Click here to load reader

· PDF file KATA PENGANTAR KOMHINDO merupakan suatu komunitas yang dibentuk oleh para Akademisi dan Praktisi bidang Kehutanan tahun 2015 untuk mendampingi kegiatan-kegiatan pembangunan

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of · PDF file KATA PENGANTAR KOMHINDO merupakan suatu komunitas yang dibentuk oleh para...

  • Hariyadi Typewritten text ISBN 978-602-51750-0-8

  • KATA PENGANTAR

    KOMHINDO merupakan suatu komunitas yang dibentuk oleh para Akademisi dan Praktisi

    bidang Kehutanan tahun 2015 untuk mendampingi kegiatan-kegiatan pembangunan bidang

    kehutanan khusus bidang management hutan Indonesia terutama untuk pendampingan

    pengelolaan KPH dan memeberikan solusi dan rekomendasi tentang tata kelola sebagai jembatan

    antara pihak birokrat, praktisi lapangan dan pelaksana tugas di lapangan untuk mempunyai

    pemahaman yang sama dalam mengelola hutan yang berkelanjutan.

    Kalimantan Tengah dengan tipe sebaran gambut yang luas mempunyai beberapa bentuk KPH

    dengan tipe hutan gambut dengan pengelolaan yang spesifik. Tata kelola gambut mempunyai tata

    kelola yang khusus juga sehingga perlu diangkat pembahasan tentang Tata kelola/management

    KPH untuk gambut.

    Di Kalimantan Tengah ada satu KPHL Kapuas sebagai KPH Model yang mengelola gambut yang

    menjadi contoh pengelolaan gambut yang lestari yang bisa dijadikan contoh kelola untuk

    management gambut. Selain itu ada juga Perusahaan non provit yang mengelola gambut untuk

    keperluan restorasi ekosistem seperti PT Hutan Amanah lestari (HAL) yang bergerak dalam

    memperbaiki gambut terdegradasi dengan model tata kelola gambut berkelanjutan.

    Tentunya kegiatan ini akan didukung oleh lembaga Pemerintah untuk Gambut yaitu Badan

    Restorasi Gambut (BRG) dalam mengawal segala kegiatan menyangkut restorasi gambut

    khususnya untuk KPH-KPH yang berlokasi di kawasan gambut.

    Paparan pengalaman, pengetahuan dan wewenang Pemerintah akan disatukan dalam rangkaian

    kegiatan pertemuan KOMHINDO 2017 ini untuk menyatukan visi dan misi bagaimana mengelola

    gambut lestari untuk KPH yang bertipe gambut yang akan diperoleh dari seluruh komponen

    kehutanan baik akademisi, praktisi maupun kaum birokrat dalam pertemuan yang akan

    diselenggarakan dii Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Diharapkan akan diperoleh

    rekomendasi dan masukan kepada pemerintah tentanghal-hal yang perlu menjadi perhatian saat

    mengelola KPH bertipe tanah gambut.

    Palangka Raya, Januari 2018

  • KATA SAMBUTAN

    Komunitas Manajemen Hutan Indonesua (Komhindo) yang menyelenggarakan

    Kongres III dan Seminar Nasional, pada tanggal 03 November 2017 di Palangkaraya,

    Kalimantan Tengah. Ini merupakan sumbangan pemikiran dari para anggota Komhindo untuk

    meningkatkan pengetahuan dan pengelolaan hutan di indonesia.

    Kongres III dan Seminar Nasional ini dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu

    kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Untuk itu kami

    mengucapkan terima kasih.

    Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada para anggota komhindo yang telah

    berpartisipasi pada Kongres III dan Seminar Nasional ini.

    Selanjutnya ucapan terimakasih disampikan kepada seluruh panitia dan para donatur

    sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Kemudian diharapkan publikasi ini dapat

    menyediakan informasi yang penting untuk pengelolaan hutan di Indonesia.

    Palangka Raya, Januari 2018

    Ketua Umum Komhindo,

    Prof. Ir. Udiansyah, MS.Ph.D

  • GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

    SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

    Pada Acara,

    SEMINAR NASIONAL TAHUNAN DAN KONGRES KOMUNITAS MANAGEMENT HUTAN INDONESIA (KOMHINDO) III

    TANGGAL, 3 November 2017 DI PALANGKA RAYA

  • Bismillahirrahmanirrahim,

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

    Selamat pagi, Salam Sejahtera untuk kita semua,

    - Yth. Rektor Institute Pertanian Yogyakarta;

    - Yth. Kepala Badan Restorasi Gambut;

    - Yth. Tim Ahli Gambut Wetland Indonesia;

    - YTh. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kalimantan Tengah;

    - Yth. Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah;

    - Yth. Seluruh Kepala Badan/Dinas/Biro/Instansi Vertikal Provinsi Kalimantan Tengah;

    - Yth. Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya;

    - Yth. Seluruh Anggota Komunitas Management Hutan Indonesia (KOMHINDO);

    - Yth. Para Asosiasi, Pelaku Usaha, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda,

    Insan Pers dan Hadirin Undangan yang Berbahagia.

    Pertama-tama marilah kita persembahkan puji dan syukur Kehadirat Allah

    SWT/Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan perkenan-Nya kita dapat hadir

    di tempat ini, untuk mengikuti acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Seminar

    Nasional (SEMNAS) Komunitas Management Hutan Indonesia (KOMHINDO) III dengan

    tema “Pengelolaan Lahan Gambut di Indonesia dalam Perspektif Pembangunan

    Berkelanjutan”, dalam keadaan sehat wal”afiat.

    Undangan dan hadirin yang berbahagia

    Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas wilayah 153.564 Km 2

    atau 1,5 kali luas

    pulau Jawa, dan saat ini menjadi provinsi terluas kedua setelah Papua. Provinsi Kalimantan

    Tengah memiliki total lahan bergambut seluas 3.010.640 Ha. Lahan gambut ini merupakan

    daerah rawan kebakaran karena telah mengalami degredasi hutan sehingga sulit untuk

    dilakukan restorasi dan rehabilitasi, karenanya pemanfaatannya harus bertanggung jawab dan

    ramah lingkungan.

    Lahan gambut yang sangat luas ini merupakan salah satu kekayaan dan potensi sumber

    daya alam, apabila tidak dimanfaat dan dikelola dengan tepat secara optimal akan

    menimbulkan masalah bagi pembangunan Kalimantan Tengah, seperti kebakaran lahan dan

    bencana asap yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

    Arah pembangunan kehutanan yang berkelanjutan dan inklusif telah dicanangkan oleh

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, yang akan dicapai melalui kegiatan manajemen

  • hutan, konservasi dan keanekaragaman hayati, agroforestry dan pengelolaan hutan oleh

    masyarakat, pemanfaatan hasil hutan serta pengolahan lahan tanpa bakar.

    Hadirin Undangan yang berbahagia

    Guna mendukung arah pengelolaan lahan dan sumber daya alam secara lestari,

    perlu adanya masukan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan pemanfaatan lahan gambut

    yang produktif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah, yang merupakan hasil pertemuan

    ilmiah ataupun seminar nasional dari para profesional yang peduli akan kelestarian lahan

    gambut.

    Bapak/Ibu Hadirin Undangan yang berbahagia

    Dengan adanya penyelenggaraan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Seminar

    Nasional (SEMNAS) ini diharapkan memperoleh hasil yang maksimal sehingga dapat

    memberikan kontribusi saran kebijakan bagi pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah

    khususnya pengelolaan lahan gambut.

    Kami juga mengharapakan melalui kegiatan seminar ini dapat mendukung salah satu

    Visi-Misi Kami yaitu Pengelolaan Lingkungan Hidup dan SDA.

    Undangan dan hadirin yang berbahagia

    Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan, semoga seluruh upaya kita

    mendapat ridho dari Allah SWT guna mewujudkan Kalimantan Tengah BERKAH

    (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis).

    Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim acara Pertemuan Ilmiah Tahunan

    (PIT) dan Seminar Nasional (SEMNAS) Komunitas Management Hutan Indonesia

    (KOMHINDO) III dengan tema “Pengelolaan Lahan Gambut di Indonesia dalam

    Perspektif Pembangunan Berkelanjutan” dengan resmi saya nyatakan dibuka.

    Sekian dan terima kasih.

    Wabillahittaufiq wal Hidayah,

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

    GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,

    H. SUGIANTO SABRAN

  • DAFTAR ISI COVER .................................................................................................................................... i KATA PENGANTAR ................................................................................................................... ii SAMBUTAN KETUA KOMHINDO ............................................................................................... iii SAMBUTAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH ....................................................................... iv Judul Halaman

    1. DINAMIKA PENGELOLAAN KONFLIK KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) MENGKENDEK, KABUPATEN TANA TORAJA, SULAWESI SELATAN .................... 1

    2. MODEL PENGEMBANGAN HUTAN TANAMAN RAKYAT DALAM WILAYAH KPH ............... 13

    3. STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI UPAYA MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI PULAU-PULAU KECIL (STUDI KASUS : DUSUN TAMAN JAYA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT MALUKU) ............................................................... 27

    4. POLA SEBARAN DAN KARAKTERISTIK SARANG ORANGUTAN (PONGO PIGMAEUS WURMBII) DI STASIUN PENELITIAN ORANGUTAN TUANAN, KAPUAS, KALIMANTAN TENGAH. ............................................................................................................................. 37

    5. SKRINING FITOKIMIA PAKAN ORANGUTAN KALIMANTAN (PONGO PYGMAEUS WURMBII) DAN INDIKASI GANGGUAN KESEHATAN PADA ORANGUTAN ........................................ 57

    6. SUKSESI TUMBUHAN LIANA PASKA KEBAKARAN DI STASIUN PENELITAN TUANAN ....... 73

    7. PERILAKU HARIAN ANAK ORANGUTAN (PONGO PYGMAEUS WRUMBII, TIEDMANN 1808) DI PUSAT REHABILITASIPROTECT OUR BORNEO SEI GOHONG, PALANGKA RAYA