Makalah Rancangan penelitian (research design)

  • View
    16.827

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Makalah Rancangan penelitian (research design)

  • 1.BAB IV RANCANGAN PENELITIANDisusun oleh :1. 2. 3. 4.Nofi Thowilin Niam Siti Nur Lailatus S. Krisna Indah Puspitasari Annisa Nur Aini 2011 EPROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE (UNIROW) TUBAN

2. BAB IV RANCANGAN PENELITIAN ( Research Design )A. RANCANGAN PENELITIAN Rancangan atau desain penelitian dalam arti sempit dimaknai sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data penelitian. Dalam arti luas rancangan penelitian meliputi proses perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Dalam rancangan perencanaan dimulai dengan mengadakan observasi dan evaluasi terhadap penelitian yang sudah dikerjakan dan diketahui, sampai pada penetapan kerangka konsep dan hipotesis penelitian yang perlu pembuktian lebih lanjut. Rancangan pelaksanaan penelitian meliputi proses membuat percobaan ataupun pengamatan serta memilih pengukuran variabel, prosedur dan teknik sampling, instrumen, pengumpulan data, analisis data yang terkumpul, dan pelaporan hasil penelitian. Berdasarkan pemahaman tersebut di atas, maka tujuan rancangan penelitian adalah untuk memberikan suatu rencana untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian. Rancangan Penelitian (research design) adalah merupakan bagian dari Rencana Penelitian (research plan). Pengertian lain : Pertama : Rancangan penelitian adalah suatu bagian dari rencana penelitian (research plan) yang menunjukkan secara khusus sumber dan bentuk informasi atau data sehubungan dengan pertanyaan atau problem penelitian. pengembangannya berorientasi pada masalah, tujuan, atau hipotesis penelitian. Kedua : Rancangan penelitian merupakan strategi atau "blueprint" yang akan menspesifikasikan pendekatan yang akan dipilih dan digunakan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis data. pendekatan yang dipilih akan melahirkan jenis penelitian yang akan dikembangkan. Ketiga : Rancangan penelitian memberikan pertimbangan tentang penggunaan waktu dan biaya, yang menyangkut prinsip efisiensi, efektifitas dan penetapan sampel. 3. Kesimpulannya, definisi dari rancangan penelitian adalah sebuah rencana yang rinci (detil), yang diperlukan untuk melakukan penelitian.1. Orientasi. Orientasi adalah pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar. Penelitian dapat berorientasi pada tujuan (goal oriented) dan pemecahan masalah (problem solving oriented). Penentuan tujuan mana yang akan dipilih peneliti tergantung pada hipotesis atau problem yang telah berhasil dirumuskan. Contoh goal oriented: penelitian tentang kegunaan bahasa inggris dalam dunia kerja, pentingnya penguasaan bahasa inggris sejak usia dini. Contoh problem solving oriented: bagaimana cara belajar bahasa inggris yang menyenangkan, cara mengajar bahasa inggris yang inovatif dan tidak membosankan. Tujuan ilmu pengetahuan atau metode ilmiah, adalah : 1. EKSPLORASI 2. PREDIKSI 3. EKSPLANASI 4. KONTROLUNSUR-UNSUR RANCANGAN PENELITIAN Unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah rancangan penelitian, yaitu: 1.Tujuan penelitian2.Jenis penelitian yang akan digunakan3.Unit analisis atau populasi penelitian4.Rentang waktu dan tempat penelitian dilakukan5.Teknik pengambilan sampel6.Teknik pengumpulan data7.Definisi operasional variabel penelitian8.Pengukuran9.Teknik analisis data10.Instrumen pencarian data (mis. Kuesioner) 4. Adapun penjelasan dari tiap unsur-unsur rancangan penelitian, yaitu: Pertama : Tujuan Penelitian Yang dimaksud dengan tujuan penelitian adalah hasil akhir penelitian itu sendiri. Fungsi tujuan penelitian, di samping untuk mengarahkan proses penelitian, juga dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan penelitian. Tujuan penelitian dapat dinyatakan dalam bentuk pertanyaan penelitian (research questions) dan atau juga hipotesis penelitian Kedua : Jenis penelitian yang akan diaplikasikan Beberapa jenis penelitian yang banyak dipakai dalam ilmu administrasi atau manajemen adalah penelitian deskriptif, korelasional, eksperimental. Penelitian deskriptif bertujuan memberikan gambaran fenomena yang diteliti secara apa adanya, namun lengkap dan rinci. Satu contoh yang banyak dari penelitian deskriptif adalah penilaian sikap atau pendapat dari individual, organisasi, peristiwa, atau prosedur kerja. Beberapa contoh pertanyaan penelitian yang dicoba ditemukan jawabannya melalui penelitian deskriptif adalah sebagi berikut : - Bagaimana manajer menghabiskan waktu kerjanya? - Bagaimana sikap pegawai terhadap jadwal kerja flex-time? - Bagaimana organisasi melakukan proses seleksi pegawai ? - Bagaimana koordinasi kerja antar bagian dalam organisasi? Ketiga : Unit analisis atau populasi penelitian Individual. Misalnya ingin mengetahui kepuasan pegawai, maka unit analisisnya adalah individuindividu pegawai. Kelompok. Misalnya ingin mengetahui kinerja antar departemen atau gugus kendali mutu, maka unit analisisnya adalah kelompok. Organisasi. Misalnya ingin mengukur kualitas pelayanan kantor X, maka unit analisisnya adalah organisasi. Benda. Misalnya menilai kualitas susu bubuk untuk bayi, maka unit analisis- nya adalah produk, berupa susu bayi. Keempat : Rentang waktu penelitian 1.One shot or Cross section studies, data dikumpulkan hanya sekali.2.Longitudinal studies, data dikumpulkan dalam beberapa periode waktu tertentu.Misalnya untuk meneliti disiplin pegawai, peneliti mengamati perilaku pegawai selama enam bulan 5. Kelima : Teknik pengambilan sampel Secara umum ada dua teknik, yaitu sampling probabilistik dan nonproba-bilistik, atau acak dan non-acak. Dalam sampel acak antara lain terdapat simple random sampling, stratified random sampling, area sampling, cluster sampling, systematic sampling. Dalam nonprobabilistic sampling antara lain terdapat accidental sampling, convienience sampling, snow-ball sampling, purposive sampling. Kesemua teknik tersebut dibahas secara lebih mendalam dalam teknik sampling. Keenam : Teknik Pengumpulan data Kita mengenal beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Sebuah penelitian bisa hanya menggantungkan pada satu cara pengumpulan data, tetapi bisa juga mengkombinasikannya. Misalnya, untuk mencari data dari variable motivasi kerja menggunakan kuesioner, sedangkan untuk mencari data pendapatan, gaji, atau upah, menggunakan teknik observasi. Ketujuh : Definisi operasional variabel penelitian Bagi penelitian kuantitatif, langkah ini mutlak dilakukan. Yang dimaksud dengan definisi operasional variabel adalah upaya untuk mengurangi keabstrakan konsep atau variabel penelitian, sehingga bisa dilakukan pengukuran. Beberapa peneliti menggunakan istilah indikator. Misalnya, untuk mengukur disiplin pegawai, maka dihitung frekuensi ketepatan masuk kerja, kepatuhan pada peraturan, dlsb. Untuk mengetahui produktivitas, dihitung perbandingan antara hasil herja dengan waktu kerja. Kedelapan : Pengukuran variabel penelitian Jenis skala pengukuran untuk setiap variabel penelitian perlu diketahui dengan benar. Hal ini berguna untuk menetapkan rumus atau perhitungan-perhitungan statistik. Misalnya, untuk variabel yang berskala nominal tidak mungkin dihitung rata-ratanya. Skala pengukuran yang ada adalah nominal, ordinal, interval, dan rasio. Kesembilan : Teknik analisis data Sebelum data dianalisis, diolah terlebih dahulu. Maka dikenal proses editing, coding, master table, dan lain-lainnya. Analisis data mencakup kegiatan mengukur reliabilitas dan validitas, mean, deviasi standar, korelasi, distribusi frekuensi, uji hipotesis, dan lain sebagainya. Kesepuluh : Instrumen Pencarian Data Ada beberapa alat yang dikenal sebagai alat pengambil data dalam penelitian sosial / bisnis. Alat-alat tersebut mencakup wawancara, kuesioner atau angket, observasi, dan studi dokumentasi 6. 2. Jenis Rancangan Penelitian. Rancangan penelitian dikembangkan sesuai dengan jenis penelitian dan merupakan ciri dari jenis penelitian yang akan dilaksanakan.a. Penelitian Deskriptif Ditujukan untuk mendeskripsikan/menggambarkan suatu fenomena/ keadaan secara apa adanya. Dalam penelitian ini, peneliti tidak melakukan manipulasi atau memberikan perlakuan-perlakuan tertentu terhadap objek penelitian , semua kegiatan atau peristiwa berjalan seperti apa adanya. Peneliti diharapkan mendapatkan informasi yang akurat tentang karakteristik subjek, kelompok subjek, lembaga, atau gambaran situasi atau frekuensi kejadian tertentu, tujuannya adalah untuk mendeskripsikan fakta-fakta atau kerakteristik suatu populasi secara sistematis, faktual, dan akurat. Karakteristik Penelitian Deskriptif Penelitian deskriptif mempunyai karakteristikkarakteristik seperti yang dikemukakan Furchan (2004) bahwa 1)penelitian deskriptif cenderung menggambarkan suatu fenomena apa adanya dengan cara menelaah secara teratur-ketat, mengutamakan obyektivitas, dan dilakukan secara cermat.2)Tidak adanya perlakuan yang diberikan atau dikendalikan, dan3)Tidak adanya uji hipotesis. Jenis penelitian deskriptif sendiri dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu (1) apabila hanya mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif maka disebut penelitian deskriptif kualitatif; (2) Apabila dilakukan analisis data dengan menghubungkan antara satu variabel dengan variabel yang lain maka disebut deskriptif asosiatif; dan (3) apabila dalam analisis data dilakukan pembandingan maka disebut deskriptif komparatif. Secara umum langkah-langkah penelitian deskriptif Merumuskan tujuan penelitian dan secara jelas menyebutkan faktor dan karakteristik apa yang akan dicakup dalam penelitian,Menetapkan pendekatan : A. Cara mengumpulkan datamenetapkan metodepengumpulan data. 7. B. cara menetapkan subjek yang akan ditelitimenetapkan sumber data.C. Menetapkan format data. D. penyamaan konsep dan persepsi. Melaksanakan pengumpulan data.Menyajikan hasil (menyusun laporan).b. Penelitian Eksplanasi Menerangkan suatu kejadian dan adanya hubungan dan/atau perbedaan pada variabelvariabel yang