Pestisida Nabati

  • View
    89

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Penggunaan pestisida nabati serbuk biji mimba untuk pengendalian hama aphis pada tanaman kacang tanah

Text of Pestisida Nabati

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    1/26

    PENGGUNAAN PESTISIDA NABATI SERBUK BIJI MIMBA

    UNTUK MENGENDALIKAN HAMA Aphis craccivora Koch

    PADA KACANG TANAH (Arachis hypogaeaL.)

    Karya Tulis Ilmiah

    Oleh :

    ANGGARAYAN ALAMANDA

    BP.1301322024

    Program Studi Budidaya Tanaman Pangan

    Jurusan Budidaya Tanaman Pangan

    Politeknik Pertanian Universitas Andalas

    2013

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    2/26

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur saya panjatkan kehadirat tuhan Yang Maha Esa yang telah

    melimpahkan rahmat dan karunianya, seiring dengan itu shalawat serta salam

    kepada junjungan kita yaitu Rasulullah SAW, atas ilmu yang diwariskan dan

    salam kepada para sahabat yang meneruskan perjuangan beliau sampai akhir

    zaman.

    Karya tulis ilmiah yang berjudul Penggunaan pestisida nabati serbuk

    biji mimba untuk mengendalikan hama Aphis craccivora Koch pada

    tanaman kacang tanah ini, merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan

    mata kuliah Teknik Penulisan Laporan dan Seminar pada semester I Program

    Studi Budidaya Tanaman Pangan Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Politeknik

    Pertanian Negeri Universitas Andalas.

    Sebagai makhluk yang tak luput dari khilaf dan salah, saya mengharapkan

    kritik serta saran dari saudara/i sekalian demi sempurnanya penulisan Karya Tulis

    Ilmiah ini. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.

    Payakumbuh, 8 November 2013

    Anggarayan Alamanda

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    3/26

    DAFTAR ISI

    Halaman

    KATA PENGANTAR .............................................................................................. i

    DAFTAR ISI ............................................................................................................. ii

    DAFTAR TABEL .................................................................................................... iii

    DAFTAR GAMBAR ................................................................................................ iv

    I. PENDAHULUAN ........................................................................................... 11.1. Latar Belakang ........................................................................................ 1

    1.2. Tujuan ....................................................................................................... 2

    II. TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................. 3

    2.1. Karekteristik tanaman kacang tanah .................................................... 3

    2.2. Morfologi kacang tanah .......................................................................... 4

    2.3. Benih kacang tanah ................................................................................. 9

    2.4. Kutu Aphis ............................................................................................... 11

    2.5. Pestisida nabati ........................................................................................ 12

    2.6. Pemanfaatan biji mimba sebagai pestisida nabati ............................... 13

    III. METODE PENULISAN ................................................................................ 16

    IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ....................................................................... 17

    4.1. Hasil .......................................................................................................... 17

    4.2. Pembahasan ............................................................................................. 19

    V. KESIMPULAN ............................................................................................... 21

    5.1. Kesimpulan ............................................................................................... 21

    5.2. Saran ......................................................................................................... 21

    DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 22

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    4/26

    DAFTAR TABEL

    Nomor

    Halaman

    1. Pengamatan kematian ulat terhadap pestisida nabati........................................ 17

    2. Pengamatan pengaruh pestisida nabati terhadap telur yang menetas ............... 18

    3. Pengaruh pestisida nabati terhadap predator .................................................... 18

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    5/26

    DAFTAR GAMBAR

    Nomor

    Halaman

    1. Pohon mimba .................................................................................................... 13

    2. Buah dan biji mimba ......................................................................................... 14

    3. Pestisida nabati yang siap diguanakan .............................................................. 15

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    6/26

    I. PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Kacang tanah merupakan salah satu komoditi tanaman pangan bernilai

    ekonomis dan strategis dalam upaya meningkatkan pendapatan dan perbaikan gizi

    masyarakat. Pentingnya peran kacang tanah tersebut terlihat dengan semakin

    meningkatnya permintaan didalam negeri dan semakin beragamnya produk-

    produk olahan yang berbahan baku kacang tanah yang dihasilkan oleh industri

    berskala rumah tangga maupun oleh industri sedang dan industri besar.

    Berdasarkan luas pertanaman, kacang tanah menempati urutan keempat

    setelah padi, jagung, dan kedelai. Dari segi produktivitasnya, Indonesia dinilai

    masih rendah, yaitu hanya sekitar 1,0 ton/ha. Tingkat produktivitas hasil yang

    dicapai ini baru separuh dari potensi hasil riil apabila dibandingkan dengan

    Amerika, Cina, Argentina yang sudah mencapai lebih dari 2,0 ton/ha.

    (Adisarwanto, 2001).

    Perbedaan tingka produktivitas ini sebenarnya bukan semata-mata

    disebabkan oleh perbedaan teknologi produksi yang sudah diterapkan petani,

    tetapi juga karena adanya pengaruh faktor hama pada tanaman kacang tanah.

    Masalah besar yang dihadapi petani dalam bidang pengendalian hama

    adalah mahalnya harga pestisida kimia sintetis maupun biologi dan timbulnya

    pencemaran lingkungan akibat penggunaan pestisida kimia sintesis secara

    bijaksana. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis mencoba untuk memberikan

    solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh para petani saat ini yaitu

    dengan menggunakan pestisida nabati.

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    7/26

    1.2. Tujuan

    Tujuan penulisan karya tulis ilmiah adalah (1) melatih mahasiswa dalam

    membuat suatu karya tulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan

    benar sesuai dengan buku Pedoman Penulisan Politeknik Pertanian Universitas

    Andalas dan (2) mempelajari penggunaan pestisida nabati serbuk biji untuk

    mengendalikan hamaAphispada tanaman kacang tanah.

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    8/26

    II. TINJAUAN PUSTAKA

    2.1. Karakteristik Tanaman Kacang Tanah

    2.1.1. Klasifikasi Tanaman Kacang tanah

    Dalam sistem taksonomi atau ilmu penggolongan makhluk hidup,

    klasifikasikacang tanah dalam tata binominal sebagai berikut :

    Kingdom : Plantae

    Divisi : Spermatophyta

    Sub Divisi : Angiospermae

    Kelas : Dicotyledoneae

    Ordo : Leguminales

    Famili : Papilionaceae

    Genus :Arachis hipogeaeL.

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    9/26

    2.2. Morfologi Kacang Tanah

    Bagian-bagian kacang tanah dapat dideskripsikan sebagai berikut.

    2.2.1. Daun

    Daun pertama yang tumbuh adalah kotiledon. Daun pertama tersebut

    terangkat ke atas permukaan tanah selagi biji kacang berkecambah. Daun

    berikutnya merupakan daun tunggal dan berbentuk tunggal. Pada pertumbuhan

    selanjutnya tanaman kacang tanah membentuk daun majemuk bersirip genap,

    terdiri atas empat anak daun dengan tangkai daun agak panjang. Helaian anak

    daun ini beragam : ada yag berbentuk bulat, elips dan agak lancip, tergantung

    varietasnya. Permukaan daun ada yang tidak berbulu dan adayang berbulu. Bulu

    daun ada ang sedikit dan pendek, banyak dan pendek, ataupun banyak dan

    panjang.

    2.2.2. Batang

    Batang tanaman kacang tanah tidak berkau dan berbulu halus, ada yang

    tumbuh menjalar dan ada yang tegak. Tinggi batang rata-rata sekitar 50 cm,

    namun ada yang mencapai 80 cm. Tanaman yang bertipe menjalar tumbuh ke

    segala arah dan dapat mencapai garis tengah 150 cm. Bagian bawah batang

    merupakan tempat menempelnya perakaran tanaman. Batang di atas permukaan

    tanah berfungsi sebagai tempat pijakan catang primer, yang masing-masing dapat

    membentuk cabang sekunder. Tanaman tipe tegak membentuk percabangan antara

    3-6, sedangkan tipe menjalar dapat membentuk 10 cabang primer. Pada cabang

    primer berbeentuk cabang sekunder dan kemudian tumbuh cabang tersier.

  • 5/26/2018 Pestisida Nabati

    10/26

    2.2.3. Akar

    Kacang tanah berakar tunggang yang tumbuh lurus ke dalam tanah hingga

    kedalaman 40 cm. Pada akar tunggang tersebut tumbuh akar cabang dan di ikuti

    oleh akar serabut. Akar kacang berfungsi sebagai penopang berdiriya tanaman

    serta alat penyerap air dan zat-zat hara serta mineral dari dalam tanah. Cabang dan

    akar rambut berperan untuk memperluas permukaan akar guna meningkatkan

    daya serap akar tanaman tersebut. Pada pangkal dan cabang akar tunggang kacang

    tanah biasanya terdapat bintil-bintil bakteri rhizobium yang berperan dalam

    penyerapan nitrogen dari udara bebas.

    Pada varietas bertipe menjalar, terdapat perakaran tanaman yang mun