contoh kasus studi kelayakan bisnis

  • Published on
    19-Feb-2018

  • View
    218

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 1/12</p><p>Studi Kelayakan Bisnis</p><p> Aspek Manajemen</p><p>Oleh kelompok 4 :</p><p>- Anggga Erly Asin !"!#"#!$!"</p><p>- % Ketut &amp;d Adi Mas Sudarma !"!#"#!$"'- (ea &amp;ede derian Angga )aramartha !"!#"#!$4#</p><p>- Kadek *uli Arthaan !"!#"#!$'"</p><p>- AA &amp;( Mangu Asinda !"!#"#!!"+</p><p>,akultas Ekonomi dan Bisnis</p><p>ni.ersitas dayana</p><p>)rogram Ekstensi</p><p>"$!#</p><p>Kata Pengantar</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 2/12</p><p>Puji dan syukur penulis haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena tanpa</p><p>perlindungan-Nya maka makalah ini tidak dapat kami selesaikan dalam waktu yang telah</p><p>ditentukan. Dalam makalah ini penulis menjelaskan tentang Aspek manajemen dalam studi</p><p>kelayakan bisnis</p><p>Penulis menyadari dalam menyelesaikan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, hal</p><p>itu disebabkan karena keterbatasan waktu yang dimiliki penulis maupun sumber reerensi yang</p><p>digunakan. !leh karena itu m"h"n maa jika makalah ini kurang sempurna. Tak lupa penulis</p><p>ingin menyampaikan terimakasih kepada seluruh angg"ta kel"mp"k yang lainnya yang telah</p><p>membantu dalam penulisan serta penyelesaian makalah ini.</p><p>Demikian makalah ini dibuat sem"ga dapat bermanaat bagi pihak # pihak yang</p><p>memerlukannya. $ika terdapat kesalahan kami selaku penulis mem"h"n maa atas keterbatasan</p><p>yang kami miliki. %tas perhatian dan pengertiannya kami u&amp;apkan Terima Kasih.</p><p>Penulis.</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 3/12</p><p>Aspek Manajemen</p><p>#/! )engertian Aspek Manajemen</p><p>%spek manajemen dan "rganisasi adalah aspek yang sangat 'ital dalam suatu usaha. Karena</p><p>usaha yang akan atau sedang dirintis mungkin saja akan mengalami kegagalan jika manajemen</p><p>dan "rganisasi tidak berjalan dengan baik. Pr"ses manajemen sendiri juga terdapat kaidah-kaidah</p><p>agar suatu usaha bisa berjalan lebih mudah. Dan kaidah-kaidah (aturan) itu sendiri bisa</p><p>tergambar jelas melalui ungsi-ungsi manajemen berikut*</p><p>+. Peren&amp;anaan (Planning)</p><p>Peren&amp;anaan dalah pr"ses untuk menentukan kemana dan bagaimana suatu usaha akan</p><p>dijalankan atau dimulai untuk men&amp;apai suatu tujuan yang telah ditetapkan.</p><p>. Peng"rganisasian (Organizing)</p><p>Peng"rganisasian adalah pr"ses untuk mengel"mp"kkan kegiatan-kegiatan dalam unit-unit</p><p>tertentu agar jelas dan teratur sesuai dengan tanggung jawab dan wewenang si pemegang unit.</p><p>. Pelaksanaan (Actuating)</p><p>Pelaksanaan adalah pr"ses dimana semua hal yang teren&amp;ana telah dimulai "leh seluruh unit.</p><p>eperti se"rang manajer yang mengerahkan seluruh bawahannya untuk memulai pekerjaan</p><p>sesuai dengan tugas yang telah ditetapkan kepadanya.</p><p>/. Pengawasan (Controlling)</p><p>Pengawasan adalah pr"ses untuk mengukur, menilai dan menge'aluasi hasil pekerjaan agar</p><p>tetap sesuai dengan ren&amp;ana awal dan meng"reksi berbagai penyimpangan selama pr"ses</p><p>pelasanaan kerja.</p><p>#/" Manajemen )em0angunan )royek</p><p>Manajemen pembangunan pr"yek adalah sistem untuk meren&amp;anakan, melaksanakan dan</p><p>mengawasi pr"yek yang sedang dilaksanakan. Pembangunan pr"yek harus mengk""rdiasikan</p><p>ren&amp;ana pelaksanaan dengan sumber daya yang disediakan agar pr"yek tadi dapat terselesaikan</p><p>sesuai target, artinya pr"yek tersebut selesai tepat waktu dan sesuai dengan k"nsepnya.</p><p>+. Peren&amp;anaan Pr"yek</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 4/12</p><p>Pere&amp;anaan pr"yek yaitu penggambaran apa dan bagaimana pr"yek harus dikerjakan. 0al</p><p>kitu meliputi jenis pekerjaan, waktu peyelesaian, tenaga pelaksana, peralatan dan juga anggaran.</p><p>Peren&amp;anaan ini dinilai memudahkan bagi pihak terkait agar bisa bekerja lebih mudah dan</p><p>terjadwal rapi.</p><p>. Penjadwalan Pr"yek</p><p>Penjadwalan pr"yek meliputi penjadwalan waktu-waktu dari masing-masing aktiitas pr"yek</p><p>dalam urutan yang sudah diatur. Terdapat beberapa ma&amp;am bagan yang sering digunakan para</p><p>penjadwal, salah satu yang paling terkenal adalah baganGanttyang dinilai lebih mudah ditasir</p><p>dan eekti untuk digunakan.</p><p>. Pengawasan Pr"yek</p><p>Mengawasi dan mengendalikan jalannya pr"yek adalah satu hal yang tak b"leh disepelekan</p><p>dalam pembangunan pr"yek demi kesesuaian pr"yek dengan target yang telah ditetapkan. 1ebih</p><p>dari itu pengawasn ini berguna untuk mengawasi arus anggaran dan menge'aluasi berbagai</p><p>kelemahan dan kekeliruan selama pembangunan pr"yek.</p><p>#/1 Manajemen dalam Operasional</p><p>Mengingat pentingnya peranan aspek manajemen dalam menentukan keberhasilan suatu</p><p>kegiatan2bisnis yang dilakukan, maka ada beberapa hal penting yang harus kita ketahui dan</p><p>pahami untuk membangun sebuah bisnis. yang mana hal tersebut men&amp;akup Pr"ses 2 ungsi #</p><p>ungsi dalam manajemen. adapun ungsi manajemen tersebut yaitu*</p><p>+. Peren&amp;anaan</p><p>. Peng"rganisasian</p><p>. Pengk""rdinasian</p><p>/. M"nit"ring dan e'aluasi</p><p>a) )eren2anaan 3planning adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang</p><p>dimiliki. Peren&amp;anaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan se&amp;ara keseluruhan dan</p><p>&amp;ara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer menge'aluasi berbagai ren&amp;ana alternati</p><p>sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah ren&amp;ana yang dipilih &amp;"&amp;"k dan</p><p>dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Peren&amp;anaan merupakan pr"ses terpenting</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 5/12</p><p>dari semua ungsi manajemen karena tanpa peren&amp;anaan, ungsi-ungsi lainnya tak dapat</p><p>berjalan.</p><p>Dalam semua kegiatan yang bersiat manajerial untuk mendukung usaha-usaha pen&amp;apaian</p><p>tujuan, ungsi peren&amp;anaan haruslah dilakukan terlebih dahulu dari pada ungsi peng"rganisasian,</p><p>pengarahan2pengk""rdinasian, dan m"nit"ring2e'aluasi.</p><p>Pada prinsipnya peren&amp;anaan di tetapkan pada saat sekarang dan akan dilaksanakan atau</p><p>digunakan pada masa yang akan datang, sehingga peren&amp;anaan merupakan ungsi utama dan</p><p>dasar bagi seluruh ungsi-ungsi manajemen.</p><p>Pendekatan dalam pembuatan peren&amp;anaan *</p><p> pendekatan %tas-3awah 4T"p-D"wn5</p><p> Pendekatan 3awah-%tas 43"tt"m-up5</p><p> pendekatan &amp;ampuran</p><p> pendekatan kel"mp"k</p><p>Pr"ses peren&amp;anaan untuk menghasilkan suatu ren&amp;ana atau ren&amp;an-ren&amp;ana dapat dilihat dari</p><p>beberapa sisi penting,antara lain yaitu dari sisi jangka waktu manaat ren&amp;ana serta dari sisi</p><p>tngkatan manejemen,yaitu dari sisi strategis dan "perasi"nal.penjelasannya disajikan berikut ini</p><p>sisi jangka waktu</p><p> peren&amp;anaan jangka panjang</p><p> peren&amp;anaan jangka menengah</p><p> peren&amp;anaan jangka pendek</p><p>sisi tingkatan manajemen</p><p> Peren&amp;anaan strategis , ( yang disusun untuk men&amp;apai tujuan umum "rganisasi, yaitu</p><p>melaksanakan misi "rganisasi )</p><p> peran&amp;anaan "perasi"nal, ( yang merupakan rin&amp;ian tentang bagaimana ren&amp;ana strategik</p><p>dilaksanakan.)</p><p>Perencanaan Strategis</p><p>ering juga disebut Peren&amp;anaan $angka Panjang (l"nge range planning) adalah pr"ses</p><p>pengambilan keputusan yang menyangkut tujuan jangka panjang "rganisasi, kebijakan yang</p><p>harus diperhatikan , serta strategi yang harus dijalankan untuk men&amp;apai tujuan tersebut. 6ntuk</p><p>melaksanakan strategi tersebut harus pula disusun pr"gram kerja yang terin&amp;i , men&amp;akup</p><p>kegiatan yang harus dilakukan , kapan harus dimulai , kapan harus selesai , dan siapa yang harus</p><p>bertanggung jawab, serta sumber daya manusia yang diperlukan. ingkatnya peren&amp;anaan</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 6/12</p><p>strategik adalah pr"ses peren&amp;anaan jangka panjang yang sudah di"rmalkan , yang digunakan</p><p>untuk merumuskan tujuan "rganisasi serta &amp;ara menghadapinya.</p><p>Perencana Operasional</p><p>terdiri atas bentuk , yaitu * (+) ren&amp;ana sekali pakai (single use plan) yakni ren&amp;ana yang disusun</p><p>untuk men&amp;apai tujuan tertentu dan dibubarkan segera setelah tujuan ini ter&amp;apai7 () ren&amp;ana</p><p>permanen (standing plans) , yakni pendekatan pendekatan yang sudah di standarisasi untuk</p><p>menghadapi situasi berulang dan dapat diramalkan sebelumnya. sedangkan bentuk-bentuk</p><p>peren&amp;anaan dapat dijelaskan sebagai berikut *</p><p>" Tujuan ( !bje&amp;ti' )</p><p>Merupakan suatu sasaran dimana kegiatan itu diarahkan dan diusahakan untuk sedapat mungkin</p><p>di&amp;apai dalam jangka waktu tertentu, dan diketahui "leh semua "rang yang terllibat.</p><p>" Kebijakan ( P"li&amp;y )</p><p>%dalah suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan pikiran dalam mengambil</p><p>keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk men&amp;apai tujuan. Karena kebijakan ini biasanya</p><p>tidak tertulis, maka seringkali sulit untuk dipahami "leh para bawahan2 karyawan.</p><p>" trategi ( trategy )</p><p>Merupakan tindakan penyesuaian dari ren&amp;ana yang telah dibuat. Perlunya diadakan penyesuaian</p><p>disebabkan "leh adanya berbagai ma&amp;am reaksi. !leh karena itu dalam membuat strategi</p><p>haruslah memperhatikan beberapa akt"r seperti ketepatan waktu, ketepatan tindakan yang akan</p><p>di lakukan dan lain sebagainya.</p><p>" Pr"sedur ( Pr"&amp;edure )</p><p>Merupakan rangkaian tindakan yang akan dilaksanakan untuk waktu mendatang. %danya</p><p>pr"sedur akan lebih memudahkan pelaksanaan semua akti'itas dalam "rganisasi.</p><p>" %turan ( Pr"&amp;edure )</p><p>%dalah suatu tindakan yang spesiik dan merupakan bagian dari pr"sedur</p><p> Pr"gram ( Pr"grame )</p><p>Merupakan &amp;ampuran antara kebijakan pr"sedur, aturan dan pembrerian tugas yang di</p><p>sertai dengan suatu anggaran ( 3udget ), semua ini akan men&amp;iptakan sebuah tindakan . dalam</p><p>"rganisasi biasanya pr"gram dibuat dalam dua ma&amp;am, yakni pr"gram umum dan pr"gram</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 7/12</p><p>khusus. Pr"gram umum meliputi seluruh "rganisasi, sedang pr"gram khusus hanya men&amp;akup</p><p>kegiatan-kegiatan dari masing-masing bagian yang ada dalam "rganisasi tersebut.</p><p>8ungsi 2 kegunaan peren&amp;anaan *</p><p>+. Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang</p><p>. Mengarahkan perhatian pada tujuan</p><p>. Memperingan biaya</p><p>/. arana untuk mengadakan pengawasan</p><p>9. penerjemah kebijakan umum</p><p>:. berupa perkiraan yang bersiat ramalan</p><p>;. berungsi ek"n"mi</p><p>. alat2sarana pengawasan</p><p>b) Peng"rganisasian ("rgani?ing)</p><p>)engorganisasian 3organi5ingdilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi</p><p>kegiatan-kegiatan yang lebih ke&amp;il. Peng"rganisasian mempermudah manajer dalam melakukan</p><p>pengawasan dan menentukan "rang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah</p><p>dibagi-bagi tersebut. Peng"rganisasian dapat dilakukan dengan &amp;ara menentukan tugas apa yang</p><p>harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut</p><p>dikel"mp"kkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana</p><p>keputusan harus diambil.</p><p>1angkah peng"rganisasian</p><p>se&amp;ara garis besar, langkah-langkah dalam melakukan pr"ses peng"rganisasian , mulai dari</p><p>meren&amp;anakan, melaksanakan,dan memantau kerja "rganisasi, se&amp;ara garis besar dipaparkan</p><p>berikut ini*</p><p> Merin&amp;i seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan "rganisasi agar sesuai dengan 'isi</p><p>dan misisinya.</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 8/12</p><p> Membagi beban kerja ke dalam aktiitas-aktiitas yang se&amp;ara l"gis dan memadai dapat</p><p>dilakukan "leh sese"ramg atau "leh sekel"mp"k "rang.</p><p> Mengk"mbinasikan pekerjaan angg"ta "rganisasi dengan &amp;ara yang l"gis dan eisien.</p><p> Menetapkan mekanismeuntuk mengk""rdinasikan pekerjaan angg"ta "rganisasi dalam</p><p>kesatuan yang harm"nis. Memantau eektiitas "rganisasi dan mengambil langkah-langkah penyesuaian untuk</p><p>memperhatikan atau meningkatkan eektiitas.</p><p>truktur !rganisasi</p><p>truktur "rganisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antara bagian dan p"sisi dalam</p><p>perusahaan.struktur "rganisasi menjelaskan pembagian aktiitas kerja,serta memperhatikan</p><p>hubungan ungsi aktiitas tersebut sampai batas-batas waktu tertentu.</p><p>%da empat elemen dalam struktur,yaitu*</p><p>@ pesialisasi aktiitas</p><p>@ tandarisasi aktiitas</p><p>@ K""rdinasi aktiitas</p><p>@ 3esar unit kerja</p><p>Di dalam "rganisasi dikenal berbagai bentuk "rganisasi atau lebih tepat disebut struktur</p><p>"rganisasi,yaitu*</p><p>+. !rgani?es Aaris</p><p>. !rganisasi 8ungsi"nal</p><p>. !rganisasi garis dan ta</p><p>/. !rganisasi Aabungan</p><p>9. !rganisasi Matriks</p><p>Manajer adalah sese"rang yang bekerja melalui "rang lain dengan meng""rdinasikan kegiatan-</p><p>kegiatan mereka guna men&amp;apai sasaran "rganisasi.</p><p>Piramida jumlah karyawan pada "rganisasi dengan struktur tradisi"nal, berdasarkan</p><p>tingkatannya.</p><p>Pada "rganisasi berstruktur tradisi"nal, manajer sering dikel"mp"kan menjadi manajer pun&amp;ak,</p><p>manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 9/12</p><p>piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di pun&amp;ak). 3erikut ini</p><p>adalah tingkatan manajer mulai dari bawah ke atas*</p><p>B Manejemen lini pertama (irst-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen</p><p>"perasi"nal, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan</p><p>mengawasi karyawan n"n-manajerial yang terlibat dalam pr"ses pr"duksi. Mereka sering disebut</p><p>penyelia (super'is"r), manajer shit, manajer area, manajer kant"r, manajer departemen, atau</p><p>mand"r ("reman).</p><p>B Manajemen tingkat menengah (middle management), men&amp;akup semua manajemen yang</p><p>berada di antara manajer lini pertama dan manajemen pun&amp;ak dan bertugas sebagai penghubung</p><p>antara keduanya. $abatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian,</p><p>pemimpin pr"yek, manajer pabrik, atau manajer di'isi.</p><p>B Manajemen pun&amp;ak (t"p management), dikenal pula dengan istilah eCe&amp;uti'e "i&amp;er. 3ertugas</p><p>meren&amp;anakan kegiatan dan strategi perusahaan se&amp;ara umum dan mengarahkan jalannya</p><p>perusahaan. "nt"h t"p manajemen adalah E! (hie ECe&amp;uti'e !i&amp;er), ! (hie</p><p>n"rmati"n !i&amp;er), dan 8! (hie 8inan&amp;ial !i&amp;er).</p><p>Meskipun demikian, tidak semua "rganisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan</p><p>menggunakan bentuk piramida tradisi"nal ini. Misalnya pada "rganisasi yang lebih leksibel dan</p><p>sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan "leh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah</p><p>dari satu pr"yek ke pr"yek lainnya sesuai dengan dengan permintaan pekerjaan.</p><p>1angkah peng"rganisasian</p><p>e&amp;ara garis besar, langkah-langkah dalam melakukan pr"ses peng"rganisasian , mulai dari</p><p>meren&amp;anakan, melaksanakan,dan memantau kerja "rganisasi, se&amp;ara garis besar dipaparkan</p><p>berikut ini*</p><p> Merin&amp;i seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan "rganisasi agar sesuai dengan 'isi</p><p>dan misinya.</p><p> Membagi beban kerja ke dalam aktiitas-aktiitas yang se&amp;ara l"gis dan memadai dapat</p><p>dilakukan "leh sese"ramg atau "leh sekel"mp"k "rang.</p><p> Mengk"mbinasikan pekerjaan angg"ta "rganisasi dengan &amp;ara yang l"gis dan eisien.</p><p> Menetapkan mekanismeuntuk mengk""rdinasikan pekerjaan angg"ta "rganisasi dalam</p><p>kesatuan yang harm"nis.</p></li><li><p>7/23/2019 contoh kasus studi kelayakan bisnis</p><p> 10/12</p><p> Memantau eektiitas "rganisasi dan mengambil langkah-langkah penyesuaian untuk</p><p>memperhatikan atau meningkatkan eektiitas.</p><p>&amp;) Pengk""rdinasian, Penggerak dan Pengarah</p><p>)engarahan 3dire2ting adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua angg"ta</p><p>kel"mp"k berusaha untuk men&amp;apai sasaran sesuai dengan peren&amp;anaan manajerial dan usaha-</p><p>usaha "rganisasi. $adi a&amp;tuating artinya adalah menggerakkan "rang-"rang agar mau bekerja</p><p>dengan sendirinya atau penuh kesadaran se&amp;ara bersama-sama untuk men&amp;apai tujuan yang</p><p>dikehendaki se&amp;ara eekti. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).</p><p>%spek penggerakan(a&amp;tuating) 2 pengk""rdinasi yang juga merupakan bagian dari</p><p>manajemen,hendaknya diperkirakan juga apakah dalam manajemen pr"yek maupun manajemen</p><p>implementasi bisnis,kelak dapat berjalan baik,sehingga ia dapat dinyatakan layak.Menyusun agar</p><p>penggerakan ini dapat berjalan dengan baik,henda...</p></li></ul>