LANGKAH-LANGKAH SPSS

  • View
    130

  • Download
    9

Embed Size (px)

Text of LANGKAH-LANGKAH SPSS

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUANA. Elemen Statistik B. Tipe Data Statistik C. Statistik Dan Komputer D. Spss Dan Komputer Statistik E. Komponen Spss Bi (Business Inteligence) F. Cara Kerja Spss (RABU_24 FEBRUARI 2010) G. Window Spss

BAB II SPSS DATA EDITORH. Menu File pada SPSS (RABU_24 FEBRUARI 2010) A. Menu Edit pada SPSS B. Menu Data C. Menu Transform/Compute D. Menu View pada SPSS E. MenuAnalyze pada SPSS F. Menu Graphs pada SPSS G. Menu Utilities pada SPSS H. Menu Windows pada SPSS I. Menu Help pada SPSS

BAB III PEMBUATAN TABEL DAN STATISTIK DESKRIPTIFA. Custom Table B. Statistik Deskriptif

BAB IV STATISTIK INFERENSIA. Paired Sample T Test

B. One Sample T Test C. Independent Sample T Test D. Uji T Dengan Penggunaan Cut Point (Titik Potong) E. Means F. One Way Anova

BAB V KORELASI DAN REGRESIA. Korelasi Bivalriate B. Uji Korelasi Sssssssssspearman dan Kendall C. Korelasi Parsial (Partial Correlation D. Regresi Sederhada E. Regresi Berganda

BAB VI STATISTIK NON PARAMETRIKA. Uji Untuk Satu Sampel B. Uji Chi Square C. Uji Data Dua Sampel Berhubungan (Dependent) D. Uji Data Dua Sampel Tidak berhubuangan (independen) E. Uji Data Tiga Atau Lebih Sampel Berhubungan (Dependent) F. UjiI Data Tiga Sample atau Lebih tidak Berhubungan (Independent)

BAB VII MENU GRAFIK (GRAPH) PADA SPSSA. Grafik Jenis Bar B. Grafik Jenis Line C. Grafik Jenis Area D. Grafik Jenis Pie E. Grafik Jenis HighLow

BAB VIII OTOMASI PROGRAM SPSSSyntax SPSS Production Facility

BAB IX UTILITIESVariables File Info Menu Editor Define Sets dan Use Sets Mengatur Tampilan Variabel Di Sebuah Kotak Dialog

BAB X MEMBUAT BERBAGAI TABEL STATISTIK DENGAN SPSSSTabel t Tabel Chi-Square Tabel F Tabel r (Product Moment)

BAB XI TRANSFER DATA DAN OUTPUT SPSSA. Memindah Data SPSS ke MS Word Versssssi 97/Word 2000 ke SPSS B. http://books.google.com/books? id=0XoJsE59pDYC&pg=PA331&lpg=PA331&dq=memindah+file+spss+ke+exc el&source=bl&ots=qIYGSIvQ6&sig=QGcDBL8B6G2kiJyFge51Vw5MZaY&hl=en&ei=c3iKS7fLEIzq7A OtiP2zDQ&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=2&ved=0CA4Q6AEwAQ #v=onepage&q=memindah%20file%20spss%20ke%20excel&f=false

C. Memindah Data SPSS ke MS Excel D. Memindah Data MS Excel Ke SPSS E. Memindah Data SPSS ke MS Access ke SPSS F. Memindah Output SPSS ke MS Word G. Transfer Output Grafik H. Ekspor outputn SPSS ke Ssssoftware Pengolah Kata I. Memproteksi Sebuah Output SPSS

LANGKAH-LANGKAH SPSS

MEMBUKA PROGRAM SPSS BAB 1

MEMASUKKAN DATAProsedur : Untuk melakukan prosedur-prosedur berikutnya, maka kita membutuhkan data untuk dapat di proses lanjut, maksukkan data berikut kedalam lembar kerja anda dengan membiarkan nama kolom dan baris yang tertulis secara otomatis.

MEMBERI NAMA PADA VARIABELMisal : var0001 adalah jenis kelamin, var0002 adalah tingkat pendidikan, pada var0003 adalah pengendalian emosi, var0004 adalah stress kerja, dan var0005 adalah nama responden.

Lalu pada variable view :

PERINTAH COMPUTEProsedur : 1. Pada menu utama, klik transform, lalu klik compute, maka akan muncul tampilan seperti berikut :

2. Pada kolom target variable, klik interaks. 3. Pada kolom Numeric Expression : Klik pengendalian emosi pada kolom sebelah kiri pindahkan dengan tanda * pada tombol kalkulator Klik tanda * pada tombol kalkulator Klik stress pada kolom sebelah kiri pindahakna dengan tanda ke kolom numeric expression 4. klik OK 5. Pada lembar kerja akan muncul variable baru yaitu interaksi.

MENYIMPAN FILE1. Pada menu utama klik File 2. klik Save As

3. pada kolom Save in klik , pilih D. 4. pilih Local Disk 5. klik Open 6. Pada File name ketik nama file yang anda buat misalnya YULIAN 7. Klik Save BAB II

VALIDITAS DAN REABILITASMENGHITUNG VALIDITAS BUTIR 1. Masukkan data tersebut pada lembar data editor

2. Beri nama masing-masing butir dengan butir_1, butir_2, Butir_3 sampai dengan butir_12

3. Pada menu utama klik Analyze, klik Scale, klik Reliability Analysis, maka akan tampak tampilan :

4. Pindahkan butir-butir factor 1 dalam kolom item dengan cara double click pada butir tersebut atau klik pada nomor yang di maksud kemudian klik

5. Klik tombol Statistic.

6. Pada descriptives for aktifkan item, scale, scale if item deleted.

7. klik continue 8. klik OK 9. lakukan perhitungan ulang mulai dari step 3 untuk butir-butir pada factor 2, klik reset sebelum memasukkan butir-butir factor 2 pada kolom item.

HASIL PADA FAKTOR IReliability RELIABILITY ANALYSIS SCALE (ALPHA)Item Statistics Mean 3.8667 3.6000 3.2333 2.9333 3.6000 2.9000 Std. Deviation .43417 .56324 .56832 .94443 .49827 .80301 N 30 30 30 30 30 30

No_1 No_5 No_9 No_2 No_7 No_11

Item-Total Statistics Scale Variance if Item Deleted 5.926 5.499 4.921 3.752 5.223 4.530 Corrected Item-Total Correlation .328 .376 .621 .592 .587 .478 Cronbach's Alpha if Item Deleted .738 .728 .668 .676 .684 .707

No_1 No_5 No_9 No_2 No_7 No_11

Scale Mean if Item Deleted 16.2667 16.5333 16.9000 17.2000 16.5333 17.2333

Scale Statistics Mean 20.1333 Variance 6.809 Std. Deviation 2.60944 N of Items 6

INTERPRETASIPada butir no_1 misalnya diperoleh : Mean SD Cases : : : 3.8667 .43417 30.00

Dari item total statistic

Rit(koofisien korelasi item-total terkoreksi)= 0,328 Butir dikatakan valid apabila : 1. arah korelasi positif dan rit lebih besar dari r criteria yang ditetapkan, misalnya 0.3 . dalam contoh pada butir no 1 di atas 0,328 > 0,3 maka butir nomor 1 dikatakan valid 2. arah korelasi positif dan rit lebih besar dari r table yang ditetapkan (berdasarkan taraf signifikan tertentu), misalnya pada taraf signifikan 0,05 dan n =30 diperoleh r kritis pada table korelasi produk momen sebesar 0,

HASIL PADA FAKTOR IIRealibility RELIABILITY ANALYSIS SCALE (ALPHA)Item Statistics Mean 3.4333 3.8333 3.4333 3.3667 3.1333 3.4667 Std. Deviation .97143 .69893 .77385 1.12903 1.10589 .81931 N 30 30 30 30 30 30

no_3 no_8 no_12 no_4 no_6 no_10

Item-Total Statistics Scale Variance if Item Deleted 7.495 7.799 7.357 5.941 8.051 13.338 Corrected Item-Total Correlation .518 .745 .772 .723 .306 -.470 Cronbach's Alpha if Item Deleted .540 .495 .468 .424 .632 .826

no_3 no_8 no_12 no_4 no_6 no_10

Scale Mean if Item Deleted 17.2333 16.8333 17.2333 17.3000 17.5333 17.2000

Scale Statistics Mean Variance Std. Deviation N of Items

20.6667

11.195

3.34595

6

Rekapitulasi Hasil Analisis No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Faktor 1 No Item 1 2 5 7 9 11 3 4 6 8 10 12 Mean 38667 29333 36000 36000 32333 29000 34333 33667 31333 38333 34667 34333 SD .43417 .94443 .56324 .49827 .56832 .80301 .97143 1.1290 3 1.1058 9 .69893 .81931 .77385 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 RIT .328 .592 .376 .587 .621 .478 .518 .723 .306 .745 -.470 .772 RKRIT 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 STATUS Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tdk Valid Valid

2

MENGHITUNG KORELASI ANTAR FAKTORProsedur perhitungan uji korelasi antar factor lakukan hanya pada butir-butir yang valid saja, yakni dengan menghitung total factor dan total skala berdasarkan bukti-bukti yang valid Prosedur : 1. Hitung total factor 1 dengan cara : klik Transform pada menu utama, klik compute 2. ketik F1 pada target variable. 3. Ketik no_1+no_5+no_9+ sampai semua butir valid pada factor 1 di hitung

4. Klik Ok 5. Hitung total factor 2 dengan prosedur yang sama 6. Hitung total skala dengan menjumlahkan F1 dan F2, tuliskan TS pada Target Variabel 7. Hitung korelasi antar factor dengan cara : klik Analyze, Correlate, Bivariate

8. Klik OK HASIL : CorrelationCorrelations F1 F1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N F2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N TS Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 1 30 .862(**) .000 30 .956(**) .000 30 .973(**) .000 30 30 F2 .862(**) .000 30 1 TS .956(**) .000 30 .973(**) .000 30 1

30 ** Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

INTERPRETASI 1. Uji korelasi setiap factor dengan total factor. Asumsi total factor merupakan akumulasi dari tiaptiap factor pembentuknya, sehingga setiap factor hendaknya memiliki korelasi yg tinggi dengan total faktornya. Dari hasil di atas terlihat koefisien korelasi masing-masing factor tinggi terhadap total faktornya dengan P< 0.05 untuk masing-masing factor. 2. Uji korelasi setiap factor dengan factor lainnya. Asumsi : setiap factor mengukur fungsinya

MENGHITUNG RELIABILITAS INTERNAL KONSISTENSIPROSEDUR: 1. Pada menu utama klik Analyze, klik Scale, Klik Reliability Analysis 2. Masukkan butir-butir valid pada kolom item 3. klik tombol statistics 4. klik Scale 5. Klik Continue 6. Klik OKScale Statistics Mean 37.9000 Variance 27.679 Std. Deviation 5.26111 N of Items 11

Reliability Statistics Cronbach's Alpha .815

N of Items 11

Case Processing Summary N Cases Valid Excluded( a) Total 30 0 % 100.0 .0

30 100.0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

BAB III

STATISTIK DESKRIPTIFUKURAN PEMUSATAN DAN PENYEBARAN

PROSEDUR : 1. Masukkan data tersebut diatas 2. Identifikasi masing-masing variable, dengan ketentuan.

3. Simpan file dengan nama sesi 3 4. Buat case baru sehingga jumlah seluruh case 40. Untuk variable motivasi dan setres skor min. 40 dan dan skor mak. 100 5. Tuliskan 20 case baru tersebut pada kolom berikut :

6. Klik Analyze , klik Descriptive Statistic, Frequencies 7. Masukkan semua variable pada kolo variables 8. klik tombol Statistic

9. Aktifkan Mean, Median, Mode, Sum, Std. Deviation, Varian, Range, Minimum, Maksimum 10. Klik OK

HASIL : FrequenciesStatistics Jenis Kelamin 40 0 1.4500 1.0000 1.00 .50383 .254 1.00 1.00 2.00

Di