PEMANFAATAN BIOFARMAKA

  • View
    49

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pemanfaatan biofarmaka sebagai sumber bahan obat-obatan bagi kesehatan keluarga

Text of PEMANFAATAN BIOFARMAKA

PEMANFAATAN BIOFARMAKA SEBAGAISUMBER BAHAN OBAT-OBATANBAGI KESEHATAN KELUARGA

Prof.Dr. H. M.Natsir Djide, MS, AptDra. Sartini, MSi, Apt

MIKROBIOLOGI FARMASIFAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS HASANUDDIN

Indonesia kaya akan tumbuhan obat termasuk Sulawesi Selatan penuh dengan flora, fauna dan mineral bahan baku untuk OBAT TRADISIONAL Indonesia.

Pengobatan Tradisional dengan menggunakan bahan-bahan dari alam Sudah lama dikenal dan digunakan oleh nenek moyang kita Sebagai contoh candi Borobudur ada relief, KALPATARU tumbuhan lambang kehidupan orang menumbuk/memipis ramuan untuk JAMU, dll.

Di sulawesi Selatan LONTARA, salah satu isinya LONTARA PABBURA. Di dalamnya ada sekumpulan informasi tentang penyakit dan obat yang digunakan semuanya berasal dari ALAM

Pemerintah permenkes No. 179/Men-Kes/1976

Obat Tradisional = Obat Asli Indonesia obat jadi /obat berbungkus yg berasal dari tumbuh-tumbhan, hewan, mineral dan atau sediaan geleniknya atau campuran bahan yg belum mempunyai data klinis dan digunakan sebagai obat berdasarkan atas pengalaman.

Jalur biosintesisProduk metabolit primerProduk metabolit sekunderJalur pentosaEritosa 5-PO4GumCO2MusilagoGlikosidaStreptomisinLigninFenolTaninPeptidaAlkaloidaLemakLilinTerpenaPenisilinTetrasiklinAntrakinonSteroidaGula GlikolisisFosfoenol piruvatPiruvatAsetil CoASiklus TCACO2Protein Asam shikimatAsam AminoAromatikAsam Amino alifatikAsam LemakMalonil Co AIsoprenaSkulalenaKarbohidratCO2

Pengolahan Dan Pemilihan Tanaman ObatHerbal : Tersedia dalam bentuk simplisia ( segar atau kering ) Dapat dikembangkan menjadi bentuk: serbuk, ekstrak yang dikemas dalam bentuk: kapsul, pil, tablet dan instan. Bagian tanaman yg digunakan : akar, rimpang, batang,daun, bunga, buah. penggunaan takaran dari dulu, seperti: 1. Sejari ( 8 cm)2. Sejengkal ( 18 cm)3. Segengam ( 80 g bobot basah)4. Helai ( daun)5. Biji 6. Sendok makan ( 20 ml)7. Sendok teh ( 5 ml )8. Segelas ( 200 ml)9. Secangkir ( 180 ml) Teknik olah tanaman obat agar sari pati dan kandungan senyawa yg berkhasiat di dalam tanaman dapat dimanfatkan dengan baik, maka pengolahannya harus baik: Teknik pengolahan merebus, menyeduh dan membuatnya dlm btk serbuk1. Merebus a. Paling murah penting diperhatikan adalah alat perebus yang digunakan, tdk boleh menggunakan alat dari besi dan aluminiumb. Alat yg digunakan dpt berupa bahan antikarat, tanah liat, kaca atau email.2. Menyeduh a. Prinsipnya sama dgn merebusb. Biasanya digunakan utk bahan berupa bunga dan daun atau serbuk

Pengenalan Beberapa Jenis Tumbuhan Obat Pengenalan tmbuhan obat ini biasanya dilakukan dengan melihat jenis, deskripsi, cara budidaya, habitus, khasiat dan kandungan isinya. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat biasanya digunakan bagian-bagian anatara lain :a. Daun ( folium) b. Akar (radix)c. Bunga ( flos) d. Rimpang (Rhizoma)e. Kayu ( Lignum) f. Buah ( Fructus)g. Kulit Kayu ( Cortex) h. Biji (Semen)i. Umbi ( Bulbus)

1. Tempuyung ( Sonchus arvensis L.)

Yang digunakan daun (Folium) Sonchi Folium. Isinya: isinya : Laktuserol, Mannitol, inositol, silika, kalium, Flavonoid, araksasterolIndikasi: batu saluran kencing ( diuretik), radang usus buntu, hipertensi, bisul, disenteri dll

4. Kumis kucing ( Orthosiphon sp)

Bagian yang digunakan adalah daun Orthosiphonis Folium Isinya: Orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, garam kalium saponin, minyak lemak dan lain-lain.

indikasinya: Infeksi ginjal, diuretik,menghilangkan panas, dll

5. Meniran ( Phyllanthus niruri L)Bagian yang digunakan seluruh bagian tumbuhan (herba), phyllanthi Herba

Isinya: filantin, hipoflantin, kalium, tannin, damar.

Indikasi: anti radang , antipiretik, diuretik, peluruh dahak, peluruh haid, penambah nafsu makan, diare, radang usus, sariawan, hepatitis, nyeri pada waktu kencing ( sistitis), rematik.ESO minum berlebihan disfungsi ereksi

6. Pegagan ( Centella asiatica (L), UrbanBagian yang digunakan : seluruh bagian tumbuhan (herba), Centellae herba ( herba pegagan)Isinya: asiaticosida, thankusid, kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, zat pahit vellerine, tannin, dan lain-lain.Khasiat: tonik, antiinfeksi, antitoksik, antirematik, penghenti pendaraha (hemostatik), antipiretik, sedatif, mempercepat penyembuhan luka, melebarkan pembuluh darah (vasodilator perifer)Indikasinya: radang hati, demam, keputihan, hipertensi, infeksi dan batu saluran kencing, sakit disenteri.Tablet gotu cola

7. Jambu biji ( Psidium guajava, L)Bagian yang digunakan daun dan buah Psidii Flium (daun jambu biji) Psidii Frucus ( buah jambu biji)

Isinya : tannin, minyak atsiri (eugenol), minyak lemak, triterpenoid,

buah: asam amino (triptofan, lisin, Vitamin, A, B1, C, mineral, fosfor, besi, mangan, dll

Khasiat: astrinen , antidiare, peluruh haid, antiradang, hemostatikbuah: antioksidan, -karoten, vit. C8. Daun Wungu ( Graptophyllum pictum (L), Griff.Bagian yang digunakan daun (Folium) Graptophylli Folum

Isinya: Glikosida, steroid, saponin, lendir dan klorofil

Khasiat: peluruh kencing, wasir, pencahar (laksatif), pelembut kulit (emolient)

Indikasinya: Daun: wasir (hemorroid), sembelit ( konstipasi)Bunga: datang haid tidk lancar

9. Mahkota Dewa ( Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.)bagian yang digunakan: buah (Fructus) dan daun Phaleriae Fructus ( buah mahkota dewa) Phaleriae Folium/Kandungan: daun antihistamin, alkaloida saponin dan polifenol.kulit buah: alkaloida, saponi dan flavonodKhasiat: menghilangkan gatal-gatal, anti kanker.Indikasi: disenteri, penyakit kulit Gatal- gatal , kanker. Bijinya beracun, dosis berlebihan sakit kepala kronis, Ibu hamil dilarang menggunakannya.

10. Jambalang ( Syzigium cumini (Linn). Skeels)bagian yang digunakan : kulit kayu dan biji nya Syzigii cumini cortex ( kulit kayu jambalang Syzigii cumini semen (biji jamblang).Kandungan: Minyak atsiri, fenol (methylxanthoxylin), alkaloida (jambosine),asam organik, triterpenoida, resin yg berwarna merah tua, asam elegat dan tannin.Khasiat: menghentikan batuk, diuretik, karmintaif, penurun kadar gula darah ( hipoglikemik), kulit kayunya sebagi peluruh haid.Indikasi: Kencing manis batuk kronik, asma, nyeri lambung , diare.

11. Temu Hitam ( Curcuma aeruginosa Roxb)bagian yang digunakan: Umbi (rhizoma Curcumae aeruginosae Rhizoma (umbi temu hitam).Kandungan: mintak atsiri, tannin, kurkumol kurkumolakton, isokurkumenol, kurmin, demethyoxykurumin, bisdemethyoxy kurkumin.Khasiat: Peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak, menambah nafsu makan, anthelmintik, pembersih darah setelah melahirkan.Indikasi: menambah nafsu makan, melancarkan keluarnya darah kotor, penyakit kulit (kudis, ruam, borok), perut mulas, sariawan, batuk, sesak nafas, cacinganUmbi atau Rimpang Rhizoma Temu hitam12. Temu putih ( Curcuma zedoaria ( Berg.) Rosc.Bagian yang digunakan: Umbi, Rimpang,Rhizoma Zedoariae Rhizoma ( rimpang temu putih).Kandungan: minyak menguap (sesquiterpenen 20 macam komponen curcerenone (zedoarin), curcesen, curcumin, curcumemone, curcumol flavonoid, sulfur, gum, tepung, sedikit lemak, sebagai anti kanker curcuminod yaitu curcumol dan curdione.Khasiat: melancarkan sirkulasi vital energi menghilangkan nyeri, anti kanker, anti radang, tonik pada saluran cerna, peluruh haid, dan karminatif.

Indikasi: nyeri sewaktu haid, tidak datang haid, pembersih darah, pembersih darah setelah melahirkan, memulihkan gangguan pencernaan, pembesaran hati (hematomegali), pembesaran limpa (spenomegali), anti kanker,luka memar.

Umbi / rimpang / Rhizoma Temu putih

13. Temu Lawak ( Curcuma xanthorriza Roxb.)Bagian yang digunakan: Rimpang/ Umbi Curcumae Rhizoma ( Rimpnagn temu lawak)Kandungan: pati, kurkuminoid, minyak atsiri, Khasiat: meningkatkan produksi dan sekesiasam empedu, anti tumor, dll.Indikasi: radang hati, radang ginjal, radang kronis kandung empedu, perut kembung, nafsu makan kurang, demam, pegal linu, sembelit, diare, batu empedu, haid tidak lancar, wasir dn produksi ASI sedikit.Umbi/ Rmpang/Rhizoma Temu Lawak