Click here to load reader

Pedoman Guru Penelaahan Tulisan Suci – Kuasa Firman

  • View
    248

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Pedoman Guru Penelaahan Tulisan Suci – Kuasa Firman

PembelajaranTulisanSuciKuasa FirmanBuku Pedoman Guru

A G A M A 1 1 5

Pembelajaran Tulisan SuciKuasa FirmanBuku Pedoman Guru

Dipersiapkan olehChurch Educational System

Diterbitkan olehGereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir

Salt Lake City, Utah

Agama 115

Edisi revisi

1992, 2001 oleh Intellectual Reserve, Inc.Hak cipta dilindungi Undang-Undang

Dicetak di Indonesia

Persetujuan bahasa Inggris: 5/00Persetujuan penerjemahan: 5/00

Terjemahan dari Scripture StudyThe Power of the Word Teacher ManualIndonesian

Daftar Isi

Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . v

Pelajaran 1 Apakah Tulisan Suci Itu? . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1

Pelajaran 2 Kitab-Kitab Standar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4

Pelajaran 3 Mengapa Mempelajari Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9

Pelajaran 4 Unsur-Unsur Dasar Pembelajaran Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12

Pelajaran 5 Teknik Mempelajari Tulisan Suci Secara Efektif . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 16

Pelajaran 6 Menandai Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 21

Pelajaran 7 Mempelajari Bantuan dalam Tulisan Suci Edisi Orang-Orang Suci Zaman Akhir . . . . . . . 24

Pelajaran 8 Para Nabi Menafsirkan Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27

Pelajaran 9 Menggunakan Tulisan Suci untuk Memahami Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 29

Pelajaran 10 Mempelajari Tulisan Suci Menurut Konteks . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 32

Pelajaran 11 Memahami Perbedaan Antarbudaya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 36

Pelajaran 12 Gaya Sastra Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 40

Pelajaran 13 Penggunaan Perlambangan dalam Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 43

Pelajaran 14 Menggunakan Tulisan Suci untuk Memenuhi Kebutuhan Pribadi . . . . . . . . . . . . . . . . . . 47

Pelajaran 15 Yesus KristusFokus Inti dari Semua Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 51

Lampiran Contoh Lambang-Lambang yang Digunakan dalam Tulisan Suci . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 56

Kepustakaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 60

iii

Pendahuluan

Buku pedoman ini digunakan untuk mengajarAgama 115. Buku pedoman siswa untuk kursus iniadalah kitab-kitab standar Gereja.

Tujuan kursus ini adalah untuk mengajar siswacara membaca dan memahami tulisan suci. Harap-annya adalah agar hal ini dapat mendorong siswamempelajari tulisan suci serta merasa lebih mampubelajar dan menerapkan kebenaran-kebenaran yangterdapat di dalamnya.

Presiden Gordon B. Hinckley menyatakan:Saya bersyukur untuk penekanan pada pemba-

caan tulisan suci. Saya berharap agar bagi Anda halini akan menjadi sesuatu yang jauh lebih dapat di-nikmati daripada sebuah tugas; melainkan, agar ituakan menjadi suatu ikatan kasih dengan firman Allah.Saya berjanji kepada Anda bahwa sewaktu Andamembaca, pikiran Anda akan diterangi dan roh Andaakan diteguhkan. Pada awalnya Anda mungkin me-rasa seolah bosan, namun itu akan berubah menjadipengalaman yang luar biasa dengan gagasan dankata-kata tentang hal-hal yang ilahi (The Lightwithin You, Ensign, Mei 1995, 99).

Buku pedoman guru ini mencakup lima belaspelajaran untuk diajarkan selama satu semester atauseperempat blok. Anda akan perlu memeriksa pela-jaran untuk menentukan berapa banyak waktu yanghendaknya Anda luangkan untuk setiap pelajaran.

Format buku pedoman guru sebagai berikut:

Tujuan PengajaranTujuan pengajaran adalah sebuah pernyataan

singkat yang menyebutkan tujuan pelajaran danapa yang hendaknya dipelajari oleh siswa.

TemaTema merupakan gagasan utama dari setiap

pelajaran.

Gagasan MengajarBagian gagasan mengajar berisi berbagai saran

untuk persiapan pelajaran dan penyajian.

Sumber Belajar TambahanSumber-sumber yang terdaftar menyediakan mate-

ri tambahan untuk membantu Anda agar lebihmemahami tema-tema khusus.

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Materi ini memberikan gagasan-gagasan yangmembantu para siswa memeriksa pelajaran danmenyiapkannya untuk pelajaran yang akan datang.

v

Apakah Tulisan Suci Itu?

Tujuan Pengajaran

Tulisan suci yang standar merupakan kumpulandari wahyu ilahi yang diberikan oleh Tuhan kepa-da para nabi-Nya untuk peneguhan rohani umatmanusia.

Tema

1. Tuhan memberikan uraian tentang tulisan suci.2. Nabi yang hidup memberi kita tulisan suci tam-

bahan.3. Kitab-kitab standar adalah kumpulan tulisan suci

resmi bagi Gereja.4. Tulisan suci menjadi bagian dari kitab-kitab stan-

dar melalui proses kanonisasi.5. Para nabi dapat menyaring tulisan suci.

Gagasan Mengajar

1. Tuhan memberikan uraian tentangtulisan suci.

Bahaslah bersama siswa Ajaran dan Perjanjian68:34 dan 2 Petrus 1:21. Perhatikan penjelasan yangbersifat ajaran oleh Presiden Harold B. Lee:

Dalam wahyu besar lainnya Dia [Tuhan] menje-laskan hal lain yang kita inginkan agar diingat olehOrang-Orang Suci dewasa ini. Ke mana Anda akanpergi untuk mendengarkan dan menemukan apayang Tuhan inginkan agar Anda lakukan saat ini?Tuhan berfirman kembali:

Dan ini merupakan contoh bagi mereka [Diaberbicara sekarang kepada mereka yang adalah parapemimpin Gereja], bahwa mereka harus berbicarasebagaimana mereka digerakkan oleh Roh Kudus.

Dan apa pun yang akan mereka ucapkan bilamanadigerakkan oleh Roh Kudus, akan menjadi ayat suci,akan menjadi kehendak Tuhan, akan menjadi pikiranTuhan, akan menjadi firman Tuhan, akan menjadisuara Tuhan, dan kekuasaan Allah bagi penyelamat-an (A&P 68:34) (dalam Conference Report,Oktober 1973, 167; atau Ensign, Januari 1974, 126).

2. Nabi yang hidup memberi kita tulisansuci tambahan.

Bantulah siswa memahami bahwa tidak di manapun juga dalam Alkitab menyebutkan secara resmibahwa Tuhan tidak bermaksud untuk terus mewah-yukan pikiran dan kehendak-Nya kepada manusia.

Perhatikan jawaban Nabi Joseph Smith terhadappertanyaan mengenai asas ini:

Adakah hal di dalam Alkitab yang memberi Andaalasan untuk memercayai wahyu zaman modern?

Adakah sesuatu yang tidak mewenangkan kitauntuk memercayainya? Jika ada, kita masih, belummenemukannya.

Bukankah kanon Tulisan Suci lengkap?Jika demikian, terdapat ketidaksempurnaan besar

dalam kitab itu, atau itu akan dikatakan demikian(Teachings of the Prophet Joseph Smith, 121).

Untuk wawasan lebih lanjut, evaluasilah Wahyu22:1819; Ibrani 1:12; 2 Timotius 3:16; TJS terhadapLukas 16:16; Amos 3:7. Bahaslah Pasal-Pasal Kepercayaan ke-9 untukmembantu siswa memahami pentingnya nabi yanghidup. Sebagai bukti pentingnya seorang nabi, me-rujuklah pada Joseph SmithPenglihatan mengenaiKerajaan Selestial dan Joseph F. SmithPenglihatanmengenai Penebusan Orang yang Telah Mati sertaPernyataan Resmi 2. Pernyataan berikut dapat dibahas:

Presiden J. Reuben Clark Jr., yang saat itu Penasihatdalam Presidensi Utama mengatakan: Hanya Presi-den Gereja yang memiliki hak menerima wahyubagi Gereja, baik yang baru maupun perbaikan, atauuntuk memberikan wewenang dalam menafsirkantulisan suci yang akan mengikat di Gereja, ataumengubah dalam cara apa pun ajaran-ajaran yangada di Gereja. Dia adalah satu-satunya juru bicaraAllah di bumi (When Are the Writings, 12). Baca, tandai, dan bahaslah Ajaran dan Perjanjian1:14, 24, 38; 21:15.

3. Kitab-kitab standar adalah kumpulantulisan suci resmi bagi Gereja.

Tanpa memerinci setiap kitab, jelaskan bahwakitab-kitab standar Gereja terdiri dari Alkitab, KitabMormon, Ajaran dan Perjanjian, serta Mutiara yangSangat Berharga. Perlihatkan pentingnya kitab standar tersebut dankegunaannya dalam setiap aspek kehidupan. Ilustrasiyang bermanfaat dapat diambil dari olahraga, ilmupengetahuan, dan industri. Dengan menggunakan satu atau kedua pernyataandari Penatua Harold B. Lee, yang saat itu adalahanggota Kuorum Dua Belas, bahaslah mengapatulisan suci disebut kitab-kitab standar:

Bagaimana kita mengukur apakah ajaran seseo-rang itu benar atau salah? Jika ada orang mengajar di

1

Pelajaran 1

luar dari apa yang diajarkan tulisan suci, kita dapatmenempatkannya sebagai spekulasi kecuali seseorangyang memiliki hak untuk mendatangkan ajaran baruapa punyaitu seseorang yang memegang kunci-kuncinabi, pelihat, dan pewahyu yang memimpindi tempat tinggi itu. Dan tidak ada orang lain. Jika adaorang yang mengira bahwa dia dapat mendatangkanapa yang menurutnya ajaran baru, Anda dapat me-ngetahui bahwa itu murni idenya dan Anda menye-but hal semacam itu terlepas dari jabatannya diGereja. Jika itu bertentangan dengan sesuatu yangada di dalam tulisan suci, Anda dapat mengatakandengan segera bahwa hal itu salah. Itulah sebabnyakita menyebut tulisan suci sebagai empat Kitab Stan-dar Gereja. Itu merupakan kitab standar melalui ma-na kita mengukur semua ajaran dan jika ada yangdiajarkan yang bertentangan dengan yang ada dalamtulisan suci, itu salah (Viewpoint of a Giant, 6).

Semua yang kita ajarkan dalam Gereja ini harusberlandaskan pada ajaran-ajaran dalam tulisan suci.Kita harus memilih teks-teks kita dari tulisan suci. Jikakita ingin mengukur kebenaran, kita harus mengu-kur kebenaran tersebut melalui empat kitab standarGereja. Jika kebenaran itu tidak ditemukan dalamempat kitab standar, kita dapat berasumsi bahwakebenaran itu adalah spekulasi belaka. Itu adalahpendapat pribadi perorangan, atau dengan kata lainjika kebenaran itu bertentangan dengan kebenaranyang ada dalam tulisan suci, itu tidak benar. Inilahstandar yang dengannya Anda mengukur semuakebenaran (Using the Scripture in Our ChurchAssignments, Improvement Era, Januari 1969, 13).

4. Tulisan suci menjadi bagian dari kitab-kitab standar melalui proses kanonisasi.

Jelaskan arti kanon, dan uraikan proses melaluimana tulisan suci dikanonisasi.

Bahasa Inggris, kata kanon awalnya berasal darisebuah kata bahasa Yunani yang berarti sebuah kayuuntuk menguji kelurusan, dan sekarang digunakanuntuk mengindikasi pengumpulan resmi kitab kudusyang digunakan oleh pengikut sejati Kristus.

Dalam Gereja, kanon merujuk pada kumpulan res-mi kitab-kitab tulisan suci, yang dikenal sebagai kitab-kitab standar, biasanya diadopsi dan diterima olehGereja dan dianggap terkait erat dengan para anggotadalam hal iman dan ajaran.

Prosesnya diilustrasikan melalui tindakan yangdiambil dalam konferensi umum bulan April 1976,di bawah pengarahan Presiden N. Eldon Tanner,dua wahyu ditambahkan pada Mutiara yang SangatBerharga. Memimpin urusan konferensi, PresidenTanner mengatakan:

Presiden Kimball telah meminta saya untukmembacakan pernyataan yang amat penting untukdimintakan dukungan dari Anda.

Dalam sebuah pertemuan Dewan PresidensiUtama dan Kuorum Dua Belas Rasul yang diadakan

di Bait Suci Salt Lake pada tanggal 25 Mei 1976,persetujuan diberikan untuk menambahkan padaMutiara yang Sangat Berharga dua wahyu berikut:

Pertama, penglihatan tentang kerajaan selestialyang diberikan kepada Joseph Smith ; dan kedua,penglihatan yang diberikan kepada PresidenJoseph F. Smith yang memperlihatkan kunjung-an Tuhan Yesus Kristus ke dunia roh .

Diusulkan agar kita mendukung dan menyetujuitindakan ini dan mengadopsi wahyu-wahyu ini se-bagai bagian dari kitab-kitab standar Gereja YesusKristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir.

Yang setuju mohon menyatakannya. Yang tidaksetuju mohon menyatakannya dengan cara yang sa-ma (dalam Conference Report, April 1976, 29; atauEnsign, Mei 1976, 19). Pada tahun 1979 kedua wahyuini disertakan dalam Ajaran dan Perjanjian dan men-jadi bagian Joseph SmithPenglihatan mengenaiKerajaan Selestial serta Joseph F. SmithPenglihatanmengenai Penebusan Orang yang Telah Mati.

5. Para nabi dapat menyaring tulisan suci. Bahaslah pernyataan berikut:

Penatua Boyd K. Packer, anggota Kuorum DuaBelas Rasul, menjelaskan:

Tentu saja ada perubahan dan perbaikan. Siapapun yang telah melakukan bahkan riset terbatas me-ngetahui hal itu. Apabila diperiksa dengan benar,perbaikan-perbaikan semacam itu menjadi kesaksianbagi, bukan menentang, kebenaran kitab tersebut.

Nabi Joseph Smith adalah seorang pemuda petaniyang tidak berpendidikan. Dengan membaca sejum-lah surat aslinya pada masa itu akan terlihat keti-daksempurnaannya dalam ejaan dan tata bahasaserta ungkapan.

Wahyu-wahyu yang datang melalui dirinya dalambentuk perbaikan sastra benar-benar suatu mukjizat.Penyempurnaan itu akan terus memperkuat rasahormat saya bagi wahyu-wahyu tersebut.

Sekarang, saya menambahkan dengan penekan-an bahwa perubahan-perubahan semacam itu padadasarnya merupakan perbaikan dalam hal tata ba-hasa, ungkapan, pemberian tanda baca, penjelasan.Tidak ada hal mendasar yang telah diubah (dalamConference Report, April 1974, 137; atau Ensign,Mei 1974, 94).

Penatua Bruce R. McConkie, yang saat itu adalahanggota Kuorum Dua Belas Rasul, mengajarkan:Sejak zaman kelegaan pertama umat Tuhan sudahmembuat kumpulan firman tulisan suci dari merekayang ditunjuk untuk memimpin Gereja dan mener-bitkan kumpulan-kumpulan ini sebagai tulisan suciyang sah dan resmi. Semuanya harus diterima dandipercayai oleh semua orang yang menyebut dirinyaOrang Suci. Namun wahyu-wahyu, penglihatan-penglihatan, nubuat-nubuat, dan narasi-narasi dipi-lih serta diterbitkan untuk digunakan secara resmioleh karenanya terkait erat dengan umat dalam

2

pengertian khusus dan istimewa. Itu menjadi bagiandari kitab-kitab standar Gereja. Itu menjadi standardan alat pengukur, melalui mana ajaran dan prosedurditetapkan (A New Commandment: Save Thyselfand Thy Kindred, Ensign, Agustus 1976, 7).

Sumber Belajar Tambahan

Tidak ada yang disarankan.

PembelajaranSiswa yang Disarankan

Dalam persiapan untuk pelajaran berikutnya,mintalah siswa menuliskan satu atau dua kontribusiunik yang bersifat ajaran dari masing-masing kitabstandar.

3

Kitab-Kitab Standar

4

Pelajaran 2

Tujuan Pengajaran

Setiap kitab standar menyediakan kontribusi yangunik bagi kumpulan tulisan suci yang dikanonisasi.

Tema

1. Alkitab adalah kumpulan dari catatan tulisan sucikuno tentang umat Israel yang tinggal di TimurTengah.

2. Kitab Mormon merupakan catatan tentangurusan-urusan Allah dengan sisa umat Israeldi Amerika kuno.

3. Ajaran dan Perjanjian merupakan kumpulantulisan suci modern.

4. Mutiara yang Sangat Berharga merupakan kum-pulan tulisan kenabian yang berkaitan denganberbagai masa kelegaan.

Gagasan Mengajar

1. Alkitab adalah kumpulan catatan tulisansuci kuno tentang umat Israel yang tinggaldi Timur Tengah.

Pengetahuan tentang arti kata Alkitab akan mem-bantu siswa mengetahui bagaimana Alkitab muncul.Mintalah definisi dari para siswa, kemudian bagikanwawasan berikut dari Penatua James E. Talmage, yangsaat itu adalah anggota Kuorum Dua Belas Rasul:

Dalam penggunaannya saat ini, istilah Kitab Sucimenunjukkan kumpulan tulisan-tulisan suci yangdisebut sebagai Tulisan Suci Ibrani, berisi kisah ten-tang urusan-urusan Allah dengan keluarga manusia;dimana kisah itu dibatasi secara keseluruhan, kecua-li untuk peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum airbah, sampai ke belahan barat. Kata Alkitab, meskipunberbentuk tunggal, mewakili bahasa Inggris daribentuk jamak bahasa Yunani, Biblia, yang arti se-sungguhnya ialah kitab-kitab . Perlu diperhatikanbahwa gagasan tentang kumpulan kitab-kitab me-nonjol dalam semua penggunaan di zaman dahuluterhadap kata Alkitab; tulisan suci, sebagaimanaadanya, terdiri dari tulisan-tulisan khusus dari ba-nyak penulis, secara luas dipisahkan menurut zaman;dan, dari keselarasan dan persatuan yang ada dalamproduksi yang berbeda ini, bukti kuat akan keasli-annya dapat dikemukakan (Articles of Faith, 237). Guide to the Scriptures menyediakan banyak infor-masi mengenai tampilnya Alkitab (Bible, 2930).Mintalah siswa merujuk pada Guide to the Scriptures

mereka dan menjawab pertanyaan-pertanyaanberikut:

1. Berapa lama dibutuhkan bagi Alkitab untukkeberadaanya?

2. Apa saja perbedaan antara Perjanjian Lama danPerjanjian Baru?

3. Apakah arti perjanjian?4. Apakah pembagian utama dalam Perjanjian Lama? Bagilah siswa menjadi kelompok-kelompok danmintalah setiap kelompok membuat sebuah daftartentang kontribusi Alkitab. Baca dan bahaslah pernyataan berikut dari PresidenEzra Taft Benson:

Saya menyukai Alkitab, Perjanjian Lama dan Baru.Itu sumber kebenaran besar. Itu mengajarkan kepadakita tentang kehidupan dan pelayanan Tuhan. Darihalaman-halamannya kita belajar tentang tanganAllah dalam memimpin urusan-urusan umat-Nyasejak permulaan sejarah bumi. Akan sulit untukmeremehkan dampak Alkitab dalam sejarah dunia.Halaman-halamannya telah memberkati kehidupangenerasi-generasi .

Kitab yang kudus dan suci itu sangat bernilaibagi anak-anak manusia. Kenyataannya, sebuah pasaldari Alkitab itulah yang mengilhami Nabi JosephSmith untuk pergi ke hutan kudus di dekat rumahnyadan berlutut dalam doa. Yang terjadi kemudian ada-lah penglihatan mulia yang memulai pemulihankegenapan Injil Yesus Kristus di bumi. Penglihatan itujuga mengawali proses tampilnya tulisan suci baruuntuk berdampingan dengan Alkitab dalam mem-berikan kesaksian kepada dunia yang jahat bahwaYesus adalah Kristus dan bahwa Allah hidup sertamengasihi anak-anak-Nya dan masih terlibat eratdengan keselamatan dan permuliaan mereka (dalamConference Report, Oktober 1986, 100101; atauEnsign, November 1986, 78).

2. Kitab Mormon merupakan catatan tentangurusan-urusan Allah dengan sisa umatIsrael di Amerika kuno.

Periksalah halaman pengantar Kitab Mormon.Halaman-halaman ini mencakup halaman judul,informati tentang asal usul Kitab Mormon, dan kesak-sian dari para saksi. Anda juga akan menemukaninformasi mengenai lemping-lemping yang berbedayang menjadikan Kitab Mormon. Bagikan wawasan berikut dari Presiden Gordon B.Hinckley mengenai Kitab Mormon:

Seruannya seabadi kebenaran, seuniversal umatmanusia. Itu adalah satu-satunya kitab yang di dalamhalaman-halamannya berisi janji bahwa melalui

5

kuasa ilahi pembaca dapat mengetahui kebenarannyadengan pasti.

Asal usulnya menakjubkan; ketika kisah tentangasal usulnya pertama kali diceritakan kepada orangyang tidak mengenalnya, itu nyaris tak dapat diper-caya. Namun kitab itu ada di sini untuk dirasakandan dipegang serta dibaca. Tidak seorang pun dapatmenyangkal kehadirannya.

Semua upaya untuk menceritakan asal usulnya,selain kisah yang diberikan oleh Joseph Smith, telahmenunjukkan kurangnya keabsahannya. Itu catatantentang bangsa Amerika kuno. Itu adalah tulisan sucidari Dunia Baru, sepasti Alkitab adalah tulisan sucidari Dunia Lama .

Kisahnya merupakan sejarah tentang bangsa-bangsa yang telah lama punah. Namun uraiannyamengenai masalah-masalah masyarakat zaman seka-rang, sehangat koran pagi dan jauh lebih jelas, teril-hami, dan mengilhami mengenai solusi terhadapmasalah-masalah tersebut.

Setahu saya tidak ada tulisan lain yang menyatakandengan sedemikian jelas akibat-akibat tragis terhadapmasyarakat yang mengikuti jalan yang bertentangandengan perintah-perintah Allah .

Tidak ada kesaksian tertulis lainnya yang sedemi-kian jelas untuk menggambarkan kenyataan bahwaketika manusia dan bangsa-bangsa hidup dalam takutakan Allah dan dalam kepatuhan terhadap perintah-perintah-Nya, mereka makmur dan tumbuh, namunketika mereka mengabaikan Dia dan firman-Nya,maka datanglah suatu kehancuran, kecuali tertawanoleh kebenaran, yang menuntun pada ketidakberda-yaan dan kematian. Kitab Mormon merupakan pe-nguatan bagi Amsal Perjanjian Lama, Kebenaranmeninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah nodabangsa (Amsal 14:34).

Sementara Kitab Mormon berbicara dengan keku-atan mengenai masalah-masalah yang memengaruhimasyarakat modern kita, pesan-pesannya yang luarbiasa dan menyentuh merupakan kesaksian, yangkuat dan benar, bahwa Yesus adalah Kristus, Mesiasyang dijanjikan. Kitab itu memberikan kesaksiantentang Dia yang berjalan di jalan-jalan berdebu diPalestina sambil menyembuhkan yang sakit danmengajarkan ajaran keselamatan; yang mati di atassalib Kalvari; yang pada hari ketiga bangkit dari ku-bur, menampakkan diri kepada banyak orang; danyang, sebagai makhluk yang telah bangkit, mengun-jungi orang-orang di Belahan Bagian Barat (ThePower of Book of Mormon, Ensign, Juni 1988, 45). Kitab Mormon sangat penting bagi anggota GerejaYesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir.Presiden Ezra Taft Benson meminta agar para ang-gota Gereja menjadikan tulisan suci ini sebagai fokusutama dari pembelajaran mereka. Bagikan tiga alasanberikut yang Presiden Benson berikan tentang meng-apa Orang Suci Zaman Akhir hendaknya terusmempelajari kitab ini di sepanjang kehidupan mereka:

Pertama bahwa Kitab Mormon adalah batu kunciagama kita. Ini merupakan pernyataan Nabi JosephSmith. Dia bersaksi bahwa Kitab Mormon adalahkitab yang paling benar dari kitab mana pun yangada di bumi, dan merupakan batu kunci agama kita(History of the Church, 4:461). Batu penjuru adalah batuutama dalam sebuah lengkungan. Itu menahan semuabatu lainnya di tempatnya, dan jika dipindahkan,lengkungan itu akan runtuh.

Ada tiga cara dimana Kitab Mormon merupakanbatu kunci agama kita. Itu batu kunci dalamkesaksian kita terhadap Kristus. Itu batu kunci dariajaran kita. Itu batu kunci dari kesaksian.

Kitab Mormon adalah batu kunci dalam kesaksiankita terhadap Yesus Kristus, dan Diri-Nya Sendiriadalah batu kunci dari setiap hal yang kita lakukan.Itu memberi kesaksian tentang kenyataan-Nya de-ngan kuasa dan kejelasan. Tidak seperti Alkitab,yang diwariskan turun-temurun dari para peniru,penerjemah, dan agamawan korup yang merusakteksnya, Kitab Mormon datang dari penulis kepadapembaca hanya dalam satu langkah terjemahan yangdiilhami. Oleh karenanya, kesaksiannya tentangTuhan jelas, murni, dan penuh kuasa. Namun kitabitu bersaksi bahkan lebih banyak. Kebanyakan daridunia Kristen dewasa ini menolak keilahian Juruse-lamat. Mereka mempertanyakan kelahiran-Nya yangmenakjubkan, kehidupan-Nya yang sempurna, dankenyataan kebangkitan-Nya yang mulia. KitabMormon mengajar dengan istilah-istilah yang jelasdan tanpa keliru mengenai kebenaran dari semuanya.Kitab itu juga menyediakan penjelasan paling lengkapmengenai ajaran Kurban Tebusan. Sungguh, kitabyang diilhami secara ilahi ini merupakan batu kuncidalam memberikan kesaksian kepada dunia bahwaYesus adalah Kristus (lihat halaman judul KitabMormon).

Kitab Mormon juga adalah batu kunci dari ajaranKebangkitan . Tuhan Sendiri telah menyatakanbahwa Kitab Mormon berisi kegenapan Injil YesusKristus (A&P 20:9). Itu tidak berarti kitab tersebutberisi semua ajaran, semua doktrin yang pernah di-wahyukan. Tetapi, itu artinya bahwa di dalam KitabMormon kita akan menemukan kegenapan dariajaran-ajaran tersebut yang diperlukan bagi kesela-matan kita. Dan ajaran-ajaran itu diajarkan denganjelas dan sederhana sehingga bahkan anak-anak kecildapat belajar langkah-langkah keselamatan dan per-muliaan. Kitab Mormon menawarkan banyak halsehingga meluaskan pemahaman kita tentang ajaran-ajaran keselamatan. Tanpanya, banyak dari apa yangdiajarkan dalam tulisan suci lain tidak akan sedemi-kian jelas dan berharga.

Akhirnya, Kitab Mormon adalah batu kunci darikesaksian. Sama seperti lengkungan runtuh jika batukunci itu dipindahkan, demikian pula seluruh Gerejaberdiri atau jatuh bergantung dari kebenaran KitabMormon .

Alasan besar kedua mengapa kita harus menjadikanKitab Mormon sebagai fokus utama pembelajarankita adalah bahwa kitab itu ditulis bagi zaman kita.Bangsa Nefi tidak pernah memiliki kitab itu; begitujuga dengan bangsa Laman di zaman dahulu. Kitabitu ditujukan bagi kita. Mormon menulis menjelangakhir peradaban bangsa Nefi. Dengan ilham dariAllah, yang melihat segala sesuatu sejak permulaan,dia meringkas catatan berabad-abad, dengan memi-lih kisah, ceramah, dan peristiwa yang akan palingbermanfaat bagi kita.

Setiap penulis utama Kitab Mormon bersaksi bah-wa dia menulis untuk generasi masa datang .

Seandainya mereka melihat zaman kita dan me-milih hal-hal yang akan paling berguna bagi kita, itubukan bagaimana kita seharusnya mempelajari KitabMormon? Kita hendaknya segera bertanya pada dirisendiri, Mengapa Tuhan mengilhami Mormon (atauMoroni atau Alma) untuk menyertakan hal itu dalamcatatannya? Apa pelajaran yang dapat saya pelajaridari kitab itu untuk membantu saya hidup di zamandan abad ini?

Ada contoh demi contoh tentang bagaimana per-tanyaan itu akan dijawab. Misalnya, dalam KitabMormon kita menemukan pola untuk mempersiap-kan diri bagi Kedatangan Kedua. Bagian utama darikitab itu berpusat pada beberapa dekade sesaat se-belum kedatangan Kristus di Amerika. Denganmempelajari periode waktu tersebut secara seksama,kita dapat menentukan mengapa beberapa orangdihancurkan dalam penghakiman mengerikan yangmendahului kedatangan-Nya dan apa yang menye-babkan beberapa orang lainnya tetap berada di baitsuci di negeri Bountiful serta mencucukkan tanganmereka ke dalam luka-luka di tangan dan kaki-Nya.

Dari Kitab Mormon kita belajar tentang bagaimanapara murid Kristus hidup di zaman peperangan.Dari Kitab Mormon kita melihat kejahatan dari ge-rombolan rahasia tergambar dalam kenyataan yangterperinci dan mengerikan. Dalam Kitab Mormon kitamenemukan pelajaran-pelajaran untuk mengatasipenganiayaan dan kemurtadan. Kita belajar banyaktentang cara melakukan pekerjaan misionaris. Danlebih dari itu, kita melihat dalam Kitab Mormon ba-haya materialisme dan memusatkan hati kita padahal-hal duniawi. Dapatkah seseorang meragukanbahwa kitab ini ditujukan bagi kita dan bahwa didalamnya kita menemukan kuasa yang lebih besar,penghiburan yang lebih besar, dan perlindunganyang lebih besar?

Alasan ketiga mengapa Kitab Mormon sedemikianberharga bagi Orang-Orang Suci Zaman Akhir dibe-rikan dalam pernyataan serupa oleh Nabi JosephSmith yang disebutkan sebelumnya. Dia mengata-kan, Saya mengatakan kepada saudara-saudarasekalian bahwa Kitab Mormon adalah kitab yangpaling benar dari kitab mana pun yang ada di bumi,dan merupakan batu kunci agama kita, dan seseo-rang akan berada lebih dekat kepada Allah dengan

mematuhi ajaran-ajarannya, daripada kitab lainnyamana pun (History of the Church, 4:461). Itulah ketigaalasan untuk mempelajari kitab tersebut. Itu mem-bantu kita datang lebih dekat kepada Allah. Adakahsesuatu di dalam hati kita yang merindukan untukdatang lebih dekat kepada Allah, untuk mejadi lebihseperti Dia dalam kehidupan kita sehari-hari, untukmerasakan kehadiran-Nya bersama kita secara terus-menerus? Jika demikian, maka Kitab Mormon akanmembantu kita melakukannya lebih daripada kitablain mana pun.

Kitab Mormon tidak hanya mengajarkan kepadakita kebenaran, meskipun memang demikian adanya.Kitab Mormon tidak hanya memberikan kesaksiantentang Kristus, meskipun juga memang demikianadanya. Namun masih ada lagi. Ada kuasa di dalamkitab itu yang akan mulai mengalir ke dalam kehi-dupan Anda pada saat Anda memulai suatu pembe-lajaran yang serius terhadap kitab itu. Anda akanmenemukan kuasa yang lebih besar untuk menolakgodaan. Anda akan menemukan kuasa untuk meng-hindari tipu muslihat. Anda akan menemukan kuasauntuk berada di jalan yang lurus dan sempit. Tulisansuci disebut firman tentang kehidupan (A&P 84:85),dan tidak ada yang lebih benar selain Kitab Mormon.Ketika Anda mulai lapar dan haus akan firman terse-but, Anda akan menemukan kehidupan dalam kelim-pahan yang lebih besar (dalam Conference Report,Oktober 1986, 46; atau Ensign, November 1986, 57). Presiden Benson menyebutkan bahwa setiap penu-lis utama dalam Kitab Mormon menulis bagi generasimasa datang. Merujuklah pada tulisan suci berikutini untuk wawasan lebih lanjut: 2 Nefi 25:21; Yakub1:3; Enos 1:1516; Yarom 1:2; Mormon 7:1; 8:3435.

3. Ajaran dan Perjanjian merupakankumpulan tulisan suci modern.

Mintalah siswa membaca pengantar yang terdapatdi awal Ajaran dan Perjanjian, serta membahaspertanyaan-pertanyaan berikut ini:

1. Apakah Ajaran dan Perjanjian itu?2. Ditujukan kepada siapakah kitab itu?3. Mengapa Ajaran dan Perjanjian unik?4. Suara siapakah yang terdengar di sepanjang

wahyu-wahyu dalam Ajaran dan Perjanjian?5. Kondisi-kondisi apa saja yang menuntun datang-

nya Ajaran dan Perjanjian?6. Apa saja ajaran penting dari Ajaran dan Perjanjian?7. Kesaksian siapakah yang terdapat dalam kata

pengantar? Bahaslah pernyataan berikut dari PresidenGordon B. Hinckley:

Ajaran dan Perjanjian adalah unik di antara kitab-kitab tulisan suci lainnya. Kitab itu adalah dasar dariGereja .

Ajaran dan Perjanjian merupakan perantara bagipernyataan-pernyataan Tuhan kepada umat-Nya.

6

Berbagai masalah yang kitab itu atasi sungguh luarbiasa. Kitab itu mencakup asas-asas dan prosedur-prosedur mengenai pemerintahan Gereja. Aturan-aturan kesehatan yang unik dan luar biasa, denganjanji-janji baik jasmani maupun rohani, ditetapkan.Perjanjian imamat kekal diuraikan dalam suatu carayang tidak dapat ditemukan dalam kitab lain manapun. Hak istimewa dan berkat-berkatserta batasandan kesempatandari tiga tingkat kemuliaan diu-mumkan, berdasarkan pada pernyataan singkatPaulus tentang kemuliaan matahari, bulan, dan bin-tang. Pertobatan dimaklumkan dalam bahasa yangjelas dan meyakinkan. Model pembaptisan yangbenar diberikan. Sifat Tubuh Ketuhanan, yang mem-bingungkan para teolog selama berabad-abad, diu-raikan dalam bahasan yang dapat dipahami olehsemua orang. Hukum Tuhan tentang keuangan diu-mumkan, dengan memerintahkan bagaimana danauntuk pengoperasian Gereja seharusnya diperolehdan dikeluarkan. Pekerjaan bagi orang yang telahmeninggal diwahyukan untuk memberkati paraputra dan putri Allah dari semua generasi .

Saya menyukai bahasa kitab ini. Saya menyukaisifat kata-katanya. Saya mengagumi kejelasan dankekuatan pernyataan-pernyataannya, penjelasan-penjelasannya yang bersifat ajaran dan janji-janjikenabiannya .

Adalah kesaksian saya, yang ditulis dengan ke-khidmatan dan penghargaan yang besar, bahwa kitabyang luar biasa ini, yang menangani begitu banyakmasalah tentang minat dan keprihatinan bagi kita,menetapkan tata tertib serta kehendak Allah bagigenerasi ini. Adalah kesempatan kita untuk memba-canya, merenungkannya, serta menikmati kata-katanasihat dan janjinya (The Order and Will of God,Ensign, Januari 1989, 25). Bahaslah kata pengantar Tuhan, dalam Ajarandan Perjanjian bagian 1, dan lampiran, bagian 133.Kenalilah beberapa tema penting dalam Ajaran danPerjanjian dari dua bagian ini. Bagikan pernyataan berikut dari Presiden Ezra TaftBenson:

Tidak termasuk kesaksian bagi Kitab Mormon,Ajaran dan Perjanjian adalah benar-benar kesaksiandan bukti luar paling besar yang kita miliki dariTuhan bahwa Kitab Mormon adalah benar .

Ajaran dan Perjanjian merupakan jalinan ikatanantara Kitab Mormon dan pekerjaan yang berkesi-nambungan tentang Pemulihan melalui Nabi JosephSmith dan para penerusnya.

Dalam Ajaran dan Perjanjian kita belajar tentangpekerjaan bait suci, keluarga kekal, tingkat kemuliaan,organisasi Gereja, dan banyak lagi kebenaran besarlainnya tentang Pemulihan .

Ajaran dan Perjanjian membawa manusia ke-pada kerajaan Kristus, yaitu Gereja Yesus Kristusdari Orang-orang Suci Zaman Akhir, satu-satunyagereja yang benar dan hidup di atas segenap permu-kaan bumi [A&P 1:30]. Saya tahu itu.

Kitab Mormon adalah batu kunci agama kita, danAjaran dan Perjanjian adalah batu tudung, denganwahyu zaman akhir yang berkesinambungan (dalamConference Report, April 1987, 105; atau Ensign, Mei1987, 83). Bahaslah bagaimana Ajaran dan Perjanjian adalahbatu tudung agama kita.

4. Mutiara yang Sangat Berharga merupakankumpulan tulisan kenabian yang berkaitandengan berbagai masa kelegaan.

Mintalah anggota kelas merujuk pada pengantardi awal Mutiara yang Sangat Berharga, kemudianajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Apa peran yang Penatua Franklin D. Richardsmainkan dalam mendatangkan kitab standar ini?

2. Kapan Mutiara yang Sangat Berharga menjadi sa-lah satu kitab standar Gereja?

3. Apa kitab-kitab atau kutipan-kutipan yangberbeda yang terdapat dalam Mutiara yangSangat Berharga?

Tulis dan bahaslah beberapa kontribusi yang di-buat oleh Mutiara yang Sangat Berharga bagi pema-haman kita terhadap Injil. Perhatikan contoh-contohberikut ini:

1. Informasi mengenai Setan dan macam apa dia itu2. Rencana keselamatan sebagaimana diwahyukan

kepada Adam3. Sifat dan susunan alam semesta4. Penglihatan Pertama Nabi Joseph Smith5. Kedatangan Kedua Juruselamat

Sumber Belajar Tambahan

Lenet H. Read, How the Bible Came to Be, Ensign,Januari 1982, 3642; Februari 1982, 3237; Maret 1982,1418; April 1982, 4248; sejarah dan perkembanganPerjanjian Lama dan Baru. Doctrine and Covenants Student Manual (Religion324 and 325), 12. James R. Clark, Our Pearl of Great Price: FromMission Pamphlet to Standard Work, Ensign, Agus-tus 1976, 1217; sejarah singkat tentang tampilnyaMutiara yang Sangat Berharga. Boyd K. Packer, dalam Conference Report,MaretApril 1990, 4751; atau Ensign, Mei 1990,3638; pentingnya kitab-kitab standar dan apa yangdapat dipelajari darinya. Boyd K. Packer, dalam Conference Report, April1986, 7377; atau Ensign, Mei 1986, 5961; KitabMormon, pentingnya kitab itu, dan bagaimana indi-vidu dapat memenuhi syarat untuk mengetahuibahwa itu benar.

7

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Pelajaran ini berisi banyak pertanyaan mengenaiasal usul dan pentingnya kitab-kitab standar. Andadapat menggunakannya sebagai ulasan terhadappelajaran ini. Dalam persiapan untuk pelajaran berikutnya, im-baulah siswa untuk mempelajari kitab-kitab standarsetiap hari. Pernyataan berikut dari Penatua Bruce R.McConkie, yang saat itu adalah anggota Kuorum DuaBelas Rasul, dapat bermanfaat dalam mengimbau sis-wa untuk membaca tulisan suci:

Sekarang di zaman kita, kita memiliki kitab-kitabstandar Gereja. Kita memiliki Alkitab, Kitab Mormon,Ajaran dan Perjanjian, dan Mutiara yang Sangat

Berharga. Dalam empat kitab ini terdapat 1.579 pasal.Saya pikir tidaklah terlalu berlebihan untuk menga-takan bahwa kita dapat dengan kesederhanaan, haridemi hari, secara konsisten, membaca tiga pasal darisalah satu kitab-kitab standar ini; dan jika kita mengi-kuti jalan itu, kita akan membaca semua Injil kurangdari sebulan. Kita akan membaca seluruh PerjanjianBaru dalam tiga bulan. Kita akan membaca PerjanjianLama dalam sepuluh bulan, dan seluruh Alkitab da-lam tiga belas bulan. Kita akan menyelesaikan KitabMormon dalam dua atau tiga bulan, Ajaran dan Per-janjian dalam satu bulan setengah, serta Mutiara yangSangat Berharga dalam lima hari. Dilakukan bersama,kita akan membaca seluruh kitab standar dalam ku-rang dari delapan bulan dan siap untuk memulainyalagi (dalam Conference Report, Oktober 1959, 51).

8

MengapaMempelajari Tulisan Suci

9

Pelajaran 3

Tujuan Pengajaran

Pembelajaran tulisan suci yang teratur mendatangkanbanyak berkat.

Tema

1. Tulisan suci menyediakan banyak tujuan bagi umatmanusia.

2. Tulisan suci menjanjikan berkat-berkat besar ke-pada mereka yang mengikuti ajaran-ajaran yangterdapat di dalamnya.

3. Para nabi dari masa kelegaan ini menjelaskan ba-nyak manfaat yang datang kepada mereka yangmempelajari dan mengasihi tulisan suci.

4. Melalui pembelajaran tulisan suci para siswa dapatmendengarkan suara Tuhan.

Gagasan Mengajar

1. Tulisan suci menyediakan banyak tujuanbagi umat manusia.

Kajilah bagian Guide to the Scriptures yang berju-dul Value of the scriptures (hlm. 221). Mintalahsiswa membuat daftar berbagai alasan mengapaanggota Gereja hendaknya membaca dan mempela-jari tulisan suci.

2. Tulisan suci menjanjikan berkat-berkatbesar kepada mereka yang mengikutiajaran-ajaran yang terdapat di dalamnya.

Buatlah lembar kerja dengan rujukan tulisan suciberikut di atasnya, dan mintalah siswa mencari pasal-pasal dan meringkas berkat-berkat yang dijanjikanyang berkaitan dengan pembelajaran tulisan suci yangdisebutkan dalam pasal-pasal tersebut. Kemudianmintalah siswa menandai dan menjelaskan pasal-pasal itu jika mereka mau. Tekankan bahwa Tuhanmenepati janji-janji-Nya (lihat A&P 1:3738; 82:10).

1. Yosua 1:82. Mazmur 119:1053. Lukas 24:27324. 1 Nefi 1:125. 1 Nefi 15:246. 2 Nefi 32:37. Yakub 2:88. Alma 17:29. Helaman 15:78

10. Ajaran dan Perjanjian 11:2122

3. Para nabi dari masa kelegaan inimenjelaskan banyak manfaat yangdatang kepada mereka yang mempelajaridan mengasihi tulisan suci.

Periksalah bersama siswa ajaran-ajaran berikut inidari para nabi berkaitan dengan berkat-berkat yangdiperoleh dari pembelajaran yang tekun terhadapfirman Allah. Anda dapat memilih untuk membuatselebaran yang mencatat pasal-pasal pilihan untukpembahasan.

Presiden Ezra Taft Benson mengatakan: Lebihdari zaman apa pun dalam sejarah kita, brother dansister, kita memiliki kebutuhan untuk kerohanianyang lebih besar. Cara untuk mengembangkan kero-hanian yang lebih besar adalah dengan bergiranghati dalam firman Kristus sebagaimana diwahyukandalam tulisan suci (dalam Conference Report, April1984, 7; atau Ensign, Mei 1984, 7).

Presiden Spencer W. Kimball mengatakan: Tahun-tahun telah mengajar saya bahwa jika kita mau de-ngan penuh semangat mengejar gol pribadi yangberharga ini [yaitu mempelajari tulisan suci] dalamsikap penuh tekad dan kesadaran, kita sesungguhnyaakan menemukan jawaban bagi masalah-masalahkita dan kedamaian di dalam hati kita. Kita akanmerasakan Roh Kudus memperluas pemahamankita, menemukan wawasan baru, melihat pola yangdiungkapkan dari semua tulisan suci; dan ajaran-ajaran Tuhan akan datang sehingga lebih bermaknabagi kita daripada yang mungkin pernah kita pikir-kan. Sebagai akibatnya, kita akan menerima kebijak-sanaan yang lebih besar yang dapat membimbingkita dan keluarga kita, agar kita dapat melayani se-bagai terang serta sumber kekuatan bagi teman-temannonanggota kita yang kepadanya kita memiliki ke-wajiban untuk membagikan Injil (Always a ConvertChurch, Ensign, September 1975, 23).

Presiden Kimball juga mengajarkan: Saya mene-mukan bahwa ketika saya bersikap sembrono dalamhubungan saya dengan keilahian dan ketika tam-paknya tidak ada telinga ilahi yang mendengarkandan tidak ada suara ilahi berbicara, bahwa saya me-rasa jauh, jauh sekali. Jika saya membenamkan dirisendiri dalam tulisan suci jarak dipersempit dan ke-rohanian datang kembali. Saya mendapati diri sayamengasihi lebih dalam mereka yang harus saya kasihidengan segenap hati, pikiran, daya, dan kekuatansaya, serta lebih mengasihi mereka, saya mendapatilebih mudah untuk mematuhi nasihat mereka(Teachings of Spencer W. Kimball, 135).

Penatua Bruce R. McConkie, yang saat itu adalahanggota Kuorum Dua Belas, mengatakan:

Saya pikir bahwa orang yang mempelajari tulisansuci mendapat dimensi bagi kehidupan mereka yangorang lain tidak dapatkan dan itu tidak dapat diper-oleh dalam cara apa pun kecuali dengan mempelajaritulisan suci.

Ada peningkatan iman dan hasrat untuk melaku-kan apa yang benar dan perasaan akan ilham danpemahaman yang datang kepada orang-orang yangmempelajari tulisan suciyang secara khusus berartiKitab-Kitab Standardan yang merenungkan asas-asasnya, yang tidak dapat datang dalam cara lainapa pun (dalam David Croft, Spare Times Rareto Apostle, Church News, 24 Januari 1976, 4).

Nabi Joseph Smith mengatakan: Saya menga-takan kepada saudara-saudara sekalian bahwa Ki-tab Mormon adalah kitab yang paling benar darikitab mana pun yang ada di bumi, dan merupakanbatu kunci agama kita, dan seseorang akan beradalebih dekat kepada Allah dengan mematuhi ajaran-ajarannya, daripada kitab lain mana pun (Historyof the Church, 4:461).

Presiden Marion G. Romney, yang saat itu adalahPenasihat dalam Presidensi Utama, bersaksi: Sayamerasa yakin bahwa seandainya, di dalam rumah kita,orang tua mau membaca Kitab Mormon dengan doayang sungguh-sungguh dan secara rutin, baik merekasendiri maupun bersama anak-anak mereka, roh darikitab yang luar biasa itu akan datang untuk mengisirumah kita dan semua orang yang tinggal di dalam-nya. Roh kekhidmatan akan meningkat; rasa salingmenghormati dan memerhatikan akan tumbuh. Rohpertentangan akan pergi. Orang tua akan menasihatianak-anak mereka dalam kasih dan kebijaksanaanyang lebih besar. Anak-anak akan lebih menanggapidan taat pada nasihat orang tua mereka. Kebajikanakan meningkat. Iman, harapan, dan kasih amalkasih murni Kristusakan bersemayam di dalamrumah dan kehidupan kita, yang mendatangkandalam kesadaran mereka kedamaian, sukacita, dankebahagiaan (dalam Conference Report, April 1980,90; atau Ensign, Mei 1980, 67).

Penatua Joseph Fielding Smith, yang saat ituanggota Kuorum Dua Belas Rasul, mengatakan:Sekarang ingatlah, brother dan sister, jika Andamenghargai firman Tuhan, jika Anda mempelajariwahyu-wahyu ini, bukan hanya yang terdapat dalamAjaran dan Perjanjian, namun juga yang terdapatdalam semua kitab standar Gereja, dan Anda mema-tuhi perintah-perintah yang terdapat di dalamnya,Anda tidak akan tertipu di masa yang sukar ini, na-mun Anda akan memiliki roh memperbedakan danAnda akan mengetahui kebenaran serta akan me-ngetahui kesalahan, karena Anda akan memilikikuasa untuk mengetahui roh-roh manusia danmemahami Roh Tuhan (dalam Conference Report,Oktober 1931, 1718).

Presiden Joseph F. Smith mengajarkan: Yangmenjadi ciri khas ilham dan keilahian Tulisan Sucilebih dari segalanya adalah roh yang dengannya halitu dituliskan serta kekayaan rohani yang dibawanyakepada mereka yang dengan setia dan sungguh-sungguh membacanya. Sikap kita terhadap TulisanSuci, karenanya, haruslah selaras dengan tujuan untukmana tulisan tersebut dituliskan. Tulisan suci dimak-sudkan untuk memperluas anugerah rohani manusiadan mengungkapkan serta memperkuat ikatan hu-bungan antara dia dan Allahnya. Alkitab, sepertiKitab-Kitab Suci lainnya, agar dapat dihargai haruslahdipelajari oleh mereka yang secara rohani patuh danyang mencari kebenaran rohani (Reason and theScriptures, Juvenile Instructor, April 1912, 204).

4. Melalui pembelajaran tulisan suci parasiswa dapat mendengarkan suara Tuhan.

Baca dan bahaslah Ajaran dan Perjanjian 18:3436.Merujuk pada pasal ini, Penatua S. Dilworth Young,yang saat itu anggota Tujuh Puluh, menjelaskan:Ketika saya membaca sebuah ayat saya mende-ngar suara Tuhan juga membaca firman-Nya, apabilasaya mendengar melalui Roh (dalam ConferenceReport, April 1963, 74).

Kisah berikut ini dari Penatua Carlos E. Asay, yangsaat itu adalah anggota Tujuh Puluh, dapat mem-bantu Anda membuat penerapan akan asas ini:

Beberapa tahun yang lalu saya mengawasi seorangremaja putra yang menghadapi kesulitan dalammemahami dan menghargai tugas gerejanya. Sayaberusaha sangat keras untuk menekankan pentingnyatugas-tugasnya. Saya juga meminta rasa humornya.Percakapan tampaknya memberi sedikit dampak ke-pada pendengar saya. Akhirnya, setelah perjuanganbatin, saya bertanya: Apa yang diperlukan untukmeyakinkan Anda bahwa Anda harus berhasildalam memenuhi pemanggilan Anda? Dia diam saja.Jadi saya menambahkan: Apakah Anda menungguuntuk melihat semak yang menyala? Menerima kun-jungan malaikat? Atau mendengar suara langsungdari surga?

Jawabannya langsung: Itulah yang saya perlukan.Saya perlu mendengar suara Allah.

Awalnya saya mempertanyakan apakah remajaputra ini serius. Tetapi, tatapan di wajahnya dan nadasuaranya meyakinkan saya bahwa dia serius. Lalusaya mengajaknya untuk membaca tulisan suci inidengan saya: Dan Aku, Yesus Kristus, Tuhanmu danAllahmu telah mengucapkannya.

Kata-kata ini bukan berasal dari manusia ataupunseseorang, melainkan dari-Ku. Oleh karena itu, kamuakan bersaksi bahwa kata-kata itu berasal dari Akudan bukan dari manusia.

Karena suara-Kulah yang mengucapkannya kepa-damu; karena kata-kata itu diberikan oleh Roh-Kukepadamu dan oleh kuasa-Ku kepadamu dan olehkuasa-Ku kamu dapat membaca kata-kata itu yang

10

seorang kepada yang lain, dan kecuali oleh kuasa-Kukamu tidak dapat memilikinya;

Oleh karena itu kamu dapat bersaksi bahwa kamutelah mendengar suara-Ku dan mengetahui kata-kata-Ku (A&P 18:3336).

Teman saya mulai memahami bahwa tulisan suciadalah kehendak, pikiran, perkataan, dan suaraTuhan (lihat A&P 68:4).

Saya mengimbau remaja putra itu untuk bersandarpada Allah melalui tulisan suci. Saya meminta agardia menjadikan pembelajaran tulisan sucinya setiaphari sebagai wawancara pribadi dengan Tuhan. Dansaya membuat janji bahwa dia akan menemukan tu-juan serta antusiasme bagi pemanggilannyajika diasetia dalam pembacaan dan perenungannya terhadaptulisan suci (dalam Conference Report, Oktober1978, 7879; atau Ensign, November 1978, 5253).

Sumber Belajar Tambahan

Howard W. Hunter, dalam Conference Report,Oktober 1979, 9193; atau Ensign, November 1979,6465; berkat-berkat dari pembelajaran tulisan sucisetiap hari. Ezra Taft Benson, The Power of the Word, Ensign,Mei 1986, 7982; berkat-berkat yang datang kepadamereka yang membenamkan diri mereka dalamtulisan suci.

Spencer W. Kimball, How Rare a PossessionThe Scriptures, Ensign, Juli 1985, 25; mengapaOrang-Orang Suci Zaman Akhir hendaknya mem-pelajari tulisan suci. Robert J. Matthews, What Do the Scriptures Sayabout the Scriptures? Ensign, Mei 1973, 2224; apayang dikatakan para penulis tulisan suci mengenainilai, tujuan, dan manfaat tulisan suci. Hold to the Rod, presentasi video 6, All That WillHear (34:24); peran pembelajaran tulisan suci dalammenerima wahyu pribadimendengarkan suaraTuhan. Hold to the Rod, presentasi video 11, A Lampunto My Feet (32:20); bagaimana tulisan suci digu-nakan untuk menyediakan arahan dalam kehidupan. Hold to the Rod, presentasi video 12, Look toGod and Live (40:30); tulisan suci sebagai alat un-tuk membantu siswa memiliki pengetahuan tentangAllah.

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Mintalah siswa untuk secara pribadi menguraikanbeberapa gol untuk pembelajaran tulisan suci merekaberdasarkan pada janji-janji yang diberikan dariTuhan kepada mereka yang mempelajari tulisan suci.

11

Unsur-Unsur DasarPembelajaran Tulisan Suci

12

Pelajaran 4

Tujuan Pengajaran

Dengan belajar dan berdoa, tulisan suci dapat dipa-hami melalui kuasa Roh Kudus.

Tema

1. Tulisan suci adalah sumber dasar bagi pembe-lajaran.

2. Mencari Roh dalam mempelajari tulisan suci.3. Berdoa untuk memohon pemahaman dan belajar

untuk mendengarkan jawaban Tuhan4. Penting untuk menyelidiki tulisan suci dengan

tekun untuk memahaminya.5. Merenung dan bermeditasi merupakan bagian

penting dari pembelajaran tulisan suci yangberhasil.

Gagasan Mengajar

1. Tulisan suci adalah sumber dasar bagipembelajaran.

Baca dan bahaslah pernyataan berikut ini:

Presiden Ezra Taft Benson mengatakan: Selaluingatlah, tidak ada pengganti yang memuaskan bagitulisan suci dan perkataan para nabi yang hidup.Tulisan suci seharusnya menjadi sumber asli Anda.Baca dan renungkan lebih banyak apa yang telahTuhan katakan, dan tentang apa yang kitab lainnyatelah tulis mengenai yang Tuhan katakan (The GospelTeacher, 5).

Presiden Marion G. Romney, yang saat itu adalahPenasihat dalam Presidensi Utama, mengatakan:Saya tidak tahu banyak mengenai Injil daripada yangtelah saya pelajari dari kitab-kitab standar. Ketikasaya minum dari mata air saya suka mengambil airyang keluar dari tanah, bukan dari sungai setelahternak berjalan di dalamnya . Saya menghargaipenafsiran orang lain, namun jika itu menyangkutInjil kita hendaknya membiasakan diri dengan apayang Tuhan katakan dan kita harus membacanya(ceramah tanpa judul pada pertemuan koordinatorCES, 13 April 1973, 4).

Presiden Gordon B. Hinckley mengatakan:Pembacaan tulisan suci kita, bagi saya, bukanlahpada ilmu pengetahuan. Melainkan, itu merupakanhubungan kasih dengan pekerjaan Tuhan dan paranabinya .

Saya tidak mencemaskan diri saya sendiri denganmembaca panjang lebar komentar kitab yang diran-cang untuk meluaskan pada akhirnya terhadap apayang terdapat dalam tulisan suci. Tetapi, saya lebihsuka memfokuskan pembelajaran saya pada sumberitu, merasakan air yang murni dari dasar kebenaranfirman Allah sebagaimana Dia memberikannya dansebagaimana firman itu dicatat dalam kitab-kitab yangkita terima sebagai tulisan suci . Melalui pembacaantulisan suci, kita dapat memperoleh kepastian akanRoh bahwa apa yang kita baca berasal dari Allahuntuk pencerahan, berkat, dan sukacita anak-anak-Nya (Feasting upon the Scriptures, Ensign,Desember 1985, 45).

2. Mencari Roh dalam mempelajari tulisansuci.

Tulisan suci dapat dipahami hanya dengan ban-tuan dari Allah melalui Roh-Nya. Rasul Paulus de-ngan jelas memahami asas ini dan mengajarkannyakepada Orang-Orang Suci Korintus. Kajilah analisis1 Korintus 2:910 (terdapat di halaman berikutnya)bersama siswa Anda dan bantulah mereka mema-hami bagaimana Roh penting dalam memperolehpemahaman yang benar terhadap tulisan suci. Bantulah siswa memahami perlunya menemukanpikiran dan kehendak Tuhan sewaktu mereka mem-pelajari tulisan suci. Bagikan kepada mereka kunciuntuk melakukan ini, sebagaimana yang dijelaskanoleh Penatua Bruce R. McConkie, yang saat itu adalahanggota Kuorum Dua Belas Rasul:

Tulisan suci berasal dari Allah melalui kuasa RohKudus. Tulisan suci bukan berasal dari manusia. Itumemiliki arti sebagaimana yang Roh Kudus pikirkan.Untuk menafsirkannya, kita harus diterangi dengankuasa Roh Kudus (2 Petrus 1:2021). Diperlukanseorang nabi untuk memahami nabi, dan setiapanggota Gereja yang setia hendaknya memiliki ke-saksian tentang Yesus yaitu roh nubuat (Wahyu19:10). Perkataan Yesaya, Nefi berkata, jelasbagi mereka semua yang dipenuhi dengan rohnubuat (2 Nefi 25:4). Ini adalah inti sari dari semuamasalah dan akhir bagi semua perdebatan dimanamenemukan pikiran dan kehendak Tuhan dipriha-tinkan (Ten Keys to Understanding Isaiah, Ensign,Oktober 1973, 83). Bantulah siswa memahami bahwa kelayakanpribadi adalah prasyarat agar Roh Tuhan menyertaimereka sewaktu mereka belajar. Mintalah merekamerujuk pada Helaman 4:24. Perhatikan dampak Roh Tuhan yang dapat dimi-liki dalam pembelajaran tulisan suci pribadi dengan

13

mengkaji bersama para siswa pengalaman yang di-miliki Joseph Smith dan Oliver Cowdery, yang ter-catat dalam Joseph Smith 2:7274.

3. Berdoa memohon pemahaman dan belajaruntuk mendengarkan jawaban Tuhan

Doa harus menjadi bagian dari pembelajaran tu-lisan suci kita jika kita ingin memahami hal-hal dariAllah. Bahaslah gagasan-gagasan ini oleh PenatuaHoward W. Hunter, yang saat itu anggota KuorumDua Belas Rasul:

Tidak ada hal lain yang lebih bermanfaat daripadadoa untuk membuka pengertian kita terhadap tulisansuci. Melalui doa kita dapat menyelaraskan pikirankita untuk mencari jawaban dalam pencarian kita.Tuhan berfirman: Mintalah, maka akan diberikankepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ke-tuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu (Lukas11:9). Inilah kepastian dari Kristus bahwa jika kitameminta, mencari, dan mengetuk, Roh Kudus akanmembimbing pengertian kita jika kita siap dan maumenerima (dalam Conference Report, Oktober1979, 91; atau Ensign, November 1979, 64). Bagikan kepada siswa penjelasan tentang mende-ngarkan berikut ini dari Penatua Boyd K. Packer,seorang anggota Kuorum Dua Belas Rasul:

Beberapa tahun silam John Burroughs, seorangnaturalis, suatu malam di musim panas berjalanmelewati taman yang penuh sesak. Di antara ingar-bingar kehidupan kota dia mendengar kicauanburung.

Dia berhenti dan mendengarkan! Orang-orangyang bersamanya tidak mendengarnya. Dia melihatke sekeliling. Tidak ada orang lain yang memerhati-kannya.

Itu mengganggunya karena semua orang pastilahmelewatkan sesuatu yang sangat indah.

Dia mengambil sekeping uang logam dari sakunyadan melemparkannya ke udara. Uang logam itu jatuhke jalan dengan bunyi, tidak lebih keras dari kicauanburung tersebut. Semua orang menoleh; merekadapat mendengar suara itu!

Adalah sulit untuk memisahkan dari semua suaraingar-bingar kota dengan suara burung. Namun Andadapat mendengarnya. Anda dapat mendengarnyadengan jelas jika Anda melatih diri Anda untukmendengarnya .

Adalah sulit untuk memisahkan kekacauan hi-dup dari suara ilham yang lembut. Kecuali Andamenyeleraskan diri Anda sendiri, Anda akan mele-watkannya .

Anda dapat melatih diri sendiri untuk mende-ngarkan apa yang ingin Anda dengar, melihat dan

1 Korintus 2

Kita tidak dapat memahami, dalamkeadaan fana kita, besarnya kemu-liaan dan berkat yang Allah akanberikan kepada mereka yangmengasihi-Nya.

Bagaimana hal-hal dari Allah dike-tahui (lihat juga A&P 76:10)

TJS terhadap 1 Korintus 2:11 me-nambahkan kecuali dia menerimaRoh dari Allah.

Orang yang masih dalam keadaanduniawinya penuh dosa dan bersi-fat duniawi.

Kita harus menggunakan metoderohani untuk mengevaluasi hal-halrohani.

Manusia duniawi menganggap hal-hal dari Roh sebagai kebodohan ka-rena dia tidak dapat merasakanatau memahaminya dari sudutpandangnya (lihat Mosia 3:19).

Merujuk siapakah kita (lihat1 Korintus 1:12).

Firman Allah harus diajarkanmelalui kuasa Roh Kudus.

Siapakah yang mengajarkan hal-hal dari Allah?

Seseorang yang diterangi olehRoh Allah dapat menilai hal-haldari Allah. Orang yang tidak memi-liki Roh tidak siap untuk menilaiseseorang yang memilikinya.

Lihat Yesaya 40:1314; 55:89.

Apa artinya memiliki kehendakKristus? (lihat A&P 11:1314;68:34).

Perhatikan bagaimana Allah yangbersedia menyatakan hal-hal kepa-da kita (lihat juga A&P 76:510).

14

merasakan apa yang Anda inginkan, namun itu me-merlukan sejumlah syarat .

Saya jadi tahu bahwa ilham datang lebih sebagaiperasaan ketimbang suara.

Para remaja, beradalah dalam kondisi tanggappada ilham .

Tuhan memiliki cara untuk mencurahkan akalbudi yang murni ke dalam pikiran kita untuk mem-bisiki kita, membimbing kita, mengajar kita, mene-gur kita. Anda dapat mengetahui hal-hal yang perluAnda ketahui dengan segera! Belajarlah untuk mene-rima ilham .

Adalah baik untuk belajar ketika Anda mudasehingga hal-hal rohani tidak dapat dipaksakan .

Beberapa jawaban akan datang dari membacatulisan suci, beberapa lagi dari mendengarkan parapembicara .

Anda dapat belajar sekarang, di masa remaja Anda,untuk dipimpin oleh Roh Kudus.

Sebagai Rasul saya mendengarkan sekarang pa-da ilham yang sama, yang datang dari sumber yangsama, dengan cara yang sama, yang saya dengar-kan semasa kanak-kanak. Tanda ini jauh lebih jelassekarang .

Para remaja, berdoalah senantiasa di dalam hati.Biarlah tidur Anda setiap malam disertai dengandoa dalam pikiran Anda.

Taatilah Kata-Kata Bijaksana.Bacalah tulisan suci.Dengarkan orang tua Anda dan para pemimpin

Gereja.Jauhi tempat-tempat dan hal-hal yang biasanya

memberi tahu Anda akan mengganggu ilham.Kembangkan kemampuan rohani Anda.Belajarlah untuk menyingkirkan suara-suara

yang mengganggu.Hindarilah kepura-puraan dan kepalsuan!Belajarlah untuk diilhami dan diarahkan oleh Roh

Kudus (dalam Conference Report, Oktober 1979,2730; atau Ensign, November 1979, 1921). Bantulah siswa memahami bahwa sewaktu merekaberdoa, mempelajari tulisan suci, dan mematuhi pe-rintah-perintah mereka akan mengenali suara Tuhansewaktu Dia berbicara kepada mereka. Mintalah sis-wa menjelaskan bagaimana 1 Raja-Raja 19:1112 da-pat berkaitan dengan mereka di zaman ini.

4. Penting untuk menyelidiki tulisan sucidengan tekun untuk memahaminya.

Gunakan pernyataan berikut ini untuk menegas-kan kepada siswa bahwa Tuhan memerlukan lebihdari sekadar membaca tulisan suci.

Tuhan memerintahkan kita untuk menyelidikikitab-kitab suci (Yohanes 5:39). Presiden Marion G.Romney mengajarkan bahwa kata menyelidiki arti-nya memeriksa, mempelajari, dan menelaah untuktujuan menemukan arti dari. Menyelidiki menun-jukkan lebih dari sekadar membaca atau bahkan

menghafal (Search the Scriptures, ImprovementEra, Januari 1958, 26).

Dalam Ajaran dan Perjanjian 1:37 Tuhan menekan-kan pentingnya menyelidiki ketika Dia berfirman Se-lidikilah perintah-perintah ini. Penatua A. TheodoreTuttle, yang saat itu adalah anggota Tujuh Puluh,menjelaskan: Salah satu pasal favorit saya terdapatdalam bagian pertama Ajaran dan Perjanjianbagianyang luar biasa ini, kitab yang luar biasa inidimanakesaksian keilahian akan pekerjaan dan petunjuk inidiberikan. Dalam ayat 37 Tuhan berfirman Selidikilahperintah-perintah ini [saya memperoleh pemahamanbaru mengenai hal itu sejak saya mengerti sedikit ten-tang bahasa Spanyol. Itu bukan sekadar menyelidiki.Dalam bahasa Spanyol, itu bentuk perintah. Itu arti-nya, Anda menyelidiki. Itu bukan pilihan. Saya perca-ya itulah arti yang dimaksudkan Tuhanbahwa Diasungguh-sungguh menghendaki kita untuk menyeli-dikibukan hanya membaca]. Selidikilah perintah-perintah ini, karena perintah-perintah ini benar dandapat dipercaya dan nubuat serta janji-janji yang ter-dapat di dalamnya, semuanya akan digenapi. Kitadi bawah perintah untuk menyelidiki tulisan suci(Teaching the Word, 9). Baca dan bahaslah bersama siswa Anda Ezra 7:10.

5. Merenung dan bermeditasi merupakanbagian penting dari pembelajaran tulisansuci yang berhasil.

Tekankan pentingnya meningkatkan upaya-upayakita jika kita sungguh-sungguh mau memahamipesan Allah dalam tulisan suci.

Nabi Joseph Smith mengajarkan: Hal-hal dariAllah mengandung makna yang dalam; dan waktu,dan pengalaman, serta pemikiran yang cermat danmendalam dan khidmat, hanyalah akan mengung-kapkannya. Pikiranmu, wahai manusia! Jika engkaumau menuntun jiwa kepada keselamatan, haruslahmembentang setinggi puncak surga, dan menyelidikike dalam dan memikirkan jurang yang paling gelap,dan luasnya kekekalanengkau haruslah berkomu-nikasi dengan Allah (Teachings of the Prophet JosephSmith, 137). Bagikanlah pengalaman yang dimiliki PenatuaBoyd K. Packer berikut tentang merenungkan tulisansuci. Dia tengah membaca 2 Timotius 3:17, dimanaPaulus menjelaskan kejahatan yang akan timbul dizaman akhir. Penatua Packer menceritakan:

Suatu hari ketika sedang belajar, saya membacasampai poin itu dan duduk merenungkan tentangsemua bukti yang sekarang menegaskan setiap unsurdalam nubuat tersebut. Ada perasaan dan firasat yangtidak baik, perasaan frustrasi yang sangat mence-maskan, nyaris sia-sia. Saya melihat halaman kitabitu, dan satu kata muncul, yang tidak sengaja sayapikirkan. Saya membacanya dengan bersemangatdan kemudian menemukan bahwa rasul yang me-nubuatkan semua masalah itu telah menyertakan

khotbah serupa kekebalan terhadap semua hal itu[lihat 2 Timotius 3:1317] .

Kata yang muncul di halaman itutulisan suci(Teach the Scripture, 5).

Sumber Belajar Tambahan

Marion G. Romney, dalam Conference Report,April 1973, 115119; atau Ensign, Juli 1973, 8991;aturan-aturan untuk diikuti dalam meningkatkanpemanggilan keimamatan, dan beberapa unsuryang penting untuk memahami tulisan suci. Hold to the Rod, presentasi video 3, Search theScriptures: RSVP (16:30); bantuan praktis membacatulisan suci untuk memperoleh pemahaman.

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Buatlah daftar dari beberapa hal yang Anda pela-jari dalam pelajaran ini yang akan membantu Andadalam pembelajaran tulisan suci pribadi Anda.

Ujian berikut akan membantu Anda mengevaluasipemahaman Anda tentang informasi yang disajikandalam pelajaran ini. Sebutkan di ruang yang dise-diakan, apakah setiap pernyataan benar atau salah.

1. Salah Barangkali pendekatan yang paling meng-untungkan pada pembelajaran tulisan suci men-cakup penggunaan komentar kitab pada tulisansuci sehingga Anda dapat belajar dari apa yangdikatakan oleh ilmuwan dalam analisis dan inter-pretasi.

2. Benar Pendekatan rasional yang eksklusif padapembelajaran tulisan suci kurang baik bagi seseo-rang yang mempraktikkan bidang-bidang kero-hanian dan menekankan metode kerohanian kita.

3. Benar Istilah merenungkan, dengan rujukan padapembelajaran tulisan suci, menekankan gagasan-gagasan mendalam yang serius sama dengan doadan meditasi.

4. Salah Tidak ada banyak perbedaan antara mem-baca tulisan suci dengan menyelidiki tulisan suci.

15

Teknik MempelajariTulisan Suci Secara Efektif

16

Pelajaran 5

Tujuan Pengajaran

Pembelajaran tulisan suci yang efektif dapat dicapaidengan menggunakan berbagai metode pembelajaran.

Tema

1. Suatu periode waktu hendaknya dijadwalkansecara tetap untuk pembelajaran tulisan suci.

2. Banyak metode dapat digunakan untuk mening-katkan pemahaman kita tentang tulisan suci danpenerapan ajaran-ajarannya:a. Mengganti kata yang mendahului dan sinonimb. Memerhatikan definisic. Mengajukan pertanyaand. Menggantinya dengan nama Anda sendirie. Menghafalkan ayat-ayatf. Menekankan kata keterangan dan kata peng-

hubungg. Mencari polah. Mengikuti anotasi penulis

Gagasan Mengajar

1. Suatu periode waktu hendaknyadijadwalkan secara tetap untukpembelajaran tulisan suci.

Bagikan nasihat dari Penatua Howard W. Hunter,yang saat itu anggota Kuorum Dua Belas Rasul, me-ngenai kapan kita hendaknya mempelajari tulisan sucidan seberapa lama kita hendaknya mempelajarinya:

Banyak orang menemukan bahwa waktu terbaikuntuk belajar adalah di pagi hari setelah istirahatmalam yang menjernihkan benak dari banyak masa-lah yang mengganggu pikiran. Yang lain lebih senangbelajar di saat-saat teduh seusai kerja dan kekhawa-tiran hari itu lenyap dan teratasi, sehingga mengakhirihari itu dengan kedamaian dan ketenangan yang da-tang melalui persekutuan dengan tulisan suci.

Barangkali apa yang lebih penting daripada jamhari itu adalah bahwa waktu yang tetap disediakanuntuk belajar. Adalah ideal jika satu jam dapat dilu-angkan setiap harinya; namun jika waktu sebanyak itutidak dapat diluangkan, setengah jam yang rutin akanmenghasilkan pencapaian yang besar. Seperempatjam adalah waktu yang sedikit, namun sangat me-ngejutkan betapa banyak pencerahan dan pengeta-huan yang dapat diperoleh dalam pokok bahasanyang sangat bermakna itu. Hal yang penting adalah

tidak membiarkan hal lain apa pun mengganggupembelajaran kita .

Adalah lebih baik untuk menetapkan suatuwaktu tertentu bagi pembelajaran tulisan suci setiaphari daripada menetapkan sejumlah pasal yang harusdibaca. Kadang-kadang kita menemukan bahwamempelajari sebuah ayat akan menyita seluruh waktupembelajaran tulisan suci kita (dalam ConferenceReport, Oktober 1979, 9192; atau Ensign, November1979, 64).

2. Banyak metode dapat digunakan untukmeningkatkan pemahaman kita tentangtulisan suci dan penerapan ajaran-ajarannya:

a. Mengganti kata yang mendahului dan sinonim Mengganti kata yang mendahului untuk kata gantiatau kata asal untuk sinonim. Kata yang mendahuluiadalah kata asal yang merujuk pada. Ketika kita me-ngatakan, John tendanglah bola, dan bola itu keluarpagar, bola adalah kata yang mendahuluinya. DalamAjaran dan Perjanjian 1:37, perintah-perintah iniadalah kata yang mendahuluinya. Dalam banyak pasaltulisan suci, makna dapat dijelaskan dengan meng-ganti kata yang mendahului untuk kata ganti atau kataasal untuk sinonim yang penulis gunakan. Mintalahsiswa membaca 1 Nefi 2:2123 dan sediakan semuakata yang mendahului. Bagaimana mereka melaku-kannya? Bacakan tulisan suci ini kepada mereka:

Dan sejauh saudara-saudaramu [Nefi], [Lamandan Lemuel] akan memberontak terhadapmu [Nefi],mereka [Laman dan Lemuel] akan disingkirkan darihadirat Tuhan.

Dan sejauh engkau [Nefi] akan mematuhi perintah-perintah-Ku [Tuhan], engkau [Nefi] akan dijadikanseorang penguasa dan seorang pengajar atas saudara-saudaramu [Nefi] [Laman dan Lemuel].

Karena lihatlah, pada hari itu, sewaktu mereka[Laman dan Lemuel dan, secara luas, keturunan me-reka [bangsa Laman] akan memberontak terhadap-Ku[Tuhan], Aku [Tuhan] akan mengutuk mereka [Lamandan Lemuel serta keturunan mereka] bahkan dengansebuah kutukan yang berat, dan mereka [Laman danLemuel dan bangsa Laman] tidak akan berkuasa se-dikit pun atas keturunanmu [keturunan Nefi] [bangsaNefi] kecuali kalau keturunanmu [bangsa Nefi] jugaakan memberontak terhadap-Ku [Tuhan].

Dua contoh terakhir kata keturunanmu dalam pa-sal ini menggambarkan jenis penjelasan yang teknikini dapat sediakan. Dalam kasus pertama kata yang

mendahului adalah bangsa Laman; dalam kasus ke-dua kata yang mendahului adalah bangsa Nefi. Sinonim adalah kata yang memiliki makna khu-sus untuk kata lainnya. Mintalah siswa memikirkan2 Nefi 3:12. Perhatikan bahwa ada beberapa kalimatyang mungkin sulit untuk dipahami jika pembacatidak hati-hati. Tetapi, dengan pembacaan yang cer-mat, siswa dapat mengganti dengan kata yang lebihumum untuk kata yang tidak lazim. Dengan meng-gunakan sinonim, ayat 12 dapat dibaca sebagai beri-kut (kata yang mendahului diabaikan):

Oleh karena itu, keturunanmu [bangsa Nefi] akanmenulis dan keturunan Yehuda [bangsa Yahudi] akanmenulis, dan yang akan dituliskan oleh keturunanmu[bangsa Nefi], demikian pula yang akan dituliskanoleh keturunan Yehuda [bangsa Yahudi], akan tum-buh bersama-sama.

Anda sudah dapat melihat bahwa tulisan bangsaNefi dan bangsa Yahudi kelak akan muncul bersama.Dengan kata lain, Kitab Mormon dan Alkitab akanmuncul bersama. Dengan mengganti kata yangmendahului dan sinonimnya, pasal itu akan terbacaseperti ini:

Oleh karena itu, bangsa Nefi akan menulis danbangsa Yahudi akan menulis, dan Kitab Mormon,dan yang akan ditulis oleh Kitab Mormon, jugaAlkitab, yang akan ditulis oleh Alkitab, akan tum-buh bersama.

b. Memerhatikan definisi Bantulah siswa memahami perlunya memerhati-kan definisi dengan membahas gagasan-gagasanberikut ini:

Kita sering mengganggap bahwa setiap kata ataukalimat hanya memiliki satu makna, tidak menyadaribahwa Tuhan dan para nabi-Nya kadang-kadangmenggunakan kata atau kalimat dengan cara berbeda.Ketika uraian unik untuk sebuah kata atau kalimatdigunakan, itu seolah-olah sebagai tanda serupayang telah disisipkan dalam teks tersebut. Sebagaicontoh, bacalah Ajaran dan Perjanjian 97:21. Di sinikita diberi tahu bahwa Sion sama dengan yang mur-ni hatinya. Definisi ini, sebaliknya, memberi padapemahaman kita pasal lain, seperti Berbahagialahorang yang suci hatinya [Sion], karena mereka akanmelihat Allah (Matius 5:8).

Contoh lainnya adalah pernyataan Nefi bahwasejumlah orang menginjak-injak di bawah kaki me-reka Allah Israel. Bacalah 1 Nefi 19:7. Tanyakan ke-pada siswa, Apakah Anda menginjak Injil Allah dibawah kaki Anda? Barangkali mereka akan menga-takan tidak, dengan berpikir bahwa pertanyaan inidiajukan jika mereka dengan keras menentangAllah. Namun dalam ayat yang sama Nefi mengu-raikan apa yang dia maksudkan. Dia memberi kitaperbandingan ini: menginjak-injak Allah di bawahkaki artinya tidak menghiraukan-Nya, dan tidak

mengindahkan suara nasihat-Nya. Ketika kita me-mahami definisi itu, dampak dari pasal itu berubah.

Satu contoh terakhir menunjukkan betapa pen-tingnya untuk menemukan definisi kata dalam se-buah pasal tertentu. Bacalah bersama para siswaAjaran dan Perjanjian 10:55. Perhatikanlah bahwaTuhan tampaknya membuat pernyataan yang me-ngagumkan: Karena itu, barangsiapa yang termasukdalam gereja-Ku tidak perlu takut, karena orang yangdemikian akan mewarisi kerajaan Surga. Sesung-guhnya, banyak anggota Gereja belum layak bagikeselamatan, namun pernyataan itu tampaknyamenyertakan seluruh anggota tercatat. Masalahnyaadalah bahwa kita berusaha menafsirkan ayat itudengan menggunakan definisi yang biasanya kitaterapkan pada kata gereja. Dalam beberapa ayat se-lanjutnya, Tuhan menjelaskan apa yang Dia mak-sudkan dengan kata-kata: Barangsiapa bertobatdan datang kepada-Ku, orang itu adalah gereja-Ku(ayat 67). Apabila kita menggunakan arti ini, bahwagereja sama dengan mereka yang telah bertobat dandatang kepada Allah, pernyataan di dalam ayat 55menjadi lebih masuk akal. Tentu saja, arti ini tidakberlaku bagi setiap kata gereja yang muncul di dalamtulisan suci.

c. Mengajukan pertanyaan Tekankan kepada siswa bahwa mereka hendaknyaterus mencari wawasan dalam tulisan suci. Merekahendaknya mengajukan pertanyaan pada diri merekasendiri sewaktu mereka membaca. Misalnya, tanya-kan, Mengapa kata ini? atau Mengapa kalimatini? Bacalah Ajaran dan Perjanjian 76:2529 bersamasiswa dan ajukan pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Apa kedudukan malaikat yang dibicarakan?2. Mengapa dia diusir? Menunjukkan apa diusir?3. Siapa namanya sebelum dia disebut Kebinasaan?4. Bagaimana surga menanggapi ketika Lusifer diusir?5. Apa kedudukan yang diinginkan Setan? Mengapa?6. Bagaimana Setan berencana untuk memenuhi

tujuannya?7. Bagaimana Nabi Joseph Smith dan Sidney Rigdon

mendapat penglihatan tentang Setan?8. Mengapa dua kata seru digunakan dalam ayat 27? Sewaktu kita menyelidiki tulisan suci, kita hen-daknya berusaha menemukan pemahaman (lihat3 Nefi 10:14) dan penerapan (lihat 1 Nefi 19:23). Ka-jilah bersama siswa pertanyaan-pertanyaan berikutyang dapat diajukan ketika mempelajari tulisan suci:

1. Siapa yang berbicara?2. Kepada siapa pesan itu diarahkan?3. Apa pesan itu?4. Kapan dan di mana peristiwa itu terjadi?5. Apa beberapa kata dan kalimat kunci?6. Apa arti kata dan kalimat?7. Apa yang diajarkan tentang Kristus atau rencana

keselamatan?

17

18

Mintalah siswa membaca Helaman 11:118.Sewaktu mereka membaca, mintalah mereka men-cari jawaban sebanyak mungkin terhadap pertanya-an yang diberikan di atas. Perhatikan pemahamanyang meningkat yang timbul.

d. Menggantinya dengan nama Anda sendiri Menggantinya dengan Anda merupakan suatucara mempersamakan tulisan suci dengan diri Andasendiri. Mintalah siswa menyisipkan nama merekasendiri sebagai pengganti nama orang yang dibahasdalam Ajaran dan Perjanjian 30:1. Hal itu akan terbacaseperti ini:

Lihatlah, Aku berfirman kepadamu [nama Anda],bahwa engkau telah merasa takut terhadap orang, dantidak mengandalkan Aku untuk kekuatan, sepertiyang seharusnya engkau lakukan. Berbagai teknik ini akan menggunakan saya atauaku. Mintalah siswa membaca doa sakramen, terdapatdalam Ajaran dan Perjanjian 20:77, 79, dan menggan-tinya dengan dua kata ini di tempat yang tepat.

e. Menghafalkan ayat-ayat Merujuklah pada wawasan berikut ini dari PresidenEzra Taft Benson sewaktu Anda memimpin siswadalam sebuah pembahasan tentang nilai penghafalantulisan suci:

Adalah kesempatan istimewa kita untuk menyim-pan dalam ingatan kita pikiran-pikiran yang baikdan layak serta mengeluarkannya pada panggungpikiran kita sesuai kehendak. Ketika Tuhan mengha-dapi tiga godaan besar-Nya di padang belantara,Dia dengan segera menghardik iblis dengan tulisansuci yang tepat yang telah Dia simpan dalam ingatan-Nya (Think on Christ, Ensign, April 1984, 11). Tulisan suci yang dihafalkan mendatangkan ke-kuatan rohani. Penatua Richard G. Scott, seoranganggota Kuorum Dua Belas Rasul, mengajarkan:

Ada kuasa yang dapat mengubah kehidupan da-lam kata-kata tertentu yang tercatat dalam kitab-ki-tab standar. Kuasa itu lemah ketika kita menafsirkanatau mengubah kata yang sesungguhnya. Oleh kare-na itu saya menyarankan agar Anda mengimbau sis-wa Anda untuk mengutip isi tulisan suci dengantepat. Yang Anda lakukan untuk mendorong siswaAnda menghafalkan ayat-ayat suci pilihan secara te-pat akan mendatangkan dalam hidup mereka kuasadari isi tulisan suci tersebut (Four Fundamentalsfor Those Who Teach and Inspire Youth, dalam OldTestament Symposium Speeches, 1987, 5). Penatua Scott juga mengatakan: Saya menyaran-kan agar Anda menghafalkan ayat-ayat suci yang me-nyentuh hati Anda dan memenuhi jiwa Anda denganpengertian. Bila tulisan suci digunakan dengan caraTuhan yang menjadikannya untuk dicatat, tulisan su-ci itu memiliki kekuatan intrinsik yang tidak terung-kapkan bila ditafsirkan. Kadang-kadang ketika ada

suatu kebutuhan khusus dalam hidup saya, sayamengulang kembali tulisan suci rohani yang telahmemberi saya kekuatan. Di sana ada penghiburan,bimbingan, dan kuasa besar yang mengalir dari tulis-an suci, terutama firman Tuhan (dalam ConferenceReport, Oktober 1999, 112; atau Ensign, November1999, 8788). Presiden Spencer W. Kimball menantang parapemegang imamat Gereja untuk menghafalkan Pasal-Pasal Kepercayaan. Dia juga memberi tahu bagaimanadia menghafalkannya semasa muda:

Saya bertanya berapa banyak dari Anda yangmengetahui Pasal-Pasal Kepercayaan? Berapa jumlahAnda para pria dewasa dan juga remaja putra? Apa-kah Anda mengetahuinya? Pernahkah Anda mengu-langnya? Anda selalu siap dengan ceramah ketikaAnda mengetahui Pasal-Pasal Kepercayaan. Dan halitu mendasar, bukan? Saya pikir akan menjadi halyang luar biasa jika semua anak lelaki, sewaktu me-reka mempelajarinya, akan mempelajarinya kata perkata. Itu artinya bahwa Anda tidak melewatkannyadan Anda tidak melupakannya.

Bolehkah saya memberi tahu Anda bagaimana sayamelakukannya? Saya pernah memerah susu. Sayamengetik dengan dua jari, dan saya akan mengetikPasal-Pasal Kepercayaan ini pada kartu-kartu kecildan meletakkannya tepat di sebelah kanan saya ketikasaya duduk di bangku kecil dan memerah susu. Dansaya mengulangnya berkali-kali, saya pikir 20 jutakali. Entahlah. Namun pada tingkat apa pun, sayamengakui bahwa saya dapat mengucapkan Pasal-Pasal Kepercayaan sekarang setelah bertahun-tahunini dan dapat mengucapkannya kata per kata. Danmenurut saya itulah yang paling berharga bagi saya.Maukah Anda melakukannya, remaja putra yanghebat? (dalam Conference Report, Oktober 1975,119; atau Ensign, November 1975, 79).

f. Menekankan kata keterangan dan kata penghubung Kata sifat digunakan untuk menambah warnaatau emosi. Dalam pasal-pasal tulisan suci hal itusering dilupakan. Perhatikan bersama siswa bagai-mana mengurangi kata sifat memengaruhi pasalterkenal dalam Ajaran dan Perjanjian 121:39: Kitatelah belajar dari pengalaman bahwa adalah sifatdan pembawaan orang, segera setelah merekamendapat wewenang , mereka akan menjalan-kan kekuasaan

Sebaliknya, perhatikan bagaimana menekankankata keterangan dalam pasal berikut ini memberimakna:

Berbahagialah orang yang miskin di hadapanAllah, karena merekalah yang empunya kerajaansurga (Matius 5:3; huruf miring ditambahkan).Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele (Matius 6:7; huruf miring ditambahkan)

Mintalah siswa dengan cepat menghitung jumlahhuruf f dalam pernyataan berikut: Finished files are

19

the result of years of scientific study and plenty of frugalplanning [Arsip-arsip yang telah rampung adalahhasil dari kajian ilmu pengetahuan selama bertahun-tahun dan banyak perencanaan yang cermat]. Ke-banyakan orang akan dengan segera mengatakanada empat. Mereka terkejut ketika diberi tahu bah-wa sesungguhnya ada tujuh huruf f. Mengapa? Ka-rena mata kita secara otomatis melewati tiga kata of.Kita melakukan hal serupa ketika kita membaca tu-lisan suci. Kita mengabaikan kata-kata sepele yangmenghubungkan gagasan dalam sebuah pasal. Se-waktu siswa membaca, bantulah mereka memahamipentingnya kata-kata berikut: dan, tetapi, lagi, olehkarena itu, sekarang, lihatlah, karena itu, karena, jika,maka, sebanyak, demikianlah, bahkan, jadi. Dengan ber-hati-hati terhadap kata-kata ini dan cara kata-kataitu menunjukkan hubungan antargagasan dapatmemberi tingkat pembahaman yang baru.

Dengan cermat bacalah Yesaya 58:1314 bersamasiswa. Perhatikan bahwa itu menunjukkan hubungansebab akibat yang ditandai dengan jika dan makayang digunakan untuk memulai ayat.

Mintalah siswa merujuk pada Ajaran dan Perjan-jian 46:78. Perhatikan cara kata oleh karena itu diawal ayat 8 berisi peringatan dalam ayat itu kembalipada pesan di ayat 7.

g. Mencari pola Sewaktu kita menjalani kehidupan, penting un-tuk memiliki pola yang benar untuk diikuti. Tanpamengikuti pola yang benar kehidupan kita tidakmemiliki arah dan dapat dipenuhi dengan keseng-saraan. Tulisan suci memberi janji yang luar biasamengenai pola. Aku akan memberimu suatu con-toh dalam segala hal, supaya kamu jangan tertipu,karena Setan berkeliaran di negri, dan dia melanjut-kan menipu (A&P 52:14).

Penatua Marvin J. Ashton, yang saat itu adalahanggota Kuorum Dua Belas Rasul, memberikan defi-nisi tentang sebuah pola: Sebuah pola adalah pedo-man untuk menyalin, merancang, merencanakan,suatu diagram atau model untuk diikuti dalammembuat hal-hal, perpaduan dari sifat atau fitur wa-tak seseorang (dalam Conference Report, Oktober1990, 2324; atau Ensign, November 1990, 20).

Injil Yesus Kristus adalah pola Allah untuk hidupsaleh dan kehidupan kekal. Tulisan suci sarat dengansejumlah pola. Ada pola doa, pertobatan, memperolehkesaksian, membangun iman, mengadili, membangunbait suci, menerima wahyu, kekuasaan seorang nabi,dan daftarnya masih panjang. Setan bahkan memi-liki polanya sendiri, apabila kita memahami tulisansuci dapat membantu kita menghindari jatuh ke da-lam lembah dosa.

Seorang siswa mengamati tulisan suci dengancermat tentang bagaimana Tuhan mengajar para nabi-Nya, memperingatkan umat-Nya, atau menanganiorang-orang yang jahat. Proses sering mengungkap-kan sebuah pola. Pola ini memiliki penerapan pen-ting dalam kehidupan kita juga dalam kehidupanorang-orang yang tercatat dalam tulisan suci.

Mintalah siswa mencari pola-pola dalam tulisansuci. Dari pencarian siswa, tulislah sebuah daftartentang pola di papan tulis. Tanyakan kepada siswaapa yang mereka pelajari dari teknik pembelajarantulisan suci ini.

Berikut ini adalah daftar blok tulisan suci yangmenyatakan sebuah pola. Dari ayat-ayat suci ini, pi-lihlah pola-pola yang paling baik menggambarkanteknik tulisan suci ini dan akan paling berarti bagisiswa Anda.

h. Mengikuti anotasi penulis Sering kali dalam kitab-kitab standar seorang nabi,penerjemah, atau peringkas lemping-lemping (sepertiMormon) terlibat dalam rangkaian kisah untukmemberikan komentar. Kadang-kadang komentarmuncul di akhir sebuah kisah. Intisari catatan inimenawarkan kejelasan dan pemahaman yang lebihbesar akan tulisan suci. Itu seolah-olah nabi menga-takan, Seandainya saja Anda tidak memahami inti-nya, inilah dia.

Sering kali jenis komentar ini dinyatakan dalamkalimat kunci, misalnya dengan demikian kita me-lihat atau itulah sebabnya. Ayat-ayat suci berikut ini menggambarkan ketikapara penulis tulisan suci memberikan anotasi padatulisan suci: 1 Samuel 12:1415; Alma 30:60; Helaman12:1. Izinkan siswa mencari dalam tulisan suci mere-ka terutama Kitab Mormon, untuk memastikan apa-kah mereka dapat menemukan anotasi penulis lain.

Sumber Belajar Tambahan

Hold to the Rod, presentasi video 3, Search theScriptures: RSVP (16:30).

PolaMembangun iman dankesaksian

Cara untuk menilai

Cara seorang anti-Kristus

Sifat iman

Wahyu

Ayat Suci1. Alma 32:2843

2. Moroni 7:1617

3. Alma 30

4. 1 Samuel 17

5. A&P 9

Hold to the Rod, presentasi video 4, Feast uponthe Word (21:50).

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Siapkan bagi siswa selebaran bagan berikut danmintalah siswa Anda menggunakan teknik-teknikyang disebutkan. Mintalah mereka melaporkankembali pada periode kelas berikutnya.

RujukanTulisan SuciMormon 7:9

A&P 121:46

Mosia 3:19

3 Nefi 12:311

Moroni 10:45

A&P 93:4143

A&P 9

Helaman 12:1

MetodeMengganti kata yang

mendahului

Menekankan kata keterangan

Memerhatikan definisi

Mengamati kata-kata terkait

Mengajukan pertanyaan

Menggantinya dengan nama Anda sendiri

Mencari pola (wahyu)

Mengikuti anotasi penulis

20

Menandai Tulisan Suci

21

Pelajaran 6

Tujuan Pengajaran

Menandai tulisan suci berarti memperluas pema-haman dan pengertian terhadap Injil.

Tema

1. Mengapa menandai tulisan suci Anda?2. Ada berbagai metode menandai tulisan suci.

a. Penandaan yang berartib. Anotasi tulisan sucic. Rujuk silangd. Daftar tulisan suci

Gagasan Mengajar

1. Mengapa menandai tulisan suci Anda? Tulisan suci merupakan alat yang membantu kitamencapai kehidupan kekal. Seperti halnya alat lain-nya, alat itu pastilah berguna. Mereka yang terbiasadengan alat tersebut dalam urusan mereka danmenggunakannya dengan benar dalam perjalananmereka untuk menjadi para ahli. Mereka yang mela-kukan hal serupa dengan tulisan suci akan baik-baiksaja dalam perjalanan mereka untuk memahami Injil.Menandai tulisan suci merupakan cara yang palingefektif untuk memanfaatkan sejumlah alat tulisan suciyang telah Allah berikan kepada kita.

Bagikan nasihat berikut ini dari Penatua Boyd K.Packer, anggota Kuorum Dua Belas Rasul, mengenaimenggarisbawahi tulisan suci:

Ada beberapa rencana untuk menggarisbawahitulisan suci. Hal itu beragam dan hendaknya menye-nangkan orang tersebut. Hal yang penting adalahmenandainya dan membuat catatan di pinggir tentangsejumlah hal agar Anda dapat menemukannya lagi.

Saya hampir tidak pernah membaca buku pinjam-an. Saya tidak suka membaca buku pinjaman karenasaya tidak mau membaca buku tanpa menggarisba-wahi hal-hal yang ingin saya ingat. Karena seseorangtidak menggarisbawahi buku orang lain, saya merasabahwa jika sebuah buku patut dibaca, buku itu patutdimiliki. Perkecualiannya, tentu saja, adalah di per-pustakaan, dan prosesnya lebih lama dalam membuatcatatan yang diperlukan.

Jadi garis bawahilah buku-buku Anda dan buat-lah catatan-catatan Anda ketika terpikirkan oleh An-da. Saya tidak tahu berapa jam yang saya luangkanuntuk mencoba kembali mencari sesuatu yang dapatsaya temukan dengan cepat jika saya secara rutinmengikuti prosedur ini. Saya melakukan dengan

lebih baik sekarang daripada sebelumnya (Teach YeDiligently, 166). Mintalah siswa menyarankan alasan-alasan me-ngapa penting bagi mereka untuk menandai tulisansuci mereka. Daftar berikut ini dapat dituliskan dipapan tulis dan kemudian diperluas dengan bantu-an siswa.

Bahaslah pernyataan berikut ini:Sebagaimana digunakan dalam hal menandai

tulisan suci, kata menandai artinya menunjuk, me-netapkan, mengenali, membedakan atau menyebut,menyatakan, atau memperlihatkan dengan sebuahtanda atau lambang. Intinya, apa pun yang ditambah-kan pada tulisan suci yang tercetak dianggap sebuahtanda. Tanda-tanda semacam itu dapat berbentukgaris, lingkaran, huruf, nomor, lambang, atau hal-hallain yang cenderung menunjukkan atau membeda-kan (Daniel H. Ludlow, Marking the Scriptures, 15).

2. Ada berbagai metode menandai tulisansuci.

a. Penandaan yang berarti Buatlah transparansi dari penandaan tulisan suciAjaran dan Perjanjian 76:5070 (terdapat di halamanberikutnya) dan bagikan kepada siswa.

Ajaran dan Perjanjian 76:5070 berkaitan denganpara anggota Gereja yang memperoleh permuliaandalam kerajaan selestial (diberi tanda kurung). Disini Juruselamat menjelaskan syarat-syarat untukmenjadi dimuliakan (digarisbawahi), juga janji-janji(dinomori). Ayat 57 dikotaki untuk menegaskantujuan imamat.

Contoh dari Ajaran dan Perjanjian 76 disediakanuntuk memperlihatkan sejumlah metode penandaantulisan suci. Jelaskan bahwa individu-individu harusmengembangkan metode penandaan mereka sendiriyang akan paling baik membantu mereka memahamitulisan suci.

b. Anotasi tulisan suci Menganotasi sebuah pasal tulisan suci adalahmembuat penjelasan komentar mengenai pasal ter-tentu. Contoh-contoh yang terdapat pada halaman

Tujuan Menandai Tulisan Suci1. Untuk menekankan2. Untuk menemukan dengan cepat3. Untuk membuat tulisan suci pribadi4. Untuk mengajar dengan lebih mudah dari

tulisan suci

22

Ajaran dan Perjanjian 76

1

2

9

8

11

10

3

4

6

5

Yesaya 18:12

2 Nefi 5:57 2 Nefi 5:11

Negeri itu adalah Amerika (lihatJoseph Fielding Smith, dalamConference Report, April 1966, 14).Misionaris

Nefi menguraikan tentangmasyarakatnya.

Tuhan mengambil nabi-Nya daritengah-tengah mereka. Jadi,mereka kehilangan1. Imamat2. Catatan3. Wahyu4. Hak untuk tata cara penyela-

matan5. Keanggotaan di dalam Gereja

Yesus Kristus

7

berikutnya dapat digunakan untuk membantu sis-wa memahami pentingnya menganotasi tulisan sucimereka.

Bantulah siswa memahami bahwa anotasi dapatberasal dari mempelajari ajaran-ajaran para nabi dizaman kita (lihat Yesaya 18:12), atau melalui ilhamyang datang kepada mereka sewaktu mereka mem-pelajari, atau dari pengamatan orang lain (lihat2 Nefi 5:57, 11).

c. Rujuk silang Merujuk silang tulisan suci merupakan cara dalammenghubungkan dua atau lebih ayat suci bersama-sama. Biasanya ada hubungan atau gagasan umumantara ayat suci yang ingin Anda hubungkan.

Gunakan rujuk silang untuk memperjelas pasal-pasal yang tidak jelas, seperti yang berikut ini:

1. Matius 21:223 Nefi 18:202. Matius 16:27A&P 88:96983. Yesaya 61:1A&P 138:18.

Gunakan rujuk silang untuk menambah wawasanpada kisah naratif:

1. Matius 17:13A&P 63:20212. Matius 13:182A&P 863. 1 Korintus 15:3842A&P 76

Gunakan rujuk silang untuk mata rantai tulisan suci.Contohnya, Ajaran dan Perjanjian sering dirujuksebagai suara peringatan karena tema ini diulang-ulang di sepanjang kitab itu. Anda dapat mengilus-trasikan ini dengan membuat mata rantai ataumenghubungkan sejumlah ayat tulisan suci bersa-ma-sama. Mulailah dengan Ajaran dan Perjanjian 1:4dan tulislah rujukan berikutnya yang ingin Anda tulisdi bagian pinggir. Lanjutkan proses ini sampai Andatiba pada tulisan suci terakhir yang ingin Anda guna-kan. Di bagian pinggir tulisan suci terakhir ini, Andaakan menuliskan Ajaran dan Perjanjian 1:4. Maka,mata rantai itu telah rampung. Tandailah tulisan suciberikut ini dengan cara yang dijelaskan di atas: Ajarandan Perjanjian 1:4; 38:41; 63:37, 58; 84:114115; 88:81;109:3846; akhiri dengan menuliskan Ajaran danPerjanjian 1:4 di bagian pinggir pasal 109:3846.

Anda juga dapat membuat mata rantai pada kitab-kitab yang hilang dalam Perjanjian Lama denganmenggunakan tulisan suci berikut: Yosua 10:13;1 Raja-Raja 11:41; 1 Tawarikh 29:29; 2 Tawarikh 9:29;12:15; 20:34 (lalu Yosua 10:13).

d. Daftar tulisan suci Mengembangkan sebuah daftar tulisan suci dapatmenjadi teknik belajar yang efektif. Pilihlah salah satuatau lebih dari contoh-contoh berikut ini untuk dikajidalam kelas dan membuat sebuah daftar tulisan sucibagi setiap siswa:

1. Syarat-syarat bagi seorang wanita pilihan (lihatA&P 25)

2. Buah Roh (lihat Galatia 5:2226)3. Sifat-sifat kasih amal (lihat Moroni 7:4548)

4. Unsur-unsur dari seluruh persenjataan Allah (li-hat Efesus 6:1318; A&P 27:1518)

5. Karunia Roh (lihat A&P 46)6. Unsur-unsur dari puasa yang benar (lihat Yesaya

58:312)

Contoh-contoh di atas merupakan daftar dengansemua unsur yang diletakkan di satu tempat dalamtulisan suci. Ada dua jenis daftar lainnya. Salah satu-nya adalah daftar acak; yaitu, hal-hal tidak seluruh-nya ditemukan di satu tempat. Contohnya adalahtanda-tanda zaman dan tanda-tanda dari gerejayang benar.

Jenis daftar tulisan suci kedua adalah sebuah daftaryang mengandung arti. Contohnya, perhatikan bah-wa dalam Efesus 5:2328 Rasul Paulus memberikannasihatnya yang menggetarkan hati bahwa hubung-an antara Kristus dan Gereja seharusnya berfungsisebagai contoh untuk hubungan antara suami dan is-tri. Meskipun dia tidak membahas secara terperinciapa artinya hubungan ini, Paulus menyatakan bahwasifat-sifat dan tanggung jawab kudus tertentu berla-ku. Daftarnya dapat diuraikan seperti ini:

Dengan membandingkan suami dengan Kristusdan istri dengan Gereja, kita dapat memperoleh wa-wasan penting tentang bagaimana suami dan istrihendaknya berhubungan satu sama lain.

Sumber Belajar Tambahan

Tidak ada yang disarankan.

Pembelajaran Siswa yangDisarankan

Mintalah siswa untuk membiasakan diri merekadengan Guide to the Scripture.

Apa yang Kristus lakukan bagi Gereja?1. Dia menyerahkan nyawa-Nya untuk

menyelamatkannya.2. Dia memberikan teladan yang sempurna agar

diikutinya.3. Dia mengajarkan kepadanya asas-asas

keselamatan.4. Dia menggunakan kuasa-Nya untuk

memberkatinya.

Bagaimana Gereja menanggapi Kristus?1. Dengan memandang Dia sebagai pemimpin

dan pembesar ketua.2. Dengan mengikuti teladan-Nya.3. Dengan menggunakan ajaran-Nya untuk

menemukan sukacita.4. Dengan mengharapkan kuasa dan wewenang-

Nya untuk arahan dan berkat-berkat.

23

Mempelajari Bantuandalam Tulisan Suci EdisiOrang-Orang Suci Zaman Akhir