of 15 /15
KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN KERJA

Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Memberikan upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat dan agar setiap sumber produksi perlu dipakai dan digunakan secara aman dan efisien

Citation preview

KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN KERJA

Memberikan upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat dan agar setiap sumber produksi perlu dipakai dan digunakan secara aman dan efisien

PENGERTIANSecara Etimologis :

Suatu konsep berfikir dan upaya nyata untuk menjamin kelestarian tenaga kerja dan setiap insan pada umumnya beserta hasil karya dan budaya dalam upaya mencapai adil, makmur dan sejahtera

Secara Filosofi :

Suatu cabang ilmu pengetahuan dan penerapan yang mempelajari tentang cara pencegahan penanggulangan kecelakaan di tempat kerja

Secara Keilmuan :

DASAR HUKUM - 1

Peraturan Pelaksanaan

Peraturan Khusus PP; Per.Men ; SE;

Pasal 27 ayat (2) UUD 1945

Pasal 86, 87 Paragraf 5 UU Ketenagakerjaan

UU No.1 Tahun 1970

Melindungi :• Tenaga kerja;• Orang lain yang berada di tempat kerja perlu

terjamin keselamatannya• Sumber-sumber produksi dapat dipakai secara

aman dan efisien

TUJUAN

Sejarah K3 di Indonesia :

• (Stoom Wet 1847)• Tahun 1910 : VR• Tahun 1930 : UU Uap 1930• Tahun 1951 : UU No. 2 Tahun 1951• Tahun 1970 : UU No. 1 Tahun 1970• Tahun 1992 : UU No. 3 Tahun 1992• Tahun 2003 : UU No.13 Tahun 2003• Tahun 2012 : PP No.50 Tahun 2012

Created by Gia.Ls.

Data Kecelakaan Kerja Nasional :• Tahun 2009 : 96.314 kasus • Tahun 2010 : 65.000 kasus • Tahun 2011 : 98.711 kasus

Santunan yang dibayarkan :• Tahun 2009 : Rp 3,53 trilyun;• Tahun 2010 : Rp 3,39 trilyun;• Tahun 2011 : Rp 8,327 trilyun

Data kecelakaan kerja Sulawesi Selatan :• Tahun 2009 : 658 kasus • Tahun 2010 : 534 kasus • Tahun 2011 : 501 kasus

Santunan Yang Dibayarkan :• Tahun 2009 : Rp 4.850.272.593.63,-• Tahun 2010 : Rp 4.484.185.930.94,-• Tahun 2011 : Rp 4.505.446.294.74,-

04/12/2023 Created by ganjar budiarto 8

Data kecelakaan Sektoral

- Konstruksi : 31,9 %- Insdustri : 31,6 %- Tranport : 9,3 %- Pertambangan : 2,6 %- Kehutanan : 3,8 %- Lain-lain : 20 %

Ref. ILO

04/12/2023 Created by ganjar budiarto 9

Data penyebab kecelakaan Sektor konstruksi

- Jatuh : 26 %- Terbentur : 12 %- Tertimpa : 9 %- Mesin dan alat : 8 %- Alat tangan : 7 %- Transport : 7 %- Lain-lain : 6 %

Ref. ILO

M. Mushanif Mukti 12

M. Mushanif Mukti13

Pekerja terjatuh dari Lantai 30Gedung Mediterania Jl Gajah Mada Jakarta

Peristiwa terkait isu K3 :

• Pelarangan Garuda terbang di wilayah Eropa beberapa waktu lalu;

• Larangan bagi produk Cina memasuki Eropa karena ditengarai mengandung melamin;

• Runtuhnya jembtan di Kutai Kertanegara;• Pemberlakuan ISO 14000 series;• Pemberlakuan OHSAS 18001 series;

Created by Gia.Ls.

• ILO tahun 2006, bahwa kerugian akibat kecelakaan kerja mencapai 4% dari GDP suatu negara. Artinya, dalam skala industri, kecelakaan dan penyakit akibat kerja menimbulkan kerugian 4 persen dari biaya produksi berupa pemborosan terselubung (hidden cost) yang dapat mengurangi produktivitas yang pada akhirnya dapat mempengaruhi daya saing suatu negara. Hasil survey World Economic Forum telah mengaitkan antara daya saing dengan tingkat kecelakaan, artinya daya saing suatu negara ternyata berhubungan dengan tingkat keselamatan kerja. Negara dengan daya saing rendah memiliki tingkat keselamatan yang rendah pula. Dan menurut hasil Survey tersebut, Indeks daya saing Indonesia berada pada peringkat ketiga dari bawah di atas Zimbawe dan Rusia dari 31 negara yang disurvey. Peringkat pertama diduduki oleh Finlandia, disusul oleh Amerika Serikat, lalu Swedia di peringkat ke-tiga.