of 47 /47
TELINGA Pembimbing : dr. Bambang I., Sp. THT

Telinga Anjas

Embed Size (px)

DESCRIPTION

telinga

Citation preview

Page 1: Telinga Anjas

TELINGA Pembimbing : dr. Bambang I., Sp. THT

Page 2: Telinga Anjas

PENDAHULUANTelinga adalah indra yang sangat penting bagi

manusiaTerdiri dari 2 organ:

• Pendengaran (auditivus / auditus) untuk komunikasi

• Keseimbangan (status / vestibuler) untuk keseimbangan tubuh / orientasi tubuh terhadap sekitar

Page 3: Telinga Anjas

ANATOMI TELINGATelinga dibagi 3 bagianTelinga luar (auris eksterna)

• Aurikulum• Meatus akustikus eksternus• Membran timpani

Telinga tengah (auris media)• Kavum timpani• Tuba Eustachius• Antrum & sel-sel mastoid

Telinga dalam (auris interna = labirin)• Koklea (organ auditivus)• Labirin vestibuler (organ vestibuler

/status)

Page 4: Telinga Anjas

TELINGA LUAR / AURIS AXTERNA

AURIS EXTERNA, TERDIRI ATAS : DAUN TELINGA / AURICULA LIANG TELINGA / CANALIS AUDITORIUS

EXTERNUS

PADA OSTEMPORALE : MASTOID SQUAMA TIMPANICA PETROSA

Page 5: Telinga Anjas
Page 6: Telinga Anjas

AURICULA, TERDIRI ATAS :

Aurikulum = pina = daun telinga Bentuk pipih, berlekuk Kerangka tulang rawan (kartilago

atau kondrium), kecuali lobulus Diliputi kulit yang melekat pada

perikondrium

Pada proses mendengar:Aurikulum berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi dan menentukan arah sumber bunyi (pada binatang aurikulum dapat digerakkan)

Page 7: Telinga Anjas
Page 8: Telinga Anjas

AURIS EKSTERNA Meatus Akustikus Eksternus (MAE) = liang telinga luar Tabung bengkok, penampang ± 0,5 cm,

panjang ± 2,5 – 3 cm 1/3 luar rangka tulang rawan (pars

kartilago), kulit berambut, kel serumen

2/3 dalam rangka tulang (pars oseus)

Pada proses mendengar: melanjutkan gelombang bunyi meresonansi (± 12-15 dB)

Page 9: Telinga Anjas
Page 10: Telinga Anjas

TELINGA TENGAH / AURIS MEDIAANATOMI, DIBAGI :

A. MEMBRAN TIMPANIB. CAVUM TIMPANIC. TUBA EUSTACHID. MASTOID DAN SELULA

Page 11: Telinga Anjas

A. MEMBRAN TIMPANI

TERDIRI 2 BAGIAN : PARS. FLACIDA / SHRAPNEELL’S MEMBRAN,

TERDIRI DARI : STRATUM KUTANEUM, STRATUM MUKOSUM.

PARS. TENSA, TERDIRI DARI : STRATUM CUTANEUM, STRATUM FIBROSUM, STRATUM MUKOSUM

Page 12: Telinga Anjas

ww

w.th

em

egalle

ry.co

mC

om

pany Lo

go

Page 13: Telinga Anjas

B. CAVUM TIMPANI BENTUK KUBUS IRREGULAR VOLUME = 0.25 cc BERHUBUNGAN DENGAN NASOFARING MELL. TUBA AUDITIVA DENGAN ANTRUM MASTOIDEA MELL ADITUS AD ANTRUM PEMBAGIAN :

A. EPITIMPANI ( ATAS ), DIBATASI OLEH PARS FLASIDA

B. MESOTIMPANI

C. HIPOTIMPANI( BAWAH )

PEMBAGIAN LAIN ( FISIOLOGIS ):

A. TIMPANI ANTERIOR, TRDR : MESOTIMPANI, HIPOTIMPANI, TUBA AUDITIVA

B. TIMPANI POSTERIOR, TRDR : EPITIMPANI, RETROTIMPANI .

Page 14: Telinga Anjas

KAVUM TIMPANI Merupakan kotak 6 dinding yang dibentuk oleh:

•Lateral membran timpani

•Medial promontorium labirin

•Superior tegmen timpani fosa kranii media (lobus temporalis)

•Inferior bulbus vena jugularis

•Anterior muara tuba Eustachius,arteri karotis interna

posterior

•Posterior aditus ad antrum, antrum,sel-sel mastoid

Page 15: Telinga Anjas

C. TUBA AUDITIVA / EUSTACHI

MENGHUBUNGKAN KAVUM TIMPANI DENGAN NASOFARING

TERDIRI DARI 2 BAGIAN : PARS OSSEUS : 1/3 BAG. LATERAL (PNJG 12 MM), SLL

TERBUKA PARS CARTILAGINOSA / PARS MEMBRANASEA :2/3 BAG

MEDIAL (± 24 MM), SELALU TERTUTUP TUBA PADA ANAK : LBH PENDEK, LBH LEBAR, LBH

HORIZONTAL. ( OLEH KARENA ITU, PADA ANAK SERING ALAMI OTITIS MEDIA AKUT KARENA KUMAN MUDAH MASUK )

Page 16: Telinga Anjas

D. MASTOID DIBENTUK OLEH PARS SQUAMOSA & PARS PETROSA, DMN

MELEKAT:

1. M. STERNOCLEIDOMASTOIDEUS

2. M. DIGASTRICUS VENTER POSTERIOR MENGANDUNG RONGGA-RONGGA UDARA YANG DISEBUT

SELLULAE, YANG JUGA BERHUBUNGAN DENGAN ANTRUM ANTRUM SUDAH ADA SEJAK KECIL SEDANG SELULAE TRBTK

SEJAK KEHIDUPAN TAHUN-TAHUN PERTAMA SAMPAI PADA TAHUN KE 5 ATAU 6

ANTRUM BERHUBUNGAN DENGAN CAVUM TIMPANI MELL. ADITUS AD ANTHRUM.

RADANG DI CAVUM TIMPANI DAPAT MENYEBABKAN RADANG DI ANTRUM MASTOIDA DISEBUT MASTOIDITIS

Page 17: Telinga Anjas

TELINGA DALAM / AURIS INTERNATERDIRI DARI 2 BAGIAN : TULANG : LABIRINTHUS OSSEUS MEMBRAN : LABITINTHUS MEMBRANACEUSLABIRIN MEMBRANACEUS TERDAPAT DIDALAMLABIRINTHUS OSSEUS, DIANTARA KEDUNYATERDAPAT PERILIMPHE. SEDANG DIDALAM LABIRIN MEMBRANACEUS TERDAPAT ENDOLYMPHE.

Page 18: Telinga Anjas
Page 19: Telinga Anjas

LABIRIN OSSEUS, TERDIRI DARI :

1. COCHLEA, SPRT RUMAH SIPUT, TRLTK DI DEPAN, BANGUNAN 2,5 LINGKARAN

2. VESTIBULUM, TRLTK DI TENGAH3. CANALIS SEMISIRKULARIS

Page 20: Telinga Anjas
Page 21: Telinga Anjas

LABIRIN MEMBRANACEUS

TERDAPAT DIDALAM LABIRIN OSSEUS DGN PEMISAH PERILYMPHE YANG BERISI ENDOLYMPHE.

TERDIRI DARI1. DUKTUS COCHLEARIS : DI DLM COCHLEA

2. SACULUS & UTRICULUS : DI DALM VESTIBULUM

3. DUKTUS SEMISIRKULARIS : DI DLM KANALIS

SEMISIRKULARIS

Page 22: Telinga Anjas

1. DUKTUS COCHLEARISFUNGSI PENDENGARAN : N. COCHLEARISPOTONGAN MELINTANG

Page 23: Telinga Anjas
Page 24: Telinga Anjas

PADA MEMBRANA BASILARIS TERDAPAT ORGANON CORTI DENGAN BANGUNAN-BANGUNAN : PILAR DALAM & PILAR LUAR YANG

MEMBENTUK TUNEL OF CORTI SEL-SEL RAMBUT DALAM 1 DERET KELUAR

3-4 DERET SEL-SEL PENYOKONG : SEL DEITERS, SEL

HANSEN, CLAUDIES & MEMBRANE TEKTORIA

Page 25: Telinga Anjas

2. SACULUSBENTUK : GLOBOID, LETAK : DEPAN BAWAHTERDAPAT DAERAH SENSORIS MACULI SACULI.

TERDIRI DARI : SEL-SEL RESEPTOR SEL-SEL PENYOKONG MEMBRANA BASILARISBEREAKSI THDP GERAKAN VERTIKAL

Page 26: Telinga Anjas

3. UTRICULUSBENTUK : OVOIDLETAK : BELAKANG ATASTERDAPAT DAERAH SENSORIS MAKULI

UTRICULUS, TERDIRI DARI : SEL-SEL RESEPTOR SEL-SEL PENYOKONG MEMBRANA BASILARISBEREAKSI THDP GERAKAN HOROZONTAL,LINIER

Page 27: Telinga Anjas

4. DUKTUS SEMISIRKULARISTERDAPAT 3 AMPULA YAITU : AMPULA ANTERIOR AMPULA LATERAL AMPULA POSTERIOR

Pada ampula trdpt daerah sensoris disebut krista ampularis dan bereaksi dengan percepatan sikuler baik horizontal maupun vertical)

Page 28: Telinga Anjas
Page 29: Telinga Anjas

PATOL TELINGA LUARA. DAUN TELINGA

1. KONGENITAL

A. MIKROTI

B. HEMANGIOMA

- PELEBARAN MEMBULUH KAPILER

- LETAK SERING DIMUKA DAUN TELINGA

- MACAM :

# H. KAPILER #

- BENTUK : PORT WINE / DIFUS, SPIDER NEVUS / SIRCUM

- WARNA : MERAH JAMBU AGAK KEBIRUAN

- TUMBUH WAKTU BAYI BERHENTI SAMPAI DEWASA TAPI TERKADANG TERJADI

REGENERASI DENGAN SENDIRINYA

Page 30: Telinga Anjas

# H. CAVERNOSA # BENTUK : BERLOBULER TIDAK TERATUR WARNA : MERAH TUA TUMBUH PADA KEHIDUPAN TAHUN TAHUN I, TAPI

MENGALAMI REGRESI SAMPAI HILANG SAMA SEKALI PADA UMUR ± 5 TAHUN

# H. COMPACTA #

BENTUK : BERKAPSUL ISI : BANYAK, JARINGAN SUB. CUTAN, TDK MENGALAMI REGRESI.

C. LIMFANGIOMA

BENTUK SEPERTI HEMANGIOMA TAPI BERISI CAIRAN LIMFE KADANG CAMPUR DARAH TH / : EKSISI

Page 31: Telinga Anjas

D. DERMOID KISTA

- KISTA TERDIRI DARI JARINGAN FIBROSA DGN EPITEL SQUAMUS BERLAPIS

- MENGANDUNG FOLIKEL RAMBUT, KEL. KERINGAT, KEL. SEBASEA

- BENTUK : SPONGIOSA

TX : EKSTIRPASI

E. PRE AURICULA FISTEL / KISTA

ASAL : ARCUS BRACHIALIS I & II BERUPA KANTONG YANG BERMUARA DI : DEPAN HELIX 90% DAN ANTI HELIX & TRAGUS 10%

GEJALA : TDK ADA YANG MENYOLOK, KELUAR CAIRAN PUTIH BERBAU, SERING MERADANG ABSES

Page 32: Telinga Anjas

2. TRAUMA

A. PSEUDO OTHEMATOSA - ADA SERUM DARAH DI DALAMNYA (BUKAN DARAH)

LEBIH SERING DARIPADA YANG HEMATOM- KAUSA : TRAUMA – DIGOSOK-GOSOK, TERPUKUL, DIJEWER- ISI : CAIRAN DARAH (SERUM)- GEJALA :

~ DAUN TELINGA TERASA GATAL~ BENJOLAN LUNAK DI DAUN TELINGA~ FLUKTUASI~ KALAU DIPIJAT-PIJAT BERTAMBAH BESAR

- THERAPY :~ OBSERVASI DIDIAMKAN SAJA~ ASPIRASI CAIRAN DITEKAN (DIPERBAN

DENGAN DITEKAN)~ INSISI DITEKAN~ KALAU TERJADI INFEKSI DAPAT MENJADI

PERICHONDRITIS

Page 33: Telinga Anjas

B. OTHEMATOMA

- KAUSA :

~ TRAUMA TUMPUL

~ OLAH RAGAWAN : * PETINJU

* SEPAK BOLA

- ISI : DARAH DIANTARA PERIKONDRIUM DGN TULANG RAWAN

- GEJALA :

~ DAUN TELINGA TERASA TEBAL

~ SAKIT SEDIKIT

~ BENJOLAN BERWARNA MERAH YANG SUDAH LAMA BIRU

~ FLUKTUASI ±

- THERAPY :

~ OBSERVASI

~ ASPIRASI DARAH DIKELUARKAN DITEKAN

~ INSISI INI HARUS STERIL KALAU INFEKSI DEFORMITAS

Page 34: Telinga Anjas

C. TRAUMA BENDA TAJAM

- JARANG ADA, DAPAT TERJADI KARENA PERKELAHIAN PEMBANTAIAN ATAU

OPERASI TELINGA - OPERASI TELINGA SERING TERKENA

CHONDRIUMNYA JADI HATI-HATI DENGAN TERJADINYA DEFORMITAS

3. BENDA ASING JARANG ADA KARENA DAUN TELINGA TIPIS

Page 35: Telinga Anjas

4. RADANG A. RADANG KULIT : DERMATIS AURICULARIS DAPAT SEMUA BERBENTUK DERMATIS

- BAKTERI : ~ IMPETIGO KONTANGIOSA

~ FURUNKEL

~ ERISIPELAS

- JAMUR

- VIRUS : ~ HERPES SIMPLEX ZOSTER

~ HERPES ZOSTER OTICUS PANALISIS N VII

- RX : ~ ALERGI

~ TRAUMA

~ SERBOROIK DERMATITIS

~ NEURODOMATITIS

~ GIGITAN SERANGGA

Page 36: Telinga Anjas

B. HERPES ZOSTER OTIKUS

= HERPES OTITUS= GANGLIONITIS / GENECULITIS - ETIOLOGI : NEUROTROPE KULIT

- GEJALA : PRODROMORAL Ñ> MALAESE, PANAS, SAKIT KEPALA, PUSING AURICULA PANAS SEPERTI

DIBAKAR HERPES ERUPSI DI AURICULA & LIANG TELINGA GANGGUAN PENDENGARAN : TINITUS FREKUENSI TINGGIGANGGUAN KESEIMBANGAN VERTIGO, TUMPAH-TUMPAH- KOMPLIKASI : PEROT (FACIAL PALSY)- PROGNOSIS : AD SANAM BAIK- PATOLOGI : KELUMPUHANNYA DERAJAT NEUROPRAXIA (OEDEM PD NEURON DAN AXON)-TERAPI : OBAT ANTI VIRUS, ANALGETIK/ANTIREPTIK, NERVE TOXIC, FISIOTERAPHI, KORTIKOSTEROID DOSIS TINGGI YANG DITURUNKAN BERTAHAP

Page 37: Telinga Anjas

C. PERIKONDRITIS

- KUASA : TRAUMA YANG MENEMBUS KULIT PENYEBAB INFEKSI KULIT.

PSEUDOHEMATOM TERINFEKSI. KOMPLIKASI OPERASI TELINGA.

- GEJALA : DAUN TELINGA TERASA GATAL, PANAS, MERAH, SAKIT, DAPAT TERJADI PUSTULASI (ABSES), AURICULA KOLAPS

FISTEL KEBELAKANG - THERAPY : ANTIBIOTIC DOSIS YG TDK AGK KUAT,

KL DLM 24 JAM TDK ADA KEMAJUAN, DOSIS DINAIKKAN.

TOPICAL ANTIBIOTIC ANALGETIK / ANTIREPTIK ANTI INFLAMASI KALAU PERLU OPERASI MEMBUANG

TULANG RAWAN

Page 38: Telinga Anjas

FIG. 32 CAULIFLOWER EAR, A DEFORMITY OF THE PINNA RESULTING FROM REPEATED TRAUMA

Page 39: Telinga Anjas

5. NEOPLASMA

A. JINAK (BENIGNA) - KELOID MERUPAKAN HEPERTROTI JARINGAN IKATAN

PADAT WARNA : MENDEKATI EARNA KULIT

BENTUK : BULAT ISI : JARINGAN KOLAGEN

LOKASI LOBULUS ETIOLOGI : TRAUMA, IRISAN, LUKA THERAPY : EXTERPASI DILANJUTKAN DENGAN RADIASI RINGAN (500NADS)

- ATEROM KISTA SEBASEA, RETENSI KISTA.

ISI : PRODUK KEL. SEBASEA LOKASI : AURIKULA, POSTAURIKULA, LOBULUS

Page 40: Telinga Anjas

B. GANAS (MALIGNA) - CA SQUMOSA SEL SERING PADA ORANG TUA

LETAK : POSTEROSUPERIOR AURICULA TUMBUH : LAMBAT, MULA-MULA TERLIHAT HANYA BENJOLAN ATAU PENEBALAN KULIT & TDK ADA RASA SAKIT TAPI KEMUDIAN TIMBUL ULKUS.

DIAGNOSA PASTI : BIOPSI PA THERAPY : EKSISI LUAS ± 1 CM (LUAR) KALO PERLU DIIKUTI RADIO THERAPY / BESTRAL, BILA SUDAH LUAS MAKA DGN AMPUTASI AURIKULA

- CA BASAL SEL MERUPAKAN PROLEFERASI EPITEL SEL BASAL

LEBIH SERING PADA WANITA TUA (>50 THN) TUMBUH LAMBAT & TIDAK SAMA DENGAN METASTASE, TP

DPT MERUSAK JARINGAN SEKITARNYA, YAITU TLGN. RAWAN DAN TLNG. ULKUS RODENT DIAGNOSA PASTI : BIOPSY PA THERAPY : EKSTIRPASI, RADIOTHERAPY

Page 41: Telinga Anjas

- MELANOMA MALIGNA

BERBENTUK SEPERTI NEVUS BIASA, YANG ALAMI DEGENERASI BERBENTUK BULAT

WARNA : GELAP BERPIGMEN

GEJALA : RASA TIDAK ENAK SAMPAI SAKIT, SERING TERJADI MESASTASIS

DIAGNOSA PASTI : BIOPSI PA

TERAPHY : EKSTIRPASI, RADIO TERAPHY

Page 42: Telinga Anjas

B. LIANG TELINGA = CANALIS AUDITORIUS EXTERNUS

LIANG TELINGA MENURUT ANATOMINYA BANYAK PELINDUNG : LIANG TIDAK LURUS TAPI BERBENTUK S TRAGUS PELINDUNG BENDA ASING MASUK DARI ANTERIOR RAMBUT PELINDUNG DARI LATERAL TERUTAMA BAGIAN

YANG HALUS KEL. SEBASEA DI FOLIKEL RAMBUT SEBAGAI PEREKAT KEL. SERUMEN MELINDUNGI KUMAN YANGMASUK KARENA

MERUPAKAN BARIER KIMIA, PH ASAM & ENZIM PEMBUNUH KUMAN

Page 43: Telinga Anjas

1. KONGENITAL

PADA UMUMNYA MERUPKAN SUATU SYNDROM

# TREACHER COLLINS SYNDROM

MANDIBULOFACIAL SYNDROME / DISOSTOSIS

KELAINANNYA : BILATERAL – SIMETRIS

TELINGA Ñ> MIKROTI, ATRESIA MEATUS, TULANG PENDENGARAN MALFORMASI, CAVUM TIMPANI HIPOPLASI, TELINGA DALAM NORMAL, KURANG DENGAR HANTARAN

MATA Ñ> FISSURE PALPEBRA ANTI MONOGLOID, TEPI PALPEBRA ATROFI, KADANG ADA KOLOBOMA,

TIDAK TERDAPAT KEL. MELBUM

MUKA Ñ> HIPOPLASI MAXILLA, MANDIBULA & KADANG- KADANG POLATUSCHITIASIS

INTELGENSIA NORMAL, TAPI SERING JUGA MENTAL RETERDASI & HEARING IMPAIRTMENT

Page 44: Telinga Anjas

2. BENDA ASING

- DARI LUAR : BENDA MATI, BIJI-BIJIAN, MAINAN ANAK-ANAK

- GEJALA : TIDAK ADA, KADANG-KADANG GEMREBEG

- DARI DALAM

SERUMEN

WARNA : PUTIH, KUNING, COKLAT, HITAM

KONSISTENSINYA : CAIRAN, ENCER, KENTAL, LUNAK, PADAT

GEJALA : TIDAK ADA, KADANG-KADANG BERBAU DAN GATAL

THERAPY : SPOEL, PINSET, SERUMEN HAK, (TERGANTUNG KONSISTENSI), KALAU TERLALU

KERAS DIBERI TETES TELINGA

PREDISPOSISI : KELAINAN ANATOMI, RADANG KRONIS, KEADAAN SELULITAS

Page 45: Telinga Anjas

CHOLESTEATOMA EXTERNA =KERATOSIS OBTURANS

- MERUPAKAN TIMBUNAN DI SQUAMA DR EPITEL GEPENG

BERLAPIS-LAPIS, DEBRIS & SERUMEN

- ETIOLOGI : BELUM JELAS

-TEORI : MIGRASI TANG SALAH DARI STRATUM CUTANEUM GENDANG TELINGA YANG TEPAT BERBATASAN DENGAN LIANG TELINGA

- LETAK ; LIANG TELINGA BAGIAN DALAM

- GEJALA : LIANG TELINGA TERSUMBAT, RASA SAKIT KARENA DESAKAN PADA TULANG MENYEBABKAN EROSI,KADANG KELUAR CAIRAN DARI TELINGA YANG BAU

- THERAPY : DIKELUARKAN KALAU PERLU NARKOSE

Page 46: Telinga Anjas

SERUMEN

Hasil produksi kelenjar sebasea dan kelenjar serumen yang terdapat di kulit 1/3 luar liang telinga

Lunak Kapas lidi, irigasi dgn air hangat

Keras Ekstraksi dgn haakSulit diambil tetesi dgn Carbolgliserin 10% lunak

irigasiPerlu Latihan !!

Hindari lesi MAE

Page 47: Telinga Anjas