Pencemaran dan pelestarian lingkungan hidup

  • View
    576

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

PENCEMARAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

PENCEMARAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUPKELOMPOK 6M. Yoga PrawiraElok Salsabilla K.Naufal RajabiNanda Amelia L.Nesya WulandariRidwan Nur FauziSheila Rahma H.X MIPA 1SMAN 8 BANDUNG2015-2016

PETA KONSEP

I. Pengertian Lingkungan dan PencemaranII. Akumulasi Bahan Pencemar dalam Rantai MakananIII. Penanganan Limbah

I. Pengertian Lingkungan Hidup dan PencemaranPencemaran UdaraPencemaran Suara Pencemaran TanahPencemaran Air

I. Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.Menurut Peraturan Pemerintah RI No.18 tahun 1999, limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan .Menurut UU RI No.23 tahun 1997, pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya.Bahan penyebab pencemaran disebut polutan.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraZat yang menyebabkan pencemaran udara :Karbon Monoksida (CO) - sifat tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa.Sebagian besar, berasal dari gas buangan dari pembakaran tidak sempurna bahan yang mengandung karbon atau bahan bakar fosil (minyak).Pada konsentrasi tinggi, gas CO sangat mematikan bagi manusia.I. Pencemaran

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 2. Nitrogen Oksida (NOx)Ada 2 macam : Nitrogen Monoksida (NO) dan Nitrogen Dioksida (NO2)Sumber pencemaran Nox alat transportasi (kendaraan bermotor), pembuangan sampah, dll.Gas NO , sifat tidak berwarna, tidak berbau, dan dapat teroksidasi oleh oksigen menjadi NO2. menyebabkan iritasi mata dan gangguan sistem saraf NO2 , sifat toksik, berbau menyengat, berwarna cokelat kemerahan. menyebabkan hujan asam

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 3. CFC dan HalonCFC tebentuk dari tiga jenis unsur, yaitu Cl, F, C .Halon memiliki unsur sama seperti CFC ditambah Br.Gas CFC , sifat tidak berbau, tidak mudah terbakar, dan tidak mudah bereaksi. manfaat gas pendorong kaleng semprot (aerosol) , pengembang busa polimer, pendingin dalam lemari es, AC, dll.- Gas CFC naik ke atmosfer merusak lapisan ozon semakin tinggi intensitas paparan sinar UV memicu terjadinya kanker kulit, kerusakan mata dan mematikan spesies tumbuhan tetentu.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 4. Ozon (O3)Terdapat di lapisan stratosfer dan troposfer.Ozon di stratosfer, Fungsi melindungi bumi dari sinar UV yang masuk.Ozon di troposfer berbahaya bagi manusia bila berada pada konsentrasi tinggi.Pencemaran gas ozon menimbulkan efek pusing dan gangguan paru-paru.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 5. Gas Rumah Kaca (H2O, CO2, CH4, O3, dan NO)Atmosfer lapisan udara yang menyelimuti bumi.Pada lapisan troposfer terdapat gas-gas rumah kaca.Meningkatnya gas rumah kaca seperti CO2 menyebabkan terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) dan pemanasan global (global warming).Dampak pemanasan global perubahan iklim bumi, es di kutub mencair.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 6. Belerang Oksida (SOx)Berasal dari pembakaran bahan bakar fosil terutama batu bara.Dapat berupa SO2 atau SO3. SO2 berbau menyengat dan tidak mudah terbakar. Berasal dari asap pabrik dan kendaraan bermotor. Membahayakan bagi penderita penyakit kronis dan kejang saluran nafas.SO3 bersifat reaktif, di udara mudah bereaksi dengan uap air membentuk asam sufat (H2SO4) yang menyebabkan hujan asam dan korosi logam.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Pencemaran Airadalah masuknya suatu zat , energi maupun komponen lainnya baik berupa makhluk hidup maupun benda mati ke dalam air yang menyebabkan penurunan kualitas air sehingga air tidak dapat berfungsi sebagai mana mestinya.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 3 Parameter :

1. Parameter fisikParameter fisik terdiri atas kandungan partikel padat, zat padat terlarut,warna, bau,kekeruhan, suhu, dan pH air. Air normal yang dapat dikonsumsi memiliki sifat tidak berwarna,tidak berbau,dan tidak berasa. pHair yang normal adalahsekitar 6,5-7,5.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 2. Parameter kimiaParameter kimiameliputibiochemical oxygen demand(BOD),chemical oxygen demand(COD),dandissolved oxygen(DO).biochemical oxygen demandadalah ukuran kandungan oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik di dalam air.chemical oxygen demandmerupakan ukuran kandungan oksigen yang diperlukan agar bahan buangan di dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia (biasanya digunakan pada indikator limbah cair industri).dissolved oxygenmerupakan ukuran kandungan oksigen terlarut dalam air. Kandungan zat atau senyawa kimiawi, misalnya amonia bebas, nitrogen organik,fosfat organik, fosfor anorganik,nitrit, nitrat, sulfat, klorida, belerang, logam dan gas, juga dapat dijadikan indikator pencemaran air.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran 3. Parameter biologiParameter biologidigunakan untuk mengetahui jenis dan jumlah mikroorganisme air yang dapat menjadi penyebab suatu penyakit, contohnyaEscherichia colo,Salmonella typhosa,Vibrio cholerae, danEnramoeba histolytica.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Penyebab pencemaran air : sumber langsung sungai, saluran air, selokan, laut dan danau. sumber tidak langsung oleh limbah industri maupun limbah domestik

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Pencemaran air disebabkan oleh limbah dari berbagai kegiatan manusia, antara lain :Limbah domestikLimbah IndustriLimbah pertanianLimbah Pertambangan

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Dapat terjadi secara:Langsung penggunaan insektisida, fungisida, herbisida, DDT dan pupuk kimiawi secara berlebihan. Tidak Langsung melalui perantara air dan udara, misalnya limbah domestik, limbah industri, plastik, kaca styrofoam, dan kaleng.

Dampak negatif : mematikan organisme di dalam tanah, mengganggu porositas dan kesuburan tanah.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Pencemaran suara suara yang tidak diinginkan, mengganggu, dan merusak pendengaran manusia.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Pencemaran suara dibedakan menjadi 4 macam :Kebisingan impulsif, yaitu kebisingan yang terjadi dalam waktu singkat dan biasanya mengejutkan. Contohnya adalah suara ledakan mercon, suara tembakan senjata, dan suara petir.Kebisingan impulsif kontinu, yaitu kebisingan impulsif yang terjadi secara terus-menerus akan tetapi sepotong-potong. Contohnya: kebisingan yang datangnya dari suara palu yang dipukulkan.

Pencemaran UdaraPencemaran AirPencemaran TanahPencemaran SuaraI. Pencemaran Kebisingan semikontinu, yaitu kebisingan kontinu yang cuma berlangsung sekejap, kemudian hilang dan muncul lagi. Contohnya adalah suara lalu-lalang kendaraan bermotor di jalanan dan suara pesawat terbang yang sedang melinta.Kebisingan kontinu, yaitu kebisingan yang datang secara terus-menerus dalam waktu yang cukup lama. Contohnya suara mesin pabrik. Kebisingan kontinu, terutama yang berintensitas tinggi, sering menjadi penyebab rusaknya pendengaran.

Kebisingan adalah suara dengan frekuensi di atas 80 dB.Kebisingan menyebabkan gangguan psikologis dan gangguan fisiologis

Back

II. Akumulasi Bahan Pencemar dalam Rantai Makanan

Bahan pencemar yang sulit atau tidak dapat terurai di lingkungan dapat masuk ke dalam tubuh organisme dan berpindah dari satu organisme ke organisme lain melalui rantai makanan atau jaring-jaring makanan. Contohnya bahan pencemar DDT (diklorodifeniltnikloroetana) yang digunakan oleh petani sebagai insektisida. DDT sulit terurai, maka residunya tetap berada di air atau tanah, yang kemudian terserap oleh ganggang atau tumbuh tumbuhan. DDT juga tidak dapat terurai oleh reaksi di dalam tubuh makhluk hidup.

Bila ganggang atau tumbuhan tersebut dimakan oleh herbivor, maka DDT akan berpindah ke tubuh herbivor, karnivor, dan seterusnya hingga ke konsumen pada tingkat trofik tertinggi. Pada setiap tingkatan trofik akan terjadi peningkatan akumulasi DDT. Akumulasi terbanyak terdapat pada tingkatan trofik paling tinggi. Proses peningkatan akumulasi bahan pencemar pada tingkatan trofik melalui rantai makanan disebutbiomagnifikasi. Akumulasi DDT di dalam tubuh organisme dapat menyebabkan terjadinya gangguan fisiologi tubuh dan mutasi genetik (gen atau kromosom).Konsentrasi bahan pencemar dinyatakan dalam satuan ppm (part per million) yaitu perbandingan bagian dalam satu juta bagian yang lain. Sebagai contoh, bila konsentrasi DDT di dalam tubuh ikan besar 2 ppm, berarti terdapat 2 mg DDT dalam 1 kg massa tubuh ikan besar.

Back

III. PENANGANAN LIMBAHPenanganan Limbah CairPenanganan Limbah PadatPenanganan Limbah GasPenanganan Limbah B3

Penanganan Limbah CairPenanganan Limbah PadatPenanganan Limbah GasPenanganan Limbah B3III. PENANGANAN LIMBAHPenangangan Limbah Cair DomestikPenanganan Limbah cair Industri

Penanganan Limbah CairPenanganan Limbah PadatPenanganan Limbah GasPenanganan Limbah B3III. PENANGANAN LIMBAHSIS