Click here to load reader

MAKALAH PKN

  • View
    327

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MAKALAH PKN

KATA PENGANAR Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Bhinneka

Tunggal Ika, sebuah prinsip integrasi nasional indonesian . Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata Kewarganegaraan, di AMIK Garut. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada : Pak Edih Warga S.H. selaku dosen mata kuliah Kewarganaegaraan. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal Alamiin.

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG MASALAH Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea II disebutkan bahwa perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur . Berdasarkan pernyataan yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut maka pengertian Persatuan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan faktor yang penting dan sangat menentukan keberhasilan perjuangan rakyat Indonesia. Persatuan merupakan suatu syarat yang mutlak untuk terwujud suatu negara dan bangsa dalam mencapai tujuan bersama. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia peranan persatuan Indonesia masih tetap memegang kunci pokok demi terwujudnya tujuan bangsa dan negara Indonesia. Oleh kerena itu pengertian Persatuan Indonesia sebagai hasil yaitu dalam wujud persatuan wilayah, bangsa, dan susunan negara, namun juga bersifat dinamis yaitu harus senantiasa dipelihara, dipupuk, dan dikembangkan. Dampak utama dari Reformasi tahun 1998 adalah terwujudnya Otonomi Daerah. Otonomi Daerah mempunyai dampak positif dan dampak negatif pada perkembangan sosial, budaya dan ekonomi masayarakat Indonesia. Dampak negatif terhadap Perkembangan sosial dan budaya adalah semakin lunturnya penghayatan dan pengamalan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila, dan semakin melemahnya implementasi nilai Bhineka

Tunggal Ika. Padahal seharusnya reformasi dapat mendorong peningkatan pengamalan nilai-nilai Pancasila dengan dukungan pemersatu Bhineka Tunggal Ika. Tulisan ini akan membahas persoalan tersebut dan jalan keluar yang perlu diambil.

Dari masalah di atas penulis coba ambil garis merahnya bahwa persatuan di Indonesia sagatlah di butuhkan, mengingat lunrurnya persatuan dan nasionalisme kita selaku warga, penduduk, dan rakyat dari bangsa kita tercinta yaitu Indonesia.

TUJUAN PENULISAN Tujuan penulisan makalah ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menambah wawasan kita mengenai Ke-bhineka tunggal ika-an, persatuan dan kesatuan di Indonesia. Mengingat semakin lunturnya genesari muda kita mengenai persatua, maka kita hendaknya meningkatkan rasa persatuan kita sebagai generasi penerus bangsa, sebab masa depan Indonesia terletak di tangan kita sebagai generasi muda harapan bangsa.

MEODE PENULISAN Penulis Cara-cara Studi mempergunakan yang digunakan metode pada observasi penelitian dan ini kepustakaan. adalah :

Pustaka

Dalam metode ini penulis membaca buku-buku yang berkaitan denga penulisan makalah ini, dan mencari referensi lain di internet sebagai media pustaka

BAB II PEMBAHASAN DEFINISI BHINEKA TUNGGAL IKHA Arti Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua yang berasal dari buku atau kitab sutasoma karangan Mpu Tantular / Empu Tantular. Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air. Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa dan lain-lain yang sama. Kata-kata Bhinneka Tunggal Ika juga terdapat pada lambang negara Republik Indonesia yaitu Burung Garuda Pancasila. Di kaki Burung Garuda Pancasila mencengkram sebuah pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika. Kata-kata tersebut dapat pula diartikan : Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal daribahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat Berbeda-beda tetapi tetap satu. Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti "beraneka ragam" atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Jawa Kuna berarti "macam" dan menjadi pembentuk kata "aneka" dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu".

Kata ika berarti "itu". Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia

tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan. Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14. Kakawin ini istimewa karena

mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umatBuddha. Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini secara lengkap seperti di bawah ini: Rwneka dhtu winuwus Buddha Wiswa, Bhinnki rakwa ring apan kena parwanosen, Mangka ng Jinatwa kalawan iwatatwa tunggal, Bhinnka tunggal ika tan hana dharma mangrwa. Terjemahan: Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda. Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali? Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal Terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran.

Indonesia, Bhineka Tunggal Ika mengandung makna yang penting karena pengertian atau makna yang terkandung dalam seloka tersebut itulah kiranya yang menuntun pemahaman bangsa Indonesia bahwa walaupun kita memiliki keanekaragaman dalam banyak hal akan tetapi tetap satu jua adanya.

Bangsa Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku bangsa yang mempunyai keanekaragaman sejarah, adat istiadat, bahasa serta kebudayaan sendiri-sendiri. Keanekaragaman tersebut tidak menjadi penghalang, bahkan dianggap sebagai kekayaan bangsa Indonesia. Hal itu diwujudkan di dalam semboyan nasional Indonesia Bhineka Tunggal Ika seperti yang terdapat pada lambang negara Indonesia. Ungkapan Bhineka Tunggal Ika tersebut berasal dari bahasa Sanskrit yang terdapat dalam buku Sutasoma karangan Mpu Tantular pada zaman Majapahit.

Semenjak masa-masa permulaan kemerdekaan bangsa Indonesia semboyan tersebut senantiasa digunakan sebagai semboyan nasional digunakan untuk mendorong semangat persatuan bangsa. Semboyan tersebut memesankan keanekaragaman Indonesia yang senantiasa dipelihara dan dipandang sebagai asset nasional Indonesia.

MAKNA SEBUAH INTEGRITAS Kata integritas berasal dari bahasa Inggris yakni integrity, yang berarti menyeluruh, lengkap atau segalanya. Kamus oxford menghubungkan arti integritas dengan kepribadian seseorang yaitu jujur dan utuh. Ada juga yang mengartikan integritas sebagai keunggulan moral dan menyamakan integritas sebagai jati diri. Integritas juga diartikan sebagai bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik, Dengan kata lain integritas diartikan sebagai satunya kata dengan perbuatan. Paul J. Meyer menyatakan bahwa integritas itu nyata dan terjangkau dan mencakup sifat seperti: bertanggung jawab, jujur, menepati kata-kata, dan setia. Jadi, saat berbicara tentang integritas tidak pernah lepas dari kepribadian dan karakter seseorang, yaitu sifat-sifat seperti: dapat dipercaya, komitmen, tanggung jawab, kejujuran, kebenaran, dan kesetiaan.

Konon, di Tiongkok kuno orang menginginkan rasa damai dari kelompok Barbar utara, itu sebabnya mereka membangun tembok besar. Tembok itu begitu tinggi sehingga mereka sangat yakin tidak seorang pun yang bisa memanjatnya dan sangat tebal sehingga tidak mungkin hancur walau pun didobrak. Sejak tembok itu dibangun dalam seratus tahun pertama, setidaknya Tiongkok telah diserang tiga kali oleh musuh-musuhnya, namun tidak ada satu pun yang berhasil masuk karena temboknya yang tinggi, tebal dan kuat. Suatu ketika, musuh menyuap penjaga pintu gerbang perbatasan itu. Apa yang terjadi kemudian? Musuh berhasil masuk.

Orang Tiongkok berhasil membangunT embok batu yang kuat dan dapat diandalkan, tetapi gagal membangun integritas pada generasi berikutnya. Seandainya, penjaga pintu gerbang tembok itu memiliki integritas yang tinggi, ia tidak akan menerima uang suap itu yang tidak hanya menghancurkan dirinya tapi juga orang lain. Betapa sering kita meremehkan dan memandang sebelah mata terhadap arti penting sebuah integritas. Padahal, walau pun ada pengorbanan dan harga yang harus dibayar demi sebuah integritas, akan lebih banyak risiko dan akibat fatal yang terjadi jika harus mengorbankan integritas. Bila kita tidak memperhatikan sikap dan tindakan, kenikmatan sesaat seringkali berujung pada akibat buruk yang berkepanjangan.

Suatu penelitian menyatakan bahwa perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada usia negara itu. Contohnya negara India dan Mesir, yang usianya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin). Di sisi lain Negara seperti Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand, negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia, dan penduduknya tidak lagi miskin.

Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin Jepang mempunyai area yang sangat terbatas, dimana daratannya delapan puluh persen berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi

nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara industri terapung yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari Semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya. Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai segara pembuat coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya sebelas persen daratannya ang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik. (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Bank bank di Swiss juga saat ini menjadibank yang sangat disukai di dunia.

Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju dan kaya di Eropa. Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting.

Lalu,

apa perbedaannya? Perbedaannya adalah

pada

sikap

atau

perilaku

masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan. Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti dan mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan yang salah satu dari prinsip dasar itu adalah integritas diri.

Apakah makna integritas bagi kita? Pertama, integritas berarti komitmen dan loyalitas. Apakah komitmen itu? komitmen adalah suatu janji pada diri sendiri ataupun orang lain yang tercermin dalam tindakan-tindakan seseorang. Seseorang yang berkomitmen adalah mereka yang dapat menepati sebuah janji dan mempertahankan janji itu sampai akhir, walau pun harus berkorban. Banyak orang gagal dalam komitmen. Faktor pemicu mulai dari keyakinan yang goyah, gaya hidup yang tidak benar, pengaruh lingkungan, hingga ketidakmampuan mengatasi berbagai persoalan kehidupan. Gagal dalam komitmen menujukkan lemahnya integritas diri

Kedua, integritas berarti tanggung jawab. Tanggung jawab adalah tanda dari kedewasaan pribadi. Orang yang berani mengambil tanggung jawab adalah mereka yang bersedia mengambil risiko, memperbaiki keadaan, dan melakukan kewajiban dengan kemampuan yang terbaik. Peluang menuju sukses terbuka bagi mereka. Sementara itu, orang yang melarikan diri dari tanggung jawab merasa seperti sedang melepaskan diri dari sebuah beban padahal tidak demikian). Semakin kita lari dari tanggung jawab, semakin kita kehilangan tujuan dan makna hidup. Kita akan semakin merosot, merasa tidak berarti dan akhirnya menjadi pecundang (penghasut).

Ketiga, integritas berarti dapat dipercaya, jujur dan setia. Kehidupan kita akan menjadi dipercaya, apabila perkataan kita sejalan dengan perbuatan kita; tentunya dalam

hal ini yang kita pandang baik atau positif. Sebuah pribahasa mengatakan Kemarau setahun akan dihancurkan oleh hujan sehari, yang artinya segala kebaikan kita akan runtuh dengan satu kali saja kita berbuat jahat.

Keempat, integritas berarti konsisten. Konsisten berarti tetap pada pendirian. Orang yang konsiten adalah orang yang tegas pada keputusan dan pendiriannya tidak goyah. Konsisten bukan berarti sikap yang keras atau kaku. Orang yang konsisten dalam keputusan dan tindakan adalah orang yang memilih sikap untuk melakukan apa yang benar dengan tidak bimbang, karena keputusan yang diambil beradasrkan fakta yang akurat, tujuan yang jelas, dan pertimbangan yang bijak. Selalu ada harga yang harus dibayar untuk sebuah konsistensi dimulai dari penguasaan diri dan sikap disiplin.

Kelima, berintegritas berarti menguasai dan mendisiplin diri. Banyak orang keliru menggambarkansikap disiplin sehingga menyamakan disiplin dengan bekerja keras tanpa istirahat. Padahal sikap disiplin berarti melakukan yang seharusnya dilakukan, bukan sekedar hal yang ingin dilakukan. Disiplin mencerminkan sikap pengendalian diri, suatu sikap hidup yang teratur dan seimbang.

Keenam, berintegritas berarti berkualitas. Kualitas hidup seseorang itu sangat penting. Kualitas menentukan kuantitas. Bila kita berkualitas maka hidup kita tidak akan diremehkan. Kitab Suci menuliskan dengan gamblang tentang kehidupan para tokoh Alkitab, ada yang gagal ada yang berhasil. Integritas hidup berkualitas adalah kehidupan yang membiarkan orang luar menilai diri kita. Padasaat menyenangkan ataupun pada saat tidak menyenangkan.

KONSEP INTERGARI BINEKA TUNGGAL IKHA INDONESIA

Sejak jatuhnya Suharto pada tahun 1998 orang takut bahaya disintegrasi nasional. Ada banyak konflik di banyak negara. Konflik-konflik yang berdasarkan agama, identitas etnis, dan afiliasi politik.Konflik-konflik telah banyak nyawa dan aset. Namun selain sisi negatif, ada prestasi yang menonjol dalam beberapa tahun terakhir - resolusi konflik di Poso, Ambon dan Aceh. Konflik berdarah antara komunitas Kristen dan Muslim di Poso dan Ambon telah diselesaikan. Konflik separatis di Aceh sekarang diselesaikan secara damai. Satu-satunya cara untuk perdamaian adalah melalui dialog. Dialog lanjutan dan kemauan untuk memahami orang lain adalah faktor kunci. Tanpa dua faktor ini tidak mungkin untuk mencapai kompromi, dan konsensus di antara kelompok yang berbeda keyakinan, etnis atau politik.

Dengan berjalannya waktu, tantangan untuk integrasi nasional muncul. Kebebasan beragama masyarakat Indonesia telah menikmati selama ratusan tahun sekarang di bawah ancaman serius bukan dari orang-orang sekuler tapi dari pengikut mereka.Beberapa orang menggunakan kekerasan untuk menghancurkan dan mengancam orang-orang dari agama lain. Beberapa orang lain, bagaimanapun, menggunakan lebih cara halus untuk memaksakan agama mereka kepada pemeluk agama lain. Mereka menggunakan kekuatan ekonomi untuk mengubah orang lain untuk agama mereka. Ini adalah ancaman ekonomi terselubung. Ada tidak ada kekerasan tapi pola tetap sama - dengan menggunakan kekuatan untuk menaklukkan orang lain. Pendidikan juga digunakan untuk mengubah

orang. Mereka meningkatkan keterampilan masyarakat tapi kami tidak dapat menyangkal bahwa ada upaya untuk mempengaruhi opini masyarakat.

Dalam politik situasi yang serupa. Hari ini indonesian orang menikmati demokrasi. Ada pemilihan umum yang bebas di nasional maupun di tingkat kabupaten. Sekarang Indonesia telah dipilih secara langsung presiden, gubernur dan besar. Tetapi biaya yang tinggi. Di banyak daerah pemilihan lokal memacu konflik di antara pendukung para pemimpin lokal. Setiap kali seorang kandidat kalah dalam pemilihan calon lain menuduh bahwa ada praktek yang tidak adil. Akibatnya permusuhan mount. Beberapa konflik dapat diselesaikan di pengadilan tetapi kadang-kadang mereka pecah menjadi kekerasan.

Distribusi tidak adil kekayaan dan kesempatan menimbulkan potensi besar konflik. Sebagian besar kekayaan di tangan beberapa orang. Perbedaan ras dan kelompok etnis di antara mereka membuat situasi lebih buruk. Peluang terbuka luas bagi lulusan universitas daripada lulusan sekolah dasar. Sayangnya biaya pendidikan di universitas yang baik adalah sangat mahal untuk kebanyakan orang Indonesia. Orang telah mengeluh tentang biaya tinggi dari universitas tetapi mereka keluhan sampai ke telinga tuli. Kesenjangan melebar antara harapan dan kenyataan adalah seperti bom waktu. Ini akan meledak kapan saja jika kesenjangan mencapai titik yang tak tertahankan bagi kebanyakan orang.

Intoleransi terhadap pendapat orang lain dan berpikir lebih kuat hari ini. Beberapa orang mencoba untuk memaksakan kehendak mereka dan pendapat mereka untuk lain

tanpa kesediaan untuk menghormati pendapat lain dan pikiran. Mereka berpikir bahwa pendapat mereka dan pemikiran adalah kebenaran saja. Biasanya kita berpikir bahwa sudut pandang ini secara eksklusif milik kelompok agama. Tapi ini tidak selalu terjadi. Hari ini ada beberapa kelompok-kelompok sekuler yang memaksakan pandangan sekular untuk semua orang. Mereka bersikeras bahwa orang lain harus menghormati pandangan mereka tetapi mereka tidak menghormati pandangan dari kelompok agama. Ambil kasus RUU pornografi anti misalnya. Kelompok agama ingin mengirimkan tagihan untuk mengontrol penyebaran pornografi tapi mereka mencoba sangat keras untuk menghentikannya atas dasar kebebasan ekspresi.

Tidak ada keraguan bahwa kebebasan berekspresi adalah pilar demokrasi. Tetapi beberapa orang ingin memanipulasinya untuk kepentingan mereka sendiri. Mereka ingin kebebasan ekspresi secara eksklusif mereka sendiri. Mereka mencoba untuk memastikan bahwa orang lain seperti kelompok agama tidak harus memilikinya. Apakah ini praktek yang baik dari demokrasi? Jelas bahwa orang-orang tertentu yang berbicara untuk kebebasan ekspresi sebenarnya musuh demokrasi.

Sungguh

ironis

ketika bahasa

seorang Indonesia

presiden di

asing(OBAMA) dunia di

mencoba sisi lain,

untuk tidak

mempromosikannya

seluruh

menghormatinya. Jadi mulai sekarang mari kita mencoba untuk menempatkan martabat kembali.

Kecuali tindakan dilakukan untuk menempatkan kembali gagasan sebenarnya dari

demokrasi di mana kebebasan ekspresi adalah untuk semua orang dan tidak ada yang mencoba untuk memaksakan pandangan mereka kepada orang lain, maka demokrasi di Indonesia akan memburuk. Demokrasi hanya akan berfungsi sebagai masker untuk menutupi identitas asli praktek tidak demokratis.

BAB III KESIMPULAN Dari pembahasan di diatas dapat diambil beberapa point Kata integritas berasal dari bahasa Inggris yakni integrity, yang berarti menyeluruh, lengkap atau segalanya. Kamus oxford menghubungkan arti integritas dengan kepribadian seseorang yaitu jujur dan utuh. Ada juga yang mengartikan integritas sebagai keunggulan moral dan menyamakan integritas sebagai jati diri Arti Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi satu jua yang berasal dari buku atau kitab sutasoma karangan Mpu Tantular / Empu Tantular. Secara mendalam Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air. Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata uang, bahasa dan lain-lain yang sama. Dalam kamus besar bahasa Indonesia in.teg.ra.lis.tik [a] bersifat integral; merupakan satu kese-luruhan: majalah ini berniat menampilkan pembahasan dng pendekatan yg. Jadi arti konesep Bhineka tunggal ikha di Indonesia haruslah bersifat integritas atau secara menyeluruh, bayangkan jika konsep Bhineka tunggal ika hanya di miliki/diakui oleh suatu

daerah saya Indonesia, maka rasa kestuan dan kesatuan bangsa ini akan punah dan semboyan Negara kita pun menjadi tersia siakan. Maka dari itu kita sebagai generasi muda, pupuk selalu rasa Ke-Bhineka Tunggal ikha-an sebagai tonggak acuan hidup bermasyarakat di Indonesia ini.

KRITIK DAN SARAN Mohon maaf penulisa sampaikan mungkin dalam penulisan makalah ini banyak sekali kekurangan ataupun kesalahan. Penulisa menghaturkan terimakasih atas perhatian dan kesempayannya.

BHINEKA TUNGGAL IKA, SEBUAH PRINSIP INTERGRASI INDONESIADIAJUKAN UNTUK MEMENUHU TUGAS MATAKULIAH KEWARGANEGARAAN

DISUSUN OLEH MUHAMMAD LUTPAN

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER GARUT 2011-2012