Katarak Sekunder

  • Published on
    31-Jul-2015

  • View
    166

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

<p> Katarak</p> <p>sekunder adalah katarak yang terjadi akibat terbentuknya jaringan fibrosis pada sisa lensa yang tertinggal, paling cepat keadaan ini terlihat sesudah dua hari operasi EKEK (Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler), dan penanaman lensa di segmen posterior. Atau, katarak yang terjadi sesudah suatu trauma yang memecah lensa</p> <p> Penglihatan</p> <p>kabur (seperti berkabut atau berasap), mungkin dapat lebih buruk daripada sebelum di operasi. Fotofobia, yaitu rasa silau bila melihat cahaya. Tajam penglihatan menurun</p> <p>Pada awal gejala akan tampak gelembung-gelembung kecil dan debris pada kapsul posterior. Pada tahap selanjutnya akan ditemukan gambaran Mutiara Elsching pada kapsul posterior lensa. Mutiara Elsching ini mungkin akan menghilang dalam beberapa tahun oleh kerena dindingnya pecah. Dapat juga ditemukan cincin Soemmering pada daerah tepi kapsul posterior lensa</p> <p>Diagnosis dapat ditegakkan pada pasien setelah menjalani operasi EKEK ataupun setelah suatu trauma pada mata</p> <p>Anamnesis : - Penglihatan menjadi semakin kabur - Rasa silau bila melihat cahaya</p> <p>Pemeriksaan Fisik :</p> <p>Tampak gelembung-gelembung kecil pada daerah belakang lensa, ataupun dapat ditemukan gambaran mutiara Elsching maupun cincin Soemmering pada kapsul posterior lensa. Pada tes tajam penglihatan didapatkan visus yang menurun.</p> <p> Pengobatan</p> <p>katarak sekunder adalah dengan pembedahan seperti disisio katarak sekunder, kapsulotomi, membranektomi, atau mengeluarkan seluruh membran keruh</p> <p>PENCEGAHAN Penggunaan tindakan keselamatan ditempat kerja dapat mengurangi insiden terjadinya katarak traumatic. Penggunaan pelindung mata ketika memotong rumput, membersihkan semak dan kandang, bekerja dengan logam atau berpartisipasi dalam olah raga dapat menurunkan insiden terjadinya katarak traumatic dengan pencegahan terhadap cedera.</p>