PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE PADA ORGANIZATIONAL ... /Pengaruh...Oleh karena itu, OCB ... Organizational Citizenship Behavior Organizational Citizenship ... roleâ€‌ yaitu perilaku

  • View
    228

  • Download
    8

Embed Size (px)

Text of PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE PADA ORGANIZATIONAL ... /Pengaruh...Oleh karena itu, OCB ......

  • PENGARUH LEADER-MEMBER EXCHANGE PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

    DENGAN KEPERCAYAAN DAN DUKUNGAN SUPERVISOR SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI

    (STUDI PADA PERAWAT RSUD DR. MOEWARDI, SURAKARTA)

    Skripsi

    Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat

    untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen

    Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta

    Disusun oleh:

    Kurniawati

    F.0205012

    FAKULTAS EKONOMI

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2010

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    A. LATAR BELAKANG

    Organisasi merupakan unit sosial atau sekelompok manusia yang dengan

    sengaja dibentuk untuk mencapai sebuah tujuan (Etzioni, dalam Chen et al., 2007).

    Sebuah system yang komprehensif dibentuk sebagai kunci untuk menjalankan

    operasi organisasi dengan baik. Banyak system didesain hanya melibatkan

    beberapa pihak atau kerangka manajemen. Bagaimana kinerja yang baik di bawah

    system yang dibentuk serta kelayakan supervisor akan menjadi factor yang krusial

    bagi kesuksesan organisasi (Chen et al., 2007).

    Teori leader-member exchange (LMX) menguraikan peran membuat suatu

    proses hubungan antara seorang pemimpin dan bawahan dan hubungan pertukaran

    ini dikembangkan dari waktu ke waktu. Teori LMX dahulu disebut teori vertical

    dyad linkage karena fokusnya pada proses pengaruh timbal balik yang terdiri atas

    seseorang yang mempunyai otoritas mengarahkan orang lain (Yukl, 2006)

    Hubungan antara supervisor dengan para bawahan menjadi penelitian yang

    pantas dipertimbangkan dan diusulkan menjadi salah satu hubungan yang penting

    bagi karyawan (Manzoni dan Barsoux dalam Harris et al., 2007). Teori Leader-

    member exchange (LMX) telah menyajikan suatu kerangka bermanfaat menguji

    hubungan antara supervisor dan para bawahan dan telah menjadi fokus banyak

    penelitian (Gerstner dan Day; Graen dan Uhl-Bien dalam Harris et al., 2007).

  • Teori LMX bervariasi dari teori kepemimpinan lainnya, bahwa pemimpin

    mengembangkan hubungan yang berbeda dengan para bawahannya (Harris et al.,

    2007).

    Dari aspek proses perubahan social kepemimpinan ditentukan dari interaksi

    antara karakteristik dan harapan dari supervisor dan karakteristik dan harapan dari

    bawahan (Hollander and Julian dalam Chen, et al., 2007). Untuk memperoleh

    penghargaan dan reward supervisor, bawahan atau karyawan harus menyesuaikan

    dengan harapan atasan mereka. Sedangkan untuk memperoleh loyalitas,

    antusiasme, pujian dan kontribusi dari karyawan, supervisor akan bekerja dengan

    afeksi yang sama.

    Organizational citizenship behavior adalah perilaku kerja yang

    didefiniskan perilaku yang bebas, tidak terikat pada system penghargaan formal

    organisasi yang dilakukan untuk meningkatkan keefektifan organisasi (Moorman,

    dalam Chen et al. 2007). Menurut Smith, Organ dan Near (dalam Chen et al.,

    2007), sebagian besar evaluasi kerja fokus pada indeks keuangan dan evaluasi

    sikap kerja (seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi) tetapi jarang

    memperhatikan perilaku perseorangan. Chattopadhyay dalam Chen et al., 2007),

    berpendapat bahwa OCB juga menjadi faktor yang krusial pada pengaruh

    pengembangan dan kelangsungan hidup organisasi.

    Jones dan George (dalam Chen et al., 2007) mengatakan ketika

    kepercayaan tanpa syarat (unconditional trust) dikembangkan oleh organisasi,

  • peran dari anggota dalam organisasi akan bersifat luas. Mereka tidak hanya

    percaya membantu orang lain adalah kewajiban, tetapi juga merupakan tanggung

    jawab. Ini menunjukkan bahwa kualitas LMX menjadi lebih baik, sehingga

    kepercayaan dan loyalitas menjadi tinggi.

    Dukungan supervisor adalah persepsi karyawan bahwa organisasi menilai

    kontribusi mereka dan memperhatikan kesejahteraan mereka untuk mendorong

    para karyawan untuk percaya kepada supervisornya ( Eisenberger, et al., 2002)

    Dalam teori LMX, supervisor berusaha memberikan kepada bawahan cara dalam

    kaitannya dengan batasan manajerial dari keterbatasab sumberdaya organisasi.

    Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa ketika terdapat dukungan dan

    kepercayaan antara supervisor dan bawahan, hubungan mereka menjadi baik

    (Liden and Graen, Yulk dalam Chen et al., 2007). Menurut Liden dan Graen

    (Chen et al., 2007), penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa ketika terdapat

    saling mendukung dan percaya antara supervisor dan bawahan, hubungan antara

    supervisor dan bawahan menjadi lebih baik dan juga pada hubungan kerja.

    Namun, suatu penemuan dari sebuah survei karyawan yang dilakukan pada tahun

    2000 mengindikasikan bahwa kepercayaan kepada manajer/supervisor adalah

    sangat rendah (Conell, et al., 2003).

    Penelitian yang telah dilakukan baik penelitian local maupun internasional

    menguji pengaruh LMX pada OCB karyawan, namun jarang melibatkan organisasi

    kesehatan nonprofit sebagai objek penelitian. Kebanyakan penelitian dilakukan

  • mengambil organisasi perusahaan sebagai objeknya. Manajemen di dalam institusi

    medis juga menyerupai banyak organisasi perusahaan. Personel utama dalam

    institusi medis adalah perawat, karena beban kerja mereka adalah substansial dan

    sering juga menghadapi keadaan darurat, bekerjasama dalam kaitan dengan

    pekerjaan yang kritis. Oleh karena itu, OCB perawat sangat penting. Dari alasan

    ini, perawat menjadi objek dalam penelitian ini.

    Perawat dalam organisasi kesehatan merupakan bagian yang

    terpenting, karena berhubungan dengan pelayanan rumah sakit. Sikap dan perilaku

    perawat memainkan peran yang penting dalam kualitas pelayanan, akan

    berpengaruh pada kepuasan konsumen serta persepsi konsumen terhadap layanan

    yang diberikan (Bitner, Booms, & Tetreault, dalam Chen, et al., 2007).

    Supervisor memiliki peran yang sangat penting untuk dalam kinerja

    bawahan untuk dapat bekerja dengan baik sesuai tugas mereka masing-masing.

    Karena dengan adanya dukungan penyelia yang dirasakan akan mengubah

    perilaku bawahan untuk lebih meningkatkan kinerja.

    Penelitian ini akan dilakukan di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta untuk

    mengetahui seberapa besar peran supervisor (kepala perawat) dalam membentuk

    perilaku para perawat di rumah sakit tersebut. Sehingga peneliti tertarik untuk

    melakukan penelitian dengan judul, Pengaruh Leader-member Exchange pada

    Organizational Citizenship Behavior dengan Kepercayaan dan Dukungan

    Supervisor sebagai Variabel Pemediasi.

  • B. PERUMUSAN MASALAH

    Rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

    1. Apakah leader-member exchange akan berpengaruh positif pada

    organizational citizenship behavior?

    2. Apakah leader-member exchange akan berpengaruh positif pada

    kepercayaan?

    3. Apakah kepercayaan akan berpengaruh positif pada organizational

    citizenship behavior?

    4. Apakah leader-member exchange akan berpengaruh positif pada dukungan

    supervisor?

    5. Apakah dukungan supervisor akan berpengaruh positif pada organizational

    citizenship behavior?

    6. Apakah kepercayaa akan memediasi pengaruh leader-member exchange

    pada organizational citizenship behavior?

    7. Apakah dukungan supervisor akan memediasi pengaruh leader-member

    exchange pada organizational citizenship behavior?

  • C. TUJUAN PENELITIAN

    Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

    1. Menguji pengaruh leader-member exchange pada organizational citizenship

    behavior.

    2. Menguji pengaruh leader-member excange pada kepercayaan.

    3. Menguji pengaruh kepercayaan pada organizational citizenship behavior.

    4. Menguji pengaruh leader-member exchange pada dukungan supervisor

    5. Menguji pengaruh dukungan supervisor pada organizational citizenship

    behavior.

    6. Menguji pengaruh leader-member exchange pada organizational citizenship

    behavior dengan kepecayaan sebagai variabel pemediasi.

    7. Menguji pengaruh leader-member exchange pada organizational citizenship

    behavior dengan dukungan supervisor sebagai variabel pemediasi.

    D. MANFAAT PENELITIAN

    Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak,

    diantaranya adalah sebagai berikut:

    1. Bagi Perusahaan

    Penelitian ini diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan oleh pihak yang

    berkepentingan agar dapat meningkatkan kinerja karyawan untuk

    memberikan pelayanan kepada konsumen.

  • 2. Bagi Penulis

    Penelitian ini dapat menambah ilmu, pengetahuan, dan wawasan penulis

    tentang banyak hal yang berkaitan dengan pengaruh leader-member

    exchange pada organizational citizenship behavior .

    3. Bagi Dunia Akademik

    Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sebuah referensi dan

    pedoman untuk penelitian-penelitian selanjutnya mengenai pengaruh

    leader-member exchange pada organizational citizenship behavior .

    4. Bagi pembaca

    Penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu, pengetahuan, dan

    wawasan pembaca mengenai pengaruh leader-member exchange pada

    organizational citizenship behavior dengan kepercayaan dan dukungan

    supervisor sebagai variabel pemediasi.

  • BAB II

    TELAAH PUSTAKA

    A. LANDASAN TEORI

    1. Leader-Member Exchange

    Kepemimpinan adalah suatu hubungan antara para pemimpin dan para

    bawahan, dan hubungan ini memerlukan suatu penghargaan untuk