Perspektif Metode Penelitian Administrasi

  • View
    302

  • Download
    26

Embed Size (px)

Text of Perspektif Metode Penelitian Administrasi

PERSPEKTIF METODE PENELITIAN

METODE PENELITIANCARA ilmiah untuk mendapatkan data yang valid, reliabel, objektif dengan tujuan dan kegunaan tertentu 4 kata kunci: kunci:

Cara

ilmiah Data yang Valid, Reliabel dan Objektif Tujuan kegunaan

Cara ilmiah

Berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciriciri-ciri keilmuan yaitu:

Rasional Didasarkan

pada cara yang masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara yang digunakan

Empiris Dapat

Sistematis; Sistematis; proses yang digunakan mengikuti langkah tertentu yang brsifat logis

Data yang diperoleh melalui penelitian teramati) adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria valid dan reliabel Valid : menunjukkan derajat ketepatan antar data yang sesungguhnya terjadi pada obyek dengan data yang dapat dikumpulkan peneliti Reliabel menunjukkan derajat konsistensi keajegan data dalam interval waktu tertentu

Tujuan penelitianPenemuan Pembuktian pengembangan

Hasil penelitian digunakan untuk Memahami, memecahkan

dan mengantisipasi masalah

Metode penelitian administrasi atau manajemen

Sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan, ditemukan, dibuktikan, dan dikembangkan suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam bidang dala administrsi dan manajemen

Jenis penelitian

METODE TUJUAN 1. Murni 2. terapan 1. Survey 2. Ex Post Facto 3. Eksperimen 4. Naturalistik/ kualitatif 5. Policy research/ kebijakan 6. Action research/ tindakan 7. Evaluasi 8. Sejarah Jenis data dan Analisis TINGKAT EKSPLANASI 1. Deskriptif 2. Komparatif 3. Asosiatif/ hubungan 1. Kuatitatif 2. Kualitatif 3. gabungan

Menurut tingkat eksplanasi

Penelitian deskriptif

Penelitian untuk mengetahui nilai variabel mandiri , baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungakan antara vaariabel satu dengan yang lainnya . Penelitian yang membandingkan Bertujuan mngetahui hubungan antara dua variable atau lebih. Penelitian ini mempunyai tingkat yang tertinggi dibandingkan p. deskriptif dan kompratif. Dengan penelitian ini maka dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala. Pada penelitian minimal ada dua variable yang dihubungkan .

Penelitian komparatif

Penelitian asosiatif/hubungan

Ada tiga bentuk hubungan yaitu:HUBUNGAN SIMETRIS , X TIDAK MEMPENGARUHI Y ATAU SEBALIKNYA X Y

HUBUNGAN KAUSAL/SEBAB AKIBAT, X mempengaruhi Y

X

Y

Hubungan timbal balik X dan Y saling mempengaruhi

X

Y

Jenis penelitian menurut tingkat eksplanasi digunakan sebagai dasar merumuskan judul penelitian

contoh

Penelitian deskriptif Disiplin

kerja PNS pasca otda Profil guru profesional Kesiapan sekolah melaksanakan manajemen berbasis sekolah

contoh

Penelitian komparatif Perbandingan

disiplin kerja PNS dan karyawan

swasta Perbandingan guru yang profesioanal dan tidak profesioanal Perbandingan tingkat kesiapan sekolah negeri dan swasta dalam melaksanakan manajemen berbasis sekolah

contoh

Penelitian asosiatif Pengaruh

kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Hubungan antara tingkat pendidikan dengan kompetensi Pengaruh kompensasi terhadap prestasi kerja pegawai Faktor-faktor yang mempengaruhi Faktormerebaknya penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekolah

Penelitian menurut jenis data dan analisisPada suatu proses penelitian sering hanya terdapat satu jenis data yaitu kuantitatif atau kualitatif saja, tetapi mungkin juga gabungan keduanya. Dalam analisis data juga terdapat 3 macam, yaiitu:

Analisis

data kuantitatif, Kualitatif gabungan

KUALITATIF VS KUANTITATIFData kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, kata, kalimat, skema atau gambar Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan

Data

kualitatif yang diangkakan (skoring) diangkakan (skoring) misalnya pada skala pengukuran Pernyataan/pertanyaan yang memerlukan Pernyataan/ jawaban SS,S,R,TS,STS masing-msing diberi masingskor 5, 4, 3 , 2, 1,

Jenis data penelitiankualitatif

Jenis data Diskrit/nominal ordinal

kuantitatif kontinum

interval

ratio

Data nominal adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara terpisah, digolongsecara diskrit atau kategori Diperoleh dari hasil menghitung Contoh: 1 kelas terdiri dari 10 orang wanita dan 10 orang pria

Data kontinum

Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan ini diperoleh dari hasil pengukuran Data

ordinal adalah data yang berbentuk ranking/peringkAt. Data ini kalau dinyatakan dalam skala, maka jarak satu data dengan data lainnya tidak sama. Contoh:I=99 II=97 III =95 IV=90

Data intervalData interval adalah data yang jarakya sama tetapi tidak mempunyai nilai 0 absolut/mutlak. Walaupun minus (-) tetap ada nilainya (

Contoh : Derajat

termometr

Data ratio

Data ratio adalah data yaang jaraknya sama, dan mempunyai nilai nol mutlak Misalnya : data berat, panjang, volume

Proses penelitian

Penelitain kuantitatif berdasarkakn pada paradigma positisme yang bersifat logicologicohypothecohypotheco-verivikatif dengan berlandaskan pada asumsi mengenai obyek empiris. empiris.I: obyek/fenomena dapat diklasifikasikan menurut sifat, jenis, struktur, bentuk, warna dsb. II: Determinisme (hubungan sebab akibat). Asumsi ini menyatakan bahwa setiap gejala ada yang menyebabkan. III: Suatu gejala tidak akan mengalami perubahan dalam waktu tertentu.

Masalah penelitian Penelitian

yang sistematis diawali dengan sesuatu persoalan Langkah pertama dalam metode ilmiah adalah pengakuan akan adanya kesulitan, hambatan dan masalah yang membingungkan peneliti.

Masalah penelitian Penelitian

tidak dapat dilakukan sebelum sesuatu masalah diidentifikasi, dipikirkan secara tuntas dan dirumuskan dengan baik

SUMBER MASALAH PENELITIAN

TERDAPAT PENYIMPANGAN ANTARA PENGALAMAN DENGAN KENYATAAN TERDAPAT PENYIMPANGAN ANTARA APA YANG DIRENCANAKAN DENGAN KENYATAAN ADA PENGADUAN DEDUKSI DARI TEORI LITERATUR YANG BERKAITAN SUMBER NON PENDIDIKAN ADANYA KOMPETISI

merupakan masalah yang pemecahannya akan memberikan sumbangan kepada bangunan pengetahuan di bidang pendidikan Persoalan yang membawa kita kepada persoalan baru dan penelitian berikutnya Harus merupakan persoalan yang dapat diteliti Harus sesuai dengan peneliti

CONTOH MENGEVALUASI MASALAH PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN

MASALAH Harus sesuai dengan peneliti ?BenarBenar-benar menarik bagi peneliti Berada dalam bidang yang dikuasai oleh peneliti Dapat dilaksanakan dalam situasi dan kondisi di tempat peneliti berada Harus dapat diteliti dan diselesaikan dalam waktu yang tersedia

Merumuskan masalah

Penjabaran persoalan yang baik harus: Menerangkan

dengan jelas apa yang akan diterangkan atau dipecahkan, Membatasi ruang lingkup studi itu pada suatu persoalan khusus

RUMUSAN MASALAH YANG BAIKMASALAH HARUS FEASIBLE HARUS JELAS HARUS SIGNIFIKAN BERSIFAT ETIS

KETEPATAN MEMILIH DAN PEMECAHAN MASALAHKETEPATAN MASALAH-MASALAH

BENAR -MASALAH BENAR -MASALAH SALAH -MASALAH SALAH

KETEPATAN CARA PEMECAHAN MASALAH -CARA PEMECAHAN BENAR -CARA PEMECAHAN SALAH -CARA PEMECAHAN BENAR -CARA PEMECAHAN SALAH

HIPOTESIS

KEGUNAAN HIPOTESIS: Memberikan

penjelasan sementara gejala dan persoalan penelitian Memberikan suatu pernyataan yang langsung dapat diuji dalam penelitian Memberikan arah dalam penelitian Memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan penelitian

Search related