of 49 /49
K-1 Hematopoiesis 1. Pada saat fetus berusia 5 bulan, tempat dari jaringan hematopoietik berada di organ... a. Yolk sac b. Sum-sum tulang c. Hati dan limpa d. Hati dan sum-sum tulang e. Hati, limpa, dan sum-sum tulang 2. Tulang yang merupakan lokasi jaringan hematopoietik pada orang dewasa di atas umur 30 tahun, kecuali a. Femur b. Iga c. Sternum d. Tengkorak e. Vertebrae 3. Hasil dari pematangan mieloid/ CFU GEMM adalah, kecuali... a. Eritrosit b. Limfosit c. Granulosit d. Monosit e. Platelet 4. Hematopoietic growth factors yang membantu diferensiasi eosinofil adalah... a. SCF b. TPO c. IL-5 d. Flt-L e. G-CSF 5. Hematopoietic growth factors yang membantu diferensiasi sel pluri potent adalah... a. SCF b. G-CSF dan M-CSF c. IL-5 d. Flt-L e. SCF dan Flt-L 6. Neutrofil muda yang intinya kurang dari setengah diameter inti disebut... a. Myeloblast b. Promyelocyte c. Myelocyte

soal latihan sumatif

Embed Size (px)

DESCRIPTION

fdfwsdfrgerger

Text of soal latihan sumatif

K-1 Hematopoiesis1. Pada saat fetus berusia 5 bulan, tempat dari jaringan hematopoietik berada di organ...

a. Yolk sac

b. Sum-sum tulang

c. Hati dan limpa

d. Hati dan sum-sum tulang

e. Hati, limpa, dan sum-sum tulang

2. Tulang yang merupakan lokasi jaringan hematopoietik pada orang dewasa di atas umur 30 tahun, kecuali

a. Femur

b. Iga

c. Sternum

d. Tengkorak

e. Vertebrae

3. Hasil dari pematangan mieloid/ CFU GEMM adalah, kecuali...

a. Eritrosit

b. Limfosit

c. Granulosit

d. Monosit

e. Platelet

4. Hematopoietic growth factors yang membantu diferensiasi eosinofil adalah...

a. SCF

b. TPO

c. IL-5

d. Flt-L

e. G-CSF

5. Hematopoietic growth factors yang membantu diferensiasi sel pluri potent adalah...

a. SCF

b. G-CSF dan M-CSF

c. IL-5

d. Flt-L

e. SCF dan Flt-L

6. Neutrofil muda yang intinya kurang dari setengah diameter inti disebut...

a. Myeloblast

b. Promyelocyte

c. Myelocyte

d. Metamyelocyte

e. Neutrofil batang7. Yang bukan berasal dari myeloblast adalah...a. Basophil b. Monosit

c. Eosinofild. Neutrofil batange. Neutrofil segmen8. Sel yang mempunyai RNA di sitoplasmanya dan terdapat di sum-sum tulang, serta tidak mempunyai DNA di inti dan tidak beredar di sirkulasi merupakan ciri-ciri...a. Normoblastb. Retikulosit

c. Sel darah merah maturd. Normoblast dan retikulosite. Retikulosit dan sel darah merah matur9. Sel yang mempunyai granul hitam kasar dan tidak sama besar serta granul-granul ini menutupi inti merupakan ciri-ciri dari sela. Basophil

b. Eosinophilc. Monosit d. Neutrofil segmene. Limfosit 10. Penanda permukaan yang dimiliki stem sel pluripotent adalah...a. CD3b. CD4c. CD8d. CD33e. CD34

11. Yang merupakan hasil dari pecahan sitoplasma megakariosit adalah sel...a. Eritrosit

b. Limfosit

c. Granulosit

d. Monosit

e. Platelet

12. Penyakit konstitusional yang dapat menyebabkan eksesif hematopoiesis yang terjadi ekstramedular adalah...a. Defisiensi folat dan B12b. Anemia hemolitik imunitasc. Thalasemia

d. Goucher diseasee. Myeloma13. Sel yang kemungkinan besar terlihat paling sedikit pada sel darah tepi individu normal adalah...a. Basophil

b. Eosinophilc. Monosit d. Neutrofil segmene. Limfosit 14. Organ penghasil eritropoietin terbanyak dalam tubuh adalah...a. Tiroidb. Hatic. Limpad. Ginjal

e. Limfonodus15. Hematopoiesis inefektif biasanya ditandai oleh pemendekan umur dari sel darah, biasanya temuan laboratorium akan menunjukan...a. Anemia makrositikb. Retikulosit mungkin meningkatc. Peningkatan bilirubin direk serum

d. Eritrosit terlihat membesare. Peningkatan aktivitas lactate dehidrogenaseK2. Anemia Defisiensi Besi

1. Dibawah ini merupakan peran besi dalam tubuh kita, kecuali...

a. Sebagai donor proton dan elektron

b. Mengkatalisis H2O2 menjadi radikal bebas

c. Komponen enzim ligase

d. Komponen enzim katalase

e. Komponen myoglobin

2. Kandungan besi terbesar di tubuh kita terdapat pada...

a. Hati

b. Limpa

c. Sumsum tulang

d. Sel darah merah

e. Otot

3. Pernyataan dibawah ini yang tidak benar adalah...

a. Ferritin berperan dalam penyimpanan besi di hati dan jantung

b. Transferrin berperan dalam transpor besi dalam tubuh

c. Sebagian besar besi dalam tubuh kita digunakan untuk eritropoiesis

d. Deskuamasi epitel menyebabkan tubuh kehilangan 1-2 mg besi/hari

e. Terdapat mekanisme fisiologis untuk mengekskresi kelebihan besi

4. Dibawah ini merupakan karakteristik hepcidin, kecuali...

a. Menurun bila terjadi inflamasi

b. Dapat menghambat absorpsi besi di usus halus

c. Dapat menghambat pelepasan besi dari makrofag

d. Kadarnya meningkat bila terdapat banyak besi di dalam tubuh

e. Mengatur seberapa banyak besi yang diabsorpsi tubuh

5. Menurut definisi WHO, manakah dari antara orang-orang ini yang mengalami anemia defisiensi besi?

a. Pria dengan Hb 15 g/dL

b. Wanita hamil dengan Hb 10 g/dL

c. Wanita tidak hamil dengan Hb 13 g/dL

d. A dan B

e. A dan C

6. Minuman yang dapat menurunkan absorpsi besi adalah...

a. Susu

b. Coklat

c. Susu kacang

d. Teh

e. Air putih

7. Pada defisiensi besi tahap prelaten dapat ditemukan...

a. Kadar besi plasma menurun

b. Sel-sel mikrositik

c. Penurunan simpanan (storage) besi

d. Penurunan absorpsi besi

e. Anemia

8. Pada defisiensi besi tahap laten dapat ditemukan...

a. Kadar plasma besi normal

b. Simpanan besi normal

c. Anemia

d. Penurunan FEP (Free erythrocyte protoporphyrin)e. Peningkatan FEP

9. Dibawah ini merupakan manifestasi klinis anemia defisiensi besi, kecuali...

a. Koilonikia

b. Hiperplasia mukosa nasal

c. Stomatitis angularis

d. Gastritis

e. Ozena

10. Gejala anemia bergantung pada hal-hal dibawah ini, kecuali...

a. Penurunan kapasitas untuk membawa oksigen

b. Tingkat perubahan volume darah total

c. Jenis kelamin penderita

d. Kecepatan perubahan volume darah total

e. Kapasitas sistem kardiovaskular dan respiratorik untuk mengkompensasi anemia

11. Dibawah ini merupakan temuan laboratorium pada anemia defisiensi besi, kecuali..

a. Penurunan kadar hemoglobin

b. Sel pensil

c. Peningkatan MCHC rata-rata

d. Penurunan MCV rata-rata

e. Penurunan MCH rata-rata

12. Pada sumsum tulang penderita anemia defisiensi besi, dapat ditemukan...

a. Hipoplasia eritroid

b. Metarubrisit membesar

c. Metarubrisit berbatas tegas

d. Sitoplasma metarubrisit sedikit

e. Cadangan besi normal

13. Dibawah ini merupakan temuan mengenai status besi penderita anemia defisiensi besi, kecuali...

a. TIBC meningkat

b. Saturasi feritin normal

c. Feritin < 12 g/L

d. Enzim besi turun

e. Rata-rata serum iron turun

14. Penatalaksanaan untuk anemia defiensi besi dilakukan setidaknya hingga...

a. 2 bulan setelah sembuh

b. 3 bulan setelah sembuh

c. 4 bulan setelah sembuh

d. 5 bulan setelah sembuh

e. 6 bulan setelah sembuh

15. Indikasi untuk terapi parenteral besi adalah sebagai berikut, kecuali...

a. Perdarahan GI

b. Menorhagia berat

c. Hemodialisis kronik dengan terapi eritropoietin

d. Hematemesis

e. Malabsorpsi terhadap gluten

K.3 Hemoglobinopati1. Perbedaan antara thalasemia dan hemoglobinopati adalah

a. kelainan pada thalasemia terkait jumlah Hb sedangkan pada hemoglobinopati terkait sifat dan strukturnya

b. kelainan pada hemoglobinopati terkait jumlah Hb sedangkan pada thalasemia terkait sifat dan strukturnya

c. thalasemia adalah kelainan genetik sedangkan hemoglobinopati tidak

d. thalasemia diturunkan secara mendelian, hemoglobinopati tidak

e. hemoglobinopati diturunkan secara mendelian thalasemia tidak2. Daerah-daerah yang termasuk dalam asian belt antara lain, kecuali...

a. Asia tenggara

b. Asia selatan

c. Timur tengah

d. Asia timur

e. Sebagian eropa bagian selatan3. Berikut yang salah mengenai epidemiologi thalasemia di Indonesia

a. Carrier yang banyak ditemukan adalah thalasemia a, thalasemia b, dan hemoglobin E

b. Kombinasi carrier yang umum ditemukan adalah thalasemia a dan hemoglobin E

c. Carrier HbE paling banyak di sumba

d. Carrier thalasemia a terbanyak di sumba

e. Carries thalasemia b terbanyak di Palembang

4. Berikut yang benar mengenai penurunan penyakit thalasemia

a. Jika salah satu orang tua adalah carrier dan yang lainnya normal, maka anaknya memiliki 50% kemungkinan untuk thalasemia

b. Jika salah satu orang tua thalasemia dan yang lain normal maka anaknya memiliki 50% kemungkinan untuk thalasemia

c. Jika kedua orang tuanya carrier maka semua anaknya akan thalasemia

d. Jika salah satu orang tua adalah carrier dan yang lainnya normal maka anaknya memiliki 50% kemungkinan untuk menjadi carrier

e. Jika kedua orang tuanya carrier maka semua anaknya akan menjadi carrier5. Menurut femotipnya, secara klinis thalasemia dibagi menjadi...

a. Thalasemia mayor

b. Thalasemia minor

c. Carrier/ traits thalasemia

d. A, B dan C benar

e. A dan B saja6. Berikut yang salah mengenai thalasemia a...

a. Delesi satu gen menyebabkan sering tidak menimbulkan gejala

b. Delesi dua gen menyebabkan anemia hemolitik dengan splenomegali

c. Delesi tiga gen menyebabakan penyakit Hb H

d. Delesi empat gen menyebabkan hidrops fetalis

e. Delesi empat gen ditemukan Hb Barts7. berikut yang terjadi pada thalasemia b kecuali...

a. terdapat kelebihan rantai globin-a bebas

b. anemia terjadi karena hemolisis eritrosit dan eritropoiesis yang tidak efektif

c. anemia menyebabkan peningkatan sintesis eritropoietin

d. splenomegali terjadi karena peningkatan aktifitas penghancuran eritrosit

e. kelebihan besi terjadi hanya sebagai akibat transfusi darah yang terus menerus8. Berikut pernyataan yang salah adalah...

a. Hb H adalah hemoglobin dengan 4 rantai b

b. Hb Barts adalah hemoglobin dengan 4 rantai

c. Hb Barts ditemukan pada thalasemia a dengan 4 delesi gen

d. Hb H ditemukan pada thalasemia b dengan 3 delesi gen

e. Hb H dan Hb Barts hanya ditemukan pada thalasemia a9. Berikut merupakan gejala klinis thalasemia kecuali

a. Splenomegali

b. Perdarahan

c. Jaundice

d. Hiperpigmentasi

e. Pucat10. Berikut hasil pemeriksaan penunjang yang benar pada thalasemia b kecuali...

a. Pada foto polos kepala ditemukan hair on end appearance

b. Pada pemeriksaan darah lengkap ditemukan Hb turun, MCH turun, dan MCV turun

c. Pada sedian apus darah tepi ditemukan eritrosit mikrositik dan hipokrom, sel target, normoblast dan fragmented cells

d. Pada analisis hemoglobin ditemukan Hb Barts

e. Pada analisis hemoglobin Hb F tinggi dan Hb A2 normal atau tinggi11. Komplikasi thalasemia yang paling sering menyebabkan kematian adalah...

a. Diabetes melitus

b. Fraktur karena osteoporosis

c. Hipertiroidisme

d. Gagal jantung dan aritmia jantung

e. Sirosis hati12. Berikut tatalaksana yang diberikan pada pasien thalasemia, kecuali...

a. Transfusi darah

b. Terapi khelasi besi

c. Vitamin C

d. Asam folat

e. Vitamin K13. Berikut indikasi pemberian terapi khelasi besi adalah...

a. Serum feritin 1000 ng/ml

b. Telah melakukan transfusi sebanyak 3-5 kali

c. Telah melakukan transfusi sebanyak 3-5 L darah

d. A dan B benar

e. A dan C benar14. Obat terapi khelasi yang dapat diberikan secara oral adalah

a. Deferroxamineb. Deferipronec. Deferasiroxd. A dan B benar

e. B dan C benar15. Makanan yang dianjurkan untuk pasien thalasemia antara lain, kecuali

a. Teh

b. Kopi

c. Daging

d. Susu

e. Keju

K.4 Anemia Penyakit Kronik

1.Hal berikut benar mengenai anemia penyakit kronik, kecuali.

a.Dapat terjadi pada pasien dengan tuberculosis

b.Terjadi pengurangan masa hidup eritrosit

c.Berhubungan dengan gangguan pelepasan besi dari makrofag ke plasma

d.Hepcidin dihasilkan sebagai respon terhadap inflamasi

e.Berhubungan dengan penyakit hati, ginjal, dan endokrin2.Anemia penyakit kronik pada merupakan anemia jenis

a.mikrositik hipokrom

b.makrositik

c.normositik normokrom

3. Pada pemeriksaan laboratorium, pada pasien anemia penyakit kronik dapat dijumpai..

a.LED menurun

b.kadar besi serum meningkat

c.kadar feritin menurun

d.TIBC menurun

e.cadangan besi normal4.IL-1 dan mediator inflamasi lainnya berpengaruh pada sintesis protein. Pengaruh pada sel hati adalah..

a.Transferin menurun

b.CRP meningkat

c.albumin meningkat

d.A dan B benar

e. Semua benar

5.Hepcidin yang dihasilkan oleh hati sebagai respon terhadap inflamasi berperan dalam

a.pengurangan pelepasan besi dari makrofag

b.penghambatan absorpsi besi

c.peningkatan absorpsi besi

d. A dan B benar

e.A dan C benar

6.Penyakit berikut berhubungan dengan terjadinya anemia penyakit kronik, kecuali

a.SLE

b.RA

c.pneumonia

d.sarcoma

e.hepatitis7.Perbedaan hasil pemeriksaan laboratorim pada anemia penyakit kronik dan anemia defisiensi besi adalah sebagai berikut, kecuali..

a.Pada anemia penyakit kronik tidak terjadi penurunan cadangan besi, sedangkan pada anemia defisiensi besi terjadi penurunan

b.Pada anemia penyakit kronik kadar feritin serum normal, sedangkan pada anemia defisiensi besi menurun

c.Pada anemia penyakit kronik TIBC menurun, sedangkan pada anemia defisiensi besi TIBC meingkat

d.Pada anemia serum feritin receptor nomal, sedangkan pada anemia defisiensi besi meningkat

e.BSSD8. Tatalaksana yang diutamakan pada anemia penyakit kronik adalah.

a.memberikan preparat besi oral

b.memberikan preparat besi parenteral

c.mengobati penyakit yang mendasari

d.memberikan eritropoietin

e.semua benarK.5 Anemia Hemolitik

1. Pernyataan yang salah...

a. Eritrosit berumur sekitar 4 bulan

b. Eritrosit pada umumnya mati pada intravaskular

c. Eritrosit dihancurkan pada hati, limpa, atau sumsum tulang

d. Globin dipecah menjadi asam amino

e. Heme dipecah menjadi besi

2. Protoforfirin yang dipecah dari eritrosit akan berikatan dengan ...pada hati.

a. Bilirubin

b. Glucoronide

c. Sterbilinogen

d. Urobilinogen

e. Albumin

3. Penanda hemolitik intravaskular...

a. Ferritin

b. Hemosiderin

c. Urobilinogen

d. Plasma protein

e. Hb

4. Penanda hemolitik ekstravaskular...

a. Met Hb

b. Hb

c. Haemosiderin

d. Bilirubin tak terkonjugasi

e. Bssd

5. Jika didapat data berikut:lemas, sklera pucat, ukuran eritrosit normal, retikulosit naik, tak ditemukan perdarahan, commbs test positif; maka kelainan yang paling mungkin dialami orang tersebut ialah...

a. Anmeia karena kekurangan darah

b. Anemia terkait reaksi transfusi

c. Hipersplenisme

d. Anemia terkait penyakit ginjal

e. Myelodisplastik

6. Yang benar mengenai anemia hemolitik..

a. Terjadi penurunan eritrosit pada onset awal penyakit

b. Terjadi retikulopenia

c. Urobilinogen turun

d. Komplikasi batu ginjal sangat jarang

e. Dapat asimtomatik bila umur eritrosit masih > 30 hari

7. Yang termasuk gejala anemia hemoliktik, kecuali..

a. Neuropati

b. Pucat

c. Splenomegali

d. Urin hitam

e. Dapat terjadi aplastic crisis

8. Yang termasuk anemia hemolitik karena kelainan Hb..

a. Hereditary spherocytosisb. G6PD deficiencyc. PK deficiencyd. HBse. March Haemoglobinuria9. Yang termasuk protein vertikal pada eritrosit ialah..

a. Protein 4.1

b. Band 3

c. a-spectrin

d. b-spektrin

e. aktin

10. protein ankirin melakat pada..

a. Protein 4.1

b. Band 3

c. a-spectrin

d. b-spektrin

e. aktin

11. Pernyataan yang salah terkait G6PD deficiency...a. Terkait autosomal resesif

b. Lebih sering pada wanita

c. Ditemukan sel eritrosit megaloblastik

d. Resisten terhadap malaria palciparum

e. Terjadi stres oksidatif permanen

12. Donath landsteiner antibody adalah etiologi dari...

a. Immune hemolytic anemia

b. Paroxymal cold hemoglobinuria

c. Alloimune hemolytic anemia

d. Drug induced immune hemolytic anemia

e. March hemoglobulinuria

13. Penantanda PNH, kecuali...

a. Haemoglobulinuria

b. Hemosiderinuria

c. Hams rest +

d. Sugar test +

e. Penanda CD 95

14. Contoh obat yang dapat menimbulkan anemia hemolitik dengan mekanisme pelekatan obat itu sendiri pada eritrosit yang dikenali sebagai antigen ialah...

a. Kunidin

b. Metildopa

c. Ampicilin

d. Rifampicin

e. Bssd

15. G6PD diperlukan untuk mengubah..menjadi...

a. NADP(NADPH

b. NADPH(NADP

c. GSH(GSSG

d. GSSG(GSH

e. 6PG(Pentosa 5-P

K.6 Anemia Makrositik

1. Anemia yang ditandai dengan sel darah merah di perifer yang besar-besar dan MCV>92fL adalah anemia

a. Mikrositik

b. Makrositik

c. Megaloblastik

d. Nonmegaloblastik

e. Defisiensi Besi

2. Berikut ini penyebab anemia makrositik nonmegaloblastik, kecuali

a. Alkoholisme

b. Penyakit Liver

c. Defisiensi Kobalamin

d. Anemia Aplastik

e. Retikulositosis

3. Berikut ini pernyataan yang tepat tentang anemia megaloblastik, kecuali

a. Umumnya disebabkan oleh defisiensi kobalamin dan defisiensi asam folat

b. Terjadi defek pada sintesis DNA sel darah

c. Maturasi inti sel darah terlambat dibandingkan maturasi sitoplasmanya

d. Tidak menyebabkan MCV naik

e. Kelainan pada anemia megaloblastik dilihat di sumsum tulang

4. Vitamin B12 dapat ditemukan pada makanan berikut ini, kecuali

a. Hati

b. Ikan

c. Daging Merah

d. Brokoli

e. Daging Putih

5. Berikut ini pernyataan yang benar tentang absorpsi kobalamin

a. Membutuhkan bantuan faktor intrinsik

b. Diserap di ileum

c. Diserap di duodenum dan jejunum

d. A dan B benar

e. A dan C benar

6. Berikut ini pernyataan yang benar tentang folat, kecuali

a. Mudah dihancurkan dengan pemasakan

b. Kebutuhan sehari-hari 200-250 g per hari

c. Defisiensinya pada ibu saat hamil dapat menyebabkan kelainan kongenital pada bayi

d. Dapat ditemukan di daging, sayur, dan buah

e. Diserap di ileum

7. Keadaan berikut ini dapat menyebabkan defisiensi kobalamin, kecuali

a. Gastrektomi

b. Penyakit Crohn

c. Abnormalitas faktor intrinsikk

d. Penggunaan antikonvulsan

e. Fish tapeworm

8. Keadaan berikut ini erat kaitannya dengan defisiensi asam folat, kecuali

a. Kehamilan dan laktasi

b. Vegetarian

c. Penyakit Crohn

d. Penggunaan antikonvulsan

e. Penyakit liver

9. Berikut ini adalah kriteria diagnosis defisiensi kobalamin dan folat yang ditemukan di darah perifer, kecuali

a. Anemia makrositik dengan MCV > 92 fL

b. Ditemukan gambaran makroovalosit

c. Hipersegmentasi WBC (6 segmen)

d. Hitung Platelet meningkat

e. Hitung retikulosit menurun

10. Berikut ini adalah kriteria diagnosis defisiensi kobalamin dan folat yang ditemukan di sumsum tulang, kecuali

a. Gambaran sumsum tulang yang hiperseluler

b. Eritroblas yang besar-besar

c. Gambaran WBC normal

d. Metamielosit yang besar dan abnormal

e. Eritroblas yang maturasi intinya terlambat

11. Berikut ini adalah kriteria diagnosis secara kimia untuk defisiensi kobalamin dan folat adalah

a. Meningkatnya bilirubin yang tidak terkonjugasi

b. Meningkatnya bilirubin terkonjugasi

c. Meningkatnya Laktat Dehidrogenase (LDH)

d. A dan C benar

e. B dan C benar

12. Berikut ini adalah pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk mendiagnosis anemia megaloblastik

a. Kadar hemoglobin

b. Hematokrit

c. Serum Kobalamin

d. Folat di SDM

e. Semua benar

13. Berikut ini merupakan efek dari defisiensi kobalamin dan folat

a. Defek neural tube

b. Penyakit kardiovaskuler

c. Sterilitas

d. Neuropati

e. Semua benar

14. Kadar vit B12 yang normal di serum adalah

a. 160-925 ng/L

b. 160-925 g/L

c. 160-640 g/L

d. 3.0-15.0 ng/L

e. 3.0-15.0 g/L

15. Kadar folat yang normal di sel darah merah adalah

a. 160-925 ng/L

b. 160-925 g/L

c. 160-640 g/L

d. 3.0-15.0 ng/L

e. 3.0-15.0 g/L

K.7 Pansitopenia

1. Berikut ini merupakan penyebab pansitpenia yang dihubungkan dengan peningkatan destruksi sel darah di perifer adalah.

a. aplasia

b. myeloma

c. acute leukemia

d. splenomegaly

e. myelofibrosis

2. Jenis anemia aplastik congenital yang ditandai dengan adanya mikrosefali, radius dan ibu jari tidak ada, ada gangguan pada traktur urinarius, kelainan pada pelvis atau ginjal tapal kuda diturunkan secara

a. autosomal resesif

b. autosomal dominan

c. linked chromosome-X

d. . linked chromosome-Y

3. Seorang laki-laki umur 30 tahun datang kerumah sakit dengan gejala anemia, terdapat infeksi mulut dan tenggorokan disertai epistaksis. Pada pemeriksaan fisik tidak dijumpai pembesaran nodus limfa, hati, dan lien. Pemeriksaan lab menunjukkan leucopenia, trombositopenia,dan tampakan eritrosit darah tepi normal. Kemungkinan yang terjadi pada pasien adalah

a. anemia aplastik b. MDSc. Myeloma Multiple

d. Paroxysmal Nocturnal Hemoglobinuria

4. Pada pemeriksaa lab kelainan Myelodysplastic Syndrome (MDS) bisa berupa kualitatif dan kuantitati, Secara kualitatif dinilai dari segi

a. morfologi sel

b.fungsi sel

c. jumlah produksi

d. efektivitas sel yang dihasilkan

5. Patogenesis penyakit MDS (banyak mengenai orang 70 tahun laki-laki) berhubungan dengan terjadinya mutasi pada sel hematopoetiknya sehingga banyak dihasilkan sel-sel muda yang dilepaskan, tetapi yang dijumpai pada pemeriksaan darah tepi ditemukan pansitopeniaHal ini dikarenakan..

a. sel-sel mengalami apoptosis sebelum berkembang

b. sel-sel tersebut mengalami nekrosis

c. sel-sel dibawa ke limpa dan hati untuk dihancurkan

d. sel sel mengalami anomaly perger

6. Berikut ini merupakan gambaran pemeriksaan lab dari MDS, kecuali..

a. bentuk eritrosit makrositik hipokrom

b. retikulosit rendah

c. neutrofil rendah dengan abnormalitas anomaly perger

d. sel-sel matang bisa ditemukan pada darah tepi dengan gambaran eritosit MCV>92 fL7. Berikut ini merupakan Kriteria Myeloma Multiple CRAB, kecuali..

a. Hipercalcemia

b. renal impairment

c. anemia

d. bone abnormality

e. bone erosion

8. Paroxysmal Nocturnal Hemoglobunuria (PNH) disebabkan karena abnormalitas mutasi pada kromosom X dengan gambaran pathogenesis diantaranya

a. ada gangguan pada GPI disertai mutasi pada CD 55 dan CD 59

b. abnormalitas belum diketahui

c. abnomalitas pada ABL dan BCL

d. gangguan sintesis DNA

9. Anemia karena kekurangan vitamin B12 dan folat memberikan gambaran eritrosit yang makrositik dan inti yang belum matur disertai dengan sitoplasma yang maturHal ini dikarenakan..

a. adanya gangguan sintesis DNA pada inti

b. folat dan vit B12 tidak tersedia sehingga sintesis DNA tidak terjadi secara normalc. adanya produksi berlebihan dari sumsum tulang akibat kekurangan zat gizi

d. adanya kelainan pada sumsum tulang sehingga sintesis tidak berlangsung normal

10. Myeloma Multiple merupakan penyakit yang ditandai dengan

a. adanya proliferasi sel plasmosit yang bisa menyebabkan peningkatan antibodi monoclonal yang merusak ginjal, kalsium tulang, dan ditandai dengan anemia

b. adanya proliferasi sel plasmosit

c. adanya peningkatan pembersihan sel darah oleh sel sumsum tulang

d. adanya gangguan pada sintesis inti sel darah merah sehingga menyebabkan kelainan multiple pada tubuh selain anemia

11. Berikut ini merupakan penyakit yang tidak disertai dengan pembesaran limpa, ..

a. anemia aplastik dan MDS

b. anemia hemolitikum

c. anemia aplastik dan myeloma multiple

d. anemia megaloblastik dan MDS

12. Pemeriksaan darah menunjukkan anemia dengan peningkatan platelet. Pemeriksaan bone marrow memperlihatkan megakariosit dengan hipolobulated nuclei 50

14. seorang pasien dewasa dengan berat badan 70 kg membutuhkan . Unit platelet

a. 5

b. 6

c. 7

d. 8

e. 10

15. kontraindikasi pemberian red blood cell pack adalah,kecuali

a. permintaan semata dari pasien

b. anemia defisiensi besi

c. anemia megaloblastik defisiensi folat

d. dalam tujuan membantu penyembuhan luka

e.BSSD16. waktu pemberian maksimal untuk mulai infusi fresh frozen plasma adalah

a. tidak ada,secepat-cepatnya

b. 20 menit

c. 30 menit

d. 1 jam

e. 4 jam

17. definisi jumlah large volume rapid transfusion pada anak dan dewasa berturut-turut adalah ml/kg/jam

a. 10 dan 50

b. 15 dan 50

c. 30 dan 50

d. 10 dan 75

e. 15 dan 75

18. temperature penyimpanan platelet adalah derajat celcius

a. 4 atau kurang

b. 4-10

c. 10-16

d. 16-20

e. 20-24

19. risiko komplikasi infeksi pada transfusi yang paling prevalen adalah

a. hepatitis B

b. hepatitis C

c. HIV

d. Malaria

e. HTLV

20. risiko dari massive volume transfusion adalah, kecuali

a. asidosis

b. hypocalcemia

c. peningkatan platelet

d. DIC

e. hypothermia

K12-mekanisme hemostasis

1. Berikut ini merupakan pernyataan yang salah mengenai trombosita. Berasal dari sel induk pluripoten di sumsum tulangb. Berbentuk bikonkafc. Berbentuk discoidd. Mengandung granul di sitoplasmanyae. Terdiri atas membrane fosfolipid bilayer2. Sel di bawah ini bereperan pada mekanisme hemostasis, KECUALIa. Trombositb. Eritrositc. Plateletd. endotele. BSSD3. Pernyataan di bawah ini yang salah mengenai hemostasis adalaha. Mengehentikan perdarahanb. Melibatkan endotelc. Melibatkan prekalikreind. Menjaga fluiditas darahe. BSSD4. Vasokonstriksi yang terjadi pada peristiwa hemostasis diperantarai oleh, KECUALIa. ADPb. TxA2c. 5OH tryptamind. Von Willebrand factore. Semua benar5. Berikut ini merupakan substansi yang dihasilkan oleh endotel pada hemostasis, KECUALIa. vWFb. thromboglobulinc. PGI2d. T-PAe. Thrombomodulin6. Sustansi yang berperan sebagai jembatan adhesi trombosit dengan endotel pada mekanisme hemostasis adalaha. TxA2b. vWFc. Epinephrined. Thrombine. Fibrin7. Berikut ini reseptor pada trombosit yang diperlukan untuk mekanisme adhesi adalaha. IIb/IIIab. Ia/IIac. Ib/IXd. A dan B benare. Semua benar8. Perubahan phospholipid menjadi asam arakidonat diperantarai oleha. Tromboxan sintetaseb. Phospholipase A1c. Phospholipase Cd. COXe. Prostacyclin9. Di bawah ini yang merupakan Fitzgerald factor pada hemostasis adalah substansia. Faktor Vb. Faktor VIIc. Faktor Xd. HMW kininogene. Prekalikrein10. Faktor koagulasi yang berperan sebagai jembatan antara Gla-fosfolipid adalaha. Faktor Ib. Faktor IIc. Faktor IIId. Faktor IVe. BSSD11. Vitamin yang berperan penting pada proses hemostasis adalaha. Ab. Dc. Ed. Ke. BSSD12. Berikut ini substansi yang berperan dalam proses hemostasis dari jalur system ekstrinsika. Faktor XIIb. Faktor IXc. Faktor VIIId. Kalikreine. Tissue tromboplastin13. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai antitrombin, KECUALIa. Disintesis di ginjalb. Menetralisasi thrombinc. Menetralisasi serin proteased. Merupakan kofaktor heparine. BSSD14. Di bawah ini yang merupakan plasminogen activator berasal dari luar tubuh adalaha. Streptokinaseb. Vampire bat plasminogen aktivatorc. Stafilokinased. Semua benare. BSSD15. Di bawah ini merupakan substansi yang menghambat proses fibrinolisis, KECUALIa. Antithrombinb. 2 plasmin inhibitorc. transamind. TAFIe. BSSDK.13 Tes Hemostasis1. Berikut ini contoh dari pemeriksaan hemostasis adalah

a. Bleeding time

b. Tourniquet test

c. Platelet count

d. Prothrombin time (PT)

e. Benar semua

2. Bleeding time digunakan untuk

a. Mengevaluasi stabilitas fibrin

b. Mengevaluasi pembuluh darah

c. Mengevaluasi jumlah dan fungsi trombosit

d. A dan B benar

e. B dan C benar3. Tes hemostasis dilakukan untuk kondisi berikuta. Terdapat riwayat perdarahanb. Terdapat gejala perdarahanc. Persiapan operasid. Memonitor antikoagulasi orale. Benar semua

4. Tes yang digunakan untuk mengetahui integritas dinding pembuluh darah dan cara penilaiannya dengan mengobservasi adanya petechiae adalah

a. Bleeding time

b. Tourniquet test

c. Platelet count

d. Prothrombin time (PT)e. Screening factor XIII

5. Pemanjangan Prothrombin time terjadi pada defisiensi faktor berikut , kecualia. Ib. IIc. Vd. VIe. VII6. Tes tourniket dikatakan positif jika timbula. >5petechiae

b. >10petechiae

c. >15petechiaed. >20petechiaee. Bssd

7. Prothrombin time digunakan untuk

a. Mengevaluasi faktor X

b. Mengevaluasi faktor IX

c. Memonitor terapi antikoagulan oral

d. A dan C benar

e. B dan C benar

8. Berikut ini digunakan untuk tes fibrinolisis adalah

a. Whole blood clot lysis

b. Euglobulin clot lysis time

c. Serial thrombin time

d. Plasminogen activitye. Tourniket test9. APTT digunakan untuk

a. Memonitor terapi heparin

b. Memonitor faktor XII

c. Memonitor faktor XI

d. Memonitor faktor X

e. Benar semua10. Pemanjangan PT terjadi padaa. Inhibitor jalur ekstrinsikb. Defisiensi jalur intrinsicc. Defisiensi faktor VIId. A dan C benar

e. B dan C benar11. Pemanjangan APTT terjadi padaa. Defisiensi jalur intrinsicb. Defisiensi jalur ekstrinsik

c. Defisiensi faktor HMWK

d. A dan C benar

e. B dan C benar

12. Pada pemeriksaan bleeding time,, sphygmomanometer dibuat pada tekanan

a. 30mmHg

b. 40mmHg

c. 50mmHg

d. 60mmHg

e. bssd13. Thrombin time digunakan untuka. Mengevaluasi perubahan fibrinogen menjadi fibrinb. Memonitor terapi heparinc. Memonitor faktor XIIId. A dan B benar

e. A dan C benar14. Pemanjangan TT terjadi pada

a. Hypofibrinogenemia b. Dysfibrinogenemia

c. Pemberian FDP

d. Pemberian heparine. Benar semua

15. Pada pemeriksaan platelet count secara manual, dapat digunakan zat berikut kecuali

a. EDTA b. Rees Ecker c. ammonium oxalate d. ammoniumfosfat

e. benar semuaK.14 Kelainan Trombosit

1. Hal yang dapat menyebabkan trombositopenia adalah, kecuali...

a. Hyperplasia sel induk

b. Kelainan pengaturan stimuli trombopoietik

c. Trombopoiesis yang tidak efektif

d. Distribusi dan pooling yang abnormal

e. Destruksi yang lebih cepat

2. Hal yang paling sering menyebabkan trombositopenia adalah...

a. Hyperplasia sel induk

b. Kelainan pengaturan stimuli trombopoietik

c. Trombopoiesis yang tidak efektif

d. Distribusi dan pooling yang abnormal

e. Destruksi yang lebih cepat

3. Abnormalitas pada sinyal transduksi platelet termasuk kelainan...

a. Kuantitatif platelet ( trombositosis

b. Kuantitatif platelet ( trombositopenia

c. Kualitatif platelet inherited

d. Kualitatif platelet didapat

e. BSSD

4. Myeloproliferatif disoreders termasuk kelainan...

a. Kuantitatif platelet ( trombositosis

b. Kualitatif platelet inherited

c. Kualitatif platelet didapat

d. A dan B

e. A dan C

5. Trombositopenia karena penurunan produksi dapat disebabkan oleh, kecuali...

a. Obat-obatan myelosupresif

b. Myeloproliferatif

c. Aplastic anemia

d. Leukimia akut

e. Myelodisplasia

6. Yang termasuk mekanisme destruksi platelet yang dimediasi sistem imun adalah...

a. ITP

b. Trombositopenia karena malaria

c. TTP

d. A dan B

e. A dan C

7. Berikut merupakan manifestasi klinis dari ITP pada anak-anak, kecuali...

a. Gejala akut (40 tahun

b. Congenital heart failure

c. Laki-laki

d. CVA

e. BMI>25

15. Yang tidak termasuk Virchows Triad...

A. Stasis

B. Aktivasi koagulasi

C. Aktivasi platelet

D. Kerusakan pembuluh darah

E. Jejas endotelPleno1

1. Satuan untuk LED yang digunakan saat ini adalah...

a. mm/jam

b. mm/menit

c. mm

d. mm/detik

e. cm/jam

2. Kadar folat yang digunakan sebagai acuan didapatkan dari bagian...

a. Plasma

b. Serum

c. Buffy coat

d. Sel darah merah

e. Sel darah putih

3. Ulkus pada maleolus dapat ditemukan pada anemia jenis ...

a. Anemia defisiensi besi

b. Anemia penyakit kronik

c. Anemia defisiensi folat

d. Anemia defisiensi B12

e. Anemia hemolitik

4. Anemia penyakit kronik umum terjadi pada keadaan di bawah ini, kecuali...

a. Infeksi kronik

b. Penyakit inflamasi kronik

c. Penyakit endokrin

d. Trauma

e. Keganasan

5. Gangguan hematologik dimana pasti terjadi peningkatan serum iron adalah...

a. Anemia defisiensi besi

b. Anemia penyakit kronik

c. Anemia sideroblastik

d. Thalassemia

e. Hemoglobinopati

6. Pada anemia penyakit kronik, dapat ditemukan gambaran sebagai berikut, kecuali...

a. Sel-sel darah merah mikrositik

b. Sel-sel darah merah hipokromik

c. Feritin normal

d. Feritin meningkat

e. Feritin turun

7. Sendi yang sering mengalami ulkus pada anemia hemolitik adalah...

a. Sendi engsel

b. Sendi pelana

c. Sendi putar

d. Sendi peluru

e. Sendi luncur

8. Pernyataan dibawah ini benar untuk anemia defisiensi besi, kecuali...

a. TIBC meningkat

b. Reseptor serum transferrin menurun

c. Serum transferrin menurun

d. Serum iron menurun

e. MCV dan MCH menurun

9. Pernyataan dibawah ini yang benar mengenai anemia penyakit kronik adalah...

a. Membutuhkan terapi besi dan agen hematinik

b. Penyakit etiologiknya tidak perlu ditangani

c. Anemia pada keganasan akan bertambah buruk dengan kemoterapi

d. Anemia tidak berespon terhadap eritropoietin

e. Hipoferremia disebabkan oleh peran laktoferrin

10. Gangguan hematologik dibawah ini dapat memiliki tampilan sel darah merah mikrositik hipokromik , kecuali...

a. Thalassemia

b. Anemia defisiensi besi

c. Anemia penyakit kronik

d. Anemia defisiensi folat

e. Anemia sideroblastik

Pleno 2

Seorang pria, 42 tahun, datang dengan keluhan mudah memar, timbul bercak kebiruan pada kulit sejak 2 minggu yang lalu. Dia juga mengeluh akhir-akhir ini perutnya makin membesar karena nafasnya sesak. Sejak remaja dia mengaku sudah sering minum minuman keras dan pernah mengalami sakit kuning ketika masih anak-anak. Pada pemeriksaan tampak konjungtiva agak pucat, sclera tidak kuning. Jantung tidak membesar, paru tidak ada kelainan. Kulit perut tegang mengkilat. Hati dan limpa tidak teraba. Pada kulit paha dan tungkai terlihat bercak kebiruan. Tidak ada oedem pada tungkai.

1. Timbulnya bercak kebiruan dan mudah memar dapat terjadi karena adanya gangguan pada proses pembekuan darah (hemostasis). hemostasis yang baik akan terjadi jika ada keseimbangan antara faktor koagulasi dan fibrinolisis. jika faktor koagulasi berlebihan, maka akan dihambat oleh inhibitor fisiologik, seperti antirombin III, protein C, protein S, dll. Protein C akan lengsung menginhibisi.

a. Faktor IIa

b. Faktor IIIa

c. Faktor Va

d. Faktor IXa

e. Faktor Xa

2. Selain faktor koagulan dan fibrinolis, proses hemostasis juga dibantu oleh fungsi trombosit. Dimana pada proses adhesi dan agregasi diperankan oleh adanya glikoprotein sebagai mediatornya. Pada sindrom Bernard-Soulier tidak ditemukan adanya glikoprotein.

a. GpIa

b. GpIb

c. GpIIa

d. GpIIb

e. GpIIIa

3. Setelah dilakukan pemeriksaan APTT, didapatkan hasil yang memanjang dan dengan ditambahkan serum normal, APTT kembali normal [42 K 35 (normal 27-37)]. Pemanjangan APTT mengidikasikan adanya gangguan pada.

a. Ekstrinsik pathway

b. Intrinsic pathway

c. Common pathway

d. A dan C benar

e. B dan C benar

4. Berdasarkan hasil pemeriksaan nomor 5 kemungkinan terdapat

a. Defisiensi faktor X

b. Inhibitor faktor X

c. Defisiensi faktor VII

d. Inhibitor faktor VII

e. BSSD

5. Faktor koagulasi sebagian besar dibentuk di hati, sehingga jika hati mengalami gangguan sintesis, dapat pula terjadi gangguan hemostasis. berikut ini factor koagulasi yang dihasilkan di hati dan tidak memerlukan vitamin K sebagai kofaktor, yaitu.

a. F II

b. F VII

c. F IX

d. F X

e. F XI

6. Terjadinya gangguan hemostasis pada sirosis hati dapat terjadi melalui beberapa mekanisme, yang tidak termasuk ke dalam mekanisme yang dapat menyebabkan gangguan hemostasis antara lain.

a. Gangguan sintesis faktor koagulasi

b. Defisiensi hepatic clearenec. Adanya trombositosis

d. Fibrinolisis yang berlebihan

e. Pembentukan disfibrinogenemia

7. Faktor koagulasi sebagian besar dibentuk di hati, sehingga jika hati mengalami gangguan, sintesis faktor kogulan pun akan mengalami gangguan. Faktor koagulan bergantung vitamin K yang pertama kali berkurang jika terjadi gangguan hati dan defisiensi vitamin K adalah.

a. Faktor V

b. Faktor VII

c. Faktor VIII

d. Faktor IX

e. Faktor X

8. Pada sirosis hati, dapat juga terjadi proses fibrinolisis yang berlebihan. Hal ini terjadi karena kemampuan hati dalam membrsihkan activator plasminogen berkurang sehingga kadarnya meningkat dalam plasma. Normalnya proses fibrinolisis akan dihambat oleh inhibitor alamiahnya. Yang tidak termasuk ke dalam inhibitor tersebut adalah

a. PAI-1

b. (2-antiplasmin

c. (2-macroglobulin

d. Thrombin-activatable fibrinolysis inhibitore. BSSD

9. Untuk menilai apakah terdapat gangguan pada hati, dilakukan juga pemeriksaan protein, albumin, globulin, bilirubin, SGOT, SGPT, GGT dan kolinesterase. Pemeriksaan yang berfungsi untuk menilai kemampuan sintesis hati adalah.

a. SGOT/SGPT

b. GGT

c. Kolinesterase

d. Albumin

e. Semua benar

10. Pada sirosis hati akibat alcohol, zat berikut bersifat toksik untuk trombosit. Zat tersebut adalah

a. Methanol

b. Butanol

c. Etanold. Metil alcohol

e. Etil-butanol