19
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pada era global saat ini, setiap organisasi memiliki tantangan dan permasalahan yang semakin ketat serta kompleks. Hal ini disebabkan semakin berkembangnya dunia dengan sumber daya yang semakin kreatif dan inovatif dalam menciptakan suatu organisasi. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk mampu beradaptasi dan cepat tanggap dalam situasi bisnis yang kian cepat berubah (fluktuatif) dan tidak pasti (uncertainty) keberadaannya. Dalam hal ini, organisasi dapat memanfaatkan sumber daya yang ada agar dapat bersaing di lingkungan bisnisnya. Sumber daya yang harus dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik- baiknya adalah sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor pertama dan utama yang dimiliki oleh setiap organisasi untuk meraih keberhasilan di dalam persaingan bisnis masa kini. Perusahaan selalu berusaha agar dapat melakukan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya manusia dengan sebaik mungkin agar terciptanya sumber daya yang berkualitas dan mampu mendorong organisasi untuk mencapai tujuan secara bersamaan. Pada dasaranya, tujuan dari setiap organisasi yaitu mencari dan mencapai profit sebesar-besarnya sehingga pada proses tersebut diperlukan tata kelola yang baik dari pihak organisasi. Jika organisasi tidak mampu untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada, maka organisasi tersebut tidak akan mendapatkan keuntungan serta tidak mampu bersaing di dunia global Tabel 1-1 Kelompok Hasil Industri dengan Nilai Ekspor Terbesar

PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

  • Upload
    others

  • View
    22

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

Pada era global saat ini, setiap organisasi memiliki tantangan dan

permasalahan yang semakin ketat serta kompleks. Hal ini disebabkan semakin

berkembangnya dunia dengan sumber daya yang semakin kreatif dan inovatif dalam

menciptakan suatu organisasi. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk mampu

beradaptasi dan cepat tanggap dalam situasi bisnis yang kian cepat berubah

(fluktuatif) dan tidak pasti (uncertainty) keberadaannya. Dalam hal ini, organisasi

dapat memanfaatkan sumber daya yang ada agar dapat bersaing di lingkungan

bisnisnya. Sumber daya yang harus dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-

baiknya adalah sumber daya manusia (SDM) yang merupakan faktor pertama dan

utama yang dimiliki oleh setiap organisasi untuk meraih keberhasilan di dalam

persaingan bisnis masa kini.

Perusahaan selalu berusaha agar dapat melakukan pengelolaan dan

pemanfaatan sumber daya manusia dengan sebaik mungkin agar terciptanya sumber

daya yang berkualitas dan mampu mendorong organisasi untuk mencapai tujuan

secara bersamaan. Pada dasaranya, tujuan dari setiap organisasi yaitu mencari dan

mencapai profit sebesar-besarnya sehingga pada proses tersebut diperlukan tata

kelola yang baik dari pihak organisasi. Jika organisasi tidak mampu untuk mengelola

dan memanfaatkan sumber daya yang ada, maka organisasi tersebut tidak akan

mendapatkan keuntungan serta tidak mampu bersaing di dunia global

Tabel 1-1 Kelompok Hasil Industri dengan Nilai Ekspor Terbesar

Page 2: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

2

(Sumber: Kementerian Perindustrian Indonesia, 2016.

Url: https://kemenperin.go.id/statistik/peran.php?ekspor=1)

Berdasarkan tabel data di atas telah didapatkan melalui laman web

Kementrian Perindustrian Indonesia, dari sepuluh kelompok hasil industri, industri

kertas dan barang dari kertas berada di urutan ke-9 (sembilan) dari sepuluh sektor

industri dengan nilai ekspor terbesar di Indonesia sebesar 5,07%. Hal ini merupakan

kesempatan emas bagi perusahaan Gramedia Asri Media untuk memperoleh

keuntungan dari hasil ekspor melalui penerbitan dan percetakan buku. Gramedia Asri

Media merupakan anak perusahaan dari Kompas Gramedia yang bergerak pada

industri penyedia jaringan toko buku dari segala sumber yang berada di bawah nama

toko buku Gramedia di beberapa kota di Indonesia dan Malaysia. Perusahaan ini

didirikan pada tahun 1970 tepatnya pada tanggal 2 Februari oleh Bapak Petrus

Kanisius Ojong bersama dengan Bapak Jacob Utama. Toko pertama didirikan di kota

Bandung, Indonesia.

Pada tahun 2002, Gramedia telah berkembang dengan membuka toko baru

dengan total lebih 50 toko yang tersebar di 53 kota di Indonesia. Selain menyediakan

buku – buku, Gramedia juga menyediakan berbagai perlengkapan kantor, sekolah,

olahraga, bahkan menyediakan perlengkapan piknik maupun alat musik.

Tabel 1-2 Delapan Toko Buku Impor Terlengkap

Page 3: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

3

No. Nama Perusahaan Toko Buku Kelompok Industri

1. PT. Gramedia Asri Media Gramedia Publishing and retailing

2. PT GA Tiga Belas Gunung Agung Retail chain and bookshop

3. PT Periplus Bookindo Periplus Retail chain and bookshop

4. Kinokuniya Company Ltd. Kinokuniya Retail chain and bookshop

5. PT Jingga Unggul

Lohjinawi

Paperclip Retail chain and bookshop

6. PT Bisnis Visi 2030 Bukupedia Publishing and retailing

(online)

7. PT Open Trolley Bookstore Open Trolley Retail chain bookshop

8. PT Gratia Prima Indonesia Books &

Beyond

Retail chain bookshop

(Sumber: Miner8.com, 2017. Url: http://miner8.com/id/13625)

Dapat dilihat dari kedelapan perusahaan, toko buku yang masih beroperasi

hingga kini dan masih eksis kehadirannya yakni Gramedia Asri Media, sebab dilansir

dari laman web Miner8.com (2017) Gramedia merupakan perusahaan toko buku

terkenal dibandingkan dengan perusahaan toko buku pesaingnya dikarenakan sudah

dikenal luas terlebih dahulu oleh masyarakat Indonesia. Menurut artikel tersebut,

Toko Gramedia sudah menjadi parameter untuk koleksi buku lokal maupun

internasional.

Perusahaan Gramedia Asri Media memiliki slogan inspiration, performed

yang berarti selalu memberikan inspirasi dengan perubahan inovasi yang mereka

lakukan dan mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui penerbitan dan jaringan

ritel buku di seluruh Indonesia. Perusahaan ini memiliki cita – cita untuk selalu setia

dan melekat pada hati pelanggan yang loyal dengan cara memberikan penawaran

terbaik dengan selalu memperhatikan perkembangan teknologi dan norma serta etika

bisnis yang berlaku dengan memiliki perencanaan pembangunan berkelanjutan yang

baik dan matang yang dapat dilihat dari program – program menarik yang mereka

rancang dengan selalu melibatkan masyarakat dan ekosistem global. Dikutip dari

Kompas.com (2010) Gramedia akan selalu berusaha untuk berekspansi dan

menghidupi kehidupan serta wawasan yang luas dengan api literasinya dengan

mendorong ide, kreativitas, inspirasi, dan inovasi untuk seluruh penjuru Indonesia.

Page 4: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

4

Gramedia memiliki 5 (lima) nilai penting yang harus dimiliki dan diterapkan

karyawannya terhadap perusahaan, yaitu:

1. Caring, merupakan nilai kepedulian terhadap sesama yang harus

dimiliki oleh para karyawan.

2. Credible, merupakan nilai di mana karyawan harus dapat dipercayai

dan diandalkan.

3. Competent, tiap karyawan harus cakap dan terampil di dalam

bidangnya.

4. Competitive, karyawan yang bekerja di Gramedia diharapkan menjadi

yang terunggul.

5. Customer Delight, di mana karyawan dituntut untuk memberikan

pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan sehingga melebihi dari

ekspetasi yang dimiliki pelanggan.

Pada tahun 2020 merupakan pencapaian terbesar yang telah diraih oleh PT

Gramedia Asri Media dikarenakan tepat pada tanggal 2 Februari Gramedia genap

berusia 50 (lima puluh) tahun yang artinya memasuki tahun emas jika diibaratkan

dengan usia pernikahan yang telah menemani kita semua melalui api literasinya yang

dapat mengubah pola pikir dan menambah wawasan kita. Dikutip dari laman web

Kompas.com (2020) Elsa Catriana mengatakan jika Gramedia tidak akan pernah

puas atas apa yang dicapai saat ini dan selalu melakukan ekspansi serta memberikan

pelayanan terbaik untuk memajukan bangsa Indonesia melalui dibukanya gerai baru

di kota – kota yang belum ada gerai Gramedia, kota – kota tersebut antara lain

Padang, Sorong, Bengkulu, dan Sukabumi.

Dilihat dari penjelasan sebelumnya mengenai PT Gramedia Asri Media yang

merupakan toko buku pelopor di Indonesia yang masih eksis keberadaannya bahkan

semakin berkembang setiap tahunnya, untuk itu dalam penelitian kali ini kami

berkesempatan untuk melakukan penelitian di PT Gramedia Asri Media, Kantor

Pusat Jakarta. PT Gramedia Asri Media merupakan salah satu perusahaan buku

terbesar di Indonesia dan sudah memiliki banyak karyawan yang bekerja pada

perusahaan Gramedia, keberhasilan Gramedia hingga saat ini tentu juga tidak luput

dari peran sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya, karena sumber daya

manusia merupakan aset terpenting bagi perusahaan untuk mencapai tujuan

organisasi. Dikarenakan sumber daya manusia merupakan peran dan aset terpenting

bagi kemajuan perusahaan, maka perusahaan harus memikirkan bagaimana cara agar

Page 5: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

5

sumber daya manusia memiliki keterikatan yang tinggi dalam menjalankan tugasnya

dan memiliki semangat lebih untuk dapat memajukan perusahaan seiring dengan

berkembangnya zaman, sehingga employee engagement yang terjadi di perusahaan

tinggi dan berdampak positif atau rasa keterikatan karyawan dengan perusahaan

tinggi dan berdampak positif.

Organisasi dapat mengelola sumber daya manusia yang dimiliki dengan lebih

memperhatikan hubungan dalam pekerjaan serta kebutuhan dalam pekerjaannya

untuk membangun employee engagement yang tinggi dan positif di suatu organisasi.

Employee engagement merupakan keadaan di mana karyawan memiliki komitmen

dan antusias yang tinggi dan positif terhadap pekerjaan yang mereka lakukan untuk

mencapai tujuan dan nilai organisasi. Employee engagement merupakan salah satu

kunci sukses dari organisasi. Pada situasi ini, karyawan lebih memiliki semangat

yang tinggi dalam mengerjakan pekerjaan mereka. Organisasi yang memiliki

employee engagement yang kuat, cenderung dapat bekerja serta memberikan hasil

kerja yang terbaik sesuai dengan kemampuan karyawan itu sendiri.

Salah satu yang menjadi faktor tingkat employee engagement di perusahaan

yaitu lingkungan kerja. Menurut Jagannathan (2014), mendefinisikan bahwa

lingkungan kerja yaitu hal yang berada di sekitar lingkungan tempat karyawan

bekerja dan mampu mempengaruhi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya

yang berdampak pada rasa keterikatan karyawan kepada perusahaan. Akan tetapi,

menurut Aliyah (2017) dan Fitri Astuti (2020), mengatakan bahwa tidak terdapat

pengaruh lingkungan kerja terhadap employee engagement. Suatu perusahaan atau

organisasi yang baik dan memiliki banyak karyawan tentu wajib memperhatikan

kondisi lingkungan kerja dikarenakan hubungan manusia dan lingkungan sekitar

sangatlah berpengaruh bagi kehidupan karyawan yang bekerja di suatu organisasi

atau perusahaan. Begitu pula dengan lingkungan kerja yang sangat berpengaruh pada

berjalannya tugas dan kinerja karyawan perusahaan dalam mencapai suatu tujuan.

Lingkungan kerja yang baik akan memberikan situasi kerja yang aman dan nyaman

bagi karyawan dalam menjalankan kinerjanya sehingga semakin mudah perusahaan

dalam mencapai tujuannya, sebaliknya jika suatu lingkungan kerja buruk maka akan

menimbulkan rasa cemas dan tidak nyaman bagi karyawan dalam menjalankan

kinerjanya sehingga mengakibatkan employee engagement dalam perusahaan lemah

Page 6: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

6

atau bahkan tidak terjadi yang mengakibatkan perusahaan sulit untuk mencapai

tujuannya.

Lingkungan kerja yang mempengaruhi kinerja tidak hanya dapat diukur dan

dilihat melalui kelengkapan dan kenyamanan fasilitas saja, seperti ruangan kerja

yang mendukung, pencahayaan, kebersihan, pertukaran udara, dan lainnya.

Lingkungan kerja juga dapat dipengaruhi oleh faktor non fisik seperti hubungan antar

karyawan, hubungan antara atasan dengan karyawan, hubungan karyawan dengan

para pemangku kepentingan, dan lain sebagainya. Untuk mengetahui mengenai

kondisi lingkungan kerja di tempat kerja, maka kami melakukan survei awal

penelitian. berikut merupakan tabel hasil kuesioner awal mengenai lingkungan kerja

di PT Gramedia Asri Media:

Tabel 1-3 Survei Awal mengenai Lingkungan Kerja

Pernyataan Pilihan Jawaban

Berdasarkan

pandangan dan situasi

anda saat ini, dalam

hal lingkungan kerja,

poin manakah yang

belum efektif dan

optimal di PT

Gramedia Asri

Media?

1 2 3 4

Pencahayaan,

suhu ruang,

sirkulasi, dan

dekorasi.

Keamanan,

sarana, dan

prasarana

kantor.

Hubungan

dengan

atasan.

Hubungan

dengan

rekan kerja.

(Sumber: Pengolahan Data, 2020

Page 7: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

7

Gambar 1-1 Diagram Hasil Lingkungan Kerja Pengolahan Data Kuesioner Awal

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Melalui data survei awal di atas mengenai pernyataan “berdasarkan

pandangan dan situasi anda saat ini, dalam hal lingkungan kerja, poin manakah yang

belum efektif dan optimal di PT Gramedia Asri Media” dari hasil survei tersebut

mengindikasikan bahwa sebanyak 43% dari 65 responden merasa bahwa kondisi

lingkungan kerja yang berkaitan dengan keamanan, sarana, dan prasarana kantor

belum mendukung pekerjaan mereka. Menurut Jagannathan (2014), mengatakan

bahwa lingkungan kerja yang positif dan mendukung, dapat membantu karyawan

terfokus dalam melakukan pekerjaan dan meningkatkan keharmonisan antar individu

yang dianggap sebagai kunci penting dalam keterikatan karyawan. Selain itu,

menurut Naidoo & Martins (2014), menyebutkan bahwa terdapat hubungan

signifikan antara lingkungan kerja dengan keterikatan karyawan yaitu lingkungan

kerja yang baik dan menyenangkan akan meningkatkan motivasi karyawan dan

tingkat keterikatan pada pekerjaannya, menurutnya suasana pekerjaan yang penuh

persaingan sehat dan saling menghargai akan meningkatkan keterikatan karyawan

pada perusahaan tersebut.

Faktor lain yang mempengaruhi employee engagement adalah kompensasi,

sebagian dari organisasi tidak memiliki atau lemah terhadap employee engagement

Page 8: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

8

dikarenakan tidak puas atas besaran kompensasi yang diberikan oleh perusahaan

kepada karyawannya dan kontribusi seorang leader untuk menciptakan lingkungan

kerja yang baik. Akan tetapi, menurut penelitian yang dilakukan oleh Adilah (2016),

Kompensasi tidak memiliki pengaruh terhadap employee engagement. Dikutip dari

Ferdiansyah (2018) mengatakan bahwa employee engagement dan kinerja karyawan

dapat ditingkatkan melalui pemberian kompensasi oleh perusahaan sebagai bentuk

apresiasi kerja yang telah terjadi. Kompensasi yang diberikan dapat berupa gaji,

tunjangan, incentive, dan fasilitas benefit lainnya sehingga dapat meningkatkan

employee engagement pada karyawan di dalam suatu organisasi.

Kompensasi yang baik dan sesuai dapat meningkatkan kinerja karyawan

dalam melakukan pekerjaannya, serta meningkatkan loyalitas karyawan terhadap

organisasi atau perusahaan tempat mereka bekerja. Dengan pemberian kompensasi

yang baik dan sesuai, karyawan akan merasa pekerjaan mereka lebih dihargai dan

antusiasme karyawan dalam bekerja menjadi semakin lebih tinggi karena kompensasi

tersebut. Dengan begitu, employee engagement pada suatu perusahaan dapat

meningkat untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk mengetahui mengenai

kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawannya, maka kami melakukan

survei melalui kuesioner penelitian awal. Berikut hasil tabel survei awal di bawah ini

mengenai kompensasi pada PT Gramedia Asri Media:

Tabel 1-4 Survei Awal mengenai Kompensasi

Pernyataan Pilihan Jawaban

Berdasarkan

pandangan dan situasi

anda saat ini, dalam

hal kompensasi, poin

manakah yang belum

efektif dan optimal di

PT Gramedia Asri

Media?

1 2 3 4

Gaji

pokok/upah.

Bonus dan

insentif

Peluang

promosi

jabatan

Tunjangan

dan jaminan

sosial.

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Page 9: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

9

Gambar 1-2 Diagram Hasil Kompensasi Pengolah Data Kuesioner Awal

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Melalui data survei awal di atas mengenai pernyataan “berdasarkan

pandangan dan situasi anda saat ini, dalam hal kompensasi, poin manakah yang

belum efektif dan optimal di PT Gramedia Asri Media” mengindikasikan bahwa

sebanyak 39% dari 65 responden masih kurang puas dengan tunjangan dan jaminan

sosial yang diberikan oleh perusahaan terhadap kinerja yang telah diberikan

karyawan untuk perusahaan. Menurut Jagannathan (2014) menjelaskan bahwa

kompensasi adalah atribut yang sangat diperlukan bagi karyawan, kompensasi juga

membuat karyawan merasa mempunyai keterikatan yang dapat memotivasi

karyawan yang membuat karyawan merasa berkewajiban dengan tingkat kompensasi

yang lebih tinggi, Hal ini penting bagi sebuah perusahaan untuk memikirkan besaran

kompensasi jika ingin mencapai tingkat keterikatan yang tinggi.

Selain kedua faktor tersebut, terdapat satu faktor lain yang mempengaruhi

employee engagement yaitu teamwork (kerja sama tim). Suatu organisasi akan sulit

mencapai tujuan organisasi apabila sumber daya manusia di organisasi tersebut

memiliki teamwork yang kurang baik, hal ini dikarenakan individu tidak saling

mendukung dan tidak ada koordinasi satu sama lain. Teamwork (kerja sama tim)

dapat meningkatkan komunikasi yang berdampak pada peningkatan keterikatan antar

karyawan di dalam dan di antara bagian – bagian perusahaan (Letsoin & Ratnasari,

[]

[]

[]

[]

[]

[]

[]

[]

Berdasarkan pandangan dan situasi anda saat ini, dalam hal

kompensasi, poin manakah yang belum efektif dan optimal di PT

Gramedia Asri Media?

(65 tanggapan)

Page 10: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

10

2020). Teamwork dalam suatu organisasi dapat berjalan positif apabila individu –

individu di dalamnya memilki komitmen, saling mendukung, membantu satu sama

lain, berkoordinasi, dan saling berkomunikasi dengan baik.

Teamwork dalam organisasi dapat berjalan positif di dalam organisasi apabila

organisasi tersebut mendukung teamwork dalam kinerjanya seperti memberikan

pelatihan kepada teamwork untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan,

menyiapkan sarana dan prasarana tempat kerja yang mendukung, dan memberikan

reward apabila sebuah teamwork berhasil dan sukses dalam mencapai atau melebihi

target. Dengan hal tersebut maka suatu teamwork dapat berjalan dengan baik dan

efektif sehingga menimbulkan rasa keterikatan karyawan terhadap organisasi tempat

ia bekerja. Untuk mengetahui mengenai kondisi teamwork di dalam organisasi, maka

kami juga melakukan survei awal penelitian. Berikut merupakan tabel hasil

kuesioner awal penelitian mengenai teamwork di PT Gramedia Asri Media:

Tabel 1-5 Survei Awal mengenai Kerja Sama

Pernyataan Pilihan Jawaban

Berdasarkan

pandangan dan

situasi anda saat ini,

dalam hal

teamwork, poin

manakah yang

belum efektif dan

optimal di PT

Gramedia Asri

Media?

1 2 3 4

Teamwork

yang

bertanggung

jawab dan

toleransi.

Teamwork

yang dapat

mengendalikan

ego dan

semangat

Teamwork

yang dapat

memberikan

motivasi.

Teamwork

yang saling

bekerjasama.

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Page 11: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

11

Gambar 1-3 Diagram Pengolahan Teamwork Data Kuesioner Awal

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Melalui data survei awal di atas mengenai pernyataan “berdasarkan

pandangan dan situasi anda saat ini, dalam hal teamwork (kerja sama tim), poin

manakah yang belum efektif dan optimal di PT Gramedia Asri Media”

mengindikasikan bahwa sebanyak 46% dari 65 responden merasa kurang efektif dan

optimal pada teamwork yang dapat memberikan motivasi. Karyawan merasa

teamwork yang terjalin di perusahaan kurang memberikan motivasi dalam

melakukan suatu pekerjaan, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi employee

engagement di PT Gramedia Asri Media. Dijelaskan oleh Ferdiansyah (2018)

engagement dapat dilihat dari empat dimensi perilaku, salah satunya adalah

teamwork yang disebutkan bahwa jika karyawan memiliki rekan kerja yang baik,

berkomitmen tinggi terhadap kualitas kerja, berkomitmen terhadap misi dan tujuan

perusahaan, serta pendapat karyawan selalu diperhitungkan. Maka dari itu, hal

tersebut harus diperhatikan dan dipertahankan oleh manajemen organisasi agar dapat

meningkatkan employee engagement di organisasi.

Dari ketiga variabel di atas yaitu lingkungan kerja, kompensasi, dan

teamwork mempunyai pengaruh terhadap employee engagement di PT Gramedia

Asri Media. Dikutip dari Sentoso (2018) mengatakan employee engagement pada

Page 12: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

12

suatu perusahaan atau organisasi merupakan kebutuhan perusahaan untuk mencapai

keberhasilan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Tingkat employee

engagement yang rendah dalam sebuah organisasi dapat menimbulkan hal negatif

yaitu sulitnya suatu organisasi dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan, hal ini

dikarenakan kurangnya rasa keterikatan karyawan terhadap organisasi. Berdasarkan

hasil survei awal yang kami lakukan, berikut merupakan tabel hasil survei awal

mengenai employee engagement di PT Gramedia Asri Media:

Tabel 1-6 Survei Awal Mengenai Keterikatan Karyawan

Pernyataan Pilihan Jawaban

Berdasarkan pandangan

dan situasi anda saat ini,

dalam hal employee

engagement, poin manakah

yang belum efektif dan

optimal di PT Gramedia

Asri Media?

1 2 3 4

Keterikatan

individu

dengan

perusahaan.

Tempat

bekerja

memberikan

energi

positif.

Individu/

karyawan

yang

dilibatkan

dalam

pengambilan

keputusan.

Keterikatan

individu

dengan

pekerjaan

yang

diberikan.

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)

Page 13: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

13

Gambar 1-4 Diagram Hasil Employe Engagement Pengolahan Data Kuesioner Awal

(Sumber: Pengolahan data, 2020)

Berdasarkan data survei awal yang telah didapat mengenai pernyataan

“Berdasarkan pandangan dan situasi anda saat ini, dalam hal employee engagement

(keterikatan karyawan), poin manakah yang belum efektif dan optimal di PT

Gramedia Asri Media.” mengidentifikasikan bahwa 43% dari 65 responden masih

belum efektif dan optimal dengan poin keterikatan individu dengan pekerjaan yang

diberikan oleh perusahaan. Hal ini dijelaskan oleh Sentoso (2018) yang mengatakan

apabila suatu organiasai tidak memiliki karyawan yang berkomitmen untuk

organisasi dan tidak memiliki rasa keterikatan terhadap organisasi tempat ia bekerja,

maka akan mengalami kesulitan dalam menjalankan pekerjaannya dan sulit

memahami manajemen perubahan organisasi. Penting bagi memahami kondisi di

mana individu tetap aktif terlibat dalam operasional perusahaan, karena ini

merupakan hal yang sangat penting untuk kemajuan karyawan dan organisasi.

Berdasarkan permasalahan yang terdapat di perusahaan Gramedia Asri Media, maka

penelitian ini akan membahas lebih lanjut mengenai keterikatan karyawan dengan

judul “Pengaruh Lingkungan Kerja, Kompensasi, dan Teamwork terhadap

Employee Engagement di PT Gramedia Asri Media, Kantor Pusat Jakarta.”

Page 14: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

14

1.2 Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh Lingkungan

Kerja, Kompensasi, dan Teamwork terhadap Employee Engagement di PT Gramedia

Asri Media, Kantor Pusat Jakarta. Hasil penelitian ini akan dikumpulkan dan dibahas

hal – hal yang mempengaruhi situasi dari permasalahan tersebut. Penelitian

dilakukan di PT Gramedia Asri Media yaitu sejak tanggal 3 sampai 30 November

tahun 2020. Populasi penelitian adalah sebanyak 123 karyawan dengan meneliti 3

(tiga) divisi, yaitu: Human Resource, Finance, dan Marketing Communication.

Penelitian dilakukan karena adanya permasalahan pada saat penyebaran survei awal

seperti pada variabel lingkungan kerja, kompensasi, kerja sama tim. Hal tersebut

disebabkan oleh keterikatan karyawan yang lemah terhadap perusahaan PT Gramedia

Asri Media.

Salah satu yang menjadi sasaran perusahaan adalah mencapai tujuan dengan

cara karyawan yang juga merasa terikat terhadap perusahaan di mana tempat mereka

bekerja. Akan tetapi, masih terdapat banyak karyawan yang tidak merasa terpenuhi

dalam kebutuhan lahiriah maupun batin yang justru secara langsung maupun tidak

langsung dapat menurunkan produktivitas karyawan yang berasal dari internal

perusahaan itu sendiri. Oleh sebab itu, dengan meneliti fenomena ini, diharapkan

perusahaan dapat meningkatkan keterikatan karyawan dengan lebih memperhatikan

lingkungan kerja, kompensasi, dan kerja sama tim karyawan yang baik khususnya

pada PT Gramedia Asri Media, Kantor Pusat Jakarta.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif – asosiatif di

mana data yang digunakan yaitu data primer yaitu data dari lapangan dan sekunder

bersumber dari dokumen-dokumen pendukung dan mengumpulkan data dari

kuesioner yang telah disebar secara sampel acak sederhana. Total sampel sebanyak

115 responden melalui perhitungan dengan teknik asumsi klasik dan regresi dengan

aplikasi IBM SPSS 26. Metode bersifat sistematis dan menggunakan model yang

bersifat matematis. Teori yang digunakan serta hipotesa yang diajukan berkaitan

dengan fenomena perusahaan. Time horizon atau waktu yang digunakan dalam

pengambilan sampel data ini adalah cross sectional yang mempelajari objek dalam

satu kurun waktu tertentu dengan kata lain tidak berkesinambungan dalam jangka

waktu panjang.

Page 15: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

15

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah yang telah diidentifikasi di atas, maka penulis dapat

melakuakan rumusan masalah yang difokuskan pada:

1. Seberapa besar pengaruh lingkungan kerja terhadap employee

engagement pada karyawan yang bekerja di PT Gramedia Asri Media,

Kantor Pusat Jakarta?

2. Seberapa besar pengaruh kompensasi terhadap employee engagement

pada karyawan yang bekerja PT Gramedia Asri Media, Kantor Pusat

Jakarta?

3. Seberapa besar pengaruh teamwork terhadap employee engagement pada

karyawan yang bekerja PT Gramedia Asri Media, Kantor Pusat Jakarta?

4. Seberapa besar pengaruh lingkungan kerja, kompensasi, dan teamwork

terhadap employee engagement pada karyawan yang bekerja, PT

Gramedia Asri Media, Kantor Pusat Jakarta?

1.4 Tujuan Penelitian

Secara umum tujuan dari penelitian yaitu, untuk menggambarkan,

membuktikan, mengembangkan, menemukan, dan untuk menciptakan sesuatu.

Tujuan dari penelitian ini, penulis ingin memecahkan permasalahan yang terdapat di

dalam perumusan masalah yang ada, yakni:

1. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja terhadap

employee engagement pada karyawan yang bekerja di PT Gramedia Asri

Media, Kantor Pusat Jakarta.

2. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompensasi terhadap

employee engagement pada karyawan yang bekerja di PT Gramedia Asri

Media, Kantor Pusat Jakarta.

3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh teamwork terhadap employee

engagement pada karyawan yang bekerja di PT Gramedia Asri Media,

Kantor Pusat Jakarta.

4. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja,

kompensasi, dan teamwork terhadap employee engagement pada

karyawan yang bekerja di PT Gramedia Asri Media, Kantor Pusat Jakarta.

Page 16: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

16

1.5 Manfaat Penelitian

Melalui penelitian ini penulis berharap agar penelitian ini dapat bermanfaat

untuk beberapa pihak sebagai berikut:

1. Bagi Perusahaan

Diharapkan dengan adanya penelitian ini, dapat menjadi masukan yang

positif dan bersifat membangun dari saran, evaluasi, dan dapat digunakan

sebagai alat pengambilan keputusan yang tepat berkenaan dengan

lingkungan kerja, kompensasi, dan teamwork terhadap employee

engagement.

2. Bagi Peneliti

Diharapkan hasil dari penelitian ini, dapat menjadi bahan kajian bagi para

peneliti untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang selama ini diperoleh

untuk kemudian diterapkan dalam dunia kerja yang sebenarnya, dapat

mengasah kemampuan analisa dari kasus-kasus yang ada di perusahaan,

mampu berpikir kritis, logis, rasionalis, serta mampu memberikan

informasi kepada perusahaan dan rekan mahasiswa lainnya mengenai

lingkungan kerja, kompensasi, dan teamwork terhadap employee

engagement.

3. Bagi Pembaca

Diharapkan dengan adanya penelitian ini, para pembaca mengetahui

seberapa pengaruhnya lingkungan kerja, kompensasi, dan teamwork

terhadap employee engagement sebagai acuan penelitian selanjutnya.

4. Bagi Universitas

Diharapkan dapat menambah informasi serta sebagai bahan pertimbangan

dan perbandingan untuk menambah wawasan mahasiswa/i secara

keseluruhan sebagai parameter penelitian.

1.6 Penelitian Terdahulu

Tabel 1-7 State of Art

Judul Peneliti Hasil

The effect of Career

Development,

Compensastion, Work

Robianto et al. (2020) Pengembangan karier,

kompensasi, kepuasan

kerja, dan lingkungan

Page 17: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

17

Environment, and Job

Satisfaction on Work

Engagement

kerja memiliki pengaruh

yang positif dan

signifikan terhadap

keterikatan kerja yang

berarti bahwa semakin

tinggi pengembangan

karier, kompensasi,

kepuasan kerja, dan

lingkungan kerja, maka

akan meningkatkan

keterikatan kerja

karyawan.

Testing the effects of

Employee Engagement,

Work Environment, and

Organizational Learning

on Organizational

Commitment

Hanaysha (2016) Keterikatan karyawan

(employee engagement)

mempengaruhi positif

signifikan terhadap

komitmen organisasi.

Ditemui jika area kerja

mempunyai pengaruh

positif yang signifikan

terhadap komitmen

organisasi. Hasil riset ini

menegaskan jika

pembelajaran

organisasional ini

mempunyai pengaruh

positif yang signifikan

terhadap komitmen

organisasi.

The nexus between HRM,

employee engagement

and organizational

performance of federal

Tensay & Singh (2020) Ada hubungan yang

positif serta signifikan

antara sumber daya

manusia, keterikatan

Page 18: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

18

public service

organizations in Ethiopia

karyawan serta kinerja

organisasi.

Pengaruh Employee

Engagement terhadap

Kinerja Karyawan pada

PT TIRTA REJEKI

DEWATA

Handoyo & Setiawan

(2017)

Dari hasil analisa

penelitian menunjukkan

mengenai dimensi faktor

yang mempengaruhi

employee engagement

yaitu work environment,

leadership, team and co –

worker, training and

career development,

compensation,

organizational policies,

dan workplace well-

being, menunjukkan

kategori tinggi dan

mempengaruhi kinerja

karyawan.

Pengaruh Kepemimpinan,

Lingkungan Kerja, dan

Kompensasi terhadap

Kinerja Karyawan

melalui Employee

Engagement pada CV

Perjuangan Steel

Surabaya

F D R Thesiasari et al.

(2019)

Diketahui berdasarkan

hasil penelitian employee

engagement dapat

menjadi mediator yang

berpengaruh terhadap

lingkungan kerja dan

kompensasi. Lingkungan

kerja yang baik dapat

meningkatkan tingkat

keterikatan karyawan

terhadap perusahaan.

Pemberian kompensasi

yang sepadan dan sesuai

dengan harapan karyawan

akan membuat karyawan

Page 19: PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian ) keberadaannya

19

merasa terikat terhadap

perusahaan.

The Effect of Work

Environment Bonuses,

and Organizational Trust

on Employee Engagement

in PT Taspen (Persero)

Simbolon et al. (2018) Lingkungan kerja

memiliki efek positif dan

dapat berpengaruh secara

langsung dan tidak

langsung melalui mediasi

kepercayaan terhadap

emoloyee engagement,

sehingga lingkungan

kerja diperkirakan akan

memperkuat manajemen

karyawan yang dapat

memperkuat keterikatan

karyawan. Memperbaiki

lingkungan kerja akan

berdampak pada

peningkatan employee

engagement dalam

organisasi.

(Sumber: Pengolahan Data, 2020)