Click here to load reader

Peran Bidan dalam mendukung kesehatan keluarga melalui Germas · Bidan sebagai primary care Masyarakat Bidan Fasilitas Kesehatan. Peran Bidan di komunitas Pemberdayaan keluarga, Masyarakat

  • View
    282

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of Peran Bidan dalam mendukung kesehatan keluarga melalui Germas · Bidan sebagai primary care...

Peran Bidan dalam mendukungkesehatan keluarga melaluiGermas

Disajikan padaPertemuan Ilmiah Nasional Penelitian danPengabdian Masyarakat I STIKES A YaniCimahi Bandung, 8 Oktober 2018

Kesehatan Perempuan & keluarganya

Penting

Perempuan dan anak-anak merupakan kelompokmasyarakat yg rentan, dilain pihak kelompok inimemiliki potensi besar untuk dapat mengubah

dunia

World Health Organization

Masalah kesehatan Masyarakat

Penyakit menulat Penyakit Tidak Menular( Diabettes,Hypertensi, gagal ginjal, jantung koroner, stroke, kanker) gaya hidup dan perilaku hidup tidaksehat.

Masalah Kesehatan ReproduksiAKI tinggi

Dampak Kematian Ibu

AKI masih tinggi 359/100.000 KH

Kematian ibu berdampak negatif terhadap kualitas hidup, kesehatan keluarga dan masyarakat secara berantai.

Sebuah penelitian menyatakan, bayi dari ibu yang meninggal saat melahirkan, memiliki ketahanan hidup yang rendah / kurang dari 1 tahun

Kematian ibu menjadi permasalahan nasional yang harus

diselesaikan bersama.

Apa masalah kita? Kematian Ibu dan bayi?

Faktor Penyebab Kematian Ibu

Klinis-

medisperspektif klienNon Klinis

Deskriminasi genderKeadaan sosial

Pendidikanekonomi

Geografis , sosial budaya

Serta masih banyak faktor lain yang terdapat di lingkungan masyarakat hingga berdampak terhadap status kesehatan

perempuan.

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan berbagai macam suku,

budaya serta kepercayaan merupakan bagian dari faktor non-medis

yang berkontribusi terhadap kematian ibu.

Perdarahan pasca persalinan

Pre eklampsi dan eklampsi-

hypertensi dalam kehamilan

dan infeksi nifas merupakan

penyebab terbesar

Gerakan masyarakat Hidup Sehat Aksi nyatamengajak Masyarakat untuk hidup sehat

Gerakan masyarakat yang terencana

sistematis dilakukan sebara bersama sama

dengan kesadaran, kemauan dan

berkemampuan untuk berperilaku hidup

sehat untuk meningkatkan kualitas hidup

Tahap awal ; 3 kegiatan fokus

1. Aktivitas fisik 30 menit / hari2. Mengkonsumsi buah dan sayur segar3. Pemeriksaan kesehatan secara teratur

Mulai dari diri sendiri/perorangan, keluarga,

kelompok dan masyarakat = membiasakan

hidup sehat berkualitas

lanjutan

Mengajak masyarakat untuk membudayakanhidup sehatMengubah kebiasaan / perilaku tidak sehatMembiasakan hidup bersih dan tertib

Perlu waktu, proses, terus

menerus/kesinambungan, komitmen, kepedulian

seluruh komponen masyarakat, pemerintah,

akademisi, masyarakat harus terlibat aktif, perlu

strategi dan metode

GERMAS Perubahan Perilaku masyarakat

Perlu Proses, strategi dan metode Keterlibatan aktif masyarakat/subjek/pelaku Pendekatan partisipatif PRA Terus menerus / siklus, analisa situasi,

perencanaan, implementasi,evaluasi dantindak lanjut

Tiga Pilar PRA

SIKAP

Teknik-Teknik Berbagi

Duduk Bersama

Mendengar

Berbaur

Mereka mampu melakukan

Belajar dari kesalahan

Memfasilitasi

Melakukan Triangulasi

Bersikap Rendah Hati

Fleksibel

Mengujicobakan

Berimprovisasi

Pemetaan

Transek

Diagram Venn

Alur sejarah

Alur pemasaran

Analisis kehidupan

Ranking

DLL

Pengetahuan

Pengalaman

Proses Belajar

Women centre oriented

Ibu dan keluarganya pusat asuhan dan itu pentingbaginya. Asuhan kebidanan yang diterimanya selamaproses persalinan merupakan pilihannya.

Perempuan unik asuhan harus bersifat personal / individual

Perempuan memiliki kekuatan untuk mengetahui danmengatur kesehatan dirinya (pengambilan keputusan

Bidan pelindung perempuan untuk mempertahankan persalinanberlangsung normal dan menjadikannya sebagai pengalaman yang menyenangkan.

Dalam memberikan asuhan, bidan menjamin keamanan, kepuasandan kesejahteraan perempuan, bayinya, menghormati danmemberdayakan perempuan.

Bbekerja bersama perempuan dan keluarganyadalam memenuhi kebutuhan personal maupunkesehatan dan medis perempuan.

Bidan pendampin, pendidik perempuan dankelurganya

Tempat sharing, mengadu, konsultasi

With woman dalamMidwifery

- Manusia : menghargai martabat dan hakpreemption sbg manusia seutuhnya

- Kesehatan : fokus pd pelayanan promotif, - lingkungan : dlm memberikan pelayanan peka thd

budaya, ramah lingkungan- kebidanan : kehamilan dan persalinan sbg satu

peristiwa kehidupan yang normal / fisiologis

Merupakan landasan dalam praktik bidan

Paradigma kebidanan

Ada 4 konsep yang

melandasi

Bidan sebagai primary care

Masyarakat Bidan FasilitasKesehatan

Peran Bidan di komunitas

Pemberdayaan keluarga, Masyarakat dalam

kesehatan ( al pendidik kesehatan, konseling ,

penggerak peran serta masyarakat)

Pelayanan individu ibu hamil,bersalin, nifas, masa

antara (home care, home visite, Identifikasi faktor

risiko & kegawatan, penanganan awal gawat darurat

AKI sebagai Indikator kesehatan Perempuan

SDGs kualitas hidup individu, keluarga

dan masyarakat

Kerangka pembangunan berkaitan dengan perubahan situasi

dunia yang semula menggunakan konsep MGDs sekarang

berganti menjadi SDGs.

Target SDGs : menjamin adanya kehidupan yang sehat, serta

mendorong kesejahteraan untuk semua orang di dunia pada semua

usia.

Konsep SDGs Kualitas hidup peran penting Bidan

terutama dalam memasuki Golden Period (1000 hari pertama)

promosi & prevensi pendidikan dan pemberdayaan

MDGs >< SDGs

Kesehatan Perempuan & Pendidikan Kebidanan

Growing Midwifery to achieve Excellence in

Women Health

Strengthening Midwifery Education, midwifery

services and management

Mengapa Perlu

Peningkatan &penguatan pendidikan

Bidan?

Pendidikan awal

pembentukan profesi.

Pendidikan mempunyai

kesempatan dan sumber

kekuatan untuk

memperbaiki,

mengembangkan dan

memperkuat profesi dan

praktek

BIDAN NAKES - PROFESIONAL

UU no 36 thn 2014 tentang tenaga kesehatan, Bidan salah satu

nakes

Profesional Ada kesempurnaan - nilai luhur

Ada tanggung jawab moral otonom dlm menjalankan

tugas/praktek /mengembangkan keilmuannya

Pengabdian >< mata pencaharian

Aman kualitas taat thd standard asuhan/pelayanan

Keselamatan 2 jiwa sebagai satu kesatuan /dyad ( keunikan )

Kualitas hidup generasi masa depan

Tujuan asuhan kebidanan

1. Kepuasan ibu, keluarga dan Bidan

2. Saling menghormati penerima asuhan dan pemberi asuhan

3. Adanya kekuatan diri dari perempuan dalam menentukan

pilihan dirinya sendiri

4. Adanya rasa percaya diri perempuan sebagai penerima

asuhan

5. Ibu dan bayi sehat, selamat, keluarga bahagia, terjaminnya

kehormatan, martabat manusia Terwujudnya keluarga

sejahtera dan berkualitas

Pendidikan Profesi

Untuk meningkatkan kemampuan kognitif

pengetahuan dan keterampilan praktik pada jenjang

yang lebih tinggi pelayanan aman dan

berkualitas,; membutuhkan kemampuan kritis dan

analisis tinggi untuk pengambilan keputusan yang

tepat dalam melakukan praktik.

Pendidikan Profesi adalah pendidikan tinggi setelah

sarjana yg diarahkan untuk memiliki keahlian Kebidanan

(midwifery)

Bidan ( Bachelor Midwives)

Diharapkan dapat memberikan kontribus

besar dalam pencapaian SDGs dengan

memanfaatkan GERMAS . Mari kita simak

slide berikut

BIDAN Fungsi Bidan menjaga kelangsungan hidup ibu dan anak

Bidan berperan dalam meningkatkan akses masy terhadappelayanan kesehatan dasar, khususnya Kesehatan ibu dananak (UNICEF, 2001)

Masalah kebidanan tdk hanya yang bersifat klinis sajatetapi juga non klinis (psikologis,sosial, gender, kekerasandalam rumah tangga )

BODY OF KNOWLEDGE KEILMUAN KEBIDANAN

Complex interactions of

humanist and biological

principles

Complex interactions of

intrinsic biological events and

external environments

Complex interactions of

environmental, social,

economic, and political forces

Human

Encology

Reproductive and

Developmental

Biology

Social &

Behavioural

Sciences

Focus: Normal &

Physiologic Life

Cycle of Woman

CHILDBEARING AND CHILDREARING

Body

Knowled

ge of

Midwifery

Melalui kurikulum dan pengalaman yang terstandar dan unik

peserta didik dipersiapkan untuk memiliki sikap dan

keterampilan umum yang diperlukan sebagai warga negara

serta pengetahuan dan keterampilan khusus kebidanan(midwifery).

Pendidikan : pembentukan sikap sebagai warga

negara dan pengetahuan & keterampilan khusus

kebidanan

Sebagai warga negara & tenaga kesehatanBangga dengan bangsanya dan bertanggung jawab

Beretika dalam memberikan pelayanan kesehatan pada umumnya

dan kebidanan khususnya demi kesejahteraan perempuan,anak

& keluarganya, bangsa dan negara.

Dengan keterampilan khusus kebidanan (midwifery) lulusan

diharapkan mampu meningkatkan kesehatan perempuan dan

keluarganya dalam menuju keluarga sehat dan sejahtera

Sikap ebagai warga negara dan anggota

profesi

Mampu bekerja bersama profesi lain, menghargai hak-

hak orang lain, pasien /keluarga dan masyarakat,

sehingga lulusan pendidikan profesi Bidan ini akan

mampu membuat perbedaan dalam kehidupanperempuan dan keluarganya

Kemampuan tinggi lulusan-Kolaborasi dg profesi

lain

Dibutuhkan pengalaman keilmuan dan profesiyang dapat membentuk peserta didik menjadiseorang Bidan yang komunikatif, sensitive, peka, percaya diri, dewasa/mature, berfikir kritis, cerdas, tanggap, memiliki keterampilan klinis yang tinggi/exelent dengan judgement yg tepat.

Pengalaman merupakan guru yang baik

Kurikulum : pedoman institusi pendidikanmemasuki dunia profesi Bidan, membutuhkan

pengalaman pembelajaran, strategi / metodepembelajaran yang unik ( lingkup dan model praktek, filosofi profesi,

Diperlukan kurikulum pendidikan profesi yang unik

sebagai pedoman institusi pendidikan profesi bidan untuk

mengantarkan peserta didiknya memasuki dunia profesi

Bidan (sebagai Bidan professional yang legal dan etismelakukan praktik profesinya dan teregistrasi.)

Keunikan profesi tercermin dalam

kurikulum