Responsi Anbi

  • View
    99

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of Responsi Anbi

Process CostingPT. Shisimato mengolah produk yang dihasilkan dengan penentuan biaya proses. Perusahaan mempunyai dua departemen produksi yaitu : Departemen Pencampuran dan Departemen Penyelesaian

Diminta : 1. Susunlah Laporan Biaya Produksi masing-masing departemen (menggunakan aliran biaya rata-rata) 2. Buatlah Jurnal

JawabanPT Shisimato Laporan Biaya Produksi Departemen Pencampuran Bulan September 2006 1 Skedul Kuantitas PDP Awal Produk Masuk Proses Produk Ditransfer ke Dept Penyelesaian Produk hilang akhir proses Produk dalam proses akhir (100% Bahan, 80% Biaya Konversi) 240 Unit 1220 Unit 1460 Unit 1200 Unit 40 Unit 220 Unit 1460 Unit

2 Biaya dibebankan Elemen Biaya Biaya bahan Biaya tenaga kerja Biaya overhead pabrik

HP PDP Awal Rp 300.000 Rp 190.200 Rp 96.000

Biaya Periode September Rp 1.744.000 Rp 1.155.000 Rp 470.400

Total UE Rp 2.044.000 Rp 1.345.200 Rp 566.400 Rp 3.955.600

Biaya/unit 1460 Rp 1.400 1416 Rp 950 1416 Rp 400 Rp 2.750

3 Pertanggungjawaban Biaya HP Selesai HP Produk Hilang akhiir HP Produk Selesai ditransfer ke dept Penyelesaian HP Produk dalam Proses Akhir Biaya Bahan Biaya Tenaga Kerja Biaya Overhead TOTAL

1200 Rp 40 Rp

2.750 2.750

Rp 3.300.000 Rp 110.000 Rp 3.410.000

220 220 220

100% Rp 80% Rp 80% Rp

1.400 Rp 308.000 950 Rp 167.200 400 Rp 70.400 Rp 545.600 Rp 3.955.600

Jurnal Departemen Pencampuran 1 Pencatatan Persediaan awal produk dalam proses PDP - Biaya Bahan PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead Persediaan Produk dalam Proses 2 Pencatatan Pembebanan Biaya PDP - Biaya Bahan PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead Persediaan Bahan Biaya Gaji Pengendali Overhead 3 Pencatatan Produk Dalam Proses Persediaan Produk dalam Proses PDP - Bahan Baku PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead 4 Pencatatan Produk Penyelesaian PDP - Dept Penyelesaian PDP - Biaya Bahan Baku PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead

Rp Rp Rp

300.000 190.200 96.000 Rp 586.200

Rp Rp Rp

1.744.000 1.155.000 470.400 Rp 1.744.000 Rp 1.155.000 Rp 470.400

Rp

545.600 Rp Rp Rp 308.000 167.200 70.400

Rp

3.410.000 Rp 1.736.000 Rp 1.178.000 Rp 496.000

Jurnal Departemen Penyelesaian 1 Pencatatan Persediaan awal produk dalam proses PDP - HP Dept Pencampuran PDP - Biaya Bahan PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead Persediaan Produk dalam Proses 2 Pencatatan Pembebanan Biaya PDP - Biaya Bahan PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead Persediaan Bahan Biaya Gaji Pengendali Overhead 3 Pencatatan Produk Dalam Proses Persediaan Produk dalam Proses PDP - HP Dept Pencampuran PDP - Bahan Baku PDP - Biaya Tenaga Kerja 4 PDP - Biaya Overhead Pencatatan Produk Penyelesaian PDP - Dept Penyelesaian PDP - HP Pencampuran PDP - Biaya Bahan Baku PDP - Biaya Tenaga Kerja PDP - Biaya Overhead

Rp Rp Rp Rp

413.175 75.000 52.500 37.500 Rp 578.175

Rp Rp Rp

772.500 537.500 331.250 Rp Rp Rp 772.500 537.500 331.250

Rp

418.625 Rp Rp Rp Rp 313.375 56.500 30.000 18.750

Rp

5.210.800 Rp 3.509.800 Rp 791.000 Rp 560.000 Rp 350.000

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PROCESS COSTING AVERAGE METHOD AMERICAN CHAIR COMPANY TRANSACTION SUMMARY JANUARY 2011

American Chair Co.. menggunakan kalkulasi biaya proses dengan metode Rata-rata (Average) pada 2 departemen produksi yang dimiliki yaitu Departemen Cutting, dan Assembly. Data produksi untuk bulan Januari sbb: Cutting Assembly Unit Barang Dalam Proses, saldo awal Unit baru pada Cutting Departement Unit ditransfer ke Assembly Departemen Unit diterima dari Cutting Departement Unit ditransfer ke Gudang Barang Jadi Unit Barang Dalam Proses, saldo akhir 100 600 500 180

200

500 580 100

Data biaya untuk bulan Januari sbb: Cutting Assembly Barang Dalam Proses, saldo awal: Biaya dari departemen sebelumnya $ 8.320 Bahan Baku $ 1.892 830 Pekerja 400 475 Overhead Pabrik 796 518 Biaya yang ditambahkan selama bulan Januari: Bahan Baku $ 13.608 $ 7.296 Pekerja 5.000 9.210 Overhead Pabrik 7.904 11.052 Saldo awal Barang dalam Proses pada Departemen Cutting telah selesai 80% bahan baku, 40% tenaga kerja, dan 60% overhead. Saldo awal Barang dalam Proses pada Departemen Assembly telah selesai 40% bahan, 20% tenaga kerja, dan 20% overhead. Kerjakan soal-soal berikut ini: 1. Hitung Unit Equivalent 2. Hitung Cost per Unit Equivalent 3. Journal 4. Buat Laporan Biaya Produksi (Cost of Production Report)

Jawaban

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Joint Product

Jawaban 1.

2.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pengendalian Biaya Bahan BakuInformasi berikut adalah catatan persediaan dari PT. Shanzaro untuk bahan Nopember 2006

Diminta : Hitunglah biaya bahan yang digunakan dan nilai akhir persediaan bahan menggunakan metode perpetual dengan penentuan biaya rata-rata dan masuk pertama keluar pertama

Jawaban

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pengendalian Biaya Tenaga KerjaPT Cempaka mempekerjakan karyawannya berdasarkan jam kerja, dimana setiap kelompok terdiri dari 5 orang pekerja ditambah satu orang pimpinan kelompok. Produksi standar per minggu untuk setiap kelompok 1600 unit, dengan waktu 40 jam kerja. Para pekerja dibayar masing-masing Rp. 12.000 per jam sampai produksi mencapai 400 unit, akan diberi bonus sebesar Rp. 2.400 per unit untuk produksi yang melebihi 400 unit. Ketentuan pembagian dilakukan perusahaan, yaitu Rp. 2.000 dibagi sama rata untuk untuk kelima pekerja, sedangkan sisa diberikan ke pimpinan kelompok. Disamping bonus kelompok ini pimpinan juga menerima upah tetap sebesar Rp. 150.000 per minggu. Biaya overhead pabrik Rp. 15.000 per jam kerja langsung. Daftar produksi per kelompok selama seminggu sebagai berikut :

Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat

Jam Kerja 40 jam 40 jam 40 jam 40 jam 40 jam

Unit Produksi 288 unit 324 unit 280 unit 408 unit 410 unit

Diminta : 1. Berdasarkan informasi di atas, hitunglah penghasilan per minggu untuk setiap kelompok tidak termasuk penghasilan pimpinan kelompok. Hitunglah biaya tenaga kerja per unit, biaya overhead pabrik per unit, dan biaya konversi per unit. 2. Buatlah skedul yang menunjukkan penghasilan kelompok per hari, tidak termasuk penghasilan pimpinan kelompok. Hitunglah biaya tenaga kerja per unit, biaya konversi per unit (perusahaan menggunakan metode bonus kelompok). 3. Hitunglah penghasilan pimpinan kelompok per minggu.

Jawaban Diketahui:

Jawab:

Keterangan: Bonus = kelebihan unit * upah bonus Biaya TK/unit = total penghasilan/unit yang diproduksi BOP/unit = BOP per jam / (unit produksi / jam kerja per shift) Biaya konversi/unit = biaya TK per unit +BOP per unit Kelebihan unit = unit produksi unit produksi standar per hari Jumlah gaji kepala = gaji pokok kepala + bonus berdasarkan unit

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pengendalian Biaya OverheadPT. Arinda Mandiri menyusun anggaran BOP tetap pada dua departemen produksi yaitu Departemen perakitan dan Departemen penyelesaian berdasarkan jam kerja langsung dengan aktivitas normal masing-masing departemen sebagai berikut : Departemen perakitan 10.000 JKL, Anggaran BOP tetap 60 % dari total anggaran BOP Departemen penyelesaian 5.000 JKL, Anggaran BOP tetap 70 % dari total anggaran BOP Anggaran BOP tetap Departemen perakitan Departemen penyelesian Bahan tak langsung Rp 3.000.000 Rp 2.500.000 Gaji supervisi Rp 15.000.000 Rp 9.500.000 TKTL Rp 2.500.000 Rp 1.500.000 Penyusutan mesin Rp 2.500.000 Rp 2.000.000 Asuransi pabrik Rp 1.200.000 Rp 1.000.000 Sewa gedung Rp 5.000.000 Rp 3.900.000 Rp 36.000.000 Rp 25.900.000 Data aktual Jam kerja langsung BOP 9.850 JKL Rp 5.020 JKL Rp

60.750.000

36.800.000

Diminta : 1. Hitunglah tariff BOP tetap dan variable pada masing-masing Departemen 2. Hitunglah BOP yang dibebankan untuk masing-masing Departemen 3. Buatlah analisis varians BOP untuk masing-masing Departemen yaitu varians pengeluaran dan Varians kapasitas menganggur

Jawaban 1. Total anggaran BOP - Departemen Perakitan - Departemen Penyelesaian

= (100/60) x Rp. 36.600.000 = (100/70) x Rp. 25.900.000

= Rp. 61.000.000 = Rp. 37.000.000

Tarif BOP Departemen Perakitan Tarif BOP tetap = Anggaran BOP / Anggaran JKL = 36.600.000 / 10.000 Tarif BOP variabel = Anggaran BOP Variabel / Anggaran JKL = (61.000.000 36.600.000) / 10.000 Tarif BOP Departemen Penyelesaian Tarif BOP tetap = Anggaran BOP / Anggaran JKL = 25.900.000 / 5.000 Tarif BOP variabel = Anggaran BOP Variabel / Anggaran JKL = (37.000.000 25.9000.000) / 5.000 2. Total BOP Dibebankan Tarif BOP Dibebankan Departemen Perakitan Tarif BOP Dibebankan = (Tarif BOP tetap + variabel) x JKL Aktual = (3.660 + 2.440) x 9850 Tarif BOP Dibebankan Departemen Penyelesaian Tarif BOP Dibebankan = (Tarif BOP tetap + variabel) x JKL Aktual = (5.180 + 2.220) x 9850 3. Varians Departemen Perakitan Varians lebih/kurang BOP BOP Sesungguhnya BOP Dibebankan Varians kurang dibebankan Analisis varians - Varians Pengeluaran BOP Aktual AFA Aktual : Variabel Tetap -

= Rp. 3.660/JKL = Rp. 2.440/JKL

= Rp. 5.180/JKL = Rp. 2.220/JKL

= Rp. 60.085.000

= Rp. 3