RUPTL 2009-2018

  • View
    4.700

  • Download
    175

Embed Size (px)

Text of RUPTL 2009-2018

PT PLN (Persero)Direktorat Perencanaan dan TeknologiJl. Trunojoyo Blok M I/135Kebayoran Baru, Jakarta 12160Tel. 021 - 7251234, 7261122Fax.021 - 7221330http://www.pln.co.idRENCANA USAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIKPT PLN (PERSERO) 2009 - 2018RENCANA USAHAPENYEDIAAN TENAGA LISTRIKPT PLN (PERSERO)2009 - 2018Sahabat Setia untuk KemajuanCMYCMMYCYCMYKcover RUPTL2.pdf 1/15/2009 9:23:44 AMRencana usahapenyediaan tenaga listRik pt pln (peRseRo) 2009-2018iiDAFTAR ISIiiDAFTAR GAMBARviDAFTAR TABELviiDAFTAR LAMPIRAN ixKEPuTuSAN MENTERI ENERGI DAN SuMBER DAyA MINERAL NOMOR 2780 K/21/MEM/2008xiKATA PENGANTAR DIREKTuR uTAMAxiiiKEPuTuSAN DIREKSI PT PLN (PERSERO) NOMOR 395.K/DIR/2008xivSuRAT DuKuNGAN TERhADAP KONSEP RENcANA uMuM PENyEDIAAN TENAGA LISTRIK NOMOR 208/DK-PLN/2008xviPAKTA INTEGRITAS (Letter of Understanding) NOMOR 021/DIR/2008xviiBAB I. PENDAhuLuAN 11.1 Latar Belakang 21.2 Landasan hukum 31.3 Visi dan Misi Perusahaan 41.4 Tujuan dan Sasaran Penyusunan RuPTL 41.5 Proses Penyusunan RuPTL dan Penanggung-jawabnya 51.6 Ruang Lingkup dan Wilayah usaha 71.7 Sistematika Dokumen RuPTL 8BAB II. KEBIJAKAN uMuM PENGEMBANGAN SARANA 92.1 Kebijakan Pertumbuhan Penjualan dan Beban 102.2 Kebijakan Pengembangan Kapasitas Pembangkit 112.3 Kebijakan Pengembangan Transmisi 122.4 Kebijakan Pengembangan Distribusi13BAB III. KONDISI SARANA KELISTRIKAN SAAT INI153.1 Penjualan Tenaga Listrik 16 3.1.1Jumlah Pelanggan17 3.1.2RasioElektrifkasi 173.1.3Pertumbuhan Beban Puncak183.2 Kondisi Sistem Pembangkitan193.3 Kondisi Sistem Transmisi 213.4 Kondisi Sistem Distribusi23 Daftar siRencana usaha penyediaan tenaga listrik 2009-2018iii3.4.1 Susut Jaringan dan Faktor Beban233.4.2 Keandalan Pasokan233.5Masalah-masalah Mendesak243.5.1 Daerah Krisis243.5.2 Penanggulangan Daerah Krisis 253.5.3 Masalah Mendesak Sistem Jawa Bali 253.5.4 Masalah Mendesak Sistem Luar Jawa Bali 26BAB IV. RENcANA PENyEDIAAN TENAGA LISTRIK 2009 2018294.1 Kriteria Perencanaan304.1.1 Perencanaan Pembangkit 304.1.2 Perencanaan Transmisi 324.1.3 Perencanaan Distribusi 334.2 Asumsi Dalam Prakiraan Kebutuhan Tenaga Listrik 344.2.1 Pertumbuhan Ekonomi 354.2.2 Elastisitas 364.2.3 Pertumbuhan Penduduk 384.3 Prakiraan Kebutuhan Tenaga Listrik 2009 2018 394.4 Rencana Pengembangan Pembangkit 414.4.1 Kategorisasi Kandidat Pembangkit414.4.2 Program Percepatan Pembangkit Berbahan Bakar Batubara(Perpres No. 71/2006)434.4.3 Program Percepatan Pembangkit Tahap 2444.4.4 Rencana Penambahan Kapasitas (Gabungan Indonesia)454.4.5 Penambahan Kapasitas Pada Sistem Jawa Bali464.4.5.1 Garis Besar Penambahan Pembangkit 464.4.5.2 Neraca Daya 474.4.5.3 Proyek-Proyek Strategis 494.4.5.4 regional Balance Sistem Jawa Bali504.4.6Penambahan Kapasitas Pada Sistem Luar Jawa Bali514.4.6.1 Garis Besar Penambahan Pembangkit 514.4.6.2 Neraca Daya 524.4.6.3 Proyek-Proyek Strategis 524.4.7Partisipasi Listrik Swasta 534.5 Proyeksi Neraca Energi dan Kebutuhan Bahan Bakar 554.5.1Sistem Jawa Bali 564.5.2Sistem Luar Jawa Bali 58iv4.6 Analisa Sensitivitas 594.7Proyeksi Emisi cO2614.7.1Emisi cO2 Indonesia614.7.2Emisi cO2 Sistem Jawa Bali624.7.3Emisi cO2 di LuarJawa Bali634.8 Pengembangan Sistem Penyaluran dan Gardu Induk 634.8.1Pengembangan Sistem Penyaluran Sistem Jawa Bali 644.8.2Pengembangan Sistem Penyaluran Sistem Luar Jawa Bali 654.9 Pengembangan Sistem Distribusi 664.9.1Sistem Jawa Bali 664.9.2Sistem Luar Jawa Bali 66BAB V. KEBuTuhAN DANA INVESTASI 695.1 Proyeksi Kebutuhan Investasi Indonesia705.2 Proyeksi Kebutuhan Investasi Jawa-Bali715.3 Proyeksi Kebutuhan Investasi Luar Jawa-Bali735.4 Kebutuhan Investasi Kelistrikan PLN dan IPP745.5Sumber Pendanaan dan Kemampuan Keuangan PLN74BAB VI. KETERSEDIAAN ENERGI PRIMER776.1 Sasaran Fuel-Mix 786.2 Potensi Sumber Energi Primer 796.2.1Batubara 796.2.2Gas Alam 806.2.3Energi Terbarukan816.2.4Nuklir 82BAB VII. ANALISIS RISIKO RuPTL 2009 - 2018 85 7.1 IdentifkasiRisiko 867.2 Pemetaan Risiko877.3 Program Mitigasi Risiko88Daftar siRencana usaha penyediaan tenaga listrik 2009-2018vBAB VIII. KESIMPuLAN 89 DAFTAR PuSTAKA 91LAMPIRAN A. SISTEM JAWA BALI 93 LAMPIRAN B. SISTEM LuAR JAWA BALI 263LAMPIRAN B.1. SISTEM SuMATERA265LAMPIRAN B.2. SISTEM KALIMANTAN381LAMPIRAN B.3. SISTEM SuLAWESI457LAMPIRAN B.4. SISTEM MALuKu & PAPuA521LAMPIRAN B.5. SISTEM NTB & NTT569 LAMPIRAN c. ANALISIS RISIKO 615 viGambar 1.1 Proses Penyusunan RuPTL6Gambar 1.2 Peta Wilayah usaha PT PLN (Persero)8Gambar 4.1 Pertumbuhan Kebutuhan Listrik, Ekonomi dan Elastisitas Tahun 1995-2007 37Gambar 4.2 Proyeksi Penjualan Tenaga Listrik PLN40Gambar 4.3 Perbandingan Prakiraan RuPTL 2009-2018, RuPTL 2006-2015Perubahan, RuPTL 2007-2016 dan Realisasi 2000-200741Gambar 4.4 Komposisi Produksi Energi Listrik Berdasarkan Jenis Bahan Bakar Total Indonesia 56Gambar 4.5 Komposisi Produksi Energi per Jenis Pembangkit Sistem Jawa Bali57Gambar 4.6 Komposisi Produksi Energi Listrik Berdasarkan Jenis Bahan Bakar Sistem-Sistem Luar Jawa Bali 58Gambar 4.7 Emisi cO2 per Jenis Bahan Bakar (Gabungan Indonesia) 62Gambar 4.8 Emisi cO2 per Jenis Bahan Bakar Pada Sistem Jawa Bali 62Gambar 4.9 Emisi cO2 per Jenis Bahan Bakar Pada Sistem di Luar Jawa Bali 63Gambar 5.1 Proyeksi Kebutuhan Dana Investasi Gabungan Indonesia, PLN Saja (Tidak Termasuk IPP)71Gambar 5.2 Kebutuhan Dana Investasi Sistem Jawa - Bali72Gambar 5.3 Total Kebutuhan Dana Investasi Luar Jawa, PLN Saja (Tanpa IPP)73Gambar 5.4 Proyeksi Biaya Pokok Produksi PLN Se-Indonesia76Gambar 7.1 Pemetaan Risiko Implementasi RuPTL87 Daftar GambarRencana usaha penyediaan tenaga listrik 2009-2018vii Tabel 1.1 Pembagian Tanggung Jawab Penyusunan RuPTL6Tabel 3.1 Penjualan Tenaga Listrik PLN (Twh) 16Tabel 3.2 Perkembangan Jumlah Pelanggan (Juta unit)17Tabel3.3 PerkembanganRasioElektrifkasi(%) 18Tabel 3.4 Pertumbuhan Beban Puncak Sistem Jawa Bali 2003 2007 18Tabel 3.5 Kapasitas Terpasang Pembangkit Sistem Jawa Bali Tahun 2007 19Tabel 3.6 Kapasitas Terpasang Pembangkit Luar Jawa Bali (MW) Tahun 2007 20Tabel 3.7 Daftar Sewa Pembangkit di Luar Jawa(MW) 21Tabel 3.8 Perkembangan Kapasitas Trafo GI Sistem Jawa Bali (x1.000)21Tabel 3.9 Perkembangan Saluran Transmisi Sistem Jawa Bali 21Tabel 3.10Kapasitas Pembangkit dan Trafo Interbus (IBT)22Tabel 3.11 Perkembangan Kapasitas Trafo (MVA) Sistem Luar Jawa Bali22Tabel 3.12Perkembangan Saluran Transmisi (kms) Sistem Luar Jawa Bali 23Tabel 3.13Rugi Jaringan dan Load factor (%) 23Tabel 3.14SAIDI dan SAIFI PLN 24Tabel 4.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 35Tabel 4.2 Asumsi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dalam RuPTL 2009 - 201836Tabel 4.3 Pertumbuhan Kebutuhan Listrik, Pertumbuhan Ekonomi dan Elastisitas 36Tabel 4.4 Proyeksi Elastisitas Tahun 2009 - 201837Tabel4.5 PertumbuhanPenduduk(%) 38Tabel 4.6 Pertumbuhan Ekonomi, Proyeksi Kebutuhan Tenaga Listrik dan Beban Puncak Selama Periode 2009 201839Tabel 4.7 Proyeksi Jumlah Penduduk, Pertumbuhan Pelanggan dan RasioElektrifkasiPeriode20092018 39Tabel 4.8 Prakiraan Kebutuhan Listrik, Angka Pertumbuhan dan RasioElektrifkasi 40Tabel 4.9Parameter Kandidat Pembangkit untuk Sistem Jawa Bali42Tabel 4.10Asumsi harga Bahan Bakar42Tabel 4.11 Parameter Kandidat Pembangkit untuk Sistem Luar Jawa Bali42Tabel 4.12Daftar Proyek Percepatan Pembangkit 10.000 MW (Perpres No. 17/2006)43Tabel 4.13Kebutuhan Pembangkit Total Indonesia45Tabel 4.14Kebutuhan Pembangkit Sistem Jawa Bali47Tabel 4.15Neraca Daya Sistem Jawa Bali48Tabel 4.16regional Balance Sistem Jawa Bali Tahun 2008 50Daftar TabelRencana usaha penyediaan tenaga listrik 2009-2018viiiTabel 4.17Kebutuhan Pembangkit Sistem Luar Jawa Bali52Tabel 4.18Daftar Proyek IPP di Jawa Bali53 Tabel 4.19Daftar Proyek IPP di Luar Jawa Bali54Tabel 4.20Komposisi Produksi Energi Listrik Berdasarkan Jenis Bahan Bakar Total Indonesia (Gwh) 55 Tabel 4.21Kebutuhan Bahan Bakar Indonesia Tahun 2008 - 201856 Tabel 4.22Komposisi Produksi Energi Listrik Berdasarkan Bahan Bakar Sistem Jawa Bali 57Tabel 4.23Kebutuhan Bahan Bakar Sistem Jawa Bali 57Tabel 4.24Komposisi Produksi Energi Listrik Berdasarkan Jenis Bahan Bakar Sistem-Sistem Luar Jawa Bali58Tabel 4.25Kebutuhan Bahan Bakar Sistem Luar Jawa Bali 2008 s/d 201859Tabel 4.26Variasi harga Bahan Bakar Dalam Analisis Sensitivitas 60Tabel 4.27hasil Analisis Sensitivitas Terhadap Perubahan harga Bahan Bakar60Tabel 4.28Kebutuhan Fasilitas Penyaluran Sistem Jawa Bali64Tabel 4.29Kebutuhan Fasilitas Penyaluran Sistem Luar Jawa Bali65Tabel 4.30Kebutuhan Fasilitas Distribusi Sistem Jawa Bali66Tabel 4.31Kebutuhan Fasilitas Distribusi Sistem Luar Jawa Bali67Tabel 5.1 Proyeksi Kebutuhan Dana Investasi Gabungan Indonesia, PLN Saja (Tidak Termasuk IPP)70Tabel 5.2 Kebutuhan Dana Investasi Sistem Jawa-Bali71Tabel 5.3 Kebutuhan Investasi Distribusi (dalam uS$ Juta)72Tabel 5.4 Total Kebutuhan Dana Investasi Luar Jawa, PLN Saja (Tanpa IPP)73Tabel 5.5Total Kebutuhan Dana Investasi Indonesia, PLN + IPP74Tabel 6.1Pemakaian Energi Primer PLN Berdasarkan Jenis Bahan Bakar78Tabel6.2 SasaranKomposisiProduksiListrikkWhTahun2018BerdasarkanJenisBahanBakar(%) 79Tabel 6.3 Potensi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan82Daftar TabelRencana usaha penyediaan tenaga listrik 2009-2018ixLAMPIRAN A. SISTEM JAWA BALIA.1Proyeksi Kebutuhan Tenaga Listrik95A.2Neraca Daya dan Rincian Pengembangan Pembangkit109A.3Neraca Energi dan Proyeksi Kebutuhan Bahan Bakar121A.4Rencana Pengembangan Penyaluran 139A.5Peta Rencana Pengembangan Penyaluran161A.6capacity Balance Gardu Induk173A.7Kebutuhan Fisik Pengembangan Distribusi233A.8Analisa Aliran Daya Sistem 500 kV237A.9Kebutuhan Investasi251LAMPIRAN B. SISTEM LuAR JAWA BALILAMPIRAN B1. SISTEM SuMATRA B.1.1Proyeksi Kebutuhan Tenaga Listrik266B.1.2Neraca Daya dan Rincian Pengembangan Pembangkit281B.1.3Neraca Energi dan Proyeksi Kebutuhan Bahan Bakar315B.1.4Rencana Pengembangan Penyaluran 319B.1.5Peta Rencana Pengembangan Penyaluran341B.1.6capacity Balance Gardu Induk350B.1.7Kebutuhan Fisik Pengembangan Distribusi370B.1.8Analisa Aliran Daya Sistem372B.1.9Kebutuhan Investasi376LAMPIRAN B2. SISTEM KALIMANTANB.2.1Proyeksi Kebutuhan Tenaga Listrik382B.2.2Neraca Daya dan R