27
KESELAMATAN & KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA KESEHATAN KERJA DR. Robiana Modjo, SKM, DR. Robiana Modjo, SKM, MKes MKes Departemen K3 - FKMUI Departemen K3 - FKMUI [email protected] [email protected]

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

  • Upload
    selena

  • View
    194

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA. DR. Robiana Modjo, SKM, MKes Departemen K3 - FKMUI [email protected]. Kita selalu menginginkan kesehatan dan keselamatan begitu juga lingkungan yang baik. Occupational Health and Safety. Engineering Control, Administrative Control Behavior Control. - PowerPoint PPT Presentation

Citation preview

Page 1: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

KESELAMATAN & KESELAMATAN & KESEHATAN KERJAKESEHATAN KERJA

DR. Robiana Modjo, SKM, MKesDR. Robiana Modjo, SKM, MKes

Departemen K3 - FKMUIDepartemen K3 - FKMUI

[email protected]@ui.ac.id

Page 2: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Kita selalu menginginkan kesehatan dan keselamatan

begitu juga lingkungan yang baik

Page 3: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

ERZETES-2004

Illness/ Illness/ DiseaseDisease

HAZARHAZARDD

IncidenIncident/ t/

AccidenAccidentt

PropertProperty y

damagedamage

OHS Integrated OHS Integrated Management System Management System

Engineering Control, Engineering Control, Administrative ControlAdministrative Control

Behavior ControlBehavior Control

LOSSLOSSVALUEVALUE RISKRISK

SafetySafety

HealthHealth

Page 4: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

VALUEVALUE

1.1. Hak Azasi ManusiaHak Azasi Manusia2.2. Legal AspekLegal Aspek3.3. EkonomiEkonomi

Page 5: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Keselamatan dan Kesehatan merupakan Hak Asasi Manusia

• Manusia telah diciptakan dengan sempurna, memiliki sistem perlindungan mendasar sejak masih dalam kandungan hingga wafat. – Memiliki keinginan untuk tetap selamat dan sehat– Memiliki perasaan takut terhadap bahaya– Memiliki naluri yang dapat mendeteksi adanya bahaya – Memiliki gerak refleks– Memiliki akal yang selalu menimbang benar atau salah– Memiliki Ibu yang melindungi & Ayah yang membimbing ke jalan

selamat

• Sebagai hak yang asasi maka setiap manusia harus dilindungi terhadap bahaya-bahaya yang dikenakan kepadanya.

Page 6: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Tindakan aman yang mungkin telah dilakukan hari ini

• Selalu berusaha melihat kearah mana kita hendak melangkah

• Minum teh panas dengan berhati-hati• Menjaga jarak kendaraan saat beriringan

dgn kendaraan lain• Mengurangi kecepatan bila ada hambatan

didepan jalan• selalu menjaga diri dari bahaya yang kita

ketahui agar tetap selamat.

Kita selalu sadar keselamatan

Page 7: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Semua orang adalah pejuang keselamatan.

• Untuk dapat selamat manu- sia dilindungi dengan sistim pertahanan diri (survival).

1. Sistim Survival Dasar: insting, refleks, rasa dan nafsu dasar (makan, berkembang biak, bersaing, dll.).

2. Sistim Survival tingkat lanjut: penggunaan akal untuk hidup lebih baik.

Page 8: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Basic Survival System

Sistim survival dasar telah tertanam dalam diri manusia sejak awal kehidupannya, begitu juga mahluk hidup lainnya dimuka bumi ini.

Sistim tersebut tidak lain berfungsi agar semua mahluk dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Page 9: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Advance Survival System

• Dewasa ini penggunaan akal sudah semakin kuat dan pertahanan diri sudah tidak mengandalkan hanya Basic Survival semata tapi juga sistim survival yang lebih menjamin hingga jauh ke masa depan.

• Segala bentuk ancaman bagi keselamatan hidup di masa depan telah banyak diidentifikasi dan evaluasinya melahirkan kesepakatan bersama bagi penyelamatan dunia yang tentu sangat membutuhkan komitmen kuat dari para warganya.

• Siapa yang menolak bergabung dalam program penyelamatan dunia dapat diperlakukan sebagai penjahat dunia.

Page 10: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Variasi Kesehatan akibat kerjaPrakerja Masa kerja Purna kerja

sehat sehat sehat

sehat sehat

sehat sehat

sehat sehat sehat

sakit sakit

sakit

meninggal

a

b

c

d

Mana yang terbaik ?

Page 11: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Sejarah perkembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 1700 tahun sebelum masehi Raja Hamurabi dari kerajaan Babylonia

dalam kitab undang-undangnya menyatakan Bila seorang ahli bangunan membuat rumah untuk seseorang dan pelaksanaan pembuatannya tidak berjalan dengan baik sehingga rumah itu roboh dan menimpa pemilik rumah hingga mati, maka ahli bangunan tersebut dibunuh.”

Dalam zaman Mozai kurang lebih 5 abad setelah Hamurabi dinyatakan bahwa ahli bangunan bertanggungjawab atas keselamatan para pelaksana dan pekerja dengan menetapkan pemasangan pagar pengamanan pada setiap sisi luar atap rumah.

Kurang lebih 8 abad sesudah masehi, Plinius seorang ahli Encyclopedia bangsa Roma mensyaratkan agar para pekerja tambang diharuskan memakai tutup hidung

Tahun 1450 Dominico Fontana diserahi tugas membangun obelisk di tengah lapangan St. Pieter Roma. Ia selalu mensyaratkan agar para pekerja memakai topi baja.

Page 12: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

SekarangPerkembangan teknologi semakin pesat, peralatan di disain dengan tingkat bahaya yang semakin tinggi, namun tingkat keamanan juga tinggi. Pekerjaan diatur agar aman bagi pekerja. Perlindungan hak asasi semakin diperhati kan, keselamatan menjadi perhatian yang utama. Sumber energi ramah linkungan mulai dikembang kan. dstnya

Sejarah Perkembangan Bahaya Pekerjaan

Sebelum era industriBahaya pekerjaan masih terbatas pada bahaya peng gunaan alat-alat sederhana. Perlindungan keselamatan masih sangat kurang. Perlindungan hanya diberi kan kepada kelompok bangsawan atau raja-raja dimana pekerjaan kasar atau berbahaya dilakukan oleh para budak. Kematian atau kecelakaan dianggap sebagai bagian dari nasib para budak.

Revolusi IndustriPeralatan berubah secara drastis. Pada masa ini mesin-mesin bertenaga besar mulai diciptakan. Tentu saja perkembangan ini berakibat meningkatnya bahaya-bahaya pekerjaan. Tidak hanya bahaya yang mengancam keselamatan tetapi juga bahaya lingkungan. Revolusi industri menuju kemajuan atau kehancuran ?

Page 13: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Perkembangan di masa yang akan datang diharapkan dapat semakin mampu mengatasi permasalahan

keterbatasan sumberdaya dan dampak buruk perkembangan

teknologi/industri

Dibutuhkan kerjasama seluruh umat manusia untuk

menyelamatkan dunia

Masyarakat yang tidak memiliki kepedulian dan kesadaran serta

enggan bekerja sama dalam penyelamatan dunia akan termasuk

dalam kelompok masyarakat tak beradab/jahat

Kemanakah dunia akan dibawa oleh penduduknya

????

Or

Qiamah?

Page 14: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Perjalanan sejarah perlindungan Kesehatan & Keselamatan mulai dari engineering hingga perubahan budaya

Historical path from safety engineering to culture change

E1

E1 E2

E1E2

E3

E1 E2

E3

E1 E2

E3

BB

BBCC

(E1)

Engineering

(E2)

Enforcement

(E3)

Education

(BB)

Behavior -based

(CC)

Culture Change

= Pola statistik kecelakaan

Trend of accident statistic

ime

Page 15: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

E1

E1 E2

E1E2

E3

E1 E2

E3 BB

E1 E2

E3 BBCC

(E1)

Engineering

(E2)

Enforcement

(E3)

Education

(BB)

Behavior -based

(CC)

Culture Change

penanggulangan bahaya melalui rekayasa enjinerring

penggunaan bantuan dari luar seperti pengawasan melekat, penegakan disiplin, dll.

Perlindungan melalui peningkatan pengetahuan akan bahaya dan penanggulangannya

Perlindungan dengan mengandalkan perilaku orang dalam hal keselamatan

Perlindungan melalui pembentukan budaya masyarakat yang memiliki kesadaran, kebiasaan, kepekaan yang sama

Penggunaan sistem sabuk pengaman otomatis, tidak akan efektif bila diiringi dengan penolakan pemakai.

Pemakaian sabuk pengaman karena takut polisi, tidak efektif bila polisi tidak ada

Mengetahui perlunya memakai sabuk pengaman namun karena belum diiringi dengan kebiasaan maka seringkali terlupakan

Memakai sabuk pengaman karena kebiasaan.

Memakai sabuk pengaman tidak hanya untuk dirinya saja tapi juga untuk yang lain.

Page 16: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Dimanakah kita?

E1 E1 E2E1E2

E3

E1 E2

E3 BB

E1 E2

E3 BBCC

Hanya bergantungpada alat pelindung

Kesadaran tidak ditumbuhkan.

Bergantung pada dorongan orang lain.

Kurang kesadaran

Bergantung pada daya Ingat.

Kesadaran sudah ada.

Terlindungi oleh kebiasaan.

Kesadaran sudah ada.

Terlindungi karena telah membudaya

Kesadaran sangat tinggi dan berjamaah

Page 17: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Proses Produksi

Project

Workforce

Works Environment

Safe Product

project completion meet goal

fit and healthy workforce

safe works and safe environment

free injury and illness

profit

safe waste

Healthy Worker

Safe material

Safe Subcon

Safe equipmt

Selection &

Training

PemerintahCustomerKantor Pusat

(corporate)

Lingkungan

Res

ourc

es

Health care provider

Peraturan perundang2an

Pengawasan & support

Work Hazard Management

First aid and medical

treatment

Sistem Dunia Kerja yang Menjunjung Nilai Keselamatan dan Kesehatan

Page 18: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

HAZARD & RISIKO

• HAZARDSuatu keadaan/kondisi yang dapat mengakibatkan (berpotensi) menimbulkan kerugian (injury/penyakit) bagi pekerja

• RISIKOKemungkinan/peluang suatu hazard menjadi suatu kenyataan

• Pajanan, Frekuensi, Konsekuensi• Dose - Response

Page 19: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard K3

• Hazard Somatik

• Hazard Lingkungan Kerja (Fisik, Kimia, Biologi)

• Hazard Perilaku (Behaviour)

• Hazard Ergonomi

• Hazard Pengorganisasian Pekerjaan

• Hazard Budaya Kerja

Page 20: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Somatik

• Hazard yang (sudah) ada pada tubuh pekerja• Lazim disebut “Faktor risiko”

– Hipertensi– Diabetes Mellitus– Obesitas– Dyslipidemia– Asthma

• Pengendalian– Pola hidup sehat (diet seimbang, olah raga, tidak

merokok, cek up teratur, dll)

Page 21: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Lingkungan Fisik

– Radiasi non pengion: UV light, infra merah, microwave (gelombang mikro)

• Efek kesehatan: gangguan mata (sementara-permanen), gangguan pada kulit

– Radiasi pengion: sinar X, sinar α, sinar β, dll• Efek akut: syndrom SSP, gangguan pencernaan,

gangguan hemopoetik• Efek kronis: karsinogenesis, kerusakan genetik

– Pengendalian:• Tempatkan sumber radiasi secara benar (mis: ruang

isolasi)• Lindungi operator dgn APD

Page 22: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Lingkungan Fisik

• Bising: suara yg tidak dikehendaki• Efek terhadap pekerja

– Gangguan Fisiologis– Gangguan Psikologis– Gangguan Patologis Organis

• Pengendalian– Substitusi – Eliminasi – Administrasi

Page 23: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Lingkungan Fisik

• Suhu/Temperatur– Suhu tinggi: heat stroke & heat cramps– Pengendalian: air minum, asupan garam, istirahat,

tidur, pakaian, aklimatisasi• Pencahayaan

– Mengakibatkan kelelahan pada mata;• Iritasi, mata berair, mata merah, sakit kepala, viskositas

menurun, contrast sensitivity, akomodasi menurun– Pengendalian, harus diperhatikan hal2 sbb:

• Sumber pencahayaan: intensitas, sumber cahaya, efisiensi & efektivitasnya

• Keadaan lingkungan tempat kerja: luas, jendela, langit2/dinding

• Tenaga kerja: kemampuan penglihatannya, kondisi kesehatan

Page 24: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Lingkungan Fisik

• Frosbite, akibat suhu sangat rendah di bawah titik beku

• Chilblain, akibat bekerja di tempat cukup dingin untuk waktu yang lama

• Trenchfoot, akibat terendam air dingin cukup lama

• Hiperbarik• Getaran, akibat terpajan terhadap getaran dapat

menimbulkan Raynaud Syndrome

Page 25: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

HAZARD LINGKUNGAN KIMIA

• Inorganic, mis: lead, arsenic, silica• Organic mis: solvent, vapours & gases• Efek Kesehatan:

– Asbes Asbestosis (preparasi tekstil terbuat dari asbes)– Silica Silikosis (perusahaan granit,keramik)– Byssinosis (industri tekstil)– Anthracosis (tambang batu bara)– Larutan korosif (menimbulkan kerusakan kulit)– Gas sianida, asam sulfida dan karbon monoksida– Uap logam (menimbulkan ‘demam uap logam’, dermatitis)

Page 26: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

HAZARD BIOLOGI

• MIKRO ORGANISME (bakteri, virus, fungi) toksin, infeksi, alergi

• ARTHROPODA (serangga, dll) sengatan infeksi

• TUMBUHAN TINGKAT TINGGI (toksin & allergen) dermatitis, asma, pilek

• TUMBUHAN TINGKAT RENDAH (yang membentuk spora)

• VERTEBRATA (protein allergen) urine, saliva, faeces, kulit/rambut allergi

• INTERVETEBRATA selain ARTHROPODA (cacing, protozoa)

Page 27: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Hazard Perilaku (Behavior)

• Merokok

• Pola makan

• Minum2an beralkohol

• Workaholic

• Efek Kesehatan: PJK, DM, Stroke, Stress

• Pengendalian: Pola hidup sehat