of 25/25
SKENARIO Naruto, 3 years old boy referred to the hospital for shortness of breath Since 1 week ago, he suffered from cough. Usually after consuming drugs, Naruto recovered from his cough, but in this last treatment there is no improvement Two days before hospitalization, Naruto complained : shortness of breath, anoreksia, decreased of activities, fatique easily and cold sweat on the forehead Gestational history: his mother has an history of drug abuse (amphetamines) during the first trimester of pregnancy Post natal history: birth weight was 3 kg, frequent respirator infection, poor weight gain.

Skenario C

  • View
    158

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Skenario C

Naruto, 3 years old boy referred to the hospital for shortness of breath

Since 1 week ago, he Gestational history: suffered from cough. his mother has an history of drug Usually after consuming abuse (amphetamines) during the drugs, Naruto recovered first trimester of pregnancy from his cough, but in this last treatment there is no improvement Post natal history: birth weight was 3 kg, frequent Two days before hospitalization, respirator infection, poor weight Naruto complained : gain. shortness of breath, anoreksia, decreased of activities, fatique easily and cold sweat on the forehead

Body weight 8 kg, body height: 96 cm Orthopnea Pale Temperatur: 37,5 C Respiration rate 40 x/minute Heart rates 120 beats/minute reguler Blood pressure 100/40 mmHg Chest precordial bulging Hyperactive precordium A systolic thrill in the upper left sternal borders A grade 4/6 continuous murmur at the left infraclavicular area An apical diastolic rumble Pulmonary crackles (+) dan Hepatomegaly.

ECG :Sinus rhytm Normal axis HR=120 beat/minutes, regular Left atrial hypertrophy & left ventricle hypertrophy

Chest X-Ray:Cardiothoracic ratio 60% Downward apex Increase pulmonary vaskular marking

Anorexia Cough Amphetamine

: Menurunnya nafsu makan : Batuk : Suatu amina simpatomimetik yang mempunyai efek stimulasi pada sistem saraf pusat dan perifer. : Pernapasan yang sulit

Orthopnea

Chest precordial bulging : Penonjolan dinding anterior yang menutupi jantung (dada) bagian bawah. Systolic thrill : Vibrasi yang dirasakan di atas precordium selama sistolik pada stenosis aorta, stenosis pulmonal dan VSD.

Hyperactive precordium : aktivitas berlebihan dari daerah yang menutupi daerah dada.

Pulmonary crackles : Detak pulmonal akibat suara bunyi jantung 2 yang mengeras sehingga bisa diraba di sela iga ke-2 tepi kiri jantung. Apical diastolic rumble : Bising mid diastolik di apex (peningkatan aliran darah melalui katup mitral saat diatolik) Murmur : Suara auskultasi terutama suara periodic yang berlangsung singkat yang berasal dari jantung atau dari pembuluh darah Downward apex : Apex jantung yang bergerak ke bawah, pembesaran di batas bawah kiri jantung, jantung terlihat ke bawah (jantung terbenam di diafragma).

1.

Anamnesis : Naruto, 3 tahun, sejak satu minggu yang lalu menderita batuk dan mengkonsumsi obat tetapi tidak sembuh. Dua hari yang lalu, mengalami shortness of breath, anorexia, penurunan aktivitas, mudah lelah, dan keringat dingin di kening. Riwayat kehamilan, drug abuse (amphetamine) selama trimester pertama Riwayat postnatal : berat lahir 3 kg, sering mengalami infeksi pernapasan, sulit bertambah berat badan.

2. Pemeriksaan fisik : BB 8 kg, TB 96 cm Orthopnea, pucat, suhu 37,5 C, RR 40 x/menit, HR 120 x/menit reguler, BP 100/40 mmHg. Chest precordial bulging, hyperactive precordium, a systolic thrill in the upper left sternal borders, a grade 4/6 continuous murmur at the left infraclavicular area, an apical diastolic rumble. Pulmonary crackles (+). Hepatomegaly. 3. Pemeriksaan tambahan : ECG: sinus rhytm, normal axis, HR=120 beat/minutes, regular, left atrial hypertrophy, left ventricle hypertrophy Chest X-Ray: Cardiothoracic ratio 60%, downward apex, increase pulmonary vaskular marking.

1. 2. 3. 4.

Bagaimana anatomi dan fisiologi jantung? Bagaimana embriologi jantung? Apa saja penyebab shortness of breath dan patofisiologinya? Mengapa tidak sembuh setelah minum obat? Kemungkinan obat yang diberikan bersifat simptomatik (untuk batuk). Jadi seharusnya dokter harus mengetahui dan mendiagnosa apa kausa dari penyakit yang diderita oleh Naruto yang mengindikasikan adanya radang dan penyakit jantung.

5.Penyebab gangguan organogenesis pada jantung? 6.Apa saja penyebab anorexia dan bagaimana patofisiologinya? Penyebab anoreksia : - Kelainan pola makan - Faktor genetik - Penyakit organis - Kelainan bawaan, jantung dan saluran pencernaan 7.Apa saja penyebab batuk dan patofisiologinya? Kemungkinan batuk terjadi karena banyaknya cairan di dalam paru-paru yang mengganggu aktivitas paru-paru sehingga timbullah mekanisme

8.Apa saja penyebab keringat dingin dan patofisiologinya?9. Hubungan antarkeseluruhan gejala? 10.Bagaimana farmakokinetik dan farmakodinamik amphetamine? 11. Bagaimana efek drug abuse amphetamine terhadap ibu dan naruto?

Aliran darah ke paru bertambah

12. Mengapa sering mengalami infeksi pernapasan?PDAAliran darah ke paru bertambah Kongesti paru Paru-paru lembab Memudahkan perkembangbiakan bakteri Sering infeksi

13.Bagaimana interpretasi normal pemeriksaan fisik ?BB 8 kg TB 96 cm BMI 8,68 Orthopnea ~ Sesak yang dirasakan saat berbaring & langsung menghilang jika duduk / berdiri( ke tek. > vol.darah di Left Atrium sedangkan katup mitral ukurannya tetap(seolah-olah tjd stenosis mitral) sehingga saat diastole darah yang mengalir ke Left Ventrikel lebih keras

Pulmonary crackles(+) ~ bunyi gemerecak di paru-paru (ronkhi halus)

Tidak ada

odi seluruh bidang dada : -bronkhiolitis -bronkhopneu monia -atelektasis odada bag.atas :fibrosis kistik odada bagian bawah : gagal jantung Adanya kongesti hati akibat kongesti vena pada gagal jantung

Tanda gagal jantung

Hepatomegali

Terletak 2 cm di bawah tepi iga kanan pada garis midklavikularis

Tanda gagal jantung

14.Bagaimana interpretasi pemeriksaan ECG ?

Sinus Rhytm: irama jantung normal yang aktivitas listriknya berasal dari SA node Normal axis: menunjukkan arah sumbu jantung yang normal HR=120 beat/minutes, regular : takikardi,kompensasi tubuh karena berkurangnya sirkulasi sistemik Hypertrophy atrium dan ventrikel kiri: masuknya sebagian darah dari Aorta ke A.pulmonalis mengakibatkan meningkatnya volume darah ke atrium

15.Bagaimana interpretasi pemeriksaan chest Xray ? Cardiothoracic ratio 60%: kardiomegaly Downward apex : apex jantung membesar kearah bawah akibat hipertrophy atrium & ventrikel kiri increase pulmonary vaskular marking: adanya aliran darah yang meningkat dari aorta menuju arteri pulmonalis atau peningkatan vaskularisasi pulmonal.

15.Apa diagnosis banding untuk kasus ini ? Ventricle Septal Defect 16.Bagaimana Working Diagnosis?

17.Bagaimana etiologi? 18.Bagaimana epidemiologi? 19.Bagaimana pathogenesis dan patofisiologi 20.Apa saja manifestasi klinis? 21.Bagaimana tatalaksana? 22.Apa saja komplikasi ? 23.Apa prognosis? 24.Tingkat berapa KDU?

Naruto, lakilaki, 3 tahunAnamnesis yNafas pendek yBatuk yang tidak sembuh yAnoreksia yPenurunan aktivitas yMudah lelah yKeringat dingin di forehead

Pem. FisikOrthopnea, pale, temperatur: 37,5 C, respiration rate 40 x/minute, heart rates 120 beats/minute reguler, blood pressure 100/40 mmHg. Chest precordial bulging, hyperactive precordium, a systolic thrill in the upper left sternal border, a grade 4/6 continuous murmu r at the left infraclavicular area, an apical diatolic rumble. Pulmonary crackles (+). Hepatomegaly.

Pem.tambahan ECG: sinus rhytm, normal axis, HR=120 beat/minutes, regular, left atrial hypertrophy, left ventricle hypertrophy. Chest X-Ray: Cardiothoracic ratio 60%, downward apex, increase pulmonary vaskular marking.

IbuPada trimester pertama kehamilan Drug abuse (amphetamine) Gangguan organogenesis (pada duktus arteriosus)Diagnosis

PDA besarKomplikasi

Hepatomegali Kardiomegali

CHF

Naruto, 3 tahun, menderita CHF yang disebabkan oleh PDA (patent ductus arteriosus)

Farmakokinetik Efektif pada pemberian oral dan kerjanya lama, karena obat ini resisten terhadap COMT dan MAO yang banyak terdapat pada dinding usus dan hati sehingga efektif peroral. Farmakodinamik Obat ini adalah salah satu amin simpatomimetik yang paling kuat dalam merangsang SSP Merangsang pusat napas di medula oblongata dan mengurangi depresi sentral Efek anoreksik merupakan efek sentral, yakni pada pusat makan di hipotalamus lateral, dan bukan pada pusat kenyang di hipotalamus ventromedial. Inilah yeng merupakan factor

Penyalahgunaan obat ini untuk mengatasi rasa ngantuk dan untuk menambah tenaga. Kontraindikasi : wanita hamil trimester 1 karena dapat menembus sawar darah plasenta.

Thank you very much for you attention