PRESENTASI UJIAN TESIS FAKTOR-FAKTOR YANG .presentasi ujian tesis faktor-faktor yang berkontribusi

  • View
    221

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of PRESENTASI UJIAN TESIS FAKTOR-FAKTOR YANG .presentasi ujian tesis faktor-faktor yang berkontribusi

PRESENTASI UJIAN TESIS

FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI

DI PT. NEWMONT NUSA TENGGARA

PROGRAM STUDIMAGISTER MANAJEMEN TEKNOLOGIINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBERSURABAYA 2014

DOSEN PEMBIMBING :Prof. Dr. Ir. Nadjadji Anwar, MSc

Ir. Aditya Sutantio, MMT

Nugroho Adi / NIM: 9111202806

Surabaya, 31 Oktober 2014

Latar Belakang

PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) adalah perusahaan pertambangan Tembagadan Emas yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa Barat NTB dan sudah beroperasisejak tahun 2000.

Beberapa proyek konstruksi fasilitas utama dan fasilitas pendukung di lokasi sekitarpertambangan dilakukan untuk menunjang operasional perusahaan.

Proyek-proyek konstruksi di PTNNT sebagian besar dikerjakan oleh Kontraktor.

Kontraktor meliputi kontraktor lokal dan non lokal.

Dari data perusahaan, pada periode tahun 2010 2013 sekitar 67% proyekkonstruksi tidak dapat diselesaikan tepat waktu sesuai rencana dalam kontrak.

Belum diketahui secara pasti melalui penelitian, faktor-faktor utama yangberkontribusi terhadap keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi di PTNNT.

PENDAHULUAN

Permasalahan

Fakta keterlambatan proyek konstruksi di PT. Newmont Nusa Tenggara(PTNNT) mengakibatkan kerugian baik secara langsung maupun tidaklangsung.

Perlu diketahui faktor-faktor yang paling dominan berkontribusi terhadapketerlambatan proyek-proyek konstruksi di PTNNT ditinjau dari persepsipemilik proyek dan kontraktor pelaksana proyek.

Tujuan Penelitian

Mendapatkan faktor-faktor yang paling berkontribusi terhadapketerlambatan proyek konstruksi di PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT).

Dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan alternatif solusi dalam upayamengurangi terjadinya keterlambatan proyek konstruksi di PTNNT di waktumendatang dan meminimalkan potensi kerugian akibat terganggunya prosesproduksi.

Ruang Lingkup Penelitian

Proyek konstruksi berdasarkan database Departemen Kontrak PTNNT mulaitahun 2010 sampai dengan 2013.

Responden kuesioner survey meliputi klien/pemilik proyek yang terdiri darimanajer proyek dan tim inti proyek, kontraktor bidang konstruksi termasukfabrikasi yang bekerja untuk 3 departemen utama yaitu DepartemenTambang, Departemen Pengolahan dan Departemen Facility & Services.

Berfokus pada faktor penyebab keterlambatan proyek yang ditinjau dari 6aspek kajian yaitu aspek perencanaan dan penjadwalan, aspek lingkup dandokumen pekerjaan, aspek sistem organisasi, koordinasi dan komunikasi,aspek kesiapan/penyiapan sumber daya, aspek sistem inspeksi, pengawasandan evaluasi, dan terakhir aspek lain-lain (eksternal).

Manfaat Penelitian

Bagi perusahaan PTNNT, penelitian ini memberikan informasi faktor utamayang berkontribusi terhadap keterlambatan proyek konstruksi sehinggadapat dipergunakan untuk melakukan perbaikan strategi dan perencanaanproyek.

Bagi kontraktor, bermanfaat sebagai masukan untuk perbaikan perencanaandan pelaksanaan proyek dengan menghindari atau meminimalisasi faktor-faktor utama penyebab keterlambatan proyek dari sisi kontraktor.

Bagi penerapan ilmu manajemen proyek, memberikan informasi danmasukan pada enterprise environmental factors yang berguna dalampenyusunan Project Management Plan pada proyek konstruksi, khususnyadi perusahaan atau operasional pertambangan.

Penelitian Terdahulu

1. Keterlambatan Waktu Pelaksanaan Proyek : Klasifikasi dan Peringkat dari Penyebab-penyebabnya. (Proboyo, 1999).

Metode Penelitian : studi kepustakaan, mendistribusikan kuesioner kepadakontraktor, analisis data dengan perhitungan nilai indeks dan nilai varian.

Kesimpulan akhir menyajikan Penyebab utama keterlambatan proyek dari sisipemilik proyek dan dari sisi kontraktor.

2. Causes of Construction Delay : Traditional Contracts. (Abdalla M. Odeh, 2001).

Metode Penelitian : survey & kuesioner, menggunakan indeks kepentinganrelatif dan Koefisien korelasi ranking Spearman.

Kesimpulan akhir menyajikan Penyebab utama keterlambatan proyek dari sisikontraktor dan dari sisi konsultan proyek.

KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu (lanjutan)3. Causes of Delay in Large Construction Projects. (Saidi A. Assaf, 2006).

Metode Penelitian : survey & kuesioner, analisis data dengan menggunakanteknik statistik dan nilai indeks (frequency index, severity index, dan importantindex).

Kesimpulan akhir menyajikan faktor penyebab utama keterlambatan proyekdari sisi pemilik proyek , konsultan dan dari sisi kontraktor.

4. Identification of the Causes of Construction delays in Malaysia. (Hamzah, 2012)

Metode Penelitian : survey & kuesioner, analisis data dengan menggunakanRasch Model Analysis.

Kesimpulan akhir menyajikan 3 faktor utama penyebab keterlambatan proyekkonstruksi dari sisi faktor input, lingkungan internal, dan faktor exogenous atauexternal.

Landasan Teori Teknik pengukuran dengan skala Likert adalah metode summated rating yang

diaplikasikan untuk mengukur sikap seseorang terhadap sekumpulan pertanyaanyang berkaitan dengan variabel tertentu. (Setiawan, 2005)

Frequency Index merupakan suatu formula yang dipergunakan untuk me-rankingbeberapa variabel berdasarkan frekuensi atau kekerapan dari kejadian yangdiidentifikasi oleh responden. (Assaf, 2006)

Relative Importance Index merupakan suatu formula yang dipergunakan untuk me-ranking beberapa variabel berdasarkan persepsi tingkat kepentingan dari masing-masing responden, menggunakan skala kategori tanggapan tingkat kepentingan.(Odeh, 2002)

Game Theory merupakan bagian dari Quantitative Analysis yang berkaitan denganpembuatan keputusan pada saat dua pihak atau lebih berada dalam kondisipersaingan atau konflik. Model analisis game theory dengan dua jumlah pemain dandengan jumlah kerugian/keuntungan nol atau konstan disebut zero-sum games.(Neumann & Morgenstern, 1944)

Tahapan Penelitian

METODE PENELITIAN

Metode Penelitian

Pendekatan kuantitatif, dalam empat tahapan yaitu kajian pustaka /studiliteratur, pengumpulan data melalui kuesioner survey, analisis data dan kesimpulan.

Survey lapangan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada timpemilik proyek dan kontraktor yang terlibat dalam proyek konstruksi di PTNNT pada periode tahun 2010 2013.

Pengolahan data dilakukan dengan menghitung Frequency Index (FI) dan Relative Important Index (RII) dari masing-masing faktor penyebabketerlambatan dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan model Game Theory pada software program Quantitative Management Analysis.

Menggunakan model Game Theory dengan jumlah 2 pemain dan dengan jumlah payoffs dari permainan adalah nol atau konstan (zero-sum game).

Kesimpulan berdasarkan nilai-nilai solusi Game Theory

Contoh Tabel Hasil Analisis dan Grafik Model Game Theory

Pengumpulan Data

Obyek penelitian adalah pemilik proyek (PT Newmont Nusa Tenggara) dan kontraktor atau sub kontraktor di bidang konstruksi.

Pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada tim pemilikproyek dan tim manajemen / koordinator proyek dari kontraktor.

Pertanyaan kuesioner menyangkut penegasan pendapat berdasarkanpengalaman dan persepsi dari responden terhadap faktor-faktor penyebabketerlambatan proyek ditinjau dari frekuensi kejadian dan tingkat kepentinganatau dampak yang ditimbulkan.

Skala penilaian tingkat kekerapan atau frekuensi kejadian diberikan dalam 4 jenjang yaitu skala 1 : rendah, 2 : sedang, 3 : tinggi, 4 : sangat tinggi.

Skala penilaian penegasan tingkat kepentingan faktor penyebabketerlambatan diberikan sebanyak 4 jenjang yaitu skala1 : sangat tidak menentukan, 2 : tidak menentukan, 3: menentukan, dan 4 : sangatmenentukan.

Pengumpulan Data

Populasi dalam penelitian ini terdiri dari dua kelompok :1. Kontraktor : manajer proyek, engineer dan koordinator proyek pelaku

jasa pekerjaan konstruksi.2. Pemilik proyek atau pemberi proyek : manajer, superintendent, general

supervisor, engineer dan pengawas lapangan dari pemilik proyek (PT Newmont Nusa Tenggara).

Kuesioner

Kuesioner

Kategori Responden : Pemilik Proyek Kontraktor / Sub Kontraktor

No. Tinjauan Aspek dan Sebab Keterlambatan

Frekuensi Tingkat Kepentingan

Ren

dah

Sed

ang

Tin

ggi

San

gat

Tin

ggi

San

gat

Tid

ak

Men

entu

kan

Tid

ak

Men

entu

kan

Men

entu

kan

San

gat

Men

entu

kan

1 2 3 4 1 2 3 4

A Aspek Perencanaan & Penjadwalan

1 Penetapan jadwal proyek yang amat ketat oleh pemilik

2 Tidak lengkapnya identifikasi jenis pekerjaan yang harus ada

3 Rencana urutan kerja yang tidak tersusun dengan baik/terpadu

4 Penentuan durasi waktu kerja yang tidak seksama

5 Rencana kerja pemilik yang sering berubah-ubah

6 Metode konstruksi/pelaksanaan kerja yang salah atau tidak tepat

B Aspek Lingkup dan Dokumen Pekerjaan (kontrak)

1 Perencanaan (gambar/spesifikasi) yang salah/tidak lengkap

2 Perubahan disain/detail pekerjaan pada waktu pelaksanaan

3 Perubahan lingkup pekerjaan pada waktu pelaksanaan

4 Kesalahan dan perbedaan di dalam dokumen kontrak

5 Perselisihan hukum / teknis antara pemilik dan kontraktor

6 Informasi yang tidak jelas dan kurang terperinci di dalam gambar

7 Adanya banyak (sering) pekerjaan tambah

8 Adanya permintaan perubahan atas pekerjaan yang