of 42/42
Identitas pasien Pav. Badar Nama : An. C Jenis kel : perempuan Usia :9 bulan 1 hari Alamat : johar baru Tanggal MRS : 12-05-2016 Nama Ot : Tn.E

Lapkas Ok Banget Diare Akut(Lapkas 2)

  • View
    230

  • Download
    8

Embed Size (px)

Text of Lapkas Ok Banget Diare Akut(Lapkas 2)

Diare Akut

Identitas pasienPav. BadarNama: An. CJenis kel: perempuanUsia :9 bulan 1 hariAlamat : johar baruTanggal MRS : 12-05-2016Nama Ot: Tn.E

Alloanamnesis KU: muntah disertai diare sejak 5 hari yang lalu.

KT: demam, batuk berdahak, dan sesakAlloanamnesis RPS: pasien datang ke IGD dengan keluhan diare sejak 4 hari yang lalu disertai muntah dan batuk berdahak. Sehari sebelum diare pasien mengeluh muntah lebih dari 3x sehari, muntah berisi cairan tanpa disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, demam turun hanya saat diberi obat penurun panas setelah itu naik kembali. Kemudian 4 hari yang lalu pasien mulai diare diikuti dengan batuk berdahak. Diare lebih dari 5x sehari berwarna kuning disertai ampas, tidak ada lendir, tidak disertai darah. Batuk berdahak, dahak sulit untuk dikeluarkan, ibu pasien mengaku pasien terlihat sulit bernafas. pasien sempat dibawa ke puskesmas koja namun keluhan tidak membaik, ibu pasien mengaku pasien tampak mulai rewel, saat diberi minum pasien terlihat sangat haus, BAK sedikit.

RPD : kejang -, tb paru -, asma -,RPO : 4 hari yang lalu pasien sempat dibawa ke praktik bidan, namun tidak kunjung sembuh. 2 hari yang lalu pasien berobat kembali ke puskesmas dan puskesmas merujuk pasien ke RS.

R kehamilan :ANC rutin kedokter

R Persalinan : Normal cukup bulan di tolong dokter, SC dengan indikasi letak sungsang, lahir dengan suara merintih. BBL : 2400 gr, PBL : 48 cm

Pola makan : 0-6 bulan ASI esklusif,6 bulan- sekarang pasien masih diberi ASI dan dicampur MPASI. Sebelum sakit pasien sempat diberi pisang.

R imunisasi : hepatitis B (2X)BCG (1X) Polio (3x)DPT (3X)Hib (3x)campak (-)

R tumbang : 9 bulan bisa tengkurap dan duduk.

R alergi : -

R psikososial : -Pemfis KU : pasien tampak sakit sedang Kesadaran : CMTanda vital :Suhu : 38,3 CNapas : 40x/menitNadi : 108x/menitTD : -Antropometri- BB: 8,5 kg- TB: 73 cm- LK: 43 cm

- Status GiziBB/U: terletak diantara 2 SD sampai +2 SD (kesan BB cukup)TB/U: terletak diantara 2 SD sampai +2 SD (kesan TB normal)BB/TB : terletak diantara 2 SD sampai +2 SD (kesan BB/ TB normal)Kesan : Pertumbuhan sesuai usiaKEPALA : normochepal, rambut hitam, tidak mudah rontok. Ubun ubun tertutup.MATA: konjungtiva anemis (-/-) sclera icterus (-/-) edema palpebra (-/-) mata cekung (+/+)HIDUNG: pernafasan cuping hidung (-/-) deviasi septum nasi (-/-) sekret (-/-) epistaksis (-/-)STATUS GENERALISTELINGA: Normotia, sekret (-/-)MULUT: Mukosa bibir kering, perdarah gusi (-/-). Tonsil T1/T1. faring hiperemis (-), lidah kotor (-)LEHER: Pembesaran KGB (-)PARUINSPEKSI : SimetrisPALPASI : Vocal Premitus di kedua lapang paru samaPERKUSI : SonorAUSKULTASI : ronkhi (+/+) seluruh lapang paru, wheezing (-/-)JANTUNGINSPEKSI : Ictus cordis terlihatPALPASI : Ictus cordis terabaPERKUSI : RedupAUSKULTASI : BJ 1 dan 2 normal. Murmur (-), gallop (-)ABDOMENINSPEKSI :distensi (-), pernafasan perut meningkatAUSKULTASI : BU (+)PALPASI : Nyeri Tekan (-), turgor kulit sedikit melambat, supel PERKUSI : Timpani di ke empat regio abdomenEKSTREMITAS ATASAKRAL : hangatEdema : -Sianosis : -RCT : < 2 detikEKSTREMITAS BAWAH AKRAL : hangatEdema : -Sianosis : -RCT : < 2 detikKELENJAR INGUINAL : pembesaran kelenjar inguinal (-)ANUS dan RECTUM : dalam batas normalGENITALIS : dalam batas normalHASIL PEMERIKSAAN PENUNJANG 12-05-2016

LaboratoriumHasilSatuan Nilai rujukanHb9,7g/dLLeukosit15.01Ribu/uLHt28% trombosit347000Ribu/uLEritrosit 4,97juta/uLNa135mEq/L

K4,4mEq/LCl95mEq/LResumeAnak perempuan 9 bulan datang dengan keluhan diare cair lebih dari 5x sehari, febris (+), vomitus (+), batuk (+) dispneu (+), BAK sedikit, rewel, saat diberi minum tampak kehausan. S: 38,3 C.Pf : mata cekung, turgor sedikit melambat.

Diagnosis Diagnosis klinis = GEA dengan dehidrasi ringan-sedang & BP ringanDiagnosis tum-bang = sesuai usiaDiagnosis imunisasi = belum lengkapDiagnosis gizi = gizi baikTerapi- O2 2liter/menit.- inf. asering 8 tpm- bolus ondansetron /6 jam

-KAEN 3B 1200cc/24 jamCeftriaxon 1x 600 mg D5% 50ccZink 1x20 mgbromheksin 1,5 mg/4 jam.teofilin mg

TINJAUAN PUSTAKADefinisiBuang air besar > 3 kali dalam 24 jam dengan konsistensi cair dengan atau tanpa darah dan kurang dari 14 hari (umumnya 10 % BBKeadaan umum lemah, letargi atau komaUbun ubun sangat cekungMata sangat cekungAir mata tidak adaMukosa bibir sangat keringTurgor burukAkral dingin

23Pemeriksaan PenunjangTinja:

ElektrolitPemeriksaan fungsi ginjal bila ada komplikasiMakroskopikMikroskopikKimiaBiakan dan uji sensitivitas24PenatalaksanaanTidak boleh diberikan antidiareAtasi Dehidrasi dan gangguan elektrolitAntibiotik sesuai dengan penyebabnya25RehidrasiDiare tanpa dehidrasi ASI, oralit sesuai keinginan dan tiap kali BAB< 1 tahun 50 100 cc1 5 tahun 100 200 cc> 5 tahun semaunyaDehidrasi ringan-sedang:Rehidrasi dengan oralit 75cc/ kgBB dalam 3 jam pertama pada kasus diberikan 4,2 kg x 75 cc/kgBB = 315 cc dalam 3 jam pertamaLanjutkan pemberian cairan sesuai umur tiap kali BAB

26Dehidrasi berat:Parenteral (RL, RA) 100 cc/kg BB< 1 tahun :1 jam pertama 30 cc/kgBB5 jam berikutnya 70cc/kgBB> 1 tahun: jam pertama: 30 cc/kgBB2 jam berikutnya: 70cc/kgBBBeri minum bila sudah bisa minum 5cc/kgBBBerikutnya dinilai lagi derajat dehidrasi dan ditatalaksanai sesuai temuan

27Koreksi Hipernatremi pemberian dextrose 5%+1/2 salinHiponatremi ringer laktat/ normal salinHiperkalemi pemberian kalsium glukonas 10 % 0.5 1 ml/kgBB iv perlahan & pantau detak jantungHipokalemi jika kadar K 2,5-3,5 mEq/L diberikan 75 mEq/kgBB/hari28Pemberian antibiotikSesuai dengan uji sensitivitasSebagai pilihan utama : - Kotrimoksazol- Amoxicillin

Komplikasi DiareDemamAsidosisHipoksiaGagal ginjal akutKejang

29BronkopneumoniaEtiologi Menurut umurKlasifikasiKlasifikasi Pneumonia Berdasarkan Lingkungan dan PejamuPneumonia KomunitasSporadis atau endemic; muda atau orang tuaPneumonia NosokomialDidahului perawatan di RSTipe KlinisEpidemiologiPneumonia RekurensTerdapat dasar penyakt paru kronikPneumonia AspirasiAlkoholik, usia tuaPneumonia pada gangguan imunPada pasien transplantasi, onkologi, AIDSManifestasi KlinikTidak rutin dilakukan kecuali pd pneumonia berat yg dirawat di RS. Spesimen berasal dr: usap tenggorok, nasofaring, bilasan bronkus, darah, pungsi pleura, atau aspirasi paru37Kriteria DiagnosisDiagnosis ditegakkan bila ditemukan 3 dari 5 gejala berikut:Sesak nafas disertai pernafasan cuping hidung dan tarikan dinding dadaPanas badanRonki basah sedang nyaringFoto thorax menunjukkan gambaran infiltrat difusLeukositosis (pd infeksi virus tidak melebihi 20.000/mm3 dgn limfosit predominan, dan bakteri 15.000-14000/mm3 neutrofil predominan)KomplikasiKomplikasi biasanya sebagai hasil langsung dari penyebaran bakteri dalam rongga thorax ,seperti Efusi pleura Empiema Perikarditis atau penyebaran bakteremia dan hematologi Meningitis Artritis supuratif Osteomielitis adalah komplikasi yang jarang dari penyebaran infeksi hematologi. AntibiotikTerima Kasih42