of 17/17
DASAR-DASAR ILMU SOSIAL JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN

Dasar dasar ilmu sosial

  • View
    2.421

  • Download
    10

Embed Size (px)

Text of Dasar dasar ilmu sosial

  • 1. DASAR-DASAR ILMU SOSIAL JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN

2. DEFINISI ILMU : ASAL ILM (ARAB) : MENGERTI, MEMAHAMI, MENGETAHUI SOSIAL : BERHUBUNGAN DENGAN MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA ILMU SOSIAL : MENGETAHUI TENTANG MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA 3. SYARAT ILMU OBYEKTIF : ADA YANG MENJADI KAJIAN METODIS : ADA CARA TERTENTU UNTUK MENDAPATKANNYA : METODE ILMIAH SISTEMATIS : TERURAI DAN TERUMUSKAN SECARA TERATUR DAN LOGIS SEHINGGA MENJADI SISTEM YANG UTUH UNIVERSAL : BERSIFAT UMUM 4. DEFINISI SOSIAL AHLI DEFINISI LEWIS SESUATU YANG DICAPAI, DIDAPAT MELALUI INTERAKSI KEITH JACOBS SESUATU YANG DIBANGUNDAN TERJADI DALAM KOMUNITAS RUTH AYLETT SESUATU TENTANG PERBEDAAN TAPI INHEREN DAN TERINTEGRASI PAULERNEST MANUSIA DAN KEGIATAN BERSAMA PHILIP WEXLER SIFAT DASAR DARI MANUSIA ENDAM C CARA TENTANG INDIVIDU BERINTERAKSI PETER HERMAN SESUATU YANG BERBEDA NAMUN SATU KESATUAN 5. DEFINISI ILMU SOSIAL 1. MEMPELAJARI ASPEK MANUSIAWI DARI DUNIA INI, YANG BERHUBUNGAN DENGAN MANUSIA, TINGKAH LAKU, BAHASA, PENDIDIKAN DSB 2. SEKELOMPOK DISIPLIN AKADEMIK YANG MEMPELAJARI ASPEK YANG BERHUBUNGAN DENGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN SOSIALNYA 6. INTERAKSI SOSIAL JURUSAN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN 7. DEFINISI INTERAKSI SOSIAL HUBERT BONNER SUATU HUBUNGAN ANTARA DUA INDIVIDU ATAU LEBIH, DI MANA KELAKUAN INDIVIDU YANG SATU MEMPENGARUHI, MENGUBAH, ATAU MEMPERBAIKI KELAKUAN INDIVIDU YANG LAIN DAN SEBALIKNYA SOEJONO SOEKANTO MERUPAKAN HUBUNGAN SOSIAL YANG DINAMIS, YANG MENYANGKUT HUBUNGAN ANTARA ORANG PERSEORANGAN, ANTARA KELOMPOK MANUSIA, MAUPUN ANTARA ORANG PERSEORANGAN DENGAN KELOMPOK MANUSIA NANDANG MULYANA HUBUNGAN ANTARA DUA ATAU LEBIH ORANG DIMANA TERJADI SALING MEMPENGARUHI 8. PROSES ADAPTASI MANUSIA 1. AUTOPLASTIS : SEORANG INDIVIDU HARUS MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN SEKITARNYA 2. ALLOPLASTIS : SEORANG INDIVIDU MERUBAH LINGKUNGAN TEMPAT INDIVIDU TESRSEBUT TINGGAL 9. FAKTOR TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL FAKTOR PENYEBAB URAIAN IMITASI SELURUH HUBUNGAN SOSIAL BERDASARKAN IMITASI SEGI NEGATIF : IMITASI KADANG TIDAK KRITIS HAL YANG DINITASI BERSIFAT SALAH SUGESTI PENGARUH YANG BERASAL DARI DALAM MAUPUN LUAR DIRI MANUSIA 1. AUTO SUGESTI : BERASAL DARI DALAM DIRI 2. HETERO SUGESTI : BERASAL DARI LUAR DIRI SYARAT : 1. SUGESTI KARENA HAMBATA BERPIKIR 2. SUGESTI KARENA PIKIRAN TERPECAH 3. SUGESTI KARENA MAYORITAS 4. SUGESTI KARENA MINORITAS (OTORITAS) 5. SUGESTI KARENA WILL TO BELIEVE IDENTIFIKASI DORONGAN UNTUK MENJADI SAMA DENGAN ORANG LAIN. SYARAT : TIDAK DISADARI, IRRASIONAL, MELENGKAPI SISTEM NORMA SIMPATI PERASAAN TERTARIK SATU INDVIDU TERHADAP INDIVIDU LAIN 10. SYARAT TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL SYARAT URAIAN KONTAK SOSIAL MENYENTUH BERSAMA-SAMA BENTUK : ORANG PERORANG, ORANG DENGAN KELOMPOK, KELOMPOK DENGAN KELOMPOK SIFAT : POSITIF : MENGARAH KERJA SAMA NEGATIF : TIDAK ADA INTERAKSI PRIMER : LANGSUNG TATAP MUKA SEKUNDER : DENGAN ALAT TERTENTU KOMUNIKASI SESEORANG MEMBERIKAN TAFSIRAN PADA PERILAKU ORANG LAIN (BICARA, GERAK BADAN, SIKAP) PERASAAN-PERASAAN APA YANG INGIN DISAMPAKAN OLEH ORANG LAIN TERSEBUT. ORANG LAIN TERSEBUT KEMUDIAN MEMBERIKAN REAKSI TERHADAP PERASAAN ORANG TERSEBUT 11. BENTUK INTERAKSI SOSIAL 1. PROSES YANG ASSOSIATIF * KERJASAMA * AKOMODASI * ASIMILASI 2. PROSES YANG DISSOSIATIF * KOMPETISI * CONTRAVENTION * KONFLIK 12. KERJASAMA MUNCUL KARENA ORIENTASI INDIVIDU TERHADAP KELOMPOKNYA (INGROUP) DAN KELOMPOK LAINNYA (OUTGROUP) BENTUK KERJA SAMA : 1. BARGAINING : PELAKSANAAN PERJANJIAN PERTURAN BARANG DAN JASA ANTARA DUA PIHAK ATAU LEBIH 2. CO-OPTATION : PROSES PENERIMAAN UNSUR DARU DALAM KEPEMIMPINAN (POLITIK) DALAM ORGANISASI BERGUNA MENGHINDARI KEGONCANGAN DALAM ORGANISASI 3. COALITION : KOMBINASI ANTARA DUA ATAU LEBIH PIHAK YANG MEMPUNYAI TUJUAN YANG SAMA 4. JOINT VENTURE : KERJASAMA DALAM BIDANG-BIDANG TERTENTU 13. AKOMODASI ARTI : 1. KEADAAN : SUATU KENYATAAN ADANYA SUATU KESEIMBANGAN DALAM INTERAKSI SOSIAL, SEHUBUNGAN DENGAN NILAI DAN NORMA SOSIAL YANG BERLAKU 2. PROSES : USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN UNTUK MEREDAKAN SUATU PERTENTANGAN TUJUAN 1. MENGURANGI PERTENTANGAN AKIBAT PERBEDAAN 2. MENCEGAH MELEDAKNYA PERTENTANGAN SEMENTARA 3. MEMUNGKINKAN TERJADINYA KERJA SAMA 4. PELEBURAN KELOMPOK SOSIAL YANG BERBEDA BENTUK 1. CORCION 2. COMPROMISE 3. ARBITRATION 4. MEDIATION 5. CONCILIATION 6. TOLERANTION 7. STALEMATE 8. ADJUDICATION 14. ASIMILIASI USAHA MENGURANGI PERBEDAAN ANTARA ORANG PERORANGAN ATAU KELOMPOK DAN USAHA MEMPERTINGGI KESATUAN TINDAK, SIKAP DAN PROSES MENTAL DENGAN MEMPERHATIKAN KEPENTINGAN DAN TUJUAN BERSAMA PROSES : 1. ADA KELOMPOK YANG BEDA KEBUDYAAN 2. BERGAUL SECARA LANGSUNG DAN INTENSIF DALAM WAKTU LAMA 3. KEBUDAYAAN BERBAH DAN BERADAPTASI FAKTOR PENDORONG 1. TOLERANSI 2. KESEMPATAN DALAM EKONOMI 3. SIKAP MENGHARGAI 4. PERSAMAAN UNSUR KEBUDAYAAN 5. PERKAWINAN CAMPURAN 6. MUSUH BERSAMA DARI LUAR 15. KOMPETISI SUATU PROSES DIMANA ORANG PERORANG, KELOMPOK UNTUK MENCARI KEUNTUNGAN DALAM BIDANG KEHIDUPAN PADA WAKTU TERTENTU MENJADI PUSAT P PERHATIAN DENGAN CARA MENARIK PERHATIAN ATAU MEMPERTAJAN PRASANGKA YANG ADA TANPA MENGGUNAKAN ANCAMAN KEKERASAN BENTUK : 1. PERSAINGAN BIDANG EKONOMI 2. PERSAINGAN BIDANG KEBUDAYAAN 3. PERSAINGAN MENCAPAI KEDUDUKAN DAN PERANAN TERTENTU 4. PERBEDAAN RAS FUNGSI : 1. SALURAN KEBUTUHAN KOMPETITIF 2. JALAN UNTUK MENCAPAI KEPENTINGAN DAN NILAI YANG ADA 3. ALAT SELEKSI 4. ALAT MENJARING WARGA GOLONGAN KARYA/FUNGSIONAL 16. CONTRAVENTION PROSES SOSIAL YANG BERADA KOMPETISI DAN KOMPLEK YANG DITANDAI GEJALA KETIDAKPASTIAN DIRI, RENCANA DAN PERASAAN TIDAK SUKA YANG DISEMBUNYIKAN, KEBENCIAN, ATAU KERAGUAN TERHADAP KEPRIBADIAN SESEORANG TIPE CONTRAVENTION 1. CONTRAVENTION MENYANGKUT SUATU GENERASI MASYARAKAT : MISALNYA HUBUNGAN ORANG TUA DENGAN ANAK 2. CONTRAVENTION MENYANGKUT SEX MISALKAN HUBUNGAN ANTARA LAKI-LAKI DENGAN PEREMPUAN 3. CONTRAVENTION PARLEMENTER MISALNYA HUBUNGAN ANTARA MAYORITAS DAN MINORITAS 4. CONTRAVENTION ANTAR MASYARAKAT 5. ANTAGONISME KEAGAMAAN 6. CONTRAVENTION INTELEKTUAL 7. OPOSISI MORAL 17. KONFLIK PROSES SOSIAL DIMANA MANUSIA BERUSAHA MEMENUHI TUJUANNYA DENGAN JALAN MENANTANG PIHAK LAIN YANG DISERTAI DENGAN ANCAMAN DAN/ATAU KEKERASAN SEBAB : 1. PERBEDAAN ANTARA PERORANGAN 2. PERBEDAAN KEBUDAYAAN 3. BENTROKAN ANTAR KEPENTINGAN 4. PERUBAHAN-PERUBAHAN SOSIAL BENTUK : 1. KONFLIK PRIBADI 2. KONFLIK ANTAR KELAS SOSIAL 3. KONFLIK RASIAL 4. KONFLIK POLITIK 5. KONFLIK INTERNASIONL AKIBAT : 1. BERTAMBAHNYA SOLIDARITAS INGROUP 2. GOYAHNYA KESATUAN JIKA KONFLIK INTERNAL 3. PERUBAHAN KEPRIBADIAN 4. HANCUR BENDA DAN JATUHNYA KORBAN