STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, SERTA standar 1 visi, misi, tujuan, sasaran, serta strategi pencapaian 1.1. visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi pencapaian di tingkat unit

  • Published on
    06-Feb-2018

  • View
    231

  • Download
    6

Embed Size (px)

Transcript

  • 1

    STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

    1.1. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, DAN STRATEGI PENCAPAIAN DI TINGKAT UNIT

    PENGELOLA PROGRAM MAGISTER 1.1.1 Mekanisme Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

    Mekanisme penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) sebagai pengelola Program Magiser Administrasi Publik (PMAP) dan Program Magister Administrasi Bisnis (PMAB) dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, pembentukan Tim visi misi yang diketuai oleh Dekan FIA UB yang melibatkan berbagai komponen stakeholder, yaitu: pimpinan fakultas, pimpinan jurusan, pimpinan program studi, dosen (perwakilan setiap jurusan/prodi), tenaga kependidikan (KTU dan Kasubag), mahasiswa (perwakilan setiap jurusan/prodi), dan masyarakat yang diwakili oleh alumni (Lampiran 1.1). Penetapan alumni sebagai wakil masyarakat didasarkan pertimbangan bahwa mereka telah berinteraksi dengan berbagai organisasi di tengah-tengah masyarakat sebagai pengguna lulusan FIA UB sehingga keterlibatannya diharapkan dapat memberikan masukan yang tepat dalam merumuskan VMTS sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    Kedua, mendiskusikan VMTS dalam 3 (tiga) tahap. Tahap pertama brainstorming dalam rangka menggali beragam masukan guna merumuskan VMTS yang berorientasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, ataupun kesesuaiannya dengan Renstra UB. Tahap kedua perumusan dan penajaman VMTS yang telah disusun dengan melibatkan pakar internal yang ahli di bidang manajemen strategi agar rumusan VMTS FIA UB memenuhi kaidah-kaidah akademis dan realistis. Tahap ketiga penyempurnaan VMTS oleh Tim Penyusun berdasarkan masukan-masukan yang telah diperoleh pada tahapan sebelumnya.

    Ketiga, penetapan VMTS oleh Senat Fakultas yang didahului pembahasan secara mendalam baik menyangkut substansi Visi, Misi, Tujuan, maupun Sasaran, sehingga rumusannya memenuhi kaidah-kaidah: kejelasan, realistik, dan keterkaitan antar substansi untuk mencapai keberhasilan FIA UB secara berkelanjutan. Dokumen Rapat Senat FIA UB mengenai penetapan VMTS dapat dilihat pada Lampiran 1.2.Keempat, sosialisasi VMTS kepada komponen stakeholder yang lebih luas baik kepada civitas akademika (dosen dan mahasiswa) maupun masyarakat yang lebih luas. Sosialisasi dilakukan melalui rapat terbuka, penyebaran melalui media cetak, ataupun media elektronik.

    Visi Unit Pengelola Program Studi Magister

    Melalui mekanisme penetapan sebagaimana dikemukakan di atas, Visi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) sebagai pengelola Program Magiser Administrasi Publik (PMAP) dan Program Magister Administrasi Bisnis (PMAB) adalah: Menjadi Lembaga Pendidikan Ilmu Administrasi Yang Bermutu dan Diakui Oleh Masyarakat Luas di Dalam dan di Luar Negeri (Lampian 1.3). Visi ini dipandang sangat strategis karena dengan berpedoman pada visi tersebut akan dapat ditentukan tingkat keberhasilan penyelenggaraan pendidikan atau Tri Dharma Perguruan Tinggi di FIA UB untuk kurun waktu tertentu.

    Penetapan visi FIA UB tersebut juga mengacu pada visi Universitas Brawijaya, yakni: Menjadi Universitas Unggul Yang Berstandar Internasional dan Mampu Berperan Aktif Dalam Pembangunan Bangsa Melalui Proses Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Lampiran 1.4).Visi FIA UB sebagaimana tertera di atas sangat jelas dan

  • 2

    realistis karena telah memenuhi persyaratan: imaginable, desisrable, feasible, focus, flexibel, and time specific. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Imaginable,dengan visi tersebut dapat dibayangkan atau digambarkan seperti apa masa

    depan FIA UB. Semua lapisan masyarakat dapat mebayangkan bahwa ke depan FIA UB akan menjadi pusat penyedia administrator yang berkualitas. Berbagai lapisan masyarakat akan memilih studi ke FIA UB jika ingin menjadi administrator yang berkualitas dan mendapat pengakuan di dalam dan di luar negeri.

    2. Desirable, dengan visi tersebut seluruh pemangku kepentingan akan merasa nyaman, senang dan terjamin kepentingannya. Pemangku kepentingan yang dimaksud meliputi: segenap sivitas akademika, jajaran pimpinan dan tenaga kependidikan, pengguna lulusan, dan masyarakat pada umumnya.

    3. Feasible, sesuai dengan perkembangan zaman dan sumberdaya yang dimiliki, FIA UB awalnya memposisikan diri dan berkiprah pada tingkat nasional. Pada periode 2004-2008, yang dikembangkan untuk berkiprah dalam tingkat internasional adalah program Sarjana (S1) dan Magister (S2), kemudian mulai tahun 2010 Program Doktor (S3) menjalin kerjasama pula dengan beberapa universitas di Jepang dan Australia. Dewasa ini jalinan kerjasama Program S1 dan S2 dengan beberapa universitas di Jepang dan Australia telah terbangun. Untuk program S3 baru pada tingkat nasional terutama terfokus pada Indonesia Bagian Timur. Mulai tahun 2010/2011 program S3 akan menerima mahasiswa S3 dari Thailand, dan tahun 2011/2012 akan membuka program S3 kerjasama Universitas di Jepang (beberapa MOU antara FIA UB dengan universitas di Jepang lihat Lampiran 1.5). Walaupun ingin berperan secara internasional, FIA UB tidak akan melepaskan diri dari identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kecakapan dan kemampuan tehnis, humanis dan utamanya konseptual di bidang administrasi. Melalui cara ini, alumni FIA UB banyak yang menduduki posisi strategis di instansi pemerintah dan swasta. Dilingkungan pendidikan tinggi ada yang menduduki Jabatan Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan. Di lingkungan TNI/POLRI ada yang menduduki jabatan Wakapolda dan staf ahli Pangdam. Sedangkan dilingkungan Pemerintah daerah ada yang menduduki jabatan Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian dan lain-lain.

    4. Measurable and focus, Visi FIA UB yang dirumuskan merupakan visi yang terukur baik ditinjau dari cakupan maupun dimensi waktu. Selain ingin mencetak administrator yang mumpuni, FIA UB juga ingin menghasilkan lulusan yang memiliki karakter dan sikap mulia. Hal ini diupayakan dengan membekali peserta didik selain dengan konsep dan teori juga membekalinya dengan filsafat dan etika. Tercapainya visi FIA UB dapat dilihat dari beragamnya asal mahasiswa dan keberhasilan alumninya menduduki posisi strategis diberbagai instansi pemerintah dan swasta. Mahasiswa FIA UB berasal dari seluruh nusantara. Ini berarti bahwa FIA UB memiliki peran yang begitu strategis dalam menyediakan sumberdaya insani, khususnya di bidang administrasi.

    5. Flexible, sekalipun focus dan terukur bukan berarti tidak terbuka kemungkinan untuk tumbuh, mengembangkan inisiatif dan melakukan perubahan sesuai perkembangan zaman. Masih terbuka kemungkinan untuk melakukan penyesuaian dengan perkembangan, terlebih di era globalisasi yang sarat akan perubahan. Fleksibilitas ini diantaranya tercermin dari kebijakan tentang dibukanya Program Studi (Prodi) baru di FIA UB. Sesui dengan tuntutan perubahan, dalam Jurusan Administrasi Publik dibuka Prodi Administrasi Pemerintahan dan Prodi Perencanaan Pembangunan. Dalam Jurusan Administrasi Bisnis juga dibuka Prodi Bisnis Internasional dan Administrasi Perpajakan (Lampiran 1.6).

  • 3

    6. Kurun Waktu, Visi FIA UB untuk berperan pada tingkat nasional dan sekaligus internasional akan dicapai pada kurun waktu 10 tahun. Dalam lima tahun pertama (2004-2008) berkiprah di tingkat nasional, fase ini telah terlewati, dan memasuki fase 5 tahun kedua 2009-2013 melakukan internasionalisasi jurusan dan program studi melalui kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri, dan menerima mahasiswa dari luar negeri. Saat ini FIA UB telah menerima mahasiswa dari luar negeri, diantaranya dari Libia dan Timor Leste, direncanakan dalam tahun akademik 2010/2011 juga akan menerima mahasiswa dari Tailand dan beberapa negara lainnya.

    Visi ini telah ditetapkan sejak tahun 2004 dan diharapkan dapat dicapai dalam kurun waktu 10 tahun hingga tahun 2013.Berpedoman pada visi tersebut telah dijabarkan pula misi, tujuan, sasaran, serta strategi pencapaiannya.

    Misi Unit Pengelola Program Studi Magister

    Misi yang diemban Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) dalam proses penyelenggaraan pendidikan tinggi telah ditetapkan sebagai berikut: 1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang

    meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; 2. Menciptakan etos ilmu administrasi di tengah masyarakat dan memperkuat posisi alumni di

    tengah pasar kerja; 3. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen fakultas

    Visi yang telah ditetapkan dan misi sebagaimana dikemukakan di atas memiliki saling keterkaitan, hal ini diantaranya tercermin dari adanya upaya FIA UB untuk selalu memutakhirkan bahan ajar dalam semua jenjang pendidikan, memperluas wawasan mahasiswa dengan mendatangkan dosen tamu dan tenaga ahli untuk memberi kuliah/ceramah maupun menguji disertasi, mengarahkan judul penelitian sesuai dengan state of the art ilmu administrasi, serta melibatkan dosen dan mahasiswa dalam pemecahan masalah-masalah administrasi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

    Dalam mengemban misinya, FIA UB di menerapkan prinsip total transformational education, yakni berusaha mengembangkan peserta didik secara menyeluruh, padu, imbang dan selaras antara dimensi knowledge, character and attitude dan truth and faith. Dalam proses pendidikan FIA UB tidak hanya sekadar memberikan keahlian konseptual di bidang administrasi, tetapi juga membangun profesionalisme, etos kerja, nilai etika dan moral. Dibahasakan secara lain aspek idiologi dan aspek tehnologi mendapat perhatian dalam pengembangan peserta didik, walaupun diakui dimensi idiologi yang mendapat porsi terbesar. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya tenaga pengajar, praktisi serta akademisi yang selain memiliki kedalaman ilmu juga memiliki keahlian dan pengalaman yang cukup luas. Selain itu FIA UB juga mengadakan seminar, kuliah tamu serta proses perkuliahan yang berkualitas dan terstandardisasi yang memungkinkan peserta didik mengembangkan dirinya/potensinya secara optimal.

    Tujuan Unit Pengelola Program Studi Magister

    Berpijak pada visi dan misi di atas, tujuan yang ingin dicapai FIA UB dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah: 1. Menyelenggarakan proses belajar-mengajar yang bermutu dan profesional di bidang ilmu

    administrasi; 2. Menyelenggarakan dan mengembangkan riset yang berkualitas;

  • 4

    3. Membangun dan memberdayakan masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat 4. Berkiprah dalam pengembangan ilmu administrasi di level nasional dan internasional

    Tujuan FIA UB sebagaimana dikemukakan di atas tidak terpisah dari penjabaran visi UB yakni menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional dan berwawasan wirausaha (world class entrepreneurial university).Tujuan tersebut dapat dicapai jika dalam proses penyelenggaraan pendidikan didasarkan tata nilai yang disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses tersebut. Tata nilai yang dimaksud meliputi: universalitas dan obyektivitas, kebebasan akademik, transparansi, efisiensi, demokratis dan akuntabel.

    Nilai universalitas dan obyektivitas tercermin dari adanya beragam tujuan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan kiprahnya di tingkat nasional dan internasional.Nilai kebebasan akademik tercermin dari keleluasaan sivitas akademika dalam mengekspresikan gagasan melalui penelitian, publikasi jurnal dan media yang ada di FIA UB.Nilai transparansi dan efisiensi dapat dilihat dari Rencana Strategis yang disusun dalam setiap tahun anggaran, pendanaan, dan pertanggungjawabannya dalam setiap akhir tahun pelaksanaan kegiatan. Nilai demokrasi dan akuntabilitas tercermin dari proses pengambilan keputusan strategis dan pemilihan unsur-unsur pimpinan yang selalu mengedepankan proses demokrasi.

    1.1.2 Sasaran dan Strategi Pencapaian Sasaran

    Sejalan dengan misi dan tujuan telah diuraikan di atas, maka berikut dijelaskan sasaran dari penyelenggaraan pendidikan FIA UB.Sasaran dari penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya adalah : 1. Adanya lulusan Sarjana, Magister, dan Doktor yang mampu menyampaikan hasil

    kajiannya kepada masyarakat, serta adanya lulusan di bidang administrasi sebagai akademisi administrasi yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional dan internasional.

    2. Terwujudnya kemampuan civitas akademika yang mandiri (independent), memiliki otonomi (autonomous) dan mampu mengarahkan dirinya (self-directed) untuk mengkaji, meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah di bidang administrasi.

    3. Adanya kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama mampu memecahkan masalah-masalah di bidang administrasi.

    Dengan kata lain sasaran FIA UB ingin menghasilkan lulusan dengan profil kemampuan sebagai berikut :

  • 5

    Tabel 1.1. Sasaran Profil Kemampuan Lulusan FIA UB

    No Profil Kemampuan Indikator 1. Mampu menyampaikan

    hasil kajian dan penelitian kepada masyarakat

    a. Banyak hasil kajian yang berorientasi pada penerapan teknologi tepat guna bidang administrasi

    b. Banyak tulisan yang dimuat dalam jurnal ilmiah

    b. Tesis atau Disertasi diterbitkan dalam bentuk buku

    2. Mampu bersaing dan memecahkan masalah administrasi

    a. Banyak alumni yang diterima di berbagai lapangan kerja

    b. Banyak alumni yang menduduki posisi strategis

    c. Banyak lulusan yang mendapat promosi setelah lulus

    3. Kerjasama dengan pihak lain

    a. Alumni terlibat dalam pemecahan masalah administrasi baik melalui penelitian atau karya ilmiah yang lain.

    b. MOU dan realisasinya dengan fihak ketiga dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Sasaran tersebut dapat dicapai jika didukung fasilitas dan tenaga pengajar yang

    mumpuni, dan yang lebih penting adalah pada diri mahasiswa.Di fihak tenaga pengajar, UB telah memberlakukan kebijakan bahwa tenaga pengajar yang belum bergelar magister atau doktor dan berusia di bawah 35 tahun wajib melanjutkan studi di luar negeri. Doktor lulusan dari dalam negeri wajib mengikuti program home stay selama 3 bulan di luar negeri untuk meningkatkan kemampuannya berbahasa Inggris dan menulis di jurnal internasional. Bagi guru besar yang bahasa inggrisnya belum bagus wajib mengikuti program recharching di luar negeri untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan meng-up date serta memperbaharui dan meningkatkan kemampuan teoritik dan metodologi sehingga setiap guru besar berhasil menulis di jurnal internasional.

    Dalam bidang kemahasiswaan, FIA UB selalu berupaya untuk meningkatkan soft skill mahasiswa melalui berbagai penyediaan pelatihan dan pengetahuan tambahan; misalnya: pelatihan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrepreneurship), perencanaan bisnis (business plan), dan lain-lain. Dengan cara ini, bekal mahasiswa untuk memasuki dunia kerja tidak hanya cukup dengan kemampuan hard skil...

Recommended

View more >