of 42 /42
6/1/2010 1 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI, SE., MM DEFINISI Kebijakan dengan mengatur jumlah uang beredar. Instrumen kebijakan moneter : Open Market Operation Melalui surat berharga milik pemerintah (SBI, SBPU) repurchase agreement Discount Rate Tingkat bunga yang ditetapkan pemerintah atas bank-bank umum. Reserve Requirement Ratio Mengukur efek multiplier dari cadangan wajib yang diharuskan Moral Persuation

KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

1

KEBIJAKAN MONETER DAN

KEBIJAKAN FISKAL

DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI, SE., MM

DEFINISI� Kebijakan dengan mengatur jumlah uang beredar.

� Instrumen kebijakan moneter :

� Open Market Operation

Melalui surat berharga milik pemerintah (SBI, SBPU) �repurchase agreement

� Discount Rate

Tingkat bunga yang ditetapkan pemerintah atas bank-bank umum.

� Reserve Requirement Ratio

Mengukur efek multiplier dari cadangan wajib yang diharuskan

� Moral Persuation

Page 2: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

2

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER

TERHADAP KESEIMBANGAN

PASAR UANG - MODAL

Y

r

r1

r2

0Y0 Y

0Y0 Y1

r1

r2

MS0 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f1

f2

LM0

Page 3: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

3

Y

r

r1

r3

r2

0Y0 Y1 Y

0Y0 Y1

r1

r3

r4

r2

MS0 MS

1 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f1

f2

LM1

LM0

Y

r

r1

r3

r4

r2

0Y0 Y1 Y

0Y0 Y1

r1

r3

r4

r2

MS0 MS

1 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f3

f4

f1

f2

f3

f4

LM1

LM0

Page 4: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

4

Y

r

r1

r2

0Y0 Y

0Y0 Y1

r1

r2

MS0 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f1

f2

LM0

Y

r

r1

r2

0Y2 Y0 Y

0Y0 Y1

r1

r3

r2

MS2 MS

0 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f1

f2

LM0

Page 5: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

5

Y

r

r1

r5

r2

r6

0Y2 Y0 Y

0Y0 Y1

r1

r3

r5

r2

r6

MS2 MS

0 r

MD0(Y1)

MD1(Y0)

f1

f2

f5

f6

f1

f2

f5

f6

LM0

LM2

Y

r

r1

r3

r4

r5

r2

r6

0Y2 Y0 Y1 Y

0Y0 Y1

r1

r3

r4

r5

r2

r6

MS2 MS

0 MS1 r

MD1(Y1)

MD0(Y0)

f1

f2

f3

f4f5

f6

f1

f2

f3

f4f5

f6

LM1

LM0

LM2

Page 6: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

6

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER

TERHADAP KESEIMBANAN EKONOMI

r

0Y

r0

Y0

E0

LM0

IS

Page 7: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

7

r

0Y

r0

r1

Y0 Y1

E0

E1

LM0

LM1

IS

r

0Y

r2

r0

Y2 Y0

E2

E0

LM2

LM0

IS

Page 8: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

8

r

0Y

r2

r0

r1

Y2 Y0 Y1

E2

E0

E1

LM2

LM0

LM1

IS

Efektivitas Kebijakan Fiskal

Page 9: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

9

r IS0

0Y

r

IS1

0Y

Page 10: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

10

r

IS2

0Y

Efektivitas Kebijakan Moneter

Page 11: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

11

r

0Y

LM0

r

LM2

0Y

Page 12: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

12

r

0Y

LM3

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN

FISKAL DAN MONETER

Page 13: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

13

r

0Y

LM

Interval Klasik

(Clasical Range)

Interval

Antara

(Intermedia

te Range)

Interval

Keynesian

(Keynesian

Range)

r

0Y

LM

IS1IS2

Y1 Y2

Page 14: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

14

r

0Y

LM

IS3IS4

Y3 Y4

r

0Y

LM

IS5

IS6

Y5

Page 15: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

15

r

0Y

LM

IS1IS2

IS3IS4

IS5

IS6

Y1 Y2 Y3 Y4 Y5

r

0Y

LM1

IS1

IS2

IS3

Y1 Y2 Y4

a

b

c

Page 16: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

16

r

0Y

IS1

IS2

IS3

Y1 Y3 Y5

LM0

a

d

e

r

0Y

LM1

IS1

IS2

IS3

Y1 Y2 Y3 Y4 Y5

LM0

a

b

c

d

e

Page 17: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

17

r LM0

IS

0Y0 Y

r LM0 LM1

IS

0Y0 Y1 Y

Page 18: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

18

r LM2 LM0

IS

0Y2 Y0 Y

r LM2 LM0LM1

IS

0Y2 Y0 Y1 Y

Page 19: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

19

r

r0

0Y0 Y

LM0

IS

r

r0

r1

0Y0 Y1 Y

LM0 LM1

IS

Page 20: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

20

r

r2

r0

0Y2 Y0 Y

LM2 LM0

IS

r

r2

r0

r1

0Y2 Y0 Y1 Y

LM2 LM0 LM1

IS

Page 21: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

21

r

r0

0Y0 Y

IS

LM

Moneter

Ekspansif

Moneter

Kontraktif

r

r0

0Y0 Y

IS

LM

Moneter

Ekspansif

Moneter

Kontraktif

Page 22: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

22

Efektivitas Kebijakan Moneter Terhadap Output

dan Tingkat Harga (Bunga)

KURVA IS DATAR

ELASTISITAS

SEMPURNA

KURVA IS INELASTIS

SEMPURNA

KURVA IS

NEGATIF

KURVA LM ELASTIS

SEMPURNA

(INTERVAL KEYNES)

Tidak terdefinisikan Moneter Ekspansif atau

Kontraktif tidak efektif,

Y* dan tingkat bunga

tetap.

Moneter Ekspansif atau

Kontraktif tidak efektif,

Y* dan tingkat bunga

tetep.

KURVA LM INELASTIS

SEMPURNA

(INTERVAL KLASIK)

1. Moneter Ekspansif,

Y* naik, tingat

bunga tetap.

2. Moneter Kontraktif,

Y* turun, tingkat

bunga tetap.

Tidak terdefinisikan 1. Moneter Ekspansif,

Y* turun, tingat

bunga turun.

2. Moneter Kontraktif,

Y* turun, tingkat

bunga naik.

KURVA LM POSITIF

(INTERVAL ANTARA)

1. Moneter Ekspansif,

Y* naik, tingat

bunga tetap.

2. Moneter Kontraktif,

Y* turun, tingkat

bunga tetap.

1. Moneter Ekspansif,

Y* tetap, tingat

bunga turun.

2. Moneter Kontraktif,

Y* tetap, tingkat

bunga naik.

1. Moneter Ekspansif,

Y* naik, tingat

bunga turun.

2. Moneter Kontraktif,

Y* turun, tingkat

bunga naik.

Page 23: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

23

Kebijakan Fiskal

Kebijakan Fiskal adalah kebijakan ekonomi yang digunakan

pemerintah untuk mengelola atau mengarahkan

perekonomian ke kondisi yang diinginkan

dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan

pengeluaran pemerintah.

Klasifikasi Pajak

a. Pajak Obyektif : pajak yang dikenakan berdasarkan aktivitas

ekonomi para wajib pajak.

b. Pajak Subyektif : pajak yang dipungut dengan melihat kemampuan

wajib pajak.

c. Pajak Langsung : beban pajak yang tidak dapat digeser kepada

wajib pajak lain

d. Pajak tidak Langsung : beban pajak yang dapat digeser kepada

wajib pajak lain

Page 24: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

24

Tarif Pajak

1. Pajak Nominal : pajak yang pengenaannya berdasarkan

sejumlah nilai nominal tertentu.

2. Pajak Prosentase : pajak yang pengenaannnya berdasarkan

persentase tertentu dari dasar pengenaan pajak.

a. Pajak Proporsional : tarif persentasenya tetap.

b. Pajak Progresif : tarif makin tinggi bila dasar pengenaan

pajak makan tinggi.

c. Pajak Regresif : tarif makin rendah bila dasar pengenaan

pajak makin tinggi.

Pengaruh Pajak Terhadap

Pendapatan dan Konsumsi

Pajak Nominal:

Yd = Y – T

C = C0 + bYd

C = C0 + b(Y – T)

C = C0 + bY – bT

C = 100 + 0,8Yd dan T = 25

C = 100 + 0,8(Y – 25)

C = 100 + 0,8Y – 20

C = 80 + 0,8Y

Page 25: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

25

C,Y

100

C = 100 + 0,8Yd

0Y

C,Y

80

C = 80 + 0,8Y

0Y

Page 26: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

26

C,Y

80

100

C = 100 + 0,8Yd

C = 80 + 0,8Y

0Y

Pengaruh Pajak Terhadap

Pendapatan dan Konsumsi

Pajak ProporsionalPajak = tY

Yd = Y – tY = Y(1-t)

C = C0 + bYd

C = C0 + b{Y(1 – t)}

C = C0 + bY – btY

C = C0 + (b – bt)Y

C = 100 + 0,8Yd dan T = 25%

C = 100 + 0,8(1 – 0,25)Y

C = 100 + 0,8(0,75)Y

C = 80 + 0,6Y

Page 27: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

27

C,Y

0Y

C = 100 + 0,8Yd

C,Y

0Y

C = 80 + 0,6Y

Page 28: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

28

C,Y

0Y

C = 80 + 0,6Y

C = 100 + 0,8Yd

Pengaruh Pajak Terhadap

Keseimbangan EkonomiC = 100 + 0,80Yd

I = 150

G = 250

T = 100

Y = C + I + G

Y = 100 + 0,80(Y – 100) + 150 + 250

Y = 100 + 0,80Y – 80 + 150 + 250

Y – 0,80Y = 420

Y = 420/0,2 = 2100

Y = C + I + G

Y = 100 + 0,80Y + 150 + 250

Y – 0,80Y = 500

Y = 500/0,2 = 2500

Page 29: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

29

0

100

200

300

400

500

600

0 100 200 300 400 500 600

Ko

nsu

msi

, In

ve

sta

si,

Pe

ng

elu

ara

n P

em

eri

nta

h

Pendapatan Nasional

I=150

C = 100 + 0,80Y

G= 250

Y=Y

0

50

100

150

200

250

300

350

400

450

0 100 200 300 400 500 600

Ko

nsu

smsi

, In

ve

sta

si,

Pe

ng

elu

ara

n P

em

eri

nta

h

Pendapatan Nasional

Y=Y

I=150

G= 250

C = 20 + 0,80Y

Page 30: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

30

0

100

200

300

400

500

600

0 100 200 300 400 500 600

Ko

nsu

msi

, In

ve

sta

si,

Pe

ng

elu

ara

n P

em

eri

nta

h

Pendapatan Nasional

Y=Y

I=150

G= 250

C = 20 + 0,80Y

C = 20 + 0,80Y

Politik Anggaran

a. Anggaran berimbang.

b. Anggaran tidak berimbang

Anggaran Defisit

Pengeluaran pemerintah lebih besar dari penerimaan pemerintah

digunakan untuk menstimulir pertumbuhan ekonomi, karena

perekonomian dalam keadaan resesi.

Pajak b)-(1

Tb.- Y

Pemerintah Pendapatan b)-(1

G Y

⇒∆

=∆

⇒∆

=∆

Page 31: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

31

Politik Anggaran

b)-(1

W T Y

b)-(1

Tb- WG Y

b)-(1

Tb-G Y

b)-(1

Tb

b)-(1

G Y

T-G W

b)-(1

T

b)-(1

G Y

+∆=∆

∆+∆=∆

∆∆=∆

∆−+

∆=∆

∆∆=

∆−+

∆=∆

Kasus :

C = 100 + 0,80Yd

I = 150

G = 250 �∆G = 250

T = 150 � ∆T = 150

Kondisi keseimbangan awal :

Y = C + I + G

Y = 100 + 0,8(Y – 250) + 150 + 250

Y = 500 + 0,8Y – 200 = 300 + 0,8Y

Y = 300 /0,2 = 1500

Anggaran Defisit :

Jika pemerintah menempuh anggaran defisit, (ΔG = 250 dan ΔT =

150).

G1 = 250 + 250 = 500

Yd1= Y – 250 – 150 = Y – 400

Page 32: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

32

C1 = 100 + 0,8 Yd1

C1 = 100 + 0,8 (Y – 400)

C1 = 100 + 0,8 Y – 320

C1 = -220+ 0,8 Y

Y = C + I + G

Y = 220 – 0,8Y + 150 + 500 = 430 + 0,8Y

Y = 430 / 0,2 = 2150

ΔY = 2150 – 1500 = 650

ΔY = ΔT + (W/(1 – b) = 150 + (100/(1-0,8)) = 150 + 500 = 650

Anggaran Surplus (Kebijakan fiskal kontraktif):

Penerimaan lebih besar dari pengeluaran, bila ΔC < ΔT, dimana

ΔG dan ΔT ≥ 0

Kasus :

C = 100 + 0,80Yd

I = 150

G = 250 �∆G = 150

T = 150 � ∆T = 250

Kondisi keseimbangan awal :

Y = C + I + G

Y = 100 + 0,8(Y – 250) + 150 + 250

Y = 500 + 0,8Y – 200 = 300 + 0,8Y

Y = 300 /0,2 = 1500

Page 33: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

33

Jika pemerintah menempuh anggaran defisit, (ΔG = 150 dan ΔT =

250).

G1 = 250 + 150 = 400

Yd1= Y – 250 – 250 = Y – 500

C1 = 100 + 0,8 Yd1

C1 = 100 + 0,8 (Y – 500)

C1 = 100 + 0,8 Y – 400

C1 = -300+ 0,8 Y

Y = C + I + G

Y = -300 – 0,8Y + 150 + 400 = 250 + 0,8Y

Y = 250 / 0,2 = 1250

ΔY = 1250 – 1500 = -250

ΔY = ΔT + (W/(1 – b) = 250 - (100/(1-0,8)) = 250 - 500 = -250

Anggaran Berimbang :

Pengeluaran = penerimaan (G = T atau ∆G = ∆T)

G T Y

T.b)-(1

b)-(1 Y

b)-(1

Tb.

b)-(1

T Y

b)-(1

Tb.

b)-(1

C Y

b)-(1

Tb.- T karena Y

b)-(1

C G karena Y

∆=∆=∆

∆=∆

∆−

∆=∆

∆−

∆=∆

∆=∆∆

∆=∆∆

Page 34: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

34

Kasus :

C = 100 + 0,80Yd

I = 150

G = 250 �∆G = 150

T = 150 � ∆T = 250

Bila pemerintah melakukan kebijakan anggaran berimbang

dimana ΔG = 150 dan ΔT = 150.

G1 = 250 + 150 = 400

Yd1= Y – 250 – 150 = Y – 400

C1 = 100 + 0,8 Yd1 = 100 + 0,8 (Y – 400)

C1 = 100 + 0,8 Y – 320 = -220+ 0,8 Y

Y = C + I + G

Y = -220 – 0,8Y + 150 + 400 = 330 + 0,8Y

Y = 330 / 0,2 = 1650

ΔY = 1650 – 1500 = 150

ΔY = ΔT + (W/(1 – b) = 150 – (0/(1-0,8)) = 150 - 0 = 150

Page 35: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

35

Efektivitas Kebijakan Fiskal

r1

0YY0

r

IS0

Efektivitas Kebijakan Fiskal

IS1

r1

0YY1 Y0

Fiskal

kontraktif

b)-(1

GY

∆=∆

r

IS0

Page 36: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

36

Efektivitas Kebijakan Fiskal

IS1

r1

0YY0 Y2

Fiskal

ekspansifb)-(1

GY

∆=∆

r

IS0 IS2

Efektivitas Kebijakan Fiskal

IS1

r1

0YY1 Y0 Y2

Fiskal

kontraktifFiskal

ekspansifb)-(1

GY

∆=∆

b)-(1

GY

∆=∆

r

IS0 IS2

Page 37: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

37

Kebijakan Fiskal Ekspansif Terhadap Inflasi

r

0Y

r0

Y*0

IS0

LM0

Kebijakan Fiskal Ekspansif Terhadap Inflasi

r

0Y

r1

r0

Y*0 Y*

2

IS0IS1

LM0

Ekspansi

Fiskal

Page 38: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

38

Kebijakan Fiskal Ekspansif Terhadap Inflasi

r

0Y

r0

Y*0

IS0

LM0

Kebijakan Fiskal Ekspansif Terhadap Inflasi

r

0Y

r2

r0

Y*0 Y*

2

IS0

LM0 LM1Ekspansi

Moneter

Page 39: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

39

Kebijakan Fiskal Ekspansif Terhadap Inflasi

r

0Y

r1

r0

Y*0 Y*

2 Y*1

IS0IS1

LM0 LM1Ekspansi

Moneter

Ekspansi

Fiskal

Efektivitas Kebijakan Fiskal Terhadap Output dan

Tingkat harga (bunga)

Kurva LM

Elastis Sempurna

(Interval Keynes

Kurva LM Positif

(Interval Antara)

Kurva LM

Inelastis Sempurna

(Interval Klasik)

Kurva IS Elastis

Sempurna

Tidak terdefinisikan Fiskal Ekspansif:

Y naik, r naik.

Fiskal Kontraktif :

Y turun, r turun.

Kebijakan Fiskal

tidak efektif semprna

Fiskal Ekspansif :

Y tetap, r naik.

Kurva IS Negatif Kebijakan Fiskal

efektif sempurna

Fiskal Ekspansif:

Y naik, r tetap.

Fiskal Kontraktif :

Y turun, r tetap.

Fiskal Ekspansif:

Y naik, r naik.

Fiskal Kontraktif :

Y turun, r turun.

Kebijakan Fiskal

tidak efektif semprna

Fiskal Ekspansif :

Y tetap, r naik.

Kurva IS Inelastis

Sempurna

Kebijakan Fiskal

efektiff sempurna :

Fiskal Ekspansif:

Y naik, r tetap.

Fiskal Kontraktif :

Y turun, r tetap.

Fiskal Ekspansif:

Y naik, r naik.

Fiskal Kontraktif :

Y turun, r turun.

Tidak terdefinisikan

Page 40: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

40

APBN Indonesia� APBN sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi→ Trilogi

Pembangunan (pertumbuhan, pemerataan dan stabilisasi) →

Fungsi Fiskal : alokasi barang publik, distribusi pendapatan

dan stabilisasi perekonomian.

� Fungsi APBN dilihat dari sisi penerimaan dan pengeluaran

(dana mencakup 18 sektor) :

1. Sarana, prasarana ekonomi : pembangunan jalan raya, pelabuhan,

kapasitas listri, energi dan lain-lain.

2. Peningkatan sumberdaya ma nusia : pendidikan, kesehatan dan

peranan wanita.

3. Peningkatan kesejahteraan rakyat ; pembangunan perumahan,

pengembangan kehidupan beragama

4. Peningkatan kapasitas pemerintahan : anggaran pengembangan

aparatur pemerintahan.

Struktur Dasar APBNPenerimaan Pengeluaran

A. Penerimaan Dalam Negeri:

1. Penerimaan Migas

2. Penerimaan Pajak

3. Penerimaan Bukan Pajak

C. Pengeluran Rutin :

1. Belanja Pegawai

2. Belanja Barang

3. Subsidi Daerah Otonom

4. Bunga dan Cicilan Hutang

5. Lain-lain

B. Penerimaan Pembangunan :

1. Bantuan Program

2. Bantuan Proyek

D. Pengeluaran Pembangunan

1. Pengeluaran Pembangunan

2. Pembiayaan Rupiah

A+B=C+D

Tabungan pemerintah = Penerimaan dalam negeri – Pengeluaran

rutin

Page 41: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

41

Page 42: KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKALmukhyi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20242/KEBIJAKAN... · kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dr. ... pengaruh kebijakan moneter

6/1/2010

42