of 17/17
METODE-METODE DALAM PENELTIAN BISNIS Mata kuliah : Metode Penelitian Pengajar : Dany Juhandi, S.P, M.Sc Semester : VI Pertemuan : V Pokok Bahasan : Metode-Metode Dalam Penelitian Bisnis PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN INTERNASIONAL

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN INTERNASIONALdanjunisme.com/wp-content/...Metode-metode-Dalam-Penelitian-Bisnis.pdfMANAJEMEN PEMASARAN INTERNASIONAL. Tujuan Pembelajaran: •Mahasiswa

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN...

METODE-METODE DALAM PENELTIAN BISNIS

Mata kuliah : Metode Penelitian

Pengajar : Dany Juhandi, S.P, M.Sc

Semester : VI

Pertemuan : V

Pokok Bahasan : Metode-Metode Dalam Penelitian Bisnis

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN INTERNASIONAL

Tujuan Pembelajaran: Mahasiswa mampu menjelaskan kembali tujuan masing-masing metode penelitian

Mahasiswa mampu membedakan masing-masing metode penelitian

Mahasiswa mampu memberikan contoh penelitian masing-masing metodepenelitian

Sub Pembahasan1. Penelitian Historis2. Penelitian Eksplorasi3. Penelitian Deskriptif4. Penelitian Sebab-Akibat (Causal Research)5. Penelitian Korelasional6. Penelitian Kausal Komparatif dan Eksperimental

PENELITIAN HISTORIS

Merupakan kegiatan penyelidikan, pemahaman dan penyelesaiankeadaan yang telah lalu.

Tujuan penelitian historis adalah dicapainya suatu kesimpulanmengenai sebab-sebab, dampak atau perkembangan dari suatukejadian yang telah lalu sehingga dapat menjelaskan kejadiansekarang dan mengantisipasi kejadian yang akan datang.

Sumber data bisa berasal dari data primer maupun data sekunder.

Contoh penelitian historis:Perkembangan industri kecil selama dekade terakhir

Dampak deregulasi perbankan terhadap pertumbuhan usaha sektor riil

PENELITIAN EKSPLORASI

Menurut Nasution (2003), penelitian eksploratoris adalah untuk menjajaki sesuatu yang belum diketahui atau hanya sedikit dikenal.

Tujuan penelitian ini:1. Diagnosis situasi

2. Penyaringan berbagai alternatif

3. Penemuan berbagai gagasan baru

Diagnosis Situasi

Menghasilkan diagnosis awal

Membantu mengarahkan orientasi pihak manajemen yang berperngalaman melalui pengumpulan informasi tentang subjek permasalahan

Contoh: wawancara dengan para pekerja akan membantu keadaan saat ini tentang sistem penggajian, kondisi kerjaan, kesempatan karir, sistem penghargaan dan sebagainya.

Penyaringan berbagai alternatif

Menentukan alternatif terbaik dari berbagai pilihan aktivitas penelitian

Penemuan berbagai gagasan baru

Menggali ide baru agar tidak terjadi stagnasi; meningkatkan produktivitas, memperbaiki keselamatan kerja, dan memberikan kenyamanan

Keterbatasan penelitian eksplorasi

1. Kesimpulan dapat bias karena hanya berdasarkan pada data kualitatif.

2. Hasilnya kurang representatif karena jumlah sampe yang digunakan biasanya kecil.

3. Sering menimbulkan salah persepsi terhadap metode yang digunakan karena bersifat kualitatif.

Teknik yang dapat digunakan dalam penelitian eksplorasi:

1. Survey pengalamanContoh: sebuah perusahaan mobil balap akan mengkonsultasikan rancangan ruangan penyimpanan roda kepada ahlis perusahaan yang membuat roda.

2. Analisis data sekunderContoh: jika perushaan ingin membuat pelatihan karyawannya, maka dapat dicari referensi di perpustakaan. Misal dari referensi diketahui bahwa jika memiliki 50 karyawan, rata-rata membutuhkan selama 40 jam per tahun. Sedangkan seorang sekretaris hanya memperlukan pelatihan selama 20 jam per tahun.

3. Metode studi kasusContoh: pengaruh pendirian pabrik di daerah pedesaan.

4. Studi percontohan (pilot study) untuk analisis kualitatifContoh: Wawancara kelompok khusus (focus grup)

PENELITIAN DESKRIPTIF Untuk menggambarkan karakteristik sebuah populasi atau

fenomena.

Penelitian deskriptif dilakukan untuk menjawab pertanyaan tentang who, what, when, where dan how.

Penelitian deskriptif biasanya permasalahan yang bersifat kualitatif.

Contoh: penelitian untuk mengungkap makna upacara ritual atau adanya sesaji terhadap keberhasilan sebuah bisnis.

PENELITIAN SEBAB-AKIBAT

Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antara variabel.

Contoh: perbaikan tampilan kemasan sebuah produk, kenaikan harga, peningkatan frekuensi promosi akan berpengaruh terhadap omzet penjualan.

Pola penelitian yang bertujuan untuk menentukan pola sebab akibat harus:

1. Mengenali ada atau tidak adanya faktor-faktor penyebab.

2. Menentukan tingkat sebab akibat yang tepat atau rangkaian kejadian.

3. Mengukur variasi antara sebab akibat.

PENELITIAN KORELASIONAL

Menentukan apakah terdapat hubungan (asosiasi) antarq dua variabel atau lebih, serta seberapa jauh korelasi yang ada diantara variabel yang diteliti.

Penelitian korelasi bersifat tidak menjelaskan sebab akibat, melainkan hanya menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara variabel yang diteliti. Misal kalau suatu penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan yang kuat antara biaya penjualan dengan jumlah penjualan, tidak berarti diketahui adanya hubungan kausalitas. Apakah biaya penjualan yang mempengaruhi penjualan atau sebaliknya.

Contoh: Hubungan antara kekhawatiran dengan ketelitian

PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF DAN EKSPERIMENTAL

Menunjukkan arah hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat.

Analisis kausalitas ada 2 yaitu kausal satu arah dan kausal dua arah.

Penelitian eksperimental adalah penelitian bisnis yang berusaha mencari pengaruh variabel-variabel terhadap variabel yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat.

Contoh:Dampak pengendalian dirir sendiri pada moral karyawan.

Dampak pengarahan atasa terhadap pelaksanaan pekerjaan.

Referensi

1. Wiratha, I Made.2006.Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi.Yogyakarta:Andi Offset

2. Haryono, Siswoyo.2007.Metodologi Penelitian Bisnis:Teori dan Aplikasi.Palembang:MM UTP

Tugas

1. Buat tabel perbedaan masing-masing metode penelitian yang sudah dijelaskan diatas.

Noted:

Cantumkan semua referensi yang dirujuk

Kumpulkan di EDMODO, paling lambat Hari Minggu 01 April 2018 pukul 15.00WIB