Contoh Makalah

  • View
    120

  • Download
    5

Embed Size (px)

DESCRIPTION

adsad

Text of Contoh Makalah

Bab IPendahuluan1.1 Latar BelakangPersaingan bisnis saat ini semakin sengit dengan banyak metode integrasi yang diformulasikan sehingga pertimbangan dalam setiap tahap pembentukan bisnis pun semakin kompleks dan membutuhkan kreativitas yang lebih. Saat ini, mayoritas bisnis sukses dinilai dari tingkat integrasi yang dapat dilakukannya. Integrasi ini menyangkut kelancaran arus perpindahan informasi antar rantai, rantai-rantai yang semakin singkat, serta kapabilitas perusahaan dalam membuat margin pendapatan. Bisnis yang telah menjalankan semua kriteria di atas dengan baik sudah berjumlah sangat banyak membuat bisnis yang baru muncul susah untuk memasuki pasar. Namun, bukan berarti tidak ada peluang bagi bisnis baru untuk muncul. Peneliti mengambil contoh salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri food and beverage yaitu deMandailing caf n eatery. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan dari sekian perusahaan yang dapat memasuki pasar dan memulai persaingan berkat integrasi yang dilakukan. 1.2 Profil Perusahaan deMandailing caf n eatery ( DMC ) adalah suatu perusahaan yang beroperasi di industri makanan dan minuman. Perusahaan ini terbentuk oleh kerjasama antar 2 pemilik yaitu Rio dan Hendri. Kedua pemilik memiliki peran masing-masing dalam mengoperasikan bisnis ini. Rio dengan latar belakang pendidikan arsitek, merancang tata ruang, tampilan depan, interior ruangan, pemilihan perabot, hingga pemilihan alat-alat yang lebih teknis lagi seperti mesin kopi, oven, roaster, dan berbagai alat lainnya. Sebaliknya, Hendri dengan latar belakang pendidikan bisnis, lebih terfokus pada hal yang berhubungan dengan pihak luar atau eksternal seperti mencari, menjalin kerjasama, dan mengevaluasi supplier. Kedua individu ini sama-sama menerapkan ilmu yang selama ini mereka dapat dan telah berhasil menjalankan setiap tahap dalam membangun bisnisnya yaitu caf DMC hingga memiliki 2 gerai. Bisnis yang STP-nya menargetkan kelas mengah ke atas ini, memulai dengan gerai pertama berlokasi di lobi apartemen Universitas Ciputra. Pemilihan lokasi pertama ini didasarkan oleh beberapa alasan. Pertama, pasar yang dituju adalah mahasiswa, dosen dan penghuni apartemen terkait dengan analisa yang telah dilakukan selama 6 bulan. Analisa yang dilakukan termasuk jumlah pesaing yang hanya 9 tenant dan rata-rata mahasiswa mampu dan mau membeli kopi. Owner tidak memilih UKP dan Ubaya karena daya beli tidak setinggi UC. Pertimbangan lainya, Starbuck Petra yang telah menderita kerugian karena target starbuck adalah 4-5jt perhari sedangkan dipetra hanya sampai 1jt rupiah saja.Teknik pemasaran yang digunakan oleh DMC ini cukup unik yaitu dengan penggunaan aplikasi yang sudah sangat umum dan mudah didapatkan, Instagram. DMC mengajak pengunjung untuk meng-upload foto makanan atau minuman yang dipesan sebelum disantap. Teknik ini dikatakan efektif dan cukup dengan kondisi bisnis yang ada saat itu. Setelah rencana pemasaran ini dijalankan, banyak pengunjung baru berdatangan dan nama caf DMC pun semakin diketahui banyak orang. Setelah gerai pertama sukses selama tahun pertama, pemilik pun berpikir untuk membuka gerai baru dan akhirnya pilihan lokasi jatuh pada salah satu ruko atau pertokoan di jalan raya Klampis. Klampis terletak dekat dengan perumahan, sehingga pasar yang dituju adalah keluarga muda yang baru membeli rumah di daerah tersebut dan pengunjung usia 18-25. Hingga saat ini, bisnis sudah berjalan selama 2 tahun dengan gerai pertama berumur 2 tahun dan gerai kedua berumur 7 bulan terhitung sejak operasional pertamanya di bulan maret 2013. Perbedaan harga di UC dan di klampis dapat terlihat jelas. Menu-menu UC tersebut lebih lengkap, murah dan lebih ke arah makanan berat karena ditargetkan untuk mahasiswa yang makan siang. Harga lebih murah dua ribu rupiah atau seribu rupiah di beberapa menu saja. DMC memiliki slogan yaitu everyday. Slogan ini hampir diasosiasikan di semua kata deMandailing atau DMC. Kata, everyday mempunyai yang mempunyai makna setiap hari dalam bahasa Indonesia ini digunakan oleh pemilik untuk menimbulkan kesan bahwa caf DMC ini nyaman untuk dikunjungi setiap hari, menyajikan menu sehari-hari yang familiar dengan lidah masyarakat Indonesia. Demandailing mengusung mellow coffee yang menargetkan ke segala penikmat kopi yang luas, karena target dan segmentasi yang dituju kurang sesuai dengan rasa kopi terlalu pekat dan berat.Dalam pemroduksian kopi di demandailing, owner mengunakan alat semi-otomatis lebih ke arah manual karena lebih mengutamakan rasa dan seni mem-brew kopi secara standart yang benar. Mesin-mesin yang digunakan dalam memproses kopi merupakan mesin keluaran Italia yang memiliki kualitas yang dapat dibandingkan dengan starbuck. Kualitas alat sudah terlebih dahulu diuji oleh owner agar kualitas kopi dapat terjaga.Langkah-langkah mem-brew kopi di demandailing cukup sederhana namun merupakan proses yang sangat sensitif dan rentan akan degradasi (penurunan kualitas) maka dari itu owner secara intensif menginformaskan pengunaan alat yang benar baik dalam proses memproduksi kopi, memproduksi minuman lain, serta pembersihan alat-alat tersebut. Langkah langkah tersebut antara lain: Brankas biji kopi grinding (dengan grinder kopi tertentu) brewing dengan mesin Italia dengan kriteria: panas air 93derajat celcius, susu harus dingin, dan biji kopi harus dikopmres dengan kekuatan tangan barista yang mana merupakan penentu rasa dari skill barista tersebut. Kata demandailing berasal dari sebuah tempat kecil di Sumatra yang merupakan tempat best producing coffee di Indonesia. Pengunaan lambang bunga bangkai memiliki artian: Sebagai bunga tercantik dan unik (tempat bagus) Bunga bangkai dikenal dengan akar yang kuat. Setelah memiliki akar/pondasi yang kuat maka pertumbuhan akan sangat cepat (seperti halnya tulisan 202020 yang tercetak kecil di cup take away demandailing yang berarti 2020 mendatang, akan ada 20 franchise dari demandailing). Sedangkan mandailing sendiri adalah jenis kopi yang hampir punah karena tumbuh sekitar 1300m di atas permukaan laut (arabika dan robusta dapat tumbuh di bawah 1300) dan memang terkenal akan rasanya yang nikmat. Demandailing menggunakan sedikit kopi jenis ini.

1.3 Rumusan Masalah1. Bagaimana supply chain DMC dan integrasi DMC ?2. Bagaimana sistem warehouse yang diterapkan oleh DMC ?3. Bagaimana manajemen resiko DMC terkait kondisi pasar ?

1.4 Tujuan PenelitianUntuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam integrasi awal yang dapat dilakukan oleh bisnis caf yang baru dibangun.

1.5 Manfaat PenelitianAgar pembaca dapat memahami serta mendapatkan pembelajaran dan inspirasi melalui proses supply chain management caf yang menjadi objek penelitian ini.

Bab IIKajian Teoritis2.1 Warehousing 1. Strategic Warehousing1. Economic BenefitsManfaat ekonomi dari warehousing terjadi ketika biaya logistik secara keseluruhan berkurang. Sebagai contoh, jika menambahkan sebuah gudang dalam sistem logistik mengurangi biaya transportasi secara keseluruhan dengan jumlah yang lebih besar dari investasi yang dibutuhkan dan biaya operasional, maka total biaya akan berkurang. Ketika pengurangan total biaya dapat dicapai, gudang memiliki manfaat secara ekonomi. Empat manfaat ekonomi dasar adalah:1. Consolidation and Break-bulk Manfaat ekonomi konsolidasi dan break-bulk adalah untuk mengurangi biaya transportasi dengan menggunakan kemampuan gudang untuk meningkatkan ukuran pengiriman. Dalam konsolidasi, gudang menerima persediaan, dari sejumlah sumber, yang digabungkan menjadi satu shipment besar untuk tujuan tertentu. Manfaat konsolidasi adalah realisasi tarif terendah barang, pengiriman tepat waktu dan terkendalikan, dan mengurangi kemacetan di dermaga tujuan pelanggan. Konsolidasi memungkinkan kedua gerakan inbound dari asal dan gerakan outbound ke tujuan yang akan dikonsolidasikan ke dalam satu pengiriman yang lebih besar, yang umumnya menghasilkan biaya transportasi yang lebih rendah dan pengiriman yang cepat.Sebuah operasi break- bulk menerima pengiriman tunggal yang besar dan mengatur untuk pengiriman ke beberapa tujuan. Skala ekonomi tercapai dengan transportasi pengiriman lebih besar dari asal ke tujuan . Gudang /terminal break- bulk atau pembagian kiriman yang lebih besar ke dalam perintah individu untuk pengiriman pelanggan. Pengaturan konsolidasi dan break- bulk menggunakan kapasitas gudang untuk meningkatkan efisiensi transportasi. Banyak pengaturan logistik melibatkan kedua konsolidasi dan break- bulk

1. SortingTujuan dari cross-docking adalah untuk menggabungkan persediaan dari berbagai asal yang bermacam-macam kemudian disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tertentu. Cross-docking membutuhkan ketepatan pada waktu pengiriman dari masing-masing produsen. Produk diterima dan dibongkar di cross-dock, yang diurutkan berdasarkan tujuan pelanggan. Inventory dari produsen yang telah diurutkan, dimuat, dan diberi label kuantitas sesuai dengan tujuan akhir ketika akan dimuat. Tingginya tingkat presisi yang diperlukan untuk keefektifan cross-docking membuat keberhasilan operasi sangat tergantung pada teknologi informasi yang ada.Mixing biasanya dilakukan di lokasi penengah antara asal pengiriman dan tujuan pengiriman. Dalam operasi mixing, carloads atau truk produk dikirim dari asal ke fasilitas mixing. Pengiriman inbound ini direncanakan untuk meminimalkan biaya transportasi inbound. Setelah tiba di gudang mixing, barang kiriman dibongkar dan diurutkan ke dalam kombinasi yang diinginkan oleh setiap pelanggan. Selama proses mixing, produk inbound dapat dikombinasikan dengan barang milik orang lain secara teratur di gudang. Gudang yang melakukan mixing memiliki efek mengurangi penyimpanan produk secara keseluruhan dalam sistem logistik sementara dapat menyediakan aneka khusus pelanggan dan meminimalkan biaya transportasi.

Penggunaan yang paling umum dari Assembly adalah untuk mendukung operasi manufaktur. Produk dan komponen dirakit dari berbagai