ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

  • View
    10

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ASKEP KELUARGA

Text of ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGATN. A DENGAN TB PARU DI DESA TIMBUNGDI WILAYAH PUSKESMAS BANUA PADANGKECAMATAN BUNGURKABUPATEN TAPIN

PENGKAJIANPengumpulan Data1.Struktur dan sifat keluarga1.Kepala Keluargaa)Nama: Tn. AJenis Kelamin : Laki - lakiUmur : 35tahun.Agama : Islam.Pendidikan : SLTPPekerjaan : SwastaSuku / Bangsa : Banjar / Indonesia.Alamat : Desa Timbung RT. 2

2.Susunan Anggota KeluargaNoNamaL/PUmurPendidikanPekerjaanHubunganSehat/sakitKet

1

2Ny. W

An.NP

P27 Th

3 ThSLTP

-Ibu rumah tanggaIkut orang tuaIsteri

AnakSakit

sehat Tb paru-

3.Genogram Keluargab)

c)Keterangan: : Anggota keluarga yang bermasalah. : Laki-laki. : Perempuan : Laki-laki yang meninggal. : Perempuan yang meninggal : Serumah

4.Tipe KeluargaKeluarga Tn. A merupakan tipe keluarga inti (nuclear family)yang terdiri dari Ayah, Ibu dan satu anak yang tinggal dalam satu rumah. Jenis perkawinan adalah monogami.

5.Pengambilan KeputusanPola pengambilan keputusan di dalam keluarga Tn. A dilakukan secara musyawarah, anggota keluarga yang mengambil keputusan adalah Tn. A sebagai kepala keluarga.

6.Hubungan Dalam keluargaHubungan dalam keluarga harmonis dan tampak akrab, adanya interaksi sesama anggota keluarga.

7.Kebiasaan Hidup Sehari-haria.Kebiasaan Istirahat dan TidurNamaTidur SiangTidur malam

Tn. ANy. WAn. N 2 jam 2 jam 1 jam 8 jam 5 jam 8 jam

b.Kebiasaan MakanDalam pengadaan makanan keluarga sehari-hari adalah dengan memasak sendiri dan komposisi jenis makanannya bervariasi. Makanan pokok adalah nasi disertai lauk pauk dan sayur, frekuensi makan 3 kali sehari. Makan buah-buahan kalau musim buah saja. Kebiasaan makan keluarga bersama (pagi, siang dan malam hari).

c.Kebiasaan Personal HygieneMandi 2 kali sehari dengan menggunakan sabun, gosok gigi 2 kali sehari dengan menggunakan pasta gigi, ganti pakaian 2 kali sehari / bila kotor, keramas 1 kali seminggu menggunakan shampo, cuci tangan sebelum makan menggunakaqn sabun, menggunakan alas kaki bila keluar rumah.

d.Penggunaan Waktu SenggangWaktu senggang digunakan untuk ngobrol-ngobrol bersama istrinya. Kadang membersihkan lingkungan rumah.

e.Kebiasaan Tidak SehatTn. A merokok Tetapi sekarang sudah berkurang yang biasanya 1 bungkus habis dalam satu hari sekarang hanya 5-6 batang saja sehari. Tn A maupun keluarga tidak pernah minum minuman beralkohol..

8.Faktor Sosial, Ekonomi, dan Budaya.a.Pendapatan dan PengeluaranPendapatan setiap bulan kurang lebih Rp 500.000,- tidak ada penghasilan tambahan, pengeluaran harian kurang lebih Rp 10.000,- dan sisanya untuk bayar listrik pada tetangga. Keluarga tidak punya tabungan.

b.Sosial dan BudayaKeluarga Tn. A suku Banjar, Sedangkan Ny. W suku Sunda tetapi karena sdh lama tinggal di kalimantan jadinya sehari hari keluarga menggunakan bahasa banjar. Semua anggota keluarga beragama Islam. Hubungan dengan masyarakat sekitar baik. Setiap hari jumat sore Ny. W ikut pengajian.

9.Faktor Lingkungana.Perumahan 4

2 3

1

Keterangan :

1.Teras rumah2.Ruang tamu3.Kamar tidur4.Dapur

Tempat tinggal didaerah timbung, jenisnya bangunan non permanen, luas pakarangan2x6 m2, status kepemilikan adalah milik sendiri, pemanfaatan pekarangan tanaman bunga, lantai dari papan, ventilasi ruang tidur jendela, sistem penerangan listrik. Kebersihan rumah cukup bersih,Tempat pembuangan sampah tidak ada, pengelolaan sampah di bakar dan ditimbun.Sumber air minum dari tong PDAM, sumber air untuk keperluan mandi cuci dari sungai. Tidak mempunyai jamban keluarga, kalau mau BAB kesungai yang letaknya jauh dari rumah 300 meter. Komposisi rumah terdiri dari 1 kamar tidur dan ruang makan / dapur. Keluarga menganggap bahwa lingkungannya sudah bersih padahal kandang ayam menyatu dengan rumah itu berarti keluarga kurang mengetahui tentang sanitasi lingkungan yang sehat.

b.Macam Lingkungan Tempat TinggalTempat tinggal keluarga terletak di belakang rumah tetangga antara satu rumah dengan rumah yang lainnya cukup berdekatan.

c.Fasilitas Sosial dan Fasilitas KesehatanFasilitas sosial di masyarakat adalah pengajian. Fasilitas kesehatan (Polindes) terletak100 m dari rumah. Bila ada anggota keluarga yang sakit biasanya berobat ke mantri atau dibawa ke Puskesmas atau ke polindes.10.Psikologisa.Status emosiBila ada salah satu anggota keluarga yang berhasil maka seluruh keluarga akan merasa bangga begitu pula sebaliknya bila ada anggota keluarga yang kehilangan(sedih)maka anggota yang lain turut sedih.b.Konsep diri1)Konsep diri:Setiap anggota keluarga merasa diperlukan oleh anggota keluarga yang lain. Tidak terdapat konflik dalam keluarga yang berhubungan dengan harga diri.2)PeranSetiap anggota keluarga berperan seperti fungsinya, tidak terdapat kesenjangan peran dalam keluarga.c.Pola interaksiWaktu yang paling sering terjadi interaksi antar keluarga biasanya pada sore hari, pada saat makan bersama. Tidak ada masalah antar anggota keluarga dalam berinteraksi.d.Pola komunikasiSifat komunikasi dalam keluarga secara terbuka, anggota keluarga yang paling dominan berbicara adalah ayah. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa banjar.e.Pola pertahananMasalah dalam keluarga selalu diatasi bersama-sama.

11.Keadaan Kesehatana.Derajat kesehatanNy. W pernah menderita penyakit TB Paru, anggota keluarga yang lain tidak ada keluhan apapun.b.Perilaku keluarga dalam penanggulangan sakitBila sakit keluarga biasa membeli obat sendiri dulu, bila tidak dapat teratasi baru berobat ke mantri atau ke puskesmas.c.Kejadian cacatTidak ada keluarga yang cacat fisik dan mental.d.Kejadaian kematian dalam 1 tahun terakhirTidak anggota keluarga yang meninggal dalam 1 tahun terakhir ini.

12.Sarana KesehatanPemanfaatan Fasilitas.Apabila ada anggota keluarga yang sakit, baru dibawa berobat ke Puskesmas pembantu atau ke mantri yang praktek.Jarak antara Puskesmas kecamatan dari rumah Tn. B lebih dari8km, Polindes+100 m, ke mantri praktek+150 m.Alat transportasi keluarga adalah jalan kaki, kecuali ke Puskesmas baru naik taksi / angkutan pedesaan atau naik ojek.Tn.Atidak menggunakan sarana komunikasi seperti radio, telpon atau orari maupun televisi.

13.Imunisasi BalitaAnakdari Tn.AyaituAn.Numur3tahun, kataibunyanya selalu dibawakePosyandu, dari dataKMS terlihat imunisasi tidak lengkap yaitu untuk vaksinasi DPT+HB, Campak dan polio 4.

14.Riwayat Kesehatana.Tn. ATidak pernah sakit berat yang perlu dirawat di RS, hanya sering flu dan pilek tapi dapat sembuh setelah berobat ke puskesmas.

Pemeriksaan fisikTD : 100/70 mmHgResp : 24 x/mntNadi : 80 x/mntTemp : 360C

1.KulitTurgor kulit cepat kembali (< 2 detik), warna kulit keputih, kebersihan cukup.2.Kelapa dan LeherKebersihan rambut dan kulit kepala cukup. Pergerakan pada leher normal menoleh kanan, kiri, atas, bawah)3.Mata/PenglihatanFungsi penglihatan normal dapat melihat tanpa bantuan kaca mata. Konjungtiva tidak anemis.4.Telinga/PendengaranDapat mendengar dengan baik, tidak memakai alat bantu pendengaran, struktur normal, kebersihan cukup.5.Hidung PenciumanStruktur normal, tidak ada cairan yang keluar dari hidung, fungsi penciuman baik (dapat membedakan bau-bauan seperti bau minyak kayu putih)

6.Mulut dan GigiKebersihan mulut dan gigi cukup mukosa mulut tidak kering, tidak ada caries pada gigi. Tidak menggunakan protesa.7.AbdomenKulit perut kebersihan \ cukup, tidak ada nyeri8.Dada dan pernapasanBentuk dada normal, irama pernafasan teratur, frekuensi 24 kali/menit. Tidak ada nyeri tekan pada dada, bunyi nafas vesikuler, tidak terdapat ronchi atau whezing.9.Estermitas atas dan bawahTidak ada kelainan gerak, struktur normal tidak ada nyeri pada extermitas.b.Ny. WPernah menderita TB paru1 tahun yang lalu, klien menjalani pengobatan TB paru selama 6 bulan tetapi sudah menyelesaikan pengobatannya.Pemeriksaan fisikTD : 100/60 mmHgResp : 24 x/mntNadi : 80 x/mntTemp : 360C1.KulitTurgor kulit cepat kembali (< 2 detik), warna kulit kecoklatan, kebersihan cukup.2.Kelapa dan LeherKebersihan rambut dan kulit kepala cukup. Pergerakan pada leher normal menoleh kanan, kiri, atas, bawah)3.Mata/PenglihatanFungsi penglihatan normal dapat melihat tanpa bantuan kaca mata. Konjungtiva tidak anemis.

4.Telinga/PendengaranDapat mendengar dengan baik, tidak memakai alat bantu pendengaran, struktur normal, kebersihan cukup.5.Hidung PenciumanStruktur normal, tidak ada cairan yang keluar dari hidung, fungsi penciuman baik (dapat membedakan bau-bauan seperti bau minyak kayu putih)6.Mulut dan GigiKebersihan mulut dan gigi cukup mukosa mulut tidak kering, tidak ada caries pada gigi. Menggunakan protesa pada gigi seri atas 2 buah.7.AbdomenKulit perut kebersihan \ cukup, tidak ada nyeri

8.Dada dan pernapasanInspeksi : Bentuk dada normal ( AP : T = 1 : 2 ) , sifat pernafasan dada dan perut, ritme reguler dengan frekuensi 24 kali/menit dan postur tubuh kurus, bentuk / postur tubuh kyposis.Palpasi : Nyeri tekan dan massa tidak ada , Fremitus vokal sama keras antara kiri dan kanan, kesimetrisan ekspansi dada normalPerkusi : Bunyi perkusi resonanAuskultasi : Bunyi nafas vesikuler, terdapat ronchi pada intercosta ke 4 5 dekstra. tidak terdapat bunyi wheezing.9.Estermitas atas dan bawahTidak ada kelainan gerak, struktur normal tidak ada nyeri pada extermitas.

c.An. RTidak pernah sakit berat, tidak pernah dirawat di rumah sakit.Pemeriksaan fisikTD : -Resp : 30 x/mntNadi : 96 x/mntTemp : 360C1.KulitTurgor kulit cepat kembali (< 2 detik), warna kulit coklat, kebersihan cukup.2.Kelapa dan LeherKebersihan rambut dan kulit kepala cukup. Pergerakan pada leher normal menoleh kanan, kiri, atas, bawah)3.Mata/PenglihatanFungsi penglihatan normal dapat melihat tanpa bantuan kaca mata. Konjungtiva tidak anemis.4.Telinga/PendengaranDapat mendengar dengan baik, tidak memakai alat bantu pendengaran, struk