of 2/2
o Senin o Se/asa Rabu o Kamis o Jumat o Sabtu (D 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 'OJan OPeb o Mar OApr OMei OJun .Ju/ OAgs OSep o Old ONov ODes ~ibuuJabar TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN BERPIKIR KERAS _ Seorang peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingl:ji Negeri (SNMPTN) 2011 kelompok IPC berpikir keras' saat mengisi soal pada ujian tertulis hari pertama di Gedung Oktagon Kampus ITB, Kota'Bandung, Selasa (31/5) pagi. Meski Sakit Tifus Fathia Keukeuh Ikut Ujian dung Labtek ITB. Selain itu, tiga peserta yangsakitmengikutiujian di tempat yang sama de- ngan peserta difabel. Me- reka sengaja ditempatkan di ruangan khusus untuk memudahkan pemantau- an. Fathia Sarinda (18), misalnya, harus diantar- jemput memakai ambu- lansuntukmengikutiujian tulis di Laboratorium Si- mulasi Farmasi Klinik Gedung Labtek VII Ged- ung Labtek ITB. Peserta asal Gempol Asri, Bandung, ini masih menderita tifus. Bahkan jarum infus masi ter- pasang di pergela gan tangan kirinya mes i' ti- dak tersambung de gan selang dan labu infus. UJIANtulisSeleksiNasio- nalMasukPe.r;guruanTing- giNegeri(SNMPIN) 2011 digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (31/5). Di Panitia Lokal (Panlok) Bandung, 35.228 peserta mengikuti ujiandi 120 lokasiyang tersebar di Kota Bandung. Khusus tiga belas peserta difabel dan tiga peserta yang sakit mengikuti ujian di sejumlah tuangan di Ge- ~--~~~~~~~--~~~~--~~~~~~--~---- 8egal aja karena posisinya gak enak. Kalau soal emang ada yang susah karena sejak sakit tidak sempat bela~F. FATHIA SARINDA Peserta SNMPTN • ke halaman 11 IUlplng Hum•• Onp.d 2011

~ibuuJabarpustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/06/tribunjabar...mulasi Farmasi Klinik Gedung LabtekVII Ged-ungLabtekITB. Peserta asal Gempol Asri, Bandung, inimasih menderita

  • View
    224

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ~ibuuJabarpustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/06/tribunjabar...mulasi Farmasi Klinik Gedung...

o Senin o Se/asa Rabu o Kamis o Jumat o Sabtu(D 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31'OJan OPeb oMar OApr OMei OJun .Ju/ OAgs OSep o Old ONov ODes

~ibuuJabar

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

BERPIKIR KERAS _Seorang peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingl:ji Negeri (SNMPTN) 2011 kelompok IPC berpikirkeras' saat mengisi soal pada ujian tertulis hari pertama di Gedung Oktagon Kampus ITB, Kota'Bandung, Selasa (31/5) pagi.

Meski Sakit TifusFathia Keukeuh Ikut Ujian

dung Labtek ITB.Selain itu, tiga peserta

yang sakitmengikuti ujiandi tempat yang sama de-ngan peserta difabel. Me-reka sengaja ditempatkan

di ruangan khusus untukmemudahkan pemantau-an. Fathia Sarinda (18),misalnya, harus diantar-jemput memakai ambu-lans untuk mengikuti ujian

tulis di Laboratorium Si-mulasi Farmasi KlinikGedung Labtek VII Ged-ung Labtek ITB.Peserta asal Gempol

Asri, Bandung, ini masihmenderita tifus. Bahkanjarum infus masi ter-pasang di pergela gantangan kirinya mes i' ti-dak tersambung de ganselang dan labu infus.

UJIAN tulisSeleksiNasio-nalMasukPe.r;guruanTing-gi Negeri (SNMPIN) 2011digelar secara serentak diseluruh Indonesia, Selasa(31/5). Di Panitia Lokal(Panlok) Bandung, 35.228peserta mengikuti ujian di120 lokasi yang tersebar diKota Bandung. Khusustiga belas peserta difabeldan tiga peserta yangsakit mengikuti ujian disejumlah tuangan di Ge-~--~~~~~~~--~~~~--~~~~~~--~----

8egal aja karena posisinya gak enak.Kalau soal emang ada yang susah

karena sejak sakit tidak sempat bela~F.FATHIA SARINDAPeserta SNMPTN

ke halaman 11

IUlplng Hum Onp.d 2011

~Aeski dokter juga mernperke-nankan.

Sakit THus "Semalam sempat panas,Fathia Keukeuh tapi Alhamdulilah pagi ini

tidak sepanas semalam. JadiIkut Ujian 'oleh dokter diperbolehkan

dari halaman 1 ikut (ujian)," ujar ibu duaanak ini.

Namun karena tidak ingin Fathia sendiri mengakumelewatkan kesempatan tidak mengalami banyakmengikuti ujian tertulis SN- kesulitan saat mengerjakanMPTN 2011, peserta yang soal-soal ujian. Meski adamemilih kelompok ujian soal yang susah, semua bisaIPSini tetap ikut ujianmeski dikerjakannya. Hanya saja,masih dalam kondisi sakit. ia merasa tidak nyaman"Diasudahempathariini dengan posisinya yang

sakit dan dirawat di RS setengah tiduran saat harusBorromeus. Tapi dokter membaca soal tapi harusmengizinkan untuk ikut, sedikit membungkuk saatdan dia juga merasa sang- akan mengisi jawaban.gup. Yah, tidak apa-apa. "Pegal aja karena posisi-Yang penting dia sanggup nya gak enak. Kalau soalmengerjakan soal," kata ibu emang ada yang susahFathia, Nunung Rismayanti karena sejak sakit tidak(45), yang ditemui sedang sempat belajar," kata lu-menunggu di lokasi ujian. lusan SMAN9yang sempatFathia mengerjakan soal ikut bimbingan belajar dan

di atas ranjang khusus se- try out SNMPTNini.perti kursi roda karena la berharap perjuang-bisa dijadikan tempat du- annya tetap ikut ujian saatduk. Karena masih dalam sedang sakit setimpal de-kondisi sakit, saat me- ngahhasilyangakandiper-ngerjakan soal ia juga olehnya nanti. "Berharapmengenakan selimut un- bisa diterima di Fikom atautuk menutupi sebagian Sastra Inggris Unpad," ujartubuhnya mulai dari ping- perempuan yang sudahgang hingga kaki. beberapa hari dirawat di RSMenurut Nunung, sem- Borromeus ini.

pat ada kekhawatiran saat Perjuangan melawan sa-anak bungsunya ini bersi- kit saat ikut ujian SNMPTNkukuh ikut ujian. Namun juga dialami Muhammadketika diminta untuk tidak Ismail, peserta asal Bang-ikut ujian,putrinya inijustru bayang, Kabupaten Ban-bersedih. Agar tidak men- dung. Ismail menderitajadi beban pikiran sang sakit jantung hingga iaanak,Nunungmemberiizin mengerjakan ujian sambiltapi dengan syarat bahwa menggunakan alat seperti~~-

alat ban tu pernapasan yangditaruh di sekitarmulut danhidungnya. Meski tidaknyaman dengan alat ter-sebut, peserta yang meng-ambil kelompok IPS padaSNMPTN2011ini bisa me-ngerjakan soal di tempatduduk yang disiapkan pa-nitia.Menurut Widyayanti, ibu

Ismail, anaknya itu sudahsatu minggu sakit dan men-dapat perawatan di RuangParahyangan RSHS.Meskisakit, keinginan Ismail un-tuk ikut ujiantulisSNMPTNsangat kuat hingga ia ber-sikukuh ikut dengan kon-disi tidak sehat."Dia in gin sekali bisa

masuk Fakultas Seni Rupadan Desain ITBatau FikomUnpad," katanya.Selain Fathia dan Ismail,

peserta lainnya yang sakitadalah Muhammad Sulai-manjaya. Peserta asal Ci-kutra inr mender ita patahtulang tangan. Di GedungLabtek ITBinijuga terdapatsembilan peserta tunanetra,dua tunadaksa, dan dua lowvision yang mengikuti ujian. Unpad TerbanyakTahun ini,dari empat PTN

di Bandung, Unpad palingbanyak dirninati oleh parapeserta SNMPTN. Seba-nyak 56.246 orang inginmasuk Unpad. Setelah ituUPI (41.093 orang), ITB(21.148), dan UIN (3.055).Jumlah tersebut merupakanjumlah total peminat PTBBandung sebagai pilihan 1,pilihan 2, dan pilihan 3.

Unpad menyedia an ku-ota BidikMisi500,kuota lu-Ius jalur undangan 874,dankuota jalur tertulis ;3.726.Kuota BidikMisi ITBhanya450, lulus jalur und ngan1.979,dan kuota jah ertu-lis hanya 1.408.Kuota, idikMisiUPIsebanyak450,lulusundangan 1.050,dan uotaujian tulis 3.239.D , uotaBidik Misi UIN h ,ya 80,lulus undangan 94, dankuota ujian tulis 470.Menurut RektorUnpad

Prof Ganjar Kurnia, Fa-kultas Kedoktera me-nempati posisi terata s ju-rusan yang paling banyakpeminatnya. Setelah itujurusan Akuntansi, IlmuKomunikasi, Manajemen,dan Farmasi.Di ITB,jurusan yang di-

minati adalah Sekolah Tek-nik Elektro dan Informatika(STEI),FTI(Fakultas eknikIndustri), dan Fakultas Tek-nik Perminyakan dan Per-tambangan."Kuotanya memang se-

dikit. Karena itu, bngkatpersaingannya ketat, 1ban-ding 10 hingga 1 banding15," kata Rektor ITB, i\kh-rnaloka, saat jumpa perssebelum pelaksana ujianhari pertama.Di UPI, jurusan yang pal-

ing dirninati adalah Pendi-dikan Ilmu Biologi danPendidikan Bahasa Inggris.DiUINSunanGunung DjatiBandung, jurusan TeknikInformatika menjadi jurus-an yang banyak diminatipeserta SNMPTN. (ti