MAKALAH PKN

  • View
    217

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of MAKALAH PKN

MAKALAHKETAHANAN NASIONAL SEBAGAI GEOSTRATEGI INDONESIA

Makalah Kelompok 5 Kelas S4IUntuk Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan

Oleh :

Trimo Setio201343500947

Danu Ramdhani Rachman201343500

Ryan Firmansyah201343500

Eko Puji Hartono201343500

Nataliono Adi201343500

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKAUNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRIFAKULTAS TEKNIK, MATEMATIKA DAN IPAJAKARTA2015

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami mampu menyelesaikan makalah ini sebagai tugas mata kuliah pendidikan kewarganegaraan (PKN). Shalawat dan salam kami junjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan makna bagi kehidupan di dunia ini.Penulisan makalah ini merupakan perwujudan dari hasil pemahaman kami berdasarkan dari beberapa sumber bacaan yang telah kami baca dan kami telah berusaha menyajikan isi makalah sesuai yang diharapkan oleh dosen pembimbing. Makalah ini kami susun dengan judul Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi IndonesiaKami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, ini disebabkan karena terbatasnya ilmu yang kami miliki. Untuk itu masukan dari berbagai pihak sangat kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang.Demikianlah makalah ini kami susun, semoga dapat berguna dan memberikan banyak manfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi para pembaca untuk memperluas wawasan.

Jakarta , 5 Mei 2015

Kelompok 5

DAFTAR ISIKata Pengantar iDaftar Isi iiBab I : Pendahuluan 1Latar Belakang 1Rumusan Masalah 2Tujuan Penulisan 2Manfaat Penulisan 2Bab II : Pembahasan 3Pengertian Ketahanan Nasional 3Perkembangan Konsep Ketahanan Nasional di Indonesia 4Sejarah lahirnya ketahanan Negara 4Ketahanan nasional dalam GBHN 4Unsur-Unsur Ketahanan Nasional 5Gatra dalam ketahanan nasional 5Penjelasan atas tiap gatra dalam ketahanan nasional7Pembelaan Negara 10Makna bela negara 11Peraturan perundang-undangan tentang bela negara 11Keikutsertaan warga Negara dalam bela Negara 11Indonesia dan Perdamaian Dunia 13Pengertian perdamaian dunia 13Mewujudkan perdamaian dunia 13Partisipasi Indonesia bagi perdamaian dunia 16

Bab III : Penutup 20Simpulan & Saran 20Lampiran 22Daftar Pustaka 23

BAB IPENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Setiap bangsa dalam rangka mempertahankan eksistensi dan mewujudkan cita-citanya perlu memiliki pemahaman mengenai geopolitik dan geostrategi. Geopolitik adalah cara mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan konstelasi geografis. Sedangkan geostrategi adalah salah satu cara atau pendekatan dalam memanfaatkan kondisi lingkungan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi dan tujuan nasional.Geostrategi merupakan masalah penting bagi setiap bangsa baik pada masa lampau, kini, manapun mendatang. Geostrategi menjadi sangat penting karena setiap bangsa yang telah menegara membutuhkan strategi dalam memanfaatkan wilayah negara sebagai ruang hidup nasional untuk menentukan kebijakan, sarana dan sasaran perwujudan kepentingan dan tujuan nasional melalui pembangunan sehingga bangsa itu tetap eksis dalam arti ideologis, politis, ekonomis, sosial budaya dan Hankam.Pembukaan UUD 1945 memberikan amanat kepada para penyelenggara negara agar dalam hidup berbangsa dan negara dalam lingkup nasional diarahkan untuk mewujudkan upaya melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.Geostrataegi Indonesia pada dasarnyanya adalah strategi nasional bangsa Indonesia dalam memanfaatkan wilayah negara republik Indonesia sebagai ruang hidup nasional guna merancang arahan tentang kebijakan, sarana dan sasaran pembangunan untuk mencapai kepentingan dan tujuan nasional tersebut diatas.Geostrataegi Indonesia dirumuskan dalam wujud Konsepsi Ketahanan Nasional. Ketahanan nasional sebagai geostrategi bangsa Indonesia memiliki pengertian bahwa konsep ketahanan nasional merupakan pendekatan yang digunakan bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan dalam rangka mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya. Ketahanan nasional sebagai suatu pendekatan merupakan salah satu pengertian dan konsepsi ketahanan nasional itu sendiri.B. RUMUSAN MASALAH

Ada pun rumusan masalah yang kami dapatkan setelah membaca latar belakangnya, yaitu :a. Apakah yang di maksud dengan ketahanan nasional ?b. Bagaimana sejarah lahirnya ketahanan nasional ?c. Unsur-unsur apa saja yang termasuk ke dalam ketahanan nasional ?d. Bagaimana makna pembelaan Negara, apakah sudah di terapkan oleh warga Negara Indonesia ?e. Apakah Indonesia ikut serta dalam perdamaian dunia ?

C. TUJUAN PENULISAN

Dalam pengembangan geostrategi di Indonesia terdapat beberapa tujuan yang mendasarinya diantaranya :a. Memahami maksud dari ketahanan nasional itu sendiri seperti apab. Mengetahui bagaimana sejarah lahirnya ketahanan nasionalc. Mengetahui unsur-unsur kekuatan nasional menurut para ahlid. Memahami makna bentuk pembelaan Negarae. Keikutsertaan dalam perdamaian dunia f. Memenuhi tugas yang di berikan oleh doseng. Memberikan pengetahuan bagi pembaca

D. MANFAAT PENULISAN

Ada pun manfaat penulisannya yang didapatkan adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas baik kami maupun pembaca sekalipun.

BAB IIPEMBAHASAN

KETAHANAN NASIONAL SEBAGAI GEOSTRATEGI INDONESIA

A. Pengertian Ketahanan Nasional

Adapun pengertian ketahanan nasional itu sendiri merupakan kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. Ketahanan nasional berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam dan untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.Terdapat pula tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. Ketiga perspektif tersebut adalah sebagai berikut:1. Ketahanan nasional sebagai kondisi, perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi.2. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan, metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya dalam pembangunan negara.3. Ketahanan nasional sebagai doktrin. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Sebagai doktrin dasar nasional, konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) agar setiap orang, masyarakat dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya.

Terdapat pula ciri dari ketahanan nasional yaitu untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan, maka suatu negara perlu pertahanan menghadapi dan mengatasi tantangan, ancaman dari luar maupun dari dalam negeri.

B. Perkembangan Konsep Ketahanan Nasional di Indonesia

1. Sejarah Lahirnya Ketahanan NegaraGagasan tentang ketahanan nasional bermula pada awal tahun 1960-an pada kalangan militer angkatan darat di SSKAD yg sekarang bernama SESKOAD (Sunardi, 1997). Masa itu sedang meluasnya pengaruh komunisme yg berasal dari Uni Sovyet dan Cina dalam menguasai daerah-daerah Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang ditandai dengan G 30 S PKI. Berdasarkan pengalaman tersebut, maka SSKAD mulai memikirkan suatu rencana dalam meningkatkan keamanan di Indonesia. Pada tahun 1968, pemikiran yang ada di SSKAD tersebut dilanjutkan oleh Lemhanas (Lembaga Pertahanan Nasional). Tantangan dan ancaman terhadap bangsa harus diwujudkan dalam bentuk ketahanan bangsa yg dimanifestasikan dalam bentuk tameng yang terdiri dari unsur-unsur ideologi, ekonomi, social, dan militer. Dalam pemikiran Lemhanas tahun 1968 telah ada kemajuan konseptual berupa ditemukannya unsur-unsur dari tata kehidupan nasional yg berupa ideologi, politik, ekonomi, social, dan militer. Pada tahun 1969, lahirlah istilah ketahanan nasional yg menjadi pertanda ditinggalkannya konsep kekuatan, walaupun di ketahanan nasional sendiri memakai konsep kekuatan. Konsepsi ketahanan nasional tahun 1972 dirumuskan sebagai kondisi dinamis satu bangsa yg mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi atau mengatasi tantangan, ancaman, dan hambatan dari luar maupun dalam yang dapat menghancurkan kelangsungan hidup bangsa dan Negara.

2. Ketahanan Nasional Dalam GBHNKonsepsi ketahanan nasional pertama kali dimasukkan dalam GBHN 1973 yaitu ketetapan MPR No. IV/MPR/1973. Rumusan ketahanan nasional tahun dalam GBHN 1973 adalah sama dengan rumusan ketahanan nasional tahun 1972 dari Lemhanas. Konsep ketahanan nasional berikut perumusan yang demikian berlanjut pada GBHN 1978, GBHN 1983, dan GBHN 1988.Dalam GBHN 1993 terjadi perubahan perumusan mengenai konsep ketahanan nasional. Ketahanan nasional dirumuskan sebagai kondisi dinamis yg merupakan integrasi dari kondisi tiap aspek kehidupan bangsa dan Negara. perumusan ketahanan nasional pada GBHN 1993 berlanjut pada GBHN 1998. Konsepsi ketahanan nasional pada GBHN 1998 adalah rumusan yg terakhir. Dari rumusan GBHN 1998 dapat disimpulkan bahwa ketahanan nasional mempunyai 3 makna, yaitu :1. Ketahanan nasional sebagao metode pendekatan sebagaimana tercermin dalam rumusan pertama.2. Ketahanan nasional sebagai kondisi sebagaimana tercermin dari rumusan kedua.3. Ketahanan nasional sebagai donkrin dasar nasional sebagaimana tercermin dari rumusan ketiga.

Pada wujud pertama, yaitu ketahanan nasional sebagai pendekatan dimaksudkan konsepsi ketahanan nasional digunakan sebagai strategi atau cara dalam melaksanakan pembangunan.Pada wujud kedua, yaitu ketahanan nasional sebaga