Click here to load reader

PERAN BIDAN DALAM PENGENTASAN STUNTING SELAMA

  • View
    5

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of PERAN BIDAN DALAM PENGENTASAN STUNTING SELAMA

PowerPoint PresentationPENUTUP
1
2
5
3
adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan
Ps 11. Tenaga Kesehatan
dan dokter gigi) 2. Tenaga Psikologi Klinik 3. Tenaga Keperawatan
(teridiri dari berbagai jenis Perawat)
4. Tenaga Kebidanan (terdiri dari bidan)
5. Tenaga Kefarmasian 6. Tenaga Kesehatan
Masyarakat 7. Dst.....
sesuai standar profesi, standar Pelayanan Profesi, SPO, Etika Profesi
Pasal 62 (1) Nakes dlm enjalankan
praktik harus dilakukan sesuai dg kewenangan yg didasarkan pada kompetensi yg dimiliki;
(3) Ketentuan mengenai kewenangan profesi diatur dgn peraturan menteri
BIDAN Adalah
dukungan, asuhan dan nasehat selama masa pra hamil, hamil,
bersalin, nifas dan masa antara serta memfasilitasi dan
memimpin persalinan normal atas tanggung jawab sendiri dan
memberikan asuhan kepada bayi dan anak balita
(sumber: AD-ART IBI tahun 2013-2018)
BIDAN
PEREMPUAN
persaudaraan sesama bidan, organisasi perempuan dan
pihak terkait untuk mencapai visi dan misi
IBI sebagai satu-satunya organisasi bidan bersifat netral dijiwai oleh filosofi
kode etik bidan Indonesia Bertujuan untuk :
Membina dan mengayomi anggota serta mengembangkan dan meningkatkan pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan
terutama dalam lingkup kebidanan.
anak
pemberdayaan perempuan dalam masyarakat.
Communicator
Bagian Kedua
pelayanan meliputi
c. pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana
d. dst.
TENTANG
BAB III
PENYELENGGARAAN KEPROFESIAN
PASAL 17
a. pelayanan kesehatan ibu;
c. pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.
Pasal 24 (1) Kewenangan berdasarkan program pemerintah sesuai kebutuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1) huruf a, meliputi:
a. pemberian pelayanan alat kontrasepsi dalam rahim dan alat kontrasepsi bawah kulit;
b. asuhan antenatal terintegrasi dengan intervensi khusus penyakit tertentu;
c. penanganan bayi dan anak balita sakit sesuai dengan pedoman yang ditetapkan;
d. pemberian imunisasi rutin (dasar dan lanjutan) sesuai program pemerintah;
e. melakukan pembinaan peran serta masyarakat di bidang kesehatan ibu dan anak, anak usia sekolah dan remaja, dan penyehatan lingkungan;
f. pemantauan tumbuh kembang bayi, anak balita, anak pra sekolah dan anak sekolah;
g. melaksanakan deteksi dini, merujuk, dan memberikan penyuluhan terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk pemberian kondom, dan penyakit lainnya;
h. pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) melalui informasi dan edukasi; dan
i. melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas;
Kebijakan dalam penanggulangan Stunting
2
Stunting…. Stunting: Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya, (kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal kehidupan setelah lahir, tetapi baru tampak setelah anak berusia 2 tahun)
Stunting disebabkan oleh factor multidimensi sehingga penanganannya perlu dilakuakan oleh multisektor
1.
2.
Care( ANC) dan
4.
yang layak.
KONSEP PENANGGULANGAN
TUMBUH KEMBANG ANAK YANG MAKSIMAL
(dengan kemampuan emosional, sosial dan fisik siap untuk belajar, berinovasi dan
berkompetisi)
PILAR 1 PILAR 2 PILAR 3 PILAR 4 PILAR 5
4. Usia sekolah 3.Bayi & Balita
5. Remaja & Usia produktif
LINGKUP ASUHANKEBIDANAN
1. Bayi Baru Lahir/Neonatus 1. Bayi Baru Lahir (Neonatus)
2. Bayi, Balita danAnak Prasekolah 2.Bayi,Anak Balita DanAnak Prasekolah
3. Kespro Remaja 3. Masa Kehamilan
4. Masa sebelum hamil 4. MasaPersalinan
5. Masa Kehamilan 5. Masa Nifas
6. Masa Persalinan 6. Pelayanan Keluarga Berencana
7. Masa Pasca Keguguran 7. Keterampilan Dasar Praktik Klinis Kebidanan
8. Masa Nifas
11. Masa Klimakterium
13. Keterampilan Dasar Praktik Klinis Kebidanan
RUANG LINGKUP DAN PERAN BIDAN
R u a n g l in
g k u p • Pelayanan Kesehatan ibu
• Pelayanan Kes anak balita & pra sekolah
• Pelayanan Kesehatan Reproduksi & KB
• Bidan dapat praktek di setiap tatanan pelayanan kesehatan (Mandiri, laborasi Tim kes
P e ra
• Sebagai Pengelola Pelayanan
3. Promosi dan Konseling IMD dan ASI Eksklusif
4. Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA)
5. Pemantauan Pertumbuhan di Posyandu
6. Pemberian Imunisasi
8. Pemberian Vitamin A
10. Pemberian Obat Cacing pada Bumil
KUALITAS REMAJA PUTRI
2. Pemberian obat cacing pada Remaja Putri
3. Promosi Gizi Seimbang
4. Pemberian Suplementasi Zink
5. Penyediaan akses PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) di Puskesmas
PEMBERDAYAAN ORANG
untuk penundaan kehamilan
bersama dengan suami untuk
penentuan tempat dan penolong
Putra
INTERVENSI SENSITIF :
1. Penyediaan akses dan ketersediaan air bersih serta sarana sanitasi (jamban sehat) di keluarga
2. Pelaksanaan fortifikasi bahan pangan
3. Pendidikan dan KIE Gizi Masyarakat
4. Pemberian Pendidikan dan Pola Asuh dalam Keluarga
5. Pemantapan Akses dan Layanan KB
6. Penyediaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan Persalinan
7. Pemberian Edukasi Kespro
Masyarakat) untuk mensosialisasikan
(Keluarga Miskin)
membahas seputar perkembangan remaja
penanganan secara terpadu
oleh multi profesi dan multi sector
• Peran kolaboratif menjadi kunci utama keberhasilan intervensi
dan pencegahan stunting
dan pencegahan stunting
Bidan Delima guna memastikan pelayanan diberikan sesuai
standar
focus pada intervensi spesifik dengan mengikuti PROTOKOL
KESEHATAN