Perancangan Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosa ... . Aplikasi Sistem Pakar untuk M. endiagnosa

  • View
    227

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Perancangan Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosa ... . Aplikasi Sistem Pakar untuk M. endiagnosa

Perancangan Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosa

Penyakit Ayam pada Android Platform

Artikel Ilmiah

Diajukan kepada

Fakultas Teknologi Informasi

untuk memperoleh Gelar Sarjana Komputer

Oleh:

Henoch Juli Christanto

NIM: 672011610

Program Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Informasi

Universitas Kristen Satya Wacana

Salatiga

April 2015

Perancangan Aplikasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit

Ayam pada Android Platform

1Henoch Juli Christanto,

2 Hindriyanto D. Purnomo,

3 Yos Richard Beeh

Fakultas Teknologi Informasi Program Studi Teknik Informatika

Universitas Kristen Satya Wacana Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Indonesia

1672011610@student.uksw.edu,

2hindriyanto_fti@yahoo.com,

3yos.fti.uksw@gmail.com

Abstract In world of breeding, not all of the breeders have breeding education background.

It becomes problem when the livestock getting sick. They need other people to overcome

the disease. Absolutely, it takes a long time. Fowl, especially chickens are potentially

attacked by diseases that need initial handling. Expert system as a computer technology

can resolve the problem such as the thought of the adopted expert. Therefore, the writer

makes an expert system application that can be used to diagnose chicken disease on

Android platform. Inference process in this system used Central Inference method. A

knowledge base that used is rule based reasoning. The result of the research is an expert

system application base on Android that can be used to help in diagnose and treat

chickens disease. Keywords : Metamorphosis, Augmented Reality, Game, Learning, Android.

Abstrak

Dalam dunia peternakan seringkali yang menjadi peternak adalah orang-orang

yang tidak memiliki latar belakang pendidikan di dalam peternakan sehingga apabila

terjadi kendala seperti penyakit mereka membutuhkan orang lain untuk mengatasinya dan

itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Unggas terkhususnya ayam merupakan salah

satu hewan ternak yang rawan terserang penyakit dan beberapa penyakit membutuhkan

penanganan sedini mungkin. Sistem pakar sebagai suatu teknologi komputer yang dapat

menyelesaikan masalah sesuai dengan pemikiran seorang pakar yang diadopsinya. Oleh

karena itu, dibuatlah aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit ayam pada

Andoid platform. Proses inferensi pada sistem ini menggunakan metode Central

Inference. Basis pengetahuan yang digunakan adalah Rule Based Reasoning. Hasil dari

penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi sistem pakar berbasis Android yang dapat

memberikan kemudahan dalam mendiagnosa dan mengobati penyakit ayam. Kata kunci : Sistem Pakar, Kecerdasan Buatan, Central Inference, Penyakit Ayam

1 Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Program Studi Teknik Informatika, Universitas

Kristen Satya Wacana 2 Staff Pengajar Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

3 Staff Pengajar Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

1

1. Pendahuluan Dalam bidang peternakan, ayam adalah binatang unggas yang rawan terhadap

penyakit dengan jenis gejala yang beraneka ragam. Seringkali, para peternak sulit

untuk menentukan secara pasti penyakit apa yang sedang menyerang karena

penyakit pada ayam terdiri dari berbagai gejala yang hampir sama. Kondisi ini

sangatlah berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat karena penyakit

pada unggas khususnya ayam dapat dengan mudah ditularkan pada individu yang

lain [1].

Berdasarkan wawancara yang telah didapatkan dari PT. Japfa Comfeed

Indonesia yang menangani dalam penyedia pakan dan obat ternak oleh Maria Yuni

Asih S.Pt. selaku management information system, beberapa para peternak sulit

dalam menentukan penyakit dan penanganan yang dilakukan pada penyakit

tersebut. Mereka melakukan diagnosa dengan cara mengirimkan kondisi

menggunakan BlackBerry Messanger pada perangkat Android mereka kepada

mantri hewan yang ada. Hal ini membutuhkan waktu yang lama dalam

mendiagnosa karena mantri hewan hanya dapat mengira-ngira kondisi ayam

sesungguhnya dan membutuhkan waktu untuk merespon peternak yang jumlahnya

banyak.

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diambil beberapa masalah

utama yang melatar belakangi penelitian ini yaitu bagaimana membangun aplikasi

sistem pakar yang dapat membantu peternak ayam dalam mendiagnosa penyakit

ayam. Untuk mengatasi masalah tersebut maka akan dirancang aplikasi sistem

pakar untuk mendiagnosa penyakit ayam pada Android platform.

2. Tinjauan Pustaka Pada penelitian berjudul A Rule-Based Inference Engine which is Optimal

and VLSI Implementable menghasilkan metode Central Inference Engine

Algorithm yang merupakan pengembangan dari pendekatan Forward Chaining [2].

Penelitian yang dilakukan mengembangkan hasil penelitian tersebut dan

menerapkan Central Inference Engine Algorithm pada perangkat Android.

Psedocode.1 Algoritma Central Inferensi [2]

2

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu bagian

ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan

seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Salah satu bidang kecerdasan

buatan adalah sistem pakar (Expert System), dimana program komputer dapat

menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu bidang tertentu

termasuk dalam mendiagnosa suatu penyakit [3].

Sistem Pakar (Expert System) adalah aplikasi berbasis komputer yang

menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran untuk menyelesaikan

masalah sebagaimana yang dipikirkan olah pakar. Pakar yang dimaksud adalah

orang yang mempunyai keahlian khusus dalam suatu bidang tertentu yang dapat

menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh orang awam. Beberapa

aktivitas penyelesaian masalah antara lain : pembuatan keputusan (decicion

making), pemaduan pengetahuan (knowledge fusing), pembuatan desain

(designing), perencanaan (planning), prakiraan (forecasting), pengaturan

(regulating), pengendalian (controlling), diagnosis (diagnosing), perumusan

(prescribing), penjelasan (explaining), pemberian nasihat (advising), dan pelatihan

(tutoring) [4].

Dalam sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit ayam (diagnosing)

dibutuhkan dua hal penting yaitu basis pengetahuan dan mesin inferensi. Basis

pengetahuan merupakan sekumpulan pengetahuan atau fakta-fakta yang

dibutuhkan sistem, sedangkan mesin inferensi digunakan untuk mengambil

kesimpulan berdasarkan fakta atau pengetahuan seperti pada gambar 1.

Gambar 1. Sistem yang menggunakan AI [4]

Android adalah sebuah kumpulan lengkap mobile phone software. Android

mencakup semua kebutuhan manufaktur atau operator untuk membangun sebuah

mobile phone. Android telah dibuat tersedia sebagai open source melalui lisensi

Apache v2. Android memanfaatkan konten web dan Internet untuk menyediakan

layanan canggih seperti mobile mashups [5].

3. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan dan diselesaikan melalui tahapan penelitian yang

terbagi dalam lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan dan pengumpulan data,

perancangan sistem, perancangan aplikasi / program, implementasi dan pengujian

sistem serta analisis hasil pengujian, dan yang terakhir adalah penulisan laporan

hasil penelitian.

3

Gambar 2. Tahapan Penelitian [6]

Tahapan penelitian pada Gambar 2 dapat dijelaskan sebagai berikut : Tahap

pertama merupakan tahapan analisis kebutuhan dan pengumpulan data. Analisis

kebutuhan dilakukan untuk mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan oleh

seorang pakar untuk mendiagnosa penyakit ayam. Informasi didapat dengan cara

melakukan wawancara, studi pustaka dan studi literatur dari jurnal-jurnal penelitian

tentang penyakit ayam.

Tahapan kedua dari penelitian ini adalah merancang sistem aplikasi. Metode

pembuatan aplikasi sistem pakar diselesaikan melalui tahapan sesuai dengan tahap-

tahap pengembangan sistem pakar yaitu : (1) Tahap Penilaian Keadaan, (2) Tahap

Koleksi Pengetahuan, (3) Tahap Perancangan, (4) Tahap Tes, (5) Tahap

Dokumentasi, (6) Tahap Pemeliharaan.

Gambar 3. Tahapan-Tahapan Pengembangan Sistem Pakar [4]

Perancangan Sistem meliputi Perancangan Flow

Diagram dan Perancangan Arsitektur

Analisis Kebutuhan dan Pengumpulan Data

Perancangan Aplikasi / Program

Implementasi dan Pengujian Sistem,

serta Analisis Hasil Pengujian

Penulisan Laporan Hasil Penelitian

4

Tahapan pengembangan sistem pada Gambar 7, dapat dijelaskan sebagai

berikut. Tahap pertama: tahap penilaian keadaan, yaitu mengkaji situasi,

memutuskan dengan pasti tentang masalah yang akan dikomputerisasi dan apakah

sistem pakar dapat lebih membantu atau tidak.

Tahapan kedua: tahap koleksi pengetahuan, yaitu melakukan analisis

kebutuhan dan pengumpulan data penyakit dan gejala-gejala penyakit dari beberapa

buku dan wawancara terhadap pakar dalam mendiagnosa pe