan

    permasalahan pelayanan di KCU dan KLN.

    3. Pimpinan Bidang Operasional

    a. Mengawasi dan bertanggungjawab langsung kepada pimpinan dan dewan

    direksi atas kegiatan operasional.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    44

    b. Membuat kebijakan dan keputusan perihal operasional Cabang Utama

    Surakarta.

    4. Pimpinan Bidang Pelayanan Nasabah

    a. Mengatur kegiatan dan aktifitas pelayanan seluruh asisten pada unit

    layanan dalam hal pembukuan dan pengelolaan rekening tau transaksi

    produk dan jasa dalam ataupun luar negeri.

    b. Bertanggung jawab untuk mengontrol dan memecahkan masalah yang

    ada dan mengelola kepegawaian di unit front liner.

    5. Penyelia Pelayanan Nasabah

    a. Melayani informasi mengenai produk jasa Dalam Negeri dan Luar

    negeri.

    b. Mengelola Kas Besar.

    c. Melayani kegiatan eksternal: Payment Point, Kantor Kas, Kas Mobil dan

    Cabang Pembantu.

    d. Mengelola trasnsaksi Giro, Tabungan, Deposito,dan DPLK.

    e. Melayani trasnsaksi jasa Dalam Negeri.

    f. Melayani nasabah inti dan Custodian.

    g. Mengelola kegiatan Paying Agent dan DPLK.

    h. Melayani penerbitan Card Plus (ATM), Credit Card dan lain-lain.

    i. Membuat laporan ke Bank Indonesia dan KPKN.

    j. Melaksakan perbaikan/penyempurnaan hasil temuan audit.

    k. Menerima penyeliaan dari atasan.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    45

    6. Asisten Pelayanan Nasabah

    Di bawah penyeliaan Penyelia Pelayanan Nasabah berperan aktif dalam

    mengelola rekening dan melayani transaksi giro, tabungan, deposito, DPLK

    dan penerbita credit card, card plus, phone plus dan lain- lain, dengan

    tanggug jawab utama:

    a. Melayani transaksi giro, tabungan, deposito,dan DPLK.

    b. Melayani permintaan, menyerahkan dan memantau permasalahan credit

    card, card plus, phone plus dan lain- lain, serta melaporkan kartu yang

    hilang ke unit pengelolanya.

    c. Melayani permintaan pencairan bunga deposito. Melakukan vaerifikasi

    dan melakukan pembayarannya.

    d. Melaksanakan perbaikan/ penyempurnaan hasil audit.

    e. Menerima penyeliaan dari atasan.

    7. Penyelia Uang Tunai

    a. Memeriksa kebenaran atau akurasi transaksi keuangan.

    b. Pengelola output atau laporan keuangan harian dari sistem.

    c. Memantau atau mengendalikan transaksi pembukuan rekening nasabah

    dan rekening keuangan cabang.

    d. Melaksanakan perbaikan atau penyempurnaan hasil temuan audit

    e. Menerima penyeliaan dari atasan.

    8. Asisten Penyelia Pelayanan Uang Tunai

    Di bawah Penyelia Pelayanan Nasabah berperan aktif dalam melayani

    transaksi kas / tunai, pemindahan dan kliring serta pelayanan kegiatan

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    46

    eksternal (Payment Point, Kas Mobil, Kantor Kas dan Capem), dengan

    tanggung jawab utama:

    a. Melayani semua jenis transaksi kas / tunai, pemindahan dan kliring.

    b. Melayani kegiatan eksternal Payment Point, Kas Mobil, Kantor Kas dan

    Cabang Pembantu.

    c. Melaksanakan perbaikan/ penyempurnaan hasil audit.

    d. Menerima penyeliaan dari atasan.

    9. Penyelia Pemasaran Bisnis

    Menyelia langsung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan memasarkan

    produk dan jasa bank. Selain itu Penyelia Pemasaran Bisnis bertugas untuk:

    a. Memperbanyak penjualan silang (cross selling) kepada nasabah atau

    calon nasabah.

    b. Mengelola permohonan pembiayaan.

    c. Melakukan pemantauan nasabah dan kolektibilitas pinjaman.

    d. Membantu kantor besar/wilayah/cabang lain dibidang pemasaran bisnis.

    e. Melayani dan mengembangkan hubungan nasabah wholesale dan midle.

    f. Melakukan penelitian potensi ekonomi daerah dan menyusun peta bisnis.

    g. Melaksanakan perbaikan atau penyempurnaan hasil temuan audit.

    h. Menerima penyeliaan atasan.

    10. Asisten Penyelia Pemasaran

    Di bawah penyeliaan Penyelia Pemasaran Bisnis berperan aktif dalam:

    a. Memasarkan produk dan jasa bank kepada nasabah atau calon nasabah.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    47

    b. Mengelola permohonan pembiayaan ritel, pemantauan nasabah dan

    kolektibilitas pembiayaan.

    c. Melakukan penelitian potensi ekonomi daerah dan menyusun peta bisnis.

    d. Melaksanakan perbaikan atau penyempurnaan hasil temuan audit.

    e. Menerima penyeliaan atasan.

    11. Penyelia Kliring

    Tugas dari penyelia kliring adalah:

    a. Mengelola sistem transaksi kliring antar bank.

    b. Memeriksa kebenaran atau akurasi transaksi kliring.

    c. Memantau atau mengendalikan verifikasi kliring antar bank.

    12. Asisten Kliring

    Tugas dari asisten kliring adalah:

    a. Melakukan transaksi kliring antar bank

    b. Mencatat transaksi klring.

    c. Menerima kliring dari bank lain.

    d. Memberikan kliring ke bank lain.

    e. Melakukan verifikasi kliring antar bank.

    13. Penyelia Sentra Kas

    a. Pengawasan penyetoran beserta pengambilan uang di PUC.

    b. Pengawasan melakukan pemilahan uang rupiah yang layak edar (ULE)

    maupun uang yang tidak layak edar (UTLE).

    c. Mongontrol Pengepakan uang rupiah menurut nominal.

    d. Melakukan kegiatan pick up (input uang ke dalam mesin ATM).

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    48

    e. Melakukan pengiriman uang ke Bank Indonesia (BI).

    14. Unit Umum dan Keuangan

    a. Mengelola mutasi pegawai.

    b. Fasilitas pinjaman pegawai.

    c. Memberikan fasilitas cuti pegawai dan fasilitas kesehatan/BNI life.

    d. Megelola fasilitas gaji dan lembur pegawai.

    e. Melakukan tugas keprotokoleran.

    15. Asisten Umum dan Keuangan

    a. Pemeliharaan aset yang ada berikut penyusutan.

    b. Pembelian/pengadaan aset baru dan usul anggaran.

    c. Memantau tanggal jatuh tempo sewa gedung kantor/gedung ATM BNI.

    d. Memantau tanggal jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan.

    e. Memantau dan menutup asuransi aset dan pembayaran premi asuransi.

    D. PEMBAHASAN

    1. Strategi Pemasaran

    Strategi yang diterapkan pada PT. BNI (Persero) Tbk. KCU

    Surakarta untuk pemasaran produk tabungan BNI yang termuat dalam

    variabel-variabel berikut ini:

    a. Place (Tempat)

    Penentuan tempat suatu cabang bank merupakan salah satu kebijakan

    yang sangat penting. Karena bank yang berlokasi strategis sangat

    memudahkan para nasabah dalam berurusan atau bertransaksi di bank

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    49

    dengan rasa nyaman. Lokasi dari PT. BNI (Persero) Tbk. KCU

    Surakarta yang terletak di Jl. Arifin No. 2 Surakarta, sehingga sangat

    strategis. Karena letaknya yang berdekatan dengan Balai Kota

    Surakarta, Pasar Gede, Pusat Grosir Solo, dan gedung-gedung

    perkantoran, dan adanya arus transaksi ekonomi yang terjadi di sekitar

    lokasi tersebut yang akan memudahkan nasabah untuk bertransaksi

    sekaligus sebagai bentuk promosi di pusat kota Solo ini.

    b. Product (Produk)

    Produk yang ditawarkan oleh PT. BNI KCU Surakarta mempunyai

    keunggulan tersendiri, karena produk-produk yang ditawarkan sangat

    bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Salah satu produk PT. BNI

    KCU Surakarta adalah Taplus. Karena produk tabungan BNI ini

    mempunyai banyak keuntungan dan kemudahan yang dapat dinikmati

    setiap saat.

    c. Price (harga)

    Bunga pada setiap bank berbeda-beda dengan ketentuan yang diberikan

    atau ketentuan masing-masing bank. Pada produk tabungan BNI salah

    satu bentuk pemasaran yang di tawarkan adalah bunga produk tabungan

    BNI yang mampu mencapai 3% per bulan. Dan untuk tarif biaya-biaya

    transaksi dikenakan cukup terjangkau di kalangan masyarakat.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    50

    d. Promotion (Promosi)

    PT. BNI KCU Surakarta melakukan promosi dengan desain ruangan

    yang terdapat pemasangan gambar dan penawaran-penawaran yang

    berada di setiap sudut yang mudah terlihat dan menjadi informasi dana

    daya tarik terhadap nasabah-nasabah tersebut, pemasangan billboard di

    jalan-jalan strategis, pembagian brosur, promosi melalui majalah atau

    koran, promosi lewat media visual yaitu pengundian hadiah tarik rejeki

    Taplus, yang di undi setiap periode tertentu yang menjadi alah satu

    bentuk promosi dari produk tabungan BNI.

    e. Pengetahuan Tentang Pelanggan dan Pasar

    PT. BNI KCU Surakarta dalam menjaga hubungan dengan pelanggan

    yang sudah menjadi nasabah tetap dan loyal terhadap PT. BNI KCU,

    dengan secara rutin menjalin silaturahmi dan menambah keterikatan

    atau hubungan yang bersifat kekeluargaan dengan nasabah tersebut.

    Demikian juga dengan nasabah yang memiliki saldo tertentu maka akan

    diberikan cindera mata serta kenang-kenangan yang lainnya, sebagai

    contoh apabila nasabah sedang berulang tahun maka tenaga pemasar

    PT. BNI KCU Surakarta akan memberikan kue tart dan bingkisan

    sebagai tanda kekeluargaan dan loyalitas menjadi nasabah PT. BNI

    KCU Surakarta sangat dihargai.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    51

    f. Efektifitas penjualan

    Setiap orang dari tenaga pemasar mempunyai kewajiban yaitu berupa

    target yang telah dibuat agar terciptanya efektifitas penjualan produk

    tabungan BNI. Dari segi nasabahmemperoleh informasi tentang produk

    tabungan BNI tersebut dari tenaga pemasar. Hubungan timbal balik

    yang terjadi terlepas dari minat nasabah tersebut, sistem target yang ada

    di PT. BNI KCU Surakarta sangat efektif dalam meningkatkan produk

    tabungan BNI ini.

    Dan strategi pemasaran yang digunakan PT. KCU Surakarta untuk

    menarik nasabah antara lain:

    a. Strategi Sales Promotion

    BNI menggunakan strategi sales pomotion bertujuan untuk menarik

    nasabah. Untuk menarik nasabah baru PT. BNI KCU Surakarta

    memakai cara jemput bola, yaitu dengan datang ke

    pedagang,pengusaha, perusahaan, perkumpulan olah raga, agen-agen

    penjualan, maupun perorangan. Tenaga pemasaran dari PT. BNI KCU

    Surakarta berkewajiban untuk memaparakan pengertian yang benar

    serta menjelaskan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Selain itu tenaga

    pemasar dari PT. BNI KCU Surakarta bertugas memberi pemahaman

    mengenai kemudahan dan keuntungan menggunakan produk tabungan

    BNI kepada calon nasabah.kemudahan yang akan didapat nasabah

    diantaranya yaitu tenaga pemasar akan senantiasa membantu nasabah,

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    52

    sebagai contoh nasabah pengguna Taplus yang akan menabung tidak

    perlu datang ke bank, karena tenaga pemasar yang akan datang kepada

    nasabah untuk melakukan transaksi tersebut. Dan nasabah akan

    mendapatkan bukti setoran, sehingga nasabah juga akan merasa aman

    dan percaya kepada PT. BNI KCU Surakarta.

    b. Bus BNI Layanan Gerak (BLG)

    Untuk memaksimalkan pelayanan kepada nasabah, PT. BNI KCU

    Surakarta menyediakan Bus BNI Layanan Gerak (BLG). Melalui bus

    BLG ini nasabah bisa melakukan beragam transaksi layanan di Bank

    diantaranya nasabah dapat melakukan penyetoran dan penarikan uang.

    Selain itu bus BLG ini juga melayani electronic banking seperti ATM,

    BNI Phoneplus, dan inernet Banking. Bus BLG ini juga dilengkapi

    dengan teller dan customer service yang bisa memberikan layanan

    secara online dan pembukaan rekening. Keunggulan lain dari bus BLG

    ini adalah hadiah langsung berupa souvenir menarik untuk setiap

    pembukaan rekening baru melalui bus BLG ini. Bus BLG ini akan

    bergerak setiap harinya pada pukul 09.00-15.00 WIB ke pusat-pusat

    keramaian, untuk mendatangi masyarakat yang membutuhkan layanan

    perbankan.

    c. BNI Payroll

    Yaitu layanan Auto Kredit Gaji pegawai yang dilakukan oleh BNI atas

    dasar perintah dari instansi/perusahaan pembayar gaji, untuk mendebet

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    53

    rekeningnya dan mengkredit rekening para pegawainya. Dan manfaat

    bagi nasabah pengguna produk tabungan BNI antara lain gaji diterima

    tepat waktu, kepastian penerimaan dan keamanan, dan akan

    mendapatkan fasilitas produk tabungan BNI seperti ( ATM, BNI Card,

    dan Phoneplus).

    d. BNI Sponsor

    Dalam hal ini pihak PT. BNI KCU Surakarta mensponsori berbagai

    kegiatan yang dilakukan yang dinilai bermanfaat oleh PT. BNI KCU

    Surakarta maupun pihak penyelenggara, serta kegiatan yang menunjang

    untuk memasarkan produk tabungan BNI ini baik instansi, sekolah

    ataupun perusahaan. Dengan adanya hal ini maka diharapkan mampu

    menarik minat debitur untuk menggunakan produk tabungan BNI.

    e. BNI Go Green

    Merupakan program dari perusahaan yang dilakukan untuk

    mempromosikan sekaligus sebagai suatu upaya pertanggung jawaban

    perusahaan terhadap nasabah maupun lingkungan. Hal ini bukan hanya

    sebagai sarana promosi perusahaan tetapi juga bentuk kepedulian sosial

    terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Beberapa hal yang

    dilakukan PT. BNI KCU Surakarta antara lain :

    1) Menanam pohon di berbagai tempat.

    2) Memberikan bantuan terhadap korban bencana alam.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    54

    3) Mengurangi penggunaan kertas di kantor dengan menggunakan

    paperless program.

    4) Mengurangi penggunaan kertas struk ATM dengan menampilkan

    saldo di layar mesin ATM.

    5) Menggunakan kertas daur ulang untuk pembuatan kalender dan

    agenda BNI.

    Program go green dan penghematan kertas ini berlandaskan karena :

    1) Satu rim kertas A4 menghabiskan sebatang pohon berusia minimal 5

    tahun.

    2) Untuk kertas berkualitas baik diperlukan campuran pohon berkayu

    keras dan lunak.

    3) Jika kita menghemat 1 ton kertas, berarti kita juga menghemat 13

    batang pohon besar, 400 liter minyak, 4100 kwh listrik, dan 31.780

    liter air.

    f. Pengoptimalan Customer Service

    Untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan nasabahnya maka bank

    perlu menjaga citra baik dan positif dimata nasbahnya. Dengan hal ini

    diharapkan kepercayaan nasabah dan pejuyalan produk akan meningkat.

    Untuk meningkatkan citra perbankan maka bank perlu menyiapkan

    karyawan atau customer service yang mampu menangani keinginan dan

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    55

    kebutuhan nasabahnya. Customer service memegang peranan sangat

    penting. Dalam dunia perbankan tugas utama seorang customer service

    memberikan pelayanan dan membina hubungan dengan nasabahnya.

    Pada PT. BNI KCU Surakarta mempunyai standarisasi layanan

    customer service yang didasarkan pada budaya kerja BNI yaitu menjadi

    Insan BNI. Dan Insan BNI tersebut menjadi acuan kerja antara lain :

    1) Profesionalism: turut serta meningkatkatkan kompetisi sehingga

    mampu memberikan hasil yang terbaik.

    2) Integritas: suatu konsisten antara pikiran dan perkataan yang

    menunjukkan potensi jujur, tulus, iklas, dan bertanggung jawab

    sehingga akan memancarkan suatu kewibawaan.

    3) Orientasi pelanggan: selalu memberikan layanan yang terbaik

    kepada nasabah melalui kemitraan yang sinergis.

    4) Perbaikan tiada henti: senantiasa melakukan pengembangan dan

    penyempurnaan gagasan baru secara kreatif dan inovatif.

    g. Melalui seminar

    PT. BNI KCU Surakarta dalam pemasaran dan pengenalan produk

    terhadap masyarakat luas sering mengadakan seminar di tempat-tempat

    atau instansi dengan tujuan untuk meperkenalkan dan memperoleh

    nasabah sesuai dengan target pasar yang dituju.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    56

    2. Hambatan-Hambatan Pemasaran Produk Tabungan BNI

    Di dalam pemasaran sebuah produk banyak faktor-faktor yang

    menjadi hambatan produk untuk dapat diterima oleh masyarakat. Faktor-

    faktor yang di maksud adalah:

    a. Lingkup bisnis

    Di dalam dunia perdagangan transaksi bisnis yang terjadi dibutuhkan

    ketepatan, kemudahan dan minimalisasi biaya yang menjadi faktor para

    pemain bisnis untuk mempertimbangkan hal tersebut. Kendala dalam

    hal ini adalah ketika para pemain bisnis ini mempunyai lingkup bisnis

    atau relasi dengan menggunakan akses dari bank yang bukan dari

    produk BNI mereka akan berpikir ulang untuk menggunakan produk

    BNI tersebut karena faktor biaya dan kecepatan dalam bertransaksi.

    Dalam produk BNI ini memiliki kelemahan dalam sistem penarikan,

    tidak adanya mesin penyetoran uang tunai di mesin ATM dan maksimal

    transaksi yang terhitung kurang untuk pedagang dan pemain bisnis,

    dalam kenyataan para pemain bisnis sangat memilih untuk penggunaan

    mesin ATM daripada harus mengantri di bank, hal ini menjadi kendala

    untuk produk ini.

    b. Karena kurangnya informasi produk tabungan BNI

    Dalam pengembangan penyesuaian keinginan nasabah terhadap sebuah

    produk, BNI memiliki banyak sekali produk untuk memenuhi keinginan

    nasabah tersebut. Hal ini memiliki pengaruh dalam pengenalan produk

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    57

    tabungan BNI yang pada pemasarannya nasabah hanya memperoleh

    informasi yang minim, sehingga konsumen belum paham dengan

    produk-produk tabungan BNI.

    c. Ketetapan sistem biaya administrasi

    Setiap bank mempunyai sistem mengenai biaya administrasi yang akan

    dibebankan kepada nasabah, hal ini justru menjadi salah satu faktor

    penghambat untuk nasabah tertarik dengan produk tabungan BNI.

    Karena setiap calon nasabah akan memperhitungkan biaya yang akan

    mereka tanggung, sebagai contoh tabungan mengendap yang ada pada

    tabungan BNI dalam penarikan total dirasa masih besar, dan belum

    sesuai dengan fasilitas yang didapatkan seperti maksimal transaksi,

    penarikan di mesin ATM yang dibatasi dalam perharinya, saldo

    minimum yang harus mengendap di tabungan tersebut dan walaupun

    banyak sekali produk lain dari BNI calon nasabah masih kurang untuk

    menerima informasi tersebut.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    58

    BAB IV

    PENUTUP

    A. Kesimpulan

    Berdasarkan uraian pada pembahasan tentang STRATEGI

    PEMASARAN PRODUK TABUNGAN PADA PT. BNI KANTOR CABANG

    UTAMA SURAKARTA, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai

    berikut:

    1. Strategi pemasaran yang digunakan PT. BNI KCU Surakarta adalah

    penggabungan antara beberapa unsur pemasaran, yaitu :

    a. Place (Tempat)

    Penentuan tempat suatu cabang bank merupakan salah satu

    kebijakan yang sangat penting. Karena bank yang berlokasi strategis

    sangat memudahkan para nasabah dalam berurusan atau bertransaksi di

    bank dengan rasa nyaman.

    b. Product (Produk)

    Produk yang ditawarkan oleh PT. BNI KCU Surakarta

    mempunyai keunggulan tersendiri, karena produk-produk yang

    ditawarkan sangat bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    59

    c. Price (harga)

    Bunga pada setiap bank berbeda-beda dengan ketentuan yang

    diberikan atau ketentuan masing-masing bank, untuk tarif biaya-biaya

    transaksi dikenakan cukup terjangkau di kalangan masyarakat.

    d. Promotion (Promosi)

    PT. BNI KCU Surakarta melakukan promosi dengan desain

    ruangan yang terdapat pemasangan gambar dan penawaran-penawaran

    yang berada di setiap sudut yang mudah terlihat, pemasangan billboard,

    pembagian brosur, promosi melalui majalah atau koran, promosi lewat

    media visual.

    e. Pengetahuan Tentang Pelanggan dan Pasar

    PT. BNI KCU Surakarta dalam menjaga hubungan dengan

    pelanggan yang sudah menjadi nasabah tetap dan loyal serta dengan

    nasabah yang memiliki saldo tertentu maka akan diberikan cindera mata

    serta kenang-kenangan.

    f. Efektifitas Penjualan

    Setiap orang dari tenaga pemasar mempunyai kewajiban yaitu

    berupa target yang telah dibuat agar terciptanya efektifitas penjualan

    produk produk tabungan BNI.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    60

    Selain menggunakan strategi pemasaran yang umum PT. BNI

    KCU Surakarta juga menggunakan strategi pemasaran yang mendukung

    lainnya, antara lain yaitu :

    a. Strategi Sales Promotion

    BNI menggunakan strategi sales pomotion bertujuan untuk menarik

    nasabah. Untuk menarik nasabah baru PT. B