Click here to load reader

PENYESUAIAN DIRI IBU SEBAGAI KEPALA KELUARGA · PDF fileBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan (1) Terjadinya perubahan fungsi dan peran kepala keluarga merupakan tanggung

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENYESUAIAN DIRI IBU SEBAGAI KEPALA KELUARGA · PDF fileBerdasarkan hasil penelitian, dapat...

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    i

    PENYESUAIAN DIRI IBU SEBAGAI KEPALA KELUARGA

    (Studi Kasus di Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali)

    SKRIPSI

    Oleh:

    Yusnita Marlia Suryani

    K8406012

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2010

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    ii

    PENYESUAIAN DIRI IBU SEBAGAI KEPALA KELUARGA

    (Studi Kasus di Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali)

    Oleh:

    Yusnita Marlia Suryani

    K8406012

    SKRIPSI

    Ditulis dan Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Mendapatkan Gelar Sarjana

    Pendidikan Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi Jurusan Pendidikan

    Ilmu Pengetahuan Sosial.

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2010

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    iii

    HALAMAN PERSETUJUAN

    Skripsi ini Telah Disetujui untuk Dipertahankan di Hadapan Tim Penguji

    Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret

    Surakarta.

    Surakarta, Agustus 2010

    Persetujuan Pembimbing

    Pembimbing I Pembimbing II

    Drs. Tentrem Widodo, M.Pd Dra. Hj. Siti Rochani, CH M. Pd

    NIP. 194912211979031001 NIP. 195402131980032001

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    iv

    HALAMAN PENGESAHAN

    Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Fakultas

    Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta dan diterima

    untuk memenuhi persyaratan mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan.

    Pada hari : Jum’at

    Tanggal : 26 Agustus 2010

    Tim Penguji Skripsi:

    Nama Terang Tanda tangan

    Ketua : Drs. H. MH. Sukarno, M. Pd ........................

    Sekretaris : Drs.Suparno, M. Si .......................

    Anggota I : Drs. Tentrem Widodo, M. Pd ………………

    Anggota II : Dra. Hj. Siti Rochani, CH M. Pd ………………

    Disahkan oleh

    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

    Universitas Sebelas Maret

    Dekan,

    Prof. Dr. H. M. Furqon Hidayatullah, M. Pd

    NIP. 19600727 198702 1 001

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    v

    ABSTRAK

    Yusnita Marlia Suryani, K8406012, PENYESUAIAN DIRI IBU SEBAGAI

    KEPALA KELUARGA (Studi Kasus Kelurahan Pulisen, Kecamatan

    Boyolali, Kabupaten Boyolali). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu

    Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2010.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyesuaian diri

    ibu dalam perubahan peran dan fungsi menjadi kepala keluarga.

    Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi

    kasus tunggal terpancang. Sumber data didapat dari informan dan peristiwa,

    dokumen dan arsip, serta studi pustaka. Teknik cuplikan menggunakan purposive.

    Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk

    mencari validitas data menggunakan trianggulasi data dan metode. Teknik analisis

    data menggunakan model analisis interaktif.

    Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan (1) Terjadinya perubahan

    fungsi dan peran kepala keluarga merupakan tanggung jawab ibu sebagai orangtua

    tunggal setelah ketiadaan suami akibat perceraian/ kematian. Membutuhkan waktu dan proses dalam penerimaan akan ketiadaan suami namun dengan adanya

    dorongan yang berasal dari anak-anak dan orang-orang sekitar ibu mampu bangkit

    dan menjalani hidupnya tanpa adanya suami. (2) Terdapat faktor pendorong dan

    penghambat ibu berhasil menyesuaikan diri sebagai kepala keluarga. Faktor

    pendorong: (a) Lingkungan keluarga dan lingkungan sosial yang mendukung ibu

    untuk dapat bangkit dan bertahan dengan situasi yang baru tanpa adanya suami, b)

    Mampu berpikir positif, (c) Memiliki kreativitas, (d) Kemauan untuk berusaha

    menyesuaikan diri, (e) Berserah diri kepada Tuhan. Faktor penghambat: (a) Ibu

    yang memiliki ketergantungan yang tinggi kepada suami (b) Tingkat kepercayaan

    diri yang kurang, (c) Usia yang sudah tidak non produktif. (3) Para ibu sebagai

    kaum perempuan yang kadang dipandang sebelah mata karena perempuan itu

    identik dengan lemah, lembut, emosional, irasional namun dilihat dari kehidupan

    sosial dan ekonomi, ibu dapat bertanggung jawab menjadi tulang punggung

    keluarga dan mengurusi seluruh urusan rumah tangga. Ibu tetap memilih hidup

    sebagai orangtua tunggal untuk mengutamakan kesejahteraan hidup, tanpa

    memiliki keinginan untuk menikah lagi. (4) Dalam fungsi edukasi terhadap anak

    dan fungsi sosial dalam masyarakat, ibu tetap dapat melaksanakan dengan sebaik

    mungkin. Ibu senantiasa menanamkan nilai moral, sosial dan agama sehingga

    anak-anak dapat berkembang dengan baik walaupun tanpa figur seorang ayah,

    serta tetap menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    vi

    ABSTRACT

    Yusnita Marlia Suryani, K8406012, THE ADJUSTMENT OF MOTHER AS

    HOUSE HEAD IN FAMILY (A Case Study in Kelurahan Pulisen,

    Subdistrict Boyolali, Regency Boyolali). Thesis, Surakarta: Teacher Training

    and Education Faculty. Surakarta Sebelas Maret University, 2010.

    This research aims to know the change capability of mother’s role and

    function in a family.

    This research conducted a qualitative approach by used a single embeded

    case study. The data source was obtained from informant and ivent, document and

    archives, as well as library study. The sampling technique was purposive.

    Technique of collecting data were interview, observation, and documentation. In

    order to validate the data, data and method triangulation techniques were used.

    Technique of analyzing data was an interactive analysis model.

    Considering the result of research, it can be concluded that (1) the change

    of household head function and role is woman’s responsibility as single parent

    after her husband absence due to divorce/death. It takes time and process to

    receive the absence of husband but with the motivation from children and people

    surrounding, woman will be able to revive and to undertake her life without

    husband. (2) The supporting and inhibiting factors for woman to adapt as the

    household head. The supporting factors include: (a) family and social environment

    which support the mothers to be able to rise and hold on with the new situation the

    new life without her husband, (b) can think positively give emphaty to here, (c)

    have creativity, (d) willing to adapt, (e) submits to God. The inhibiting factors

    include: (a) woman having high dependency on her husband, (b) less self-

    confidence level, (c) non-productive age. (3) mother as the woman sometimes

    marginalized is identical with weak, gentle, emotional, irrational traits, but if

    viewed from social and economic life, mother is responsible for becoming the

    backbone of family and handling all household function. Mother prefers to live as

    single parent to prioritize the life well-being, without desire to get married

    anymore. (4) in education function to the children and social function within the

    society, mother still can implement them well. Mother always instills the moral,

    social, and religious values so that the children can develop well despite no father

    figure, as well as can maintain the good relations to the society.

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    vii

    MOTTO

    Sukses hidup seorang perempuan, melahirkan sukses hidup keluarganya.

    Dua bekal besar harus dibawanya semenjak kecil. Bekal pendidikan dan segala

    yang memperkaya wawasan, pengetahuan hidup, serta bekal bagaimana

    menguasai tata hidup sehat.

    (Dr. Handrawan Nadesul)

    Kasih Ibu itu seperti lingkaran, tak berawal dan tak berakhir

    Kasih Ibu itu selalu berputar dan senantiasa meluas

    menyentuh dsetiap orang yang ditemuinya, melingkupinya seperti kabut pagi

    menghangatkan seperti mentari siang dan menyelimutinya seperti bintang malam

    (Art Urban)

    Untuk segala sesuatu itu ada masanya, dan Tuhan memberi segala sesuatu

    indah tepat pada waktunya

    (Penulis)

  • perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

    commit to user

    viii

    PERSEMBAHAN

    Dengan segenap rasa syukur kepada Allah Yang

    Maha Baik, skripsi ini saya persembahkan

    kepada:

    1. Untuk Bunda dan Bapak tercinta, atas

    semua usaha, doa, serta kasih sayang

    sehingga saya mampu mewujudkan

    harapannya,

    2. Keluarga dan saudara-saudaraku terkasih

    3. Sahabat-sahabat terbaik pelepas dahaga