of 47 /47
PENGOBATAN PSIKIATRI PENGOBATAN PSIKIATRI Pendekatan Holistik Biopsikososial George Engel Sistem Biologis : Anatomi , Struktur dan molekular dari Penyakit dan efeknya pada fungsi biologis pasien Sistem Psikologis : Faktor psikodinamik, motivasi dan kepribadian pada pengalaman penyakit dan reaksi terhadap penyakit Sistemsosial : Pengaruh kultural, lingkungan dan keluarga pada ekspresi pengalaman penyakit Masing – masing sistem mempengaruhi dan di pengaruhi oleh sistem lainnya.

PENGOBATAN PSIKIATRI

  • Upload
    xthan

  • View
    157

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: PENGOBATAN PSIKIATRI

PENGOBATAN PSIKIATRIPENGOBATAN PSIKIATRI

Pendekatan Holistik Biopsikososial

George Engel

Sistem Biologis : Anatomi , Struktur dan molekular dari Penyakit dan efeknya pada fungsi

biologis pasien

Sistem Psikologis : Faktor psikodinamik, motivasi dan kepribadian pada pengalaman penyakit dan reaksi terhadap penyakit

Sistemsosial : Pengaruh kultural, lingkungan dan keluarga pada ekspresi pengalaman penyakit

Masing – masing sistem mempengaruhi dan di pengaruhi oleh sistem lainnya.

Page 2: PENGOBATAN PSIKIATRI

Hubungan dokter dan pasien merupakan komponen yang sangat penting dalam model Bio Psiko Sosial

Semua dokter tidak hanya harus mempunyai pengetahuan tentang status medis pasien melainkan juga tentang psikologi dan sosio kultural pasien.

Hal – hal yang dapat mempengaruhi situasi Therapeutik : Rapport : - Suasana Tenteram

- Ekspresi rasa kasihan- Menilai tilikan pasien untuk menjadi sekutu- Menunjukkan keahlian - Menunjukkan kewibawaan- Menyeimbangkan peran

Tranferensi Lingkungan pasien, kebudayaan dan kepercayaan

Page 3: PENGOBATAN PSIKIATRI

Cara – Cara Pengobatan

1. Somato terapi : - Pembedahan - Farmako terapi

2. Psiko terapi : - Supportif - Psiko Biologik - Psiko Analitik

3. Manipulasi Lingkungan

Farmako terapiA. Anti PsikotikB. Anti AnxietasC. Anti Depresan

Page 4: PENGOBATAN PSIKIATRI

Anti Psikotik Sekelompok obat termasuk Psiko Farmaka yang menghilangkan /

mengurangi gejala psikosis Disebut juga Neuroleptik

Mekanisme Kerja Blokade dopamin pada reseptor pasca sinaptik Menimbulkan pula blokade alfa adrenergik Anti Kolinergik Efek lain : blokade reseptor serotonin dan histamin

Khasiat : Menghilangkan gejala psikosis seperti : waham, halusinasi,

inkoherensi, katatonia Normalisasi fungsi psikomotor : hiperaktif maupun retardasi Mengatasi insomnia Anti Emetik

Page 5: PENGOBATAN PSIKIATRI

Macam – Macam Anti PsikotikA. Tipikal Anti Psikotik

1. Klorpromasin : Tablet : 25 mg, 100 mg Injeksi : 25mg / cc

2. Trifluoperasin : Tablet : 1 mg, 5 mg3. Perfenasin : Tablet : 1 mg, 4 mg4. Haloperidol : Tablet : 0,5 mg, 1,5 mg, 5 mg

ada juga tablet 2 mg Injeksi : 25 mg / cc

5. Flufenasin decanoat : Injeksi : 25 mg / cc

B. Atipikal Anti Psikotik1. Closapine - Clozaryl2. Risperidon - Risperdal3. Olanzapin - Zyprexa4. Quetiapin - Seroquel

Page 6: PENGOBATAN PSIKIATRI

Efek Samping Obat Anti Psikotik Terutama Tipikal

A. Gangguan Ekstra Piramidal :1. Akatisia : Tidak tahan duduk lama, ingin selalu jalan-jalan2. Parkinsonism : Tremor, wajah seperti topeng, kaku, retardasi motorik3. Diskinesia : Mata mendelik ke atas, leher kaku, lidah terjulur, sulit menelan

B. Mulut keringC. Hipotensi ortostatikD. Alergi dermatitisE. Foto sensitifF. Galaktore dan gineco masti

Page 7: PENGOBATAN PSIKIATRI

Pemilihan Obat Pada dasarnya semua obat anti psikosis mempunyai efek

primer (klinis) yang sama pada dosis ekivalen, perbedaan terutama pada efek sekunder (efek samping)

Pemilihan Obat anti psikosis mempertimbangkan :Gejala psikosis yang dominan dan efek samping obat

Penggantian obat disesuaikan dengan dosis equivalenAnti Psikosis mg. Eq otonomik sedasi ekstra PirChlorpromasin 100 + + + + + + + +Perfenasin 8 + + + + +Trifluoperasin 5 + + + + +Haloperidol 2 + + + + + + Closapin 25 + + + + + -

Page 8: PENGOBATAN PSIKIATRI

Perhatian KhususEfek samping yang sering timbul & cara mengatasi Penggunaan Cpz. Inj. Sering menimbulkan hipotensi

ortostatik.

Tindakan mengatasi : injeksi nor adrenalin (effortil) jangan diberikan adrenalin

Pencegahan : pasien dibiarkan tiduran selama 5 – 10 menit sesudah injeksi Cpz.

Obat anti psikotik yang kuat (haloperidol) sering menimbulkan gejala ekstra piramidal.

Tindakan mengatasi : diberikan tablet triheksi fenidil (artane) 3 – 4 x 2 mg / hari, injeksi sulfas atropin 0.50 – 0.75 mg / im

Page 9: PENGOBATAN PSIKIATRI

Kontra Indikasi

Penyakit hati (hepato toksik)Penyakit darah (hemato toksik)EpilepsiKelainan jantungFebris yang tinggiKetergantungan alkoholPenyakit S.SP (Parkinson, tumor otak)

Page 10: PENGOBATAN PSIKIATRI

Obat Anti Cemas = Anti Anxietas

Sekelompok psiko farmaka yang berkhasiat mengurangi atau menghilangkan cemas.

Mekanisme KerjaSindrom cemas disebabkan hiperaktifitas dari sistem limbik yang terdiri dari dopaminergik, adrenergik, serotoninergik yang di kendalikan oleh G A .BA ergik neuron

Obat anti cemas akan memperkuat action GA.BA ergik sehingga hiperaktifitas tersebut mereda

KhasiatAnti cemas, sedatif, hipnotik, anti konvulsan dan relaxan otot

Page 11: PENGOBATAN PSIKIATRI

Macam – Macam Obat Anti Cemas

A. Golongan Benzodiazepin1. Diasepam 2 – 5 mg dosis 10 – 30 mg/hari2. Chlordiakseposid 5 – 10 mg dosis 15 – 30 mg/hari3. Lorazepam (ativan) 0.5 – 2 mg dosis 2 – 3 mg/hari4. Clobazam (frisium) 10 mg dosis 2 - 3x 10mg/hari5. Bromasepam (lexotan) 1.5, 3, 6 mg dosis 3x 1,5 mg/hari6. Alprazolam (xanax) 0.25, 0.5,1 mg dosis 3x 0.25-0.5 mg/hari

B. Non Benzodiazepin1. Sulpiride (dogmatil) 50 mg dosis 100 –200 mg/hari2. Buspiron (Buspar)10 mg dosis 15 – 30 mg /hari

Page 12: PENGOBATAN PSIKIATRI

Pemilihan Obat

Golongan bensodiazepin = “drug of choice” dari semua obat yang mempunyai efek anti anxietas disebabkan spesifikasi, potensi dan keamanannya.

Beberapa Spesifikasi : Clobazam : 1,5 bensodiazepin (psikomotor performance)

paling kurang terpengaruh. Alprazolam : “onset of action” lebih cepat dan mempunyai

efek anti depresi Sulpiride 50 : efektif untuk meredakan gejala somatik dan

paling kecil resiko ketergantungan obat.

Page 13: PENGOBATAN PSIKIATRI

Perhatian khusus

Kontra indikasi : - pasien hipersensitif thdp benzodiasepin

- Glaucoma- Miasthenia gravis- Chronic pulmonary insufficiency- Chronic renal or hepatic disease

Gejala over dosis/intoksikasi:- kesadaran menurun,lemas,jarang sampai

koma.- pernafasan,tekanan darah,denyut nadi

menurun sedikit ataksia,disartria,confusion,refleks fisiologis menurun

Page 14: PENGOBATAN PSIKIATRI

•Terapi suportif : Tata laksana thd depresi pernafasan dan shock

•Tidak ada kematian sampai dosis 1400 mg (diazepam) dan 6000 mg (chlordiakseposide)

•Toleransi dan dependensi bensodiasepin dapat dihindari dengan penggunaan dan pengawasan yang ketat.

•Bila setelah 4 minggu terapi belum ada perbaikan,sebaaiknya pasien dirujuk kefasilitas pelayanan psikiatri.

Page 15: PENGOBATAN PSIKIATRI

Obat anti depresi

• Sekelompok psikofarmaka yang berkhasiat untuk menghilangkan /mengurangi gejala depresi.

• Mekanisme kerja obat anti depresi:• Menghambat re uptake aminergik neurotransmiter• Menghambat penghancuran oleh enzim

monoaminoksidase

Macam –macam obat anti depresiAnti depresi trisiklik (TCA)

Amitriptilin tab 25 mg,10 mgImipramin tab 25 mg

Page 16: PENGOBATAN PSIKIATRI

Clomipramin tab 25 mgTianeptin tab 12,5 mg

Anti depresi tetrasiklikMaprotilin tab 10,25,50.75

mgMianserin tab 10, 30 mgAmoxapin tab 100 mg

Anti depresi MAOI ReversibleMoclobemid tab 150 mg

Anti depresi atipikal Trazodone tab 50,100 mg

Anti depresi SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) Sertralin,Paroxetin,Fluvoxamin,Fluoxetin

Page 17: PENGOBATAN PSIKIATRI

Pemilihan obat Pada dasarnya obat anti depresi mempunyai efek primer yang

sama pada dosis ekivalen,perbedaannya terutama pada efek samping

Nama obat anti kolinergik sedasi hipotensi orthostatik

Amitriptilin + + + + + + + + +

Maprotilin + + + + Trazodone + + + + + Paroxetin +/- +/- +/- Fluvoxamin +/- +/- +/- Fluoxetin +/- +/- +/-

Page 18: PENGOBATAN PSIKIATRI

Perhatian khusus

• Kontra indikasi– Penyakit jantung koroner khususnya pada

usia lanjut– Glaucoma,retensi urine,hipertropi prostat.– Gangguan fungsi hati– Epilepsi.

Kegagalan terapi umumnya disebabkan :- Kepatuhan yang kurang karena

adanya efek samping- Pengaturan dosis kurang adekwat- Tidak cukup lama mempertahankan

dosis optimal

Page 19: PENGOBATAN PSIKIATRI

Psiko terapi

Adalah cara pengobatan dengan ilmu kedokteran terhadap gangguan mental emosional dengan mengubah pola pikiran,perasaan, dan perilaku individu agar terjadi keseimbangan dalam diri individu tersebut.

Dalam melaksanakan psikoterapi diperlukaan hubungan yang baik antara dokter dan pasien

• Psiko terapi suportif Tujuan :

- Menguatkan daya tahan mental yang dimiliki pasien

- Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan

- Memberikan dorongan dan asuhan.

Page 20: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Indikasi− Untuk semua jenis gangguan jiwa

• Jenis psiko terapi suportif 1. Ventilasi ( katarsis) Adalah bentuk psiko terapi yang memberi

kesempatan seluas-luasnya kepada penderi-ta untuk menyampaikan isi hatinya dan seba-gai hasilnya penderita merasa lega dan kelu-hannya berkurang

Sikap terapis: menjadi pendengar yang baik dan penuh pengertian

Topik pembicaraan : masalah yang menjadi stresor.

Page 21: PENGOBATAN PSIKIATRI

2. Persuasi Psiko terapi yang dilakukan dengan

menerangkan secara masuk akal /rasional tentang gejala penyakitnya yang timbul sebagai a-kibat cara berpikir,perasaan, dan sikapnya terhadap permasalahan yang dihadapi.

Sikap terapis : - Berusaha membangun,mengubah dan menguatkan impuls tertentu serta membebaskannya dari impuls yang mengganggu secara rasional sesuai hati nurani

- Meyakinkan pasien dengan alasan yang masuk akal bahwa gejalanya akan hilang

Page 22: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Topik pembicaraan : Ide dan kebiasaan pasien yang mengarah terjadinya gejala

3. Reassurance Adalah usaha meyakinkan kembali kemampuan

pasien bahwa ia sanggup mengatasi masalahnya

Sikap terapis: dengan tegas menunjukkan hasil-hasil yang telah

dicapai oleh pasien Topik pembicaraan : Pengalaman pasien yang berhasil secara nyata

Page 23: PENGOBATAN PSIKIATRI

4.Sugesti Berusaha menanamkan kepercayaan pada pasien bahwa gejala

gang-guannya akan hilang . Sikap terapis: meyakinkan dengan tegas bahwa gejala akan

hilang Topik pembicaraan: Gejala bukan karena kerusakan organik/fisik Timbulnya gejala adalah tidak logis

5. Bimbingan Memberi nasehat praktis dan khusus yang berhubungan

dengan masalah keswa pasien agar dapat mengatasi masalah tersebut

Page 24: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Sikap terapis : Menyampaikan nasihat dengan penuh wibawa dan pengertian

Topik pembicaraan :– Cara hubungan antar manusia– Cara komunikasi– Cara bekerja dan belajar yang baik

Page 25: PENGOBATAN PSIKIATRI

6. Penyuluhan (konseling)

Membantu pasien untuk mengerti tentang dirinya sendiri secara lebih baik agar dapat mengatasi permasalahannya

• Sikap terapis : Halus dan penuh kearifan• Topik: Masalah pendidikan,pernikahan,dan pribadi

• Psiko terapi psikoanalisisTujuan : - Mengurangi kekakuan gaya defensif dan struktur kepribadian

- Memperbaiki kemampuan mengintegrasikan pengertian intelektual dengan wawasan emosional

- Mengungkapkan dan melewati pengalaman traumatik masa lalu yang menyakitkan

Page 26: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Tehnik- Mengungkap bahan tak sadar yang dibawa

kedalam kesadaran termasuk asosiasi bebas,mimpi dan fantasi

- Penyusunan kembali,menjelaskan dan menginterpretasikan

- Merekonstruksi data klinis khususnya yang berkaitan dengan riwayat perkembangan

Tokoh psikoanalitikFreud: PSIKOANALISIS KlasikAdler: Psikologi individu Jung : Psikologi analitikWolberg: Hipno analisis

Page 27: PENGOBATAN PSIKIATRI

Terapi Elektro Konvulsi

• Suatu pengobatan gangguan psikiatri dengan cara memberikan arus listrik singkat pada daerah kepala pasien sehingga menghasilkan kejang tonik –klonik umum.

• Digunakan apabila:1. Pasien tidak memberi respon terhadap psiko farmaka yang

adekwat2. Keadaan medis menghalangi penggunaan obat psiko

farmaka3. Keadaan sedemikian rupa sehingga memerlukan perbaikan

cepat yang bisa diperoleh dengan ECT4. Dipertimbangkan pada pasien dengan kehamilan trimester

pertama sebagai alternatif penggunaan psikotropik

Page 28: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Kontra indikasi :1. Pasien dengan masalah pernafasan yang

berat2. Pasien dengan miocard infark3. Pasien dengan tekanan intra kranial

meninggi (tumor otak,hematom,aneurisma)

4. Pasien dengan hipertensi yang tidak terkontrol

Page 29: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Persiapan ECT1. Persetujuan tertulis2. Catatan medik lengkap3. Evaluasi pra pengobatan:

Pemeriksaan fisik dan neurologikPemeriksaan laboratoriium.Pemeriksaan EKG.Foto rontgen Torako-lumbal.

4. Penderita puasa selama 8-12 jam sebelum ECT

Page 30: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Pelaksanaan ECT1. Ruangan khusus yang dirancang untuk ECT dilengkapi

dengan peralatan resusitasi kardio pulmonar,EKG.tensimeter,dan alat bantu pernafasan

2. Penderita dibaringkan,dipasang pengganjal lidah3. Kedua elektrode ditempelkan didaerah temporo frontal4. Listrik dialirkan sesuai dengan kuat arus ,tegangan dan

waktu yang ditentukan5. Terjadi kejang tonik-klonik umum

Biasanya hasil efektif didapat sesudah satu seri ECT (6-12 kali)

Lazimnya 2-3 kali/minggu

Page 31: PENGOBATAN PSIKIATRI

Indikasi :1. Gangguan depresi berat dengan

melankolia2. Pasien Mania : hasil pengobatan ECT

sama efektifnya dengan penggunaan

lithium.3. Skizopren yang disertai gejala afektif

akut dan gejala katatonik

Page 32: PENGOBATAN PSIKIATRI

MANIPULASI LINGKUNGAN

• Cara seorang individu untuk berhubungan,merasa dan berpikir mengenai lingkungannya sangat dipengaruhi oleh keluarga asalnya dan keadaan keluarga saat ini.

• Oleh karena itu pelaksanaan terapi manipulasi lingkungan khususnya berkaitan dengan keluarga merupakan hal sangat perlu untuk dipertimbangkan.

• Langkah-langkah yang perlu diperhatikan1. Bina rapport yang baik dengan anggota keluarga pasien.2. Identifikasi masalah:terapis harus mengeksplorasi setiap

pandangan keluarga terhadap

masalah,penyelesaian apa yang telah dicoba dan hasil apa yang

diharapkan.

Page 33: PENGOBATAN PSIKIATRI

3. Amati interaksi yang terjadi antara keluarga4. Kembangkan suatu rumusan diagnostik5. Umpan balik dan saran keluarga.

• Dengan demikian selanjutnya terapis dapat menyusun strategi untuk melibatkan dan menyamakan persepsi untuk kesembuhan dan memberikan dukungan dari lingkungan demi kepentingan pasien dan keluarga.

Page 34: PENGOBATAN PSIKIATRI

Kesehatan Jiwa Masyarakat

Semua aspek perawatan,dari perawatan dirumahsakit ,penatalaksanaan kasus dan intervensi krisis sampai dengan pengobatan harian serta mengatur kehidupan yang mendukung semuanya dimasukkan dibawah payung kesehatan jiwa masyarakat.

Psikiatri masyarakat dikenal sebagai revolusi psikiatri yang ketiga. Revolusi pertama disebut sebagai tahun pencerahan dimana diputuskan

bahwa penyakit mental bukan sebagai akibat ilmu sihir. Revolusi kedua adalah perkembangan psikoanalisis oleh Sigmund Freud.

Kesehatan jiwa masyarakat adalah sistem yang total bukan pelayanan tunggal.

Untuk menjadi efektif, pelayanan harus diintegrasikan dan seimbang, sehingga tersedia cara pengobatan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Page 35: PENGOBATAN PSIKIATRI

Psikiatri Pencegahan Adalah bagian dari kesehatan jiwa masyarakat.• Tujuan dari pencegahan adalah: - Menurunkan onset(insidensi)

- Menurunksn lama(prevalensi)- Menurunkan kecacatan sisa dari

gangguan mental

• Pencegahan Primer Tujuan pencegahan primer adalah mencegah

onset penyakit atau gangguan ,dengan demikian menurunkan

insidensi (rasio kasus baru terhadap populasi didalam

periode tertentu).

Page 36: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Contoh pencegahan primer dalam program kesehatan masyarakat:

1. Latihan bagi orang tua tentang perkembangan anak dan program pendidikan tentang narkoba

2. Usaha dan sarana tertentu untuk anak yang kurang beruntung

3. Program bantuan awal untuk membantu orang dalam menyiapkan situasi penuh ketegangan yang diperkirakan akan terjadi(konseling bagi korps perdamaian)

4. Inervensi krisis setelah peristiwa kehidupan yang penuh stres seperti perceraian,kehilangan,bencana alam

5. Program pembebasan sandera,dimana sandera yang dilepaskan dari tahanan dipersiapkan untuk kembali ke masyarakatnya

Page 37: PENGOBATAN PSIKIATRI

Pencegahan Sekunder

• Pencegahan sekunder didefinisikan sebagai identifikasi dini dan pengobatan segera terhadap penyakit atau gangguan dengan tujuan menurunkan prevalensi gangguan dengan memperpendek durasi penyakit.

• Didalam psikiatri pencegahan sekunder contohnya adalah mengidentifikasi dan mengobati anak dengan gangguan mental untuk mendukung struktur keluarganya dan mencegah kecacatan dikemudian hari.

Page 38: PENGOBATAN PSIKIATRI

Pencegahan Tersier

• Tujuan pencegahan tersier Menurunkan prevalensi defek dan kecacatan residual

yang disebabkan penyakit atau gangguan.

Pada kasus gangguan mental memungkinkan mereka dengan gangguan mental kronis dapat mencapai tingkat fungsional tertinggi yang dimungkinkan.

Rehabilitasi psikiatrik menjawab kebutuhan medis, psikiatrik dan sosial dari orang yang menderita gangguan mental kronis.

Page 39: PENGOBATAN PSIKIATRI

Intervensi Krisis

• Yang dimaksud dengan intervensi krisis adalah suatu mode pengobatan yang ditujukan kepada pasien tidak dalam keadaan darurat, tetapi mempunyai resiko terjadi gangguan secara akut bila tidak segera diatasi.

Tujuan : Mengembalikan kemampuan pasien untuk memperkuat

mekanisme pertahanan atau membantu untuk mengurangi stres eksternal.

Contoh beberapa krisis akut: Tentamen suicide, ide bunuh diri, kesedihan

dan kehilangan secara akut, korban bencana alam,korban perkosaan dll.

Page 40: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Respons kesedihan normal1. Anaethesia afektif (mati rasa) - Berlangsung beberapa menit - Terjadi segera setelah adanya stresor 2. Protes - Berlangsung beberapa menit hingga beberapa

jam. - Diiringi periode penyangkalan dan protes keras.

3. Disorganisasi - Berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari

- Tidak mampu melaksanakan pola kehidupan sehari hari seperti biasa- nya - Kehilangan realitas.

Page 41: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Tindakan yang perlu diperhatikan: - Terapis harus dapat ber empati - Bersikap ramah dan informatif - Siap menemani sampai dilakukan tindakan

medis yang diperlukan - Mampu memberikan psikoterapi suportif singkat

Page 42: PENGOBATAN PSIKIATRI

Manajemen Kasus Psikiatrikdi Puskesmas

• Manajemen kasus psikosis fungsional1. Bila penderita dalam keadaan gaduh gelisah,maka ikuti prosedur gawat darurat psikiatrik untuk penderita gaduh gelisah 2. Bila tidak gaduh gelisah, penderita diatasi di puskesmas, selanjutnya ditentukan ada insomnia atau tidak. 3. Bila ada insomnia, pilihan obat adalah klorpromasin. 4. Bila penderita dapat menjadi tenang, maka dosis obat dapat diturun kan dengan dosis maintenance, pada kasus skisopren bisa sampai 2 tahun. 5. Bila tidak berhasil ditenangkan maka dirujuk ke rumah sakit jiwa atau rumah sakit umum yang memiliki fasilitas psikiatri.

Page 43: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Manajemen Gangguan Penyesuaian dengan afek cemas

1. Beri kesempatan kepada penderita untuk mengemukakan keluhannya

2. Berikan psiko terapi suportif. 3. Beri obat anti cemas bila diperlukan. 4. Sesudah 1 bulan, bila penderita sudah

tenang, hentikan pengobatan secara bertahap. 5. Bila sesudah 1 bulan penderita masih

cemas, sebaiknya penderita dirujuk ke fasilitas psikiatri.

Page 44: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Manajemen Gangguan Penyesuaian dengan afek depresi

1. Beri kesempatan penderita untuk menyampaikan keluhannya

2. Beri psikoterapi suportif. 3. Beri anti depresan bila perlu. 4. Bila dalam 2 bulan tidak menunjukkan perbaikan,

sebaiknya penderita dirujuk kefasilitas psikiatri.

Page 45: PENGOBATAN PSIKIATRI

• Manajemen gangguan somatisasi 1. Lakukan pemeriksaan medik secara teliti tanpa menunjukkan perhatian berlebihan pada keluhan fisik penderita, hindari peme- riksaan tambahan bila tanpa indikasi yang kuat. 2. Bila tidak dijumpai kelainan fisiologik maupun anatomik, maka dilanjutkan dengan menyingkirkan kemungkinan kasus psikitrik

seperti psikosis, depresi terselubung, dan gangguan cemas. 3. Bila sudah diyakini sebagai gangguan somatisasi, maka setiap

keluhan fisik dianggap sebagai ekspresi perasaannya. 4. Beri psikoterapi suportif, pertama dengan ventilasi, kemudian

persuasi.

Page 46: PENGOBATAN PSIKIATRI

5. Hendaknya penderita dihindarkan dari “doctor

shopping” Berobat dengan cara demikian akan meningkatkan

keluhan fisik nya. 6. Bila sudah diterapi 1 bulan tanpa kemajuan,

hendaknya dirujuk ke fasilitas psikiatri.

Page 47: PENGOBATAN PSIKIATRI