Makalah Metode Penelitian Sosial

  • Published on
    24-Jan-2016

  • View
    66

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Makalah penelitian sosial

Transcript

Makalah Metode Penelitian Sosial

KATAPENGANTAR

Puji syukur dan rahmat dari Allah S.W.T, karenaberkat Rahmat-Nya saya diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini.Dalam makalah ini saya menghadirkan pengayaan bahan materi kuliah yang berjudul Metode Penitian Sosial atas dasar materi yang sudah disampaikan. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagipara pembaca.Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.Keterbatasan sumber merupakan penghambat dalam lengkapnya makalah ini namun sebagian besar saya menitik beratkan objek kajian berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli yang umumnya menjadi materi kuliah bagi mahasiswa.Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Medan, Mei 2013Penyusun,

DAFTAR ISI

Kata Pengantar1Daftar Isi2Bab I Pendahuluan3I.1. Latar Belakang4I.2 Maksud dan Tujuan4Bab II Rumusan Masalah5Bab III Pembahasan6A.Penelitian Sosial6B. Karakteristik Metode Penelitian Sosial14C.The Foundation Of Social Theory16D.Proses Penelitian18E.Dua Sistem Logis19F.Gejala Sosial20G.Unsur-Unsur Penelitian Sosial21H. Jenis-Jenis Metode PenelitianDan Macam-MacamMetodologiPenelitian21I.Variabel24J.Hipotesis Penelitian Sosial27Bab IV Penutup29a. Kesimpulan29b. Saran29Daftar Pustaka.30

BAB IPENDAHULUAN

Manusia adalah makhluk individu yang tidak dapat melepaskan diri dari hubungan dengan manusia lain. Sebagai akibat dari hubungan yang terjadi di antara individu-individu (manusia) kemudian lahirlah kelompok-kelompok sosial (social group) yang dilandasi oleh kesamaan-kesamaan kepentingan bersama. Namun bukan berarti semua himpunan manusia dapat dikatakan kelompok sosial. Untuk dikatakan kelompok sosial terdapat persyaratan-persyaratan tertentu. Dalam kelompok social yang telah tersusun susunan masyarakatnya akan terjadinya sebuah perubahan dalam susunan tersebut merupakan sebuah keniscayaan. Karena perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi dimanapun tempatnya.Cara yang paling sederhana untuk mengerti perubahan sosial (masyarakat) dan kebudayaan itu, adalah dengan membuat rekapitulasi dari semua perubahan yang terjadi di dalam masyarakat itu sendiri, bahkan jika ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi mengenai perubahan mayarakat dan kebudayaan itu, maka suatu hal yang paling baik dilakukan adalah mencoba mengungkap semua kejadian yang sedang berlangsung di tengah-tengah masyarakat itu sendiri.Penelitian sosialjuga dapatdigunakansebagaipenyelidikan-penyeldikan yang dirancang untuk menambah ilmu pengetahuan sosial, gejala sosial, atau praktik-praktik sosial.Istilah sosial ini menunujuk pada hubungan-hubungan antara, dan di antara, orang-orang, kelompok-kelompok seperti keluarga, institusi (sekolah, komunitas, organisasi, dan sebagainya), dan lingkungan yang lebih besar.Untuk itu dalam makalah ini saya akan menjelaskan lebih detail lagi mengenai metode penelitian sosial.

I.1.Latar Belakang

Untuk memperkuat analisis mengenai penelitian yang berkaitan dengan sosial agar mampu untuk memecahkan persoalan masyarakat baik yang berkaitan dengan sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang secara umum tidak dapat terhindarkan dari kehidupan masyarakat. Metode Penilitian Sosial merupakan salah satu solusi yang harus dikembangkan oleh semua kalangan agar mampu menutupi semua persalahan tersebut, guna terciptanya masyarakat yang berkompeten dalam segala hal agar dapat secara mudah memecahkan persoalan dalam masyarakat.Penelitian sosial dapat digunakan sebagai penyelidikan-penyelidikan yang dirancang untuk menambah ilmu pengetahuan sosial, gejala sosial, atau praktik-praktik sosial. Istilah social ini menunjuk pada hubungan-hubungan antara dan diantara, orang-orang, kelompok-kelompok seperti keluarga, institusi (sekolah, komunitas, organisasi dan lain sebagainya), dan lingkungan yang lebih besar.

I.2.Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memecahkan masalah social (eksploratif), definisi eksploratif itu sendiri adalah penjelajahan lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak, terutama sumber-sumber alam yang ada di tempat itu.Dari banyaknya permasalahan yang timbul maka dengan hadirnya makalah ini maka akan sedikit membantu masyarakat dalam menanggapi bagaimana proses dalam penelitian sosial itu, dan sebagai bahan pengayaan perkuliahan serta memenuhi tugas bimbingan dari dosen yang sekiranya dapat menjadi pegangan penting dalam memuhi semua kewajiban yang harus dilakukan.

BAB IIRUMUSAN MASALAHRumusan Masalah1Apa itu penelitian sosial?2Apasajakah yang menjadi karakteristik metode penelitian social?3Apa ituthe foundation of social theory?4Apasajakah yang menjadiproses penelitian?5Apa itudua sistem logis?6Apasajakah yang menjadigejala sosial?7Apasajakah yang menjadiunsur-unsur penelitian sosial?8Apasajakah jenis-jenis metode penelitiandan macam-macam metodologipenelitian?9Apa ituvariable?10Apasajakahhipotesis penelitian sosial?

BAB IIIPEMBAHASAN

A.PENELITIAN SOSIALPenelitian sosialPenelitian sosial adalah istilah yang digunakan terhadap penyelidikan-penyeldikan yang dirancang untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan sosial, gejala sosial, atau praktik-praktik sosial. Istilah sosial ini menunujuk pada hubungan-hubungan antara, dan di antara, orang-orang, kelompok-kelompok seperti keluarga, institusi (sekolah, komunitas, organisasi, dan sebagainya), dan lingkungan yang lebih besar.[[1]]a.DefinisiGejala sosial atau hubungan antara dua atau lebih gejala sosial dijadikan sebagai topik penelitian sosial. Topik yang berhubungan dengan gejala sosial bisa menyangkut individu (misal, kepuasan kerja), kelompok (misal, kepemimpinan), masyarakat (misal, struktur sosial), institusi (misal, iklim organisasi), dan juga lingkungan yang lebih luas seperti negara (misal, pertumbuhan ekonomi nasional). Jika demikian, studi tentang hubungan-hubungan antara, dan di antara, orang, kelompok, institusi, atau lingkungan yang lebih luas dinamakan dengan penelitian sosial. Penelitian sosial merupakan suatu tipe penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan sosial (social scientist) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang berbagai aspek sosial sehingga kita dapat memahaminya.[2]Penelitian atau riset pada dasarnya merupakan suatu penyelidikan yang sistematis dan metodis atas suatu masalah untuk menemukan solusi atas masalah tersebut dan menambah khazanah pengetahuan.[3]Para peneliti sedang meneliti gejala sosial yang ada di dalam masyarakat.Kata "research" dalam bahasa Inggris berasal dari kataReserare(bahasa Latin) yang berarti mengungkapkan. Secara etimologis, kataresearch(penelitian, riset) berasal dari kataredanto search. 'Re' berarti kembali dan to search berarti mencari.[4]Jadi, secara etimologis, penelitian berarti mencari kembali. Namun, makna yang terkandung dalam kataresearchjauh lebih luas dari pada sekedar mencari kembali atau mengungkapkan. Ini terlihat dari beberapa definisi penelitian berikut:''Penelitian adalah penyelidikan yang sistematis untuk menemukan jawaban atas masalah. Penelitian dapat digambarkan sebagai upaya yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah spesifik yang memerlukan solusi. Ini adalah serangkaian langkah-langkah dirancang dan diikuti, dengan tujuan menemukan jawaban terhadap isu-isu yang perhatian kepada kita dalam lingkungan kerja.[5]Jadi, walaupun penelitian merupakan sentral untuk penyelidikan dan pencarian solusi atas masalah-masalah sosial dan kegiatan akademik, belum ada konsensus dalam literatur tentang bagaimana penelitian harus didefinisikan. Hussey menyatakan bahwa penelitian menyediakan suatu peluang untuk mengenali dan memilih satu masalah penelitian dan menyelidikinya secara bebas.[6]b.KarakteristikMenurut Paul Leedy dalam bukunya Practical Research, ada 8 karakteristik Penelitian Sosial[7]:Penelitian Sosial berasal dari satu pertanyaan atau masalah, dengan menanyakan pertanyaan kita sedang berupaya untuk stimulasi dimulainya proses penelitian. Sumber pertanyaan dapat berasal dari sekitar kita.[7]Penelitian Sosial membutuhkan tujuan yang jelas. Pernyataan tujuan ini menjawab pertanyaan:Masalah apa yang akan diselesaikan/dipecahkan?tujuan adalah pernyataan permasalahan yang akan dipecahkan dalam Penelitian Sosial.[7]Penelitian Sosial membutuhkan rencana spesifik untuk melakukan penelitian rencana kegiatan disusun. Selain menetapkan tujuan dari Penelitian Sosial, kita harus menetapkan juga bagaimana mencapai tujuan tersebut. Beberapa hal yang perlu diputuskan misalnya: dimana mendapatkan data? Bagaimana mengumpulkan data tersebut? Apakah data yang ada berelasi dengan permasalahan yang ditetapkan dalam Penelitian Sosial?7Penelitian Sosial biasanya membagi masalah prinsip menjadi beberapa submasalah: untuk mempermudah menjawab permasalahan, biasanya masalah yang prinsip dibagi menjadi beberapa sub masalah.7Contoh: Masalah: Kompresi data dengan algoritma substitution Sub-masalah: - bagaimana melakukan kompresi data pada file teks hingga hasil kompresi 30% dari file asli? - bagaimana melakukan dekompresi pada file teks tanpa mengubah isi?

Penelitian Sosial dilakukan berdasarkan masalah, pertanyaan atau hipotesis Penelitian Sosial yang spesifik: Hipotesis adalah asumsi atau dugaan yang logis yang memberikan jawaban sementara tentang permasalahan Penelitian Sosial berdasarkan penyelidikan awal. Hipotesis mengarahkan kita ke sumber-sumber informasi yang membantu kita untuk menyelesaikan dan menjawab permasalahan Penelitian Sosial yang sudah ditetapkan. Hipotesis bisa lebih dari satu. Hipotesis mempunyai kemungkinan