Click here to load reader

repo.apmd.ac. ASPRILLA ANTHON.pdf · PDF file Krisis air bersih ini menimbulkan keprihatinan pemerintah desa kepada masyarakat setempat untuk mengelola potensi desa yang ada yaitu

  • View
    4

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of repo.apmd.ac. ASPRILLA ANTHON.pdf · PDF file Krisis air bersih ini menimbulkan...

  • HALAMAN PERSEMBAHAN

    Dengan segala puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa dan atas dukungan

    dan doa dari orang-orang tercinta, akhirnya skripsi ini dapat di rampungkan dengan

    baik dan tepat pada waktunya. Oleh karena itu, dengan bangga dan bahagia saya

    khaturkan rasa syukur dan terimakasih kepada:

     Tuhan Yesus Kristus yang Maha Pengasih, karena berkat dan rahmat

    kurnianya skripsi ini dapat berjalan sesuai dengan rencananya dan tepat

    pada waktunya.

     Ibunda Tercinta Marsiana, S.Pd SD yang telah memberikan dukungan dan

    doa serta selalu hadir untuk menyemangati saya untuk menyelesaikan

    skripsi ini.

     Bapak Adrianus Eliyas yang memelihara dan menyanyangi saya sebagai

    bapak yang baik sehingga saya bisa menjalani dan menyelesaikan skripsi

    ini penuh dengan keyakinan.

     Kakek Ajiku dan Nenek Norima yang masih kuat mendoakan dalam

    menyelesaikan skripsi ini hingga menjadi nanti menjadi orang yang

    membanggakan untuk semua orang.

     Bapak Drs. Suharyanto, MM yang telah bersedia membimbing dan

    mengarahkan saya dengan ikhlas hati dan tidak bosan untuk terus

    menuntaskan skripsi ini hingga selesai.

     Kak Agnes Erni Sugia & Suami beserta Anaknya yang selalu memberi

    semangat dan masukan kepada saya.

    iv

  •  Kak Angela Cecilia Multi beserta Suami beserta Anaknya yang menjadi

    penghibur di saat mengalami kejenuhan dalam mengerjakan skripsi ini.

     Victoria Delima yang selalu mengingatkan saya untuk mengerjakan skripsi,

    mendoakan saya , dan mendukung saya selalu dalam segala hal yang

    menjadi tujuan hidup saya.

     Om Damianus yang mengantarkan saya pertama kali ke kampus STPMD

    “APMD” yang juga merupakan alumni STPMD “APMD” yang menjadi

    inspirasi saya.

     Om Devoti yang menjadi motivator saya dalam memilih kuliah di STPMD

    “APMD”.

     Segenap dosen dan karyawan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat

    Desa yang telah meluangkan waktunya untuk menjadi sahabat dan keluarga

    yang baik selama dikampus.

     Sahabat Tino AME (Fans Tino AME) yang selama ini menjadi semangat

    hidup saya dalam menjalani kuliah dan karir saya sehingga semua terukur

    sesuai dengan rencana yang ada.

    Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk kalian semua, akhir kata saya

    persembahkan skripsi ini untuk kalian semua. Semoga skripsi ini dapat

    bermamfaat dan berguna untuk kedepannya. Amin

    v

  • vi

    MOTTO

    Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada

    kasih seorang yang

    memberi nyawanya untuk sahabat-sahabatnya

    (Yoh 15:13)

  • vii

    INTISARI

    Pengadaan air bersih merupakan masalah yang sangat vital yang terjadi di

    masyarakat, hal ini tak terbantahkan karena setiap manusia atau masyarakat tidak

    dapat hidup jika kekurangan air bersih. Untuk mengatasi hal tersebut, pelbagai desa

    di Indonesia mulai mengembangkan pengelolaan sumber mata air untuk pengadaan

    air bersih di wilayahnya masing-masing. Seperti halnya di Desa Bleberan,

    Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Desa Bleberan merupakan

    salah satu desa yang sering mengalami krisis air bersih dari tahun ke tahun. Krisis air

    bersih ini menimbulkan keprihatinan pemerintah desa kepada masyarakat setempat

    untuk mengelola potensi desa yang ada yaitu sumber mata air. Sumber mata air

    inilah yang di kelola oleh pemerintah desa bekerjasama dengan pihak-pihak ketiga

    dalam mendistribusikan air bersih ke seluruh masyarakat desa Bleberan.

    Selain memenuhi pendistribusian air bersih kepada masyarakat desa

    Bleberan, kehadiran pengadaan air bersih ini juga memberikan dampak

    kesejahteraan bagi kehidupan masyarakat desa Bleberan, serta dengan adanya

    pengadaan air bersih ini menjadi suatu pendapatan pemerintah desa melalui BUM

    Desa. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengelolaan Air

    Bersih oleh BUM Desa” dengan rumusan masalah ”Bagaimana Pengelolaan Air

    Bersih oleh BUM Desa di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten

    Gunungkidul?”

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode

    penelitian Deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam Objek penelitian mengenai

    pengelolaan air bersih oleh BUM Desa yang berlokasi di Desa Bleberan, Kecamatan

    Playen, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan

    data yang meliputi: pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek Penelitian/

    Informan yang ditetapkan melalui pendekatan purposive dengan jumlah 10 orang

    yang semua nya berjenis kelamin laki-laki dan berdasarkan pekerjaan, tingkat

    pendidikan dan umur yang berbeda. Serta teknik analisis data berupa Pengumpulan

    data, membuat reduksi data, penyajian data & menarik kesimpulan.

    Berdasarkan hasil penelitian, pengelolaan air bersih di Desa Bleberan terjadi

    karena krisis air bersih yang terjadi setiap tahunnya. Sehingga menjadi keprihatinan

    pemerintah desa pada saat itu untuk mengangkat potensi sumber mata air yang ada

    & didistribusikan kepada warganya. Hingga akirnya Pemerintah desa mendirikan

    BUM Desa untuk mengelola air bersih dengan bantuan dari pusat & pihak ke tiga

    dengan pelaksana operasionalnya ialah unit kerja PAB. Perencanaan dalam

    pengelolaan air bersih terdiri dari rencana produksi, keuangan, fasilitas, pemasaran

    & SDM. Terdapat 3 (tiga) subsistem dalam pelaksanaan operasional dalam

    pengelolaan air bersih, yaitu : Pembiayaan, Tenik Operasional dan Peran serta

    masyarakat. Pemerintah desa mengawal langsung jalannya pengelolaan air bersih

    Oleh BUM Desa yang dilaksanakan oleh Unit PAB yang bertanggung jawab kepada

    BUM Desa.

    Perkembangan pengelolaan air bersih ini bukan tanpa kendala. Pelbagai

    kendala tersebut, seperti keterbatasan SDM, kebocororan jaringan pipa, meteran

    rusak, jaringan distribusi yang belum optimal, serta lemahnya kesadaran sebagian

    pelanggan untuk berpartisipasi dan memenuhi kewajibanya pembayaran.

    Kata Kunci : Pengelolaan, Air Bersih, BUM Desa

  • viii

    KATA PENGANTAR

    Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkat rahmat dan karunia-

    Nya, peneliti dapat menyelesaikan tugas penulisan skripsi yang berjudul: “Pengelolaan Air

    Bersih oleh BUM Desa”. Peneliti benar-benar menyadari sepenuhnya dalam menulis skripsi

    ini masih banyak hal-hal yang perlu dipersiapkan dan perlu dipelajari lebih dalam lagi, usaha

    tersebut sudah peneliti lakukan, namun karena terbatas kemampuan peneliti menyebabkan

    skripsi ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu peneliti mengharapkan adanya masukan yang

    bersifat membangun bagi kesempurnaan skripsi ini. Kelancaran proses penyusunan skripsi ini

    berkat bimbingan, arahan, dan petunjuk serta kerja sama dari berbagai pihak, baik pada tahap

    persiapan, penyusunan hingga terselesaikannya skripsi ini. Penyusun dalam kesempatan ini

    menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya penyusun

    sampaikan pula kepada yang terhormat :

    1. Bapak Habib Muhsin, S.Sos., M.Si. Selaku Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan

    Masyarakat Desa “APMD”Yogyakarta.

    2. Bapak Gregorius Sahdan, S. IP, M.A, Selaku Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan

    Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta.

    3. Bapak Drs. Suharyanto, MM. Selaku Dosen Pembimbing yang telah mengarahkan

    dalam persiapan penelitian ini.

    4. Seluruh Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan STPMD ”APMD” Yogyakarta yang

    telah memberikan ilmu kepada saya selama dibangku perkuliahan.

    5. Bapak dan Ibu Dosen Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD”

    Yogyakarta yang selama ini tidak mengenal pamrih dalam membimbing dan

    menuangkan ilmu pengetahuan kepada saya selama duduk di bangku perkuliahan.

  • ix

    6. Seluruh Staf Pegawai Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD”

    Yogyakarta, atas segala pelayanan yang telah diberikan selama ini guna menunjang

    kegiatan perkuliahan yang kami butuhkan selama ini.

    7. Bapak Supraptono, selaku Kepala Desa Bleberan beserta jajarannya yang telah berkenan

    untuk menerima saya, untuk melakukan kegiatan penelitian di Desa bleberan.

    8. Bapak Sardjana, selaku Bendahara BUM Desa berserta jajarannya yang telah berkenan

    menerima saya, untuk melakukan penelitian di BUM Desa “Sejahtera” Desa Bleberan.

    9. Bapak Udi Waluyo, selaku Ketua Unit PAB beserta jajarannya yang telah berkenan

    menerima saya, untuk melakukan penelitian di unit Pengelolaan Air Bersih di Desa

    Bleberan.

    Semoga atas berkat Tuhan Yang Maha Esa selalu menyertai dalam penelitian ini,

    semoga mendapatkan hasil yang baik dan hasil penelitian ini dapat menjadi suatu tugas

    akhir peneliti yang dapat berguna bagi seluruh elemen di Kampus STPMD “APMD”

    Yogyakarta dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam penelitian ini.

    Yogyakarta, 5 Oktober 2018

    Penyusun

Search related