PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

  • View
    24

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Presentasi ini adalah hasil pembelajaran saya selama 1 semester di mata kuliah Metodologi Penelitian Bisnis, dan fokus saya pada bidang Human Resource.

Text of PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR D

SEPTARI ADINDA PUTRI12/336326/EK/19189

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DI IKATAN KELUARGA MAHASISWA MANAJEMEN UNIVERSITAS GADJAH MADALATAR BELAKANGIkatan Keluarga Mahasiswa Manajemen adalah salah satu organisasi mahasiswa yang ada di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada. Organisasi ini memiliki visi untuk menjadi himpunan mahasiswa jurusan terbaik di Indonesia dengan basis kekeluargaan. Untuk mencapai visi tersebut para pengurus dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen ini memiliki strategi untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan sarat akan nilai kekeluargaan untuk para anggotanya.

2Visi, Misi, dan Strategi IKAMMA

Sumber: diadopsi dari ikamma.feb.ugm.ac.id (2014)

Strategi IKAMMA FEB UGMLATAR BELAKANGMenurut Robbins dan Judge (2013: 118) Organizational Citizenship Behavior dapat timbul dari berbagai faktor dalam organisasi, diantaranya karena adanya kepuasan kerja karyawan dan komitmen organisasional yang tinggi.Menurut Greenberg (2011: 413) menyatakan bahwa Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku kerja yang melebihi persyaratan kerja dan turut berperan dalam kesuksesan organisasi. Perilaku OCB ditampilkan dengan membantu rekan kerja dalam tugasnya, melakukan kerja ekstra jika dibutuhkan, datang lebih dahulu, dan tidak pernah membolos.

LATAR BELAKANG Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa Organizational Citizenship Behavior merupakan perilaku yang ditampilkan oleh karyawan dengan melakukan peran yang lebih daripada apa yang menjadi tanggung jawabnya tanpa adanya imbalan dari organisasi dan semata-mata hanya untuk kepentingan organisasi dalam mencapai tujuannya.

RUMUSAN MASALAHTerbentuknya Organizational Citizenship Behavior dalam lingkungan organisasi dapat mempermudah organisasi dalam mewujudkan visi yang telah dibentuk oleh para pengurus yaitu menciptakan lingkungan kerja yang berbasis kekeluargaan, untuk itu peneliti tertarik untuk meneliti, Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen Universitas Gadjah Mada.PERTANYAAN RISETBagaimana pengaruh kepuasan kerja pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen Universitas Gadjah Mada? Bagaimana pengaruh komitmen organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen Universitas Gadjah Mada?

TUJUAN RISETMenganalisis pengaruh kepuasan kerja pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen, Universitas Gadjah Mada. Menganalisis pengaruh komitmen organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen, Universitas Gadjah Mada.

LINGKUP RISETPenelitian ini dilakukan pada anggota organisasi Ikatan Mahasiswa Manajemen, Universitas Gadjah Mada periode jabatan 2014-2015.TINJAUAN LITERATUR SEMENTARAKepuasan KerjaKepuasan kerja merupakan evaluasi seseorang terhadap pekerjaannya. Termasuk juga di dalamnya penilaian terhadap karakteristik pekerjaan yang dirasakan serta pengalaman emosional ketika bekerja. Oleh karena itu, karyawan yang merasa puas akan cenderung membuat penilaian yang lebih positif terhadap pekerjaannya dibandingkan yang kurang puas. (McShane dan Von Glinow, 2003: 116) Teori Hertzberg dalam Robbins dan Judge (2013: 239) menyatakan bahwa terdapat dua faktor yang menyebabkan kepuasan dan ketidakpuasan yaitu faktor motivator dan faktor hygiene. TINJAUAN LITERATUR SEMENTARAKomitmen organisasionalKomitmen organisasional paling sering didefenisikan sebagai keinginan kuat untuk tetap sebagai anggota organisasi tertentu, keinginan untuk berusaha keras sesuai keinginan organisasi, keyakinan tertentu, dan penerimaan nilai dan tujuan organisasi. Dengan kata lain, ini merupakan sikap yang merefleksikan loyalitas karyawan pada organisasi dan proses berkelanjutan dimana anggota organisasi mengekspresikan perhatiannya terhadap organisasi dan keberhasilan serta kemajuan yang berkelanjutan. (Luthans, 2008: 147)Menurut Greenberg (2011: 232) komitmen organisasi adalah sebuah konsep yang memiliki tiga dimensi (bentuk) yaitu affective, normative, dan continuance commitment. TINJAUAN LITERATUR SEMENTARAOrganizational Citizenship BehaviorMenurut Greenberg (2011: 413) OCB adalah bentuk tidak resmi dari perilaku karyawan yang diluar apa yang diekspektasikan, yang dilakukan secara sukarela demi kebaikan organisasi. OCB melibatkan beberapa perilaku, meliputi perilaku menolong orang lain, menjadi sukarelawan untuk tugas-tugas di luar kewajibannya, mematuhi aturan-aturan dan prosedur-prosedur di tempat kerja. Perilaku-perilaku ini menggambarkan nilai tambah karyawan dan merupakan salah satu bentuk perilaku prososial, yaitu perilaku sosial yang positif, konstruktif dan bermakna membantu. (Aldag dan Resckhe, 1997:)

Menurut Greenberg (2011: 413) ada lima dimensi dari OCB, yaitu: altruism, civic virtue, conscientiousness, courtesy dan sportmanship.PENGEMBANGAN HIPOTESISH1 : Kepuasan kerja berpengaruh positif pada Organizational Citizenship Behavior.H2 : Komitmen organisasional berpengaruh positif pada Organizational Citizenship Behavior.MODEL PENELITIANH1 (+)

H2 (+)KEPUASAN KERJAKOMITMEN ORGANISASIONALOrganizational Citizenship BehaviorSumber : Dimodifikasi dari kerangka teoritis, gambar 5.8 Sekaran dan Bougie (2013: 80)METODE RISETSumber Data : Data PrimerHorizon Waktu : Cross SectionalUkuran populasi : 64 orangJenis penelitian : Sensus (penelitian populasi)Instrumen Riset : KuisionerKuisioner akan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:1. Data diri responden.2. Pertanyaan terkait dengan variabel-variabel yang ada.

METODE RISETMasing-masing pertanyaan akan diukur dengan menggunakan skala interval jenis Likert.1 : Sangat Setuju2 : Setuju3 : Netral4 : Tidak Setuju5 : Sangat Tidak SetujuUji validitas:Uji F: uji untuk melihat bagaimanakah pengaruh semua variabel bebasnya secara bersama-sama pada variabel terikatnya. Uji T: yaitu untuk menguji bagaimana pengaruh masing-masing variabel bebasnya secara terpisah pada variabel terikatnya.Uji reliabilitas: Cronbach AlphaProsedur Analisis: Analisis Regresi Linier Berganda

MANFAAT RISETPeneliti:Mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Mahasiswa Manajemen Universitas Gadjah Mada.Pengurus Ikatan Mahasiswa Manajemen:Memberikan informasi terkait pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di Ikatan Mahasiswa Manajemen sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan pembentukan strategi dalam rangka pencapaian visi organisasi.Akademisi: Memberikan informasi terkait pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasional pada Organizational Citizenship Behavior di organisasi Ikatan Mahasiswa Manajemen, Universitas Gadjah Mada dan dapat menjadi referensi dalam penelitian selanjutnya yang melibatkan variabel-variabel yang sama.KERANGKA PENULISANKerangka Penulisan penelitian ini mencakup 5 bab, antara lain:BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang1.2 Rumusan Masalah1.3 Pertanyaan Penelitian1.4 Tujuan Penelitian1.5 Lingkup Penelitian1.6 Manfaat PenelitianBAB II TINJAUAN LITERATUR DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS2.1 Tinjauan Literatur2.2 Pengembangan Hipotesis2.3 Model Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN3.1 Populasi dan Penyampelan3.2 Instrumen Penelitian3.3 Pengujian Instrumen3.4 Metode Pengumpulan Data3.5 Pengujian HipotesisBAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN4.1 Pengujian Instrumen pada Sampel Besar4.2 Profil Sampel4.3 Statistik Deskriptif4.4 Pengujian Hipotesis4.5 PembahasanBAB V KESIMPULAN DAN SARANDaftar PustakaLampiranDAFTAR PUSTAKAAldag, R. and Reschke, W. (1997), Employee Value Added: Measuring Discretionary Effort and Its Value to the Organization. New York: Center of Organizational Effectiveness, Inc.Darmawati, A.; Hidayati, L.N.; dan Herlina, D. (2013), Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior, Jurnal Economia, Vol 9, No 1, h. 10-17.Greenberg, J. (2011), Behavior in Organization, 10th ed. Essex, England: Pearson.Ikamma. (2014), Visi dan Misi, http://ikamma.feb.ugm.ac.id/visi-misi/, diakses pada tanggal 20 November 2014.Luthans, F. (2008), Organizational Behavior, 11th ed. New York: McGraw-Hill, Inc.

McShane, S.L. and Von Glinow, M.A. (2003), Organizational Behavior. NewYork: McGraw-Hill, Inc.Robbins, P.R. and Judge, T.A. (2013), Organizational Behavior, 15th ed. Essex, England: Pearson.Sekaran, U. and Bougie, R. (2013), Research Method for Business, 6th ed.West Sussex, United Kingdom: Wiley.