PLN Geothermal

  • View
    218

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PLN Geothermal

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    1/20

    ANALISIS SISTEM PANAS BUMI DENGAN METODE

    GEOKIMIA FLUIDA UNTUK PEMODELAN

    HIDROGEOLOGI DI LAPANGAN PANAS BUMI X

    SKRIPSI

    Diajukan untuk memperoleh gelar Sarjana Strata (S-1)

    Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Kebumian dan nergi,

    !ni"ersitas Trisakti

    Disusun oleh #

    ALDO IRAWAN

    072.12.227

    PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI

    FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN DAN ENERGI

    UNIVERSITAS TRISAKTI

    JAKARTA

    2016

    KATA PENGANTAR 

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    2/20

    Puji dan s$ukur kepada Tuhan %ang &aha sa karena berkat dan rahmat-'$a

    sehingga penulis dapat men$elesaikan proposal tugas akhir  $ang berjudul “ANALISIS

    SISTEM PANAS BUMI DENGAN METODE GEOKIMIA FLUIDA UNTUK 

    PEMODELAN HIDROGEOLOGI DI LAPANGAN PANAS BUMI X”.

    Selanjutn$a penulis menguapkan terimakasih $ang mendalam kepada seluruh

     pihak $ang telah ban$ak memberikan dukungan berupa bimbingan dan kesempatan

    dalam proses pen$elesaian proposal tugas akhir ini

    *akarta, 1+ Februari 1.

    /ldo 0raan

    DAFTAR ISI

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    3/20

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    4/20

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    5/20

    BAB I

    PENDAHULUAN

    I.1. L"#"$ B%&"'"()

    Kata >panas bumi> aaln$a berasal dari bahasa %unani, geo $ang berarti bumi

    dan thermal berarti panas *adi pada dasarn$a geothermal berarti panas $ang keluar dari

     bumi nergi panas bumi termasuk dalam energi terbarukan karena air di bumi selalu

    diisi ulang oleh air hujan dan panas selalu dihasilkan dari bumi

    nergi panas bumi memiliki ban$ak keuntungan dibandingkan dengan energi

    $ang berasal dari bahan bakar ?osil Dalam hal lingkungan, energi panas bumi sangat

     bersih dan aman bagi lingkungan sekitarn$a Dalam hal ketersediaan, energi panas bumi

    akan selalu terbarukan karena uap dan air panas $ang telah digunakan akan kembali

    disuntikkan ke dalam tanah Dalam hal ekonomi, energi panas bumi memiliki harga

    $ang ukup kompetiti? di beberapa daerah dan dapat mengurangi ketergantungan pada

    energi ?osil $ang bia$a tidak dapat diprediksi

    %ang disebutkan di atas adalah hal-hal $ang men$ebabkan energi panas bumi

    diprediksi sebagai sumber energi utama di masa depan Pengembangan energi panas

     bumi $ang telah dilakukan di ban$ak negara, antara lain# :hili, Kosta @ika, l Sal"ador,

    thiopia, Pranis, %unani, Guatemala, 2ungaria, 0slandia, 0ndia, 0ndonesia, 0talia,

    *epang, Ken$a, &eksiko, Selandia 4aru, 'ikaragua , Filipina, Taian, Turki, /merika

    1

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    6/20

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    7/20

    I.. L'", +"( W"'#*

    Penelitian direnanakan di PT. PLN G%#%$"& (jika diiAinkan dan bersedia)

    $ang berlokasi di *akarta, 0ndonesia Studi ini akan berlokasi di daerah lapangan B (jika

    diizinkan dan bersedia), sedangkan untuk aktu $ang diharapkan akan selesai dalam

    C 7 bulan Perkiraan akan dilakukan dari bulan *anuari sampai dengan bulan &ei 1.

    I.!. B"#""( M""&"

    Studi dan analisis diharapkan untuk menjelaskan gambaran sistem panas bumi di daerah

    B ;leh karena itu, energi panas bumi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi di

    daerah B dan sekitarn$a

    Keterbatasan penelitian ini, $aitu #

    1 Kondisi geologi dari daerah B

     Pengaruh aspek geologi dan geokimia untuk kondisi panas bumi di daerah B

    5 /nalisis unsur kimia dalam mani?estasi permukaan di daerah B

    + Karakteristik reser"oir di daerah B termasuk jenis ?luida reser"oir, jenis batuan

    reser"oir, suhu baah permukaan, perkiraan daerah prospek, dan sumber panas

    BAB II

    TEORI DASAR 

    3

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    8/20

    II.1. S,#% P"(" B*,

    Sistem panas bumi adalah kon"eksi air di lapisan atas bumi dalam ruang

    terbatas, mentrans?er panas dari sumber panas untuk pen$erapan panas pada permukaan

    (2ohstein, 1) Dari pemahaman itu, sistem panas bumi membutuhkan sumber 

     panas, batuan reser"oir, dan airan untuk men$alurkan panas Sumber panas dalam hal

    ini adalah sumber panas dari bumi $ang memiliki suhu tinggi (di atas .E :), misaln$a

    intrusi magma @eser"oir biasan$a disusun oleh batuan permeabel $ang dapat

    men$impan panas dan juga sebagai sirkulasi airan $ang mengangkut panas, sedangkan

    airan (air atau gas) adalah media $ang mentrans?er panas dari sumber panas ke

     permukaan Selain itu, prospek panas bumi juga umumn$a dilengkapi oleh batuan

     perangkap $ang membuat panas terperangkap di reser"oir dan rekahan sebagai jalur 

    migrasi dari sumber panas ke permukaan serta in?iltrasi air meteorik ke dalam sistem

     panas bumi

    Penentuan daerah prospek panas bumi sumber berdasarkan beberapa hal, $aitu#

    a Fenomena &ani?estasi

    Permukaan mani?estasi terdiri dari mata air panas, ?umarol, sol?atara, sinter 

    silika , mud pool , kaah dan deposisi hidrotermal, dan sebagain$a

     b Kontrol Struktur 

     Pengaruh jenis dan distribusi batu

    4

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    9/20

    d ?ek 2idrogeologi

    Gambar 1 Sistem Panas 4umi (2ohstein 1, in Dikson and Fanelli +)

    II.2. G%',," P"(" B*,

    Komposisi kimia airan panas bumi sangat berguna untuk memahami keadaan

     baah permukaan 4an$ak mani?estasi permukaan $ang dapat digunakan, misaln$a air 

     panas dan ?umarol 4eberapa airan ini berasal dari reser"oir dan diharapkan dapat

    memberikan gambaran baah permukaan Selain itu, data kimia gas, kimia tanah,

    isotop kimia juga dapat digunakan, di mana metode 9 metode tersebut digabungkan dan

    akan memberikan gambaran baah permukaan $ang lebih jelas

    II.-. M%#+% G%',," A,$

    Dalam metode air geokimia, data $ang digunakan diambil dari mani?estasi

     permukaan air panas Sampel air $ang diambil, dan kemudian dianalisa untuk 

    5

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    10/20

    menentukan kadar anion-kation sampel 4erikut adalah beberapa jenis anion-kation

    $ang sering digunakan untuk menganalisis geokimia air#  /nion# :l, 2:;5, S;+, F, 4r, 0

     Kation# 'a, K, :a, 3i, &g, @b, :s, &n, Fe

    Tingkat anion 9 kation dapat menentukan jenis airan, seperti tipe 9 tipe mata air panas

    II.. M%#+% G%',," G"

    !ntuk mendapatkan data reser"oir $ang lebih lengkap, analisis data gas juga

    diperlukan Data $ang diperoleh dari gas ?umarol $ang men$ediakan in?ormasi tentang

    kondisi reser"oir Dalam analisis geokimia gas, ara pengambilan sampel gas sangat

     penting karena sampel $ang dianalisis baru-baru ini dibebaskan dari oksigen *ika

    sampel $ang diambil terlalu ban$ak adan$a oksigen, maka data $ang akan dianalisis

    tidak akurat

    Gas utama $ang terkandung dalam sistem panas bumi (biasan$a dengan kisaran

    suhu E -57E:) seperti# :; (hampir

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    11/20

    II.!. G%'',," I#3

    0sotop adalah atom dengan jumlah proton $ang sama tetapi sejumlah neutron

    $ang berbeda /da dua jenis isotop, isotop stabil dan isotop tidak stabil (radioakti?)

    0sotop stabil digunakan untuk menentukan proses $ang terjadi selama air H gas naik ke

     permukaan (asal airan) Sedangkan isotop stabil digunakan untuk penanggalan !nsur-

    unsur isotop alami $ang biasa digunakan untuk pen$elidikan panas bumi adalah 2, ;,

    S, dan : Standar 0nternasional $ang telah digunakan untuk rasio isotop adalah Standard

    4erarti Samudera /ir (S&;6) dengan unit per mille (I) (&aAor, 11) 

    Pada kon"ensi di 6ina (/ustria) sepakat baha nilai J untuk 1

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    12/20

    Gradien panas bumi adalah laju perubahan suhu (NT) dengan kedalaman (NO) di

     bumi Dalam ilmu bumi, pengukuran suhu sangat tergantung pada aliran panas () oleh

    hubungan berikut#

    Q = K AT ! "#$

    di mana K adalah ?aktor kondukti"itas termal batuan

    Suhu pada kedalaman dangkal relati? konstan pada 11E : Di Aona permukaan

    hingga kedalaman 1m, nilai gradien ber"ariasi karena pengaruh dari perubahan

    sirkulasi air atmos?er atau tanah Suhu Aona Di baah permukaan hampir selalu

    meningkat dengan kedalamann$a 'ilai gradien panas bumi ber"ariasi tergantung pada

    urutan si?at tektonik dan termal batuan

    Gradien panas bumi $ang tinggi diperoleh pada pengamatan &id ;eani @idge

    (&;@) dan busur kepulauan (di atas E :Hkm) 2al ini disebabkan oleh magma naik 

    ke permukaan Gradien panas bumi $ang rendah biasan$a ditemukan di Aona subduksi,

    sedangkan daerah ekungan tektonik dan sedimen stabil memiliki gradien 17 9 5E

    :Hkm (2ohstein, 1

  • 8/19/2019 PLN Geothermal

    13/20

    BAB III

    METODE PENELITIAN