Click here to load reader

KESANTUNAN SAPAAN VERBAL GURU KEPADA SISWA ... Wujud kesantunan sapaan verbal adalah tuturan yang memenuhi prinsip kesantunan, yakni 62 pematuhan terhadap maksim Leech. Wujud itu sendiri

  • View
    12

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of KESANTUNAN SAPAAN VERBAL GURU KEPADA SISWA ... Wujud kesantunan sapaan verbal adalah tuturan yang...

  • i

    KESANTUNAN SAPAAN VERBAL GURU KEPADA SISWA

    DI SMP ALOYSIUS TURI YOGYAKARTA

    TAHUN AJARAN 2017/2018

    SKRIPSI

    Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

    Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia

    Oleh:

    Clara Wahyu Kurnia Pangestuti

    NIM: 131224002

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA

    JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2018

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • SKRIPSI

    KESANTUNAI\T SAPAAN YEBBAL GURU I(EPADA SISWA

    *i S}€F ATGYSTUS TUFJ YECYAHAR?A TAITUN AJARAN 2T17 |zffI*

    Prof. Dr. Praaowo, M.Pd. Tanggal, 16 Januari 2018

    g#5.gr fl"i:lyi:-,\ b

    ,ing .r r ^-b"".;.enc

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • SKRIPSI

    KESAI{TU|'{AJ\ SAFAA|.i }'ERBAL CURiJ KEPADA SiSWA

    DI SMP ALOYSIUS TURI YOGYAKARTA

    TAiiLT{ AJAPTAi\ 29r,7 i7018

    Dipersiapkan dan ditulis oleh:

    Clara \Mahyu Kurnia Pangestuti ! -11224{!{!?

    Telah dipertahankan di depan Panitia Penguji n .'!-- a-.-----"..-.!. "-\(} f.,.-...,,-: an! elr-.iu{i ls.riBH.ai. !; -scii!;s.{i iu.l {;

    dan telah diny atakan memenuhi syarat

    Susunan Panitia Penguji

    iiam* i,engkap

    Ketua

    Sekretaris

    t ,--.-.-a-- 1 l urFFv!s r

    Anggota2

    Anggota 3

    Rishe Purnama Dewi, S.Pd.. M.Hum.

    Dr. R. Kunjana Raharcii, M.Hum.

    ! ! nl -'i.-.i i i!_ -_iii-.,!!i!'! ,\i l-.f

    Dr. Yuliana Setyaningsih. M.Pd.

    Dr. R. Kunjana Rahardi, M.Hum.

    Yogyakarta, 29 Jarnari 20 18

    FakLrltas Kegurua-n dar: iimtr Penrlirlika.n t l,^:-.^-,..-;.^^ ('---.^a^ I \l-...-.^-^Lilrli el-irrus -*l!a[a I-,Ilat IilJ

    lll

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iv

    MOTO

    “ Hidup itu bukan masalah maju atau mundur, tetapi bagaimana caranya tetap

    bertahan pada langkah yang akan membawa kita kepada masa depan”.

    (Clara Wahyu Kurnia P.)

    “ Mengapa kita harus membela diri ketika kita disalahpahami atau dihakimi

    dengan keliru? Tinggalkanlah hal itu. Mari kita tidak mengucapkan apapun.

    Merupakan hal yang manis untuk membiarkan orang lain menghakimi kita dengan

    cara yang mereka suka. Oh keheningan yang terberkati, yang memberi begitu

    banyak kedamaianbagi jiwa!”

    (St. Therese of Lisieux)

    “Kesalahan tidak akan menjadi kebenaran walau berulang kali diumumkan,

    sebaliknya, kebenaran tidak akan jadi kesalahan walau tak seorang pun

    mengetahuinya”.

    (Mahatma Gandhi)

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • v

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Karya ini penulis persembahkan kepada:

    1. Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria

    2. Orang tua tercinta, Ayah Yohanes Agus Budi Santoso dan Ibu Anastasia

    Iswahyuni yang selalu mendoakan dan mendukung dalam hal keuangan

    serta kasih sayang dalam penyelesaian skripsi ini.

    3. Adik saya satu-satunya Monika Kristiana Agista Putri yang selalu

    memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan

    skripsi ini.

    4. Alm. Yohanes Agus Iswahyudi dan Arista Kristianto yang selalu menjadi

    pendoa sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini.

    5. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tempat dimana peneliti menempuh

    pendidikan dan menuntut ilmu.

    6. Keluarga, sahabat dan teman-teman yang terkasih.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • vi

    ABSTRAK

    Pangestuti, Clara Wahyu Kurnia. 2018, “Kesantunan Sapaan Verbal Guru

    kepada Siswa di SMP Aloysius Turi Yogyakarta.” Skripsi. Yogyakarta:

    Program Studi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan

    dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma.

    Penelitian ini menganalisis tentang kesantunan sapaan verbal guru

    kepada siswa di sekolah. Penelitian ini memiliki dua sub rumusan masalah yaitu

    bagaimana kesantunan sapaan verbal guru kepada siswa di SMP Aloysius Turi

    Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018, dengan sub masalah bagaimana wujud dan

    ciri penanda spaan verbal guru kepada siswa serta apa maksud sapaan verbal guru

    kepada siswa. Tujuan utama yaitu mendeskripsikan kesantunan sapaan verbal

    guru kepada siswa di SMP Aloysius Turi Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018.

    Penelitian ini memiliki dua sub tujuan. Pertama, mendeskripsikan wujud dan ciri

    penanda kesantunan sapaan verbal. Kedua, mendeskripsikan maksud sapaan vebal

    guru kepada siswa.

    Peneliti untuk mengumpulkan data menggunakan teknik merekam dan

    mencatat. Data diambil selama bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2017.

    Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti itu sendiri. Analisis data dilakukan

    dengan tahapan: (1) mengidentifikasi data yang telah dikumpulkan, (2)

    mengklasifikasi hasil temuan berdasarkan prinsip kesantunan milik Leech, faktor

    penentu kesantunan serta indikator kesantunan, (3) menginterpretasi maksud dari

    data yang diperoleh, (4) mendeskripsikan hasil analisis data tersebut.

    Hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, peneliti menemukan

    wujud dan ciri penanda kesantunan sapaan verbal guru kepada siswa di SMP

    Aloysius Turi Yogyakarta. Wujud kesantunan sapaan verbal adalah tuturan yang

    memenuhi prinsip kesantunan, yakni 62 pematuhan terhadap maksim Leech.

    Wujud itu sendiri adalah tuturan verbal guru kepada siswa, sedangkan ciri

    penanda dalam penelitian ini adalah indikator kesantunan yaitu menjaga suasana

    perasaan mitra tutur, mempertemukan perasaan penutur dengan mitra tutur,

    menjaga agar tuturan agar dapat diterima oleh mitra tutur, menjaga agar dalam

    tuturan terlihat ketidakmampuan penutur, memposisikan lawan tutur dalam posisi

    tinggi, menjaga tuturan agar apa yang dikatakan penutur juga dirasakan mitra

    tutur serta pemilihan kata atau diksi. Peneliti juga menemukan sepuluh (10)

    maksud dalam penelitian ini yaitu maksud menyuruh, mengingatkan, menegur,

    memberi candaan, menyapa, menanyakan, meminta, menyindir, memuji,

    memberitahu dan mengetahui.

    Kata Kunci: Kesantunan berbahasa, Wujud dan Ciri penanda

    kesantunan, Fungsi sapaan, dan Maksud.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • vii

    ABSTRACT

    Pangestuti, Clara Wahyu Kurnia. 2018, “The Politeness of Teacher's

    Vocational Greetings to Students in SMP Aloysius Turi Yogyakarta

    Academic Years 2017/2018.’’ Thesis. Yogyakarta: Indonesian Language

    Education and Literature Study Program, Department of Language

    Education and Art, Faculty of Teacher Training and Education, Sanata

    Dharma University.

    This study analyzed the politeness of teacher's vocational greetings to

    students in SMP Aloysius Turi Yogyakarta. This study has a main goal to describe

    teacher's verbal greetings toward students at SMP Aloysius Turi Yogyakarta

    academic years 2017/2018. Furthermore, this research has two sub-goals. First,

    describing the form and characteristic of teachers’ verbal manners of greeting.

    Second, describing ideas of teachers’ verbal manners of greeting toward students.

    In this research, the researcher used two methods to collect data namely

    recording and taking notes. Meanwhile, the data were taken in July until August

    2017. The instrument in this study was the researcher it self. Thus, The data

    analysis was done by four steps: (1) Identifying the data that has been collected

    before, (2) Classifying the result based on Leech’s manners principal, (3)

    Interpreting the meaning of data, (4) describing the result of analysis data.

    Based on the findings, the researchers found that the form and

    characteristic of teachers’ verbal manners toward students at SMP Aloysius Turi

    Yogyakarta. They were fulfilled with Leech’s manners principal, the researcher

    also found 62 discipline manners about Leech’ maxim indicators. According to

    the analysis data, the researcher found politeness indicators namely diction and

    three function of greeting; (1) to attract attentions, (2) to recognize the

    messengers, (3) to keep a good relationship among society. The researcher also

    analyzed the meaning of greeting in order to observe the politeness of greeting

    that used by teacher toward students.

    Key word: Politeness of speaking, form and characteristic of speakers, Funtion

    and meaning of greeting.

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • viii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria atas

    berkat rahmat serta pertolongannya yang telah dilimpahkan kepada penulis,

    sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan lancar. Penulisan skripsi

    ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana

    Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma.

    Penulis menyadari bahwa skripsi masih jauh dari kata sempurna dan

    penyusunan skripsi ini dapat terselesaikan atas arahan, bantuan serta bimbingan