Etika Dan Hukum Kedokteran

  • Published on
    01-Jul-2015

  • View
    203

  • Download
    10

Embed Size (px)

Transcript

<p>ETIK dan HUKUM KEDOKTERANOleh: 1. Sukrian muhda</p> <p>SKENARIOPasien berumur 40 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri waktu buang air kecil. Beberapa hari sebelum nya pasien tersebut telah melakukan hubungan seksual dengan wanita bukan istrinya. Dokter melakukan pemeriksaan yang sistematis dan teliti dan diagnosa uretritis gonore. Dekter telah menjelaskan kepada pasien tersebut tentang terapi yang akan dilakukan dan menganjurkan pemberian suntikan antibiotik namun pasien menolaknya dan dokter tersebut meminta pasien untuk menandatangani informed refusal.</p> <p>Dua hari kemudian pasien tersebut datang kembali bersama isteri nya dengan maksud mengukuti terapi yang dianjurkan dokter tersebut sebelumnya, tanpa disadari doter tersebut menerangkan tentang penyakit dan sumber penularannya kepada isteri pasien tersebut, namun pasien tersebut tidak terima kalau penyakitnya tersebut di ceritakan kepada isteri nya karena akan berdampak pada keutuhan keluarganya, kini pasien tersebut menuntut dokter yang menanganinya tersebut.</p> <p>Informed refusal Uretritis Gonore Antibiotik Hubungan sexual 5. Terapi 6. Sistematis 7. Keluhan 8. Nyeri 9. Menuntut 10. Sumber 11. Penularan1. 2. 3. 4.</p> <p>WE DONT KNOW:Terapi adalah</p> <p>Nyeri adalah</p> <p>DAFTAR MASALAH:Apa saja hak dan kewajiban Dokter-Pasien? 2. Apakah Dokter melakukan pelanggaran?&amp; jika ya, pelanggaran apa saja yang dilakukan Dokter?1.</p> <p>PENGERTIAN ETIK KEDOKTERAN &amp; HUKUM KESEHATANEtik dan hukum memiliki tujuan yang sama yaitu mengatur tertib &amp; tentram nya pergaulan hidup dalam masyarakat. Namun pengertian etik dan hukum berbeda. Etik berasal dari kata yunani ethos, yang berarti yang baik, yang layak. Ini merupakan norma-norma, nilai-nilai atau pola tingkah laku kelompok profesi tertentu dalam memberikan pelayanan jasa terhadap masyarakat.</p> <p>Hukum adalah peraturan perundangundangan yang dibuat oleh suatu kekuasaan dalam mengatur peraturan hidup dalam masyarakat. Hukum kesehatan menurut anggaran dasar PERHUKI adalah semua ketentuan hukum yang berhubungan langsung dengan pemeliharaan/pelayanan kesehatan dan penerapannya.</p> <p>PENYELESAIAN MASALAH:1. </p> <p>!. Kewajiban Dokter: Memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien. Merujuk pasien ke dokter lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan.</p> <p>Merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien,bahkan juga setelah pasien meninggal dunia. Melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan,kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas mampu melakukannya. Menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran.</p> <p>!!.Hak dokter: Memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standart profesi dan standart prosedur operasional. Memberikan pelayanan medis menurut standart profesi dan standart prosedur operasional.1.</p> <p>Memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien atau keluarga. Menerima imbalan jasa.</p> <p>1. </p> <p>!!!.Kewajiban pasien Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya. Mematuhi nasehat dan petunjuk dokter. Mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima.</p> <p>1. </p> <p>!!!!.Hak pasien Mendapatkan penjelasan lengkap tentang tindakan medis. Meminta pendapat dokter lain(second opinion). Mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis. Menolak tindakan medis. Mendapatkan isi rekam medis.</p> <p>2. ya. Pelanggaran yang dilakukan dokter: Dokter melanggar KODEKI /kewajibannya sebagai dokter. Dimana Dokter tersebut memberitahukan penyakit pasiennya kepada istri pasien, yang berdampak pada keutuhan keluargannya/pasien.</p> <p>Dokter juga terindikasi melakukan pelanggaran Disiplin profesi,,. Dimana dokter membuka rahasia kedokteran, sebagaimana diatur dalam peraturan undangundung atau etika profesi.</p> <p>Dokter melanggar perjanjian DokterPasien.,yaitu perjanjian untuk merahasiakan seemua informasi tentang pasien. Yaitu jenis perjanjian Pengobatan, dalam tindakan rangka pemeriksaan/ hasil pemeriksaan.</p> <p>SUMBERBuku mahasiswa BLOK 1. Slide kuliah dari dr. Ery Suhaymi,SH</p>