Study Kelayakan Bisnis

  • View
    200

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Operasi/produksi dalam fungsi bisnis merupakan bagian yang sangat vital karena hampir 50% lebih kegiatan bisnis tersita di sini. Proses menghasilkan produk (barang/jasa) yang diawali dari pemilihan material dan berlanjut ke proses produksi sampai menghasilkan output berupa barang/jasa akan dibahas dalam aspek ini.Pembahasan dalam aspek ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan mengevaluasi produk yang akan dihasilkan objek studi. Untuk menghasilkan produk diperlukan langkah-langkah properasional, seperti desain, pemilihan dan penggunaan material (bahan baku), kriteria dan spesifikasi kualitas, pemilihan perangkat teknologi, mesin dan peralatan yang akan digunakan, proses produksi, pemilihan dan penentuan lokasi pabrik/tempat usaha, serta layout pabrik/ruang. Analisis penanganan produk pasca operasi juga akan dikaji dalam aspek ini,yaitu dalam pengendalian kualitas

Text of Study Kelayakan Bisnis

MAKALAH STUDI KELAYAKAN BISNIS ASPEK TEKNIS DAN OPERASIONALDosen pengampu: H. M. SOLEH, Bsc, SE, MBA, MM, Mkes,

Di susun Oleh: 1. Sumiati 2. Ikhyarul Ikhtihayah 3. Teguh Marozi 1010001365 1010001400 1010001406

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NAHDHATUL ULAMA (STIENU) JEPARA 20131

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................2 BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................3 A. LATAR BELAKANG .....................................................................................3 B. BATASAN MASALAH .................................................................................4 C. PEMASALAHAN.........................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN..............5 A. B. C. D. E. F. ASPEK TEKNIK ...........................................................................................5 MASALAH MANAJEMEN OPERASIONAL......................................................8 MASALAH PROSES PRODUKSI DAN OPERASI..............................................8 DESAIN FASILITAS JASA.................................................................................13 KELOMPOK MASALAH OPERASIONAL.......................................................13 IMPLIKASI PADA STUDI KELAYAKAN BISNIS..................................................15

BAB III PENUTUP ...............................................................................................16 A. SIMPULAN...............................................................................................16 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 17

2

BAB I PENDAHULUANOperasi/produksi dalam fungsi bisnis merupakan bagian yang sangat vital karena hampir 50% lebih kegiatan bisnis tersita di sini. Proses menghasilkan produk (barang/jasa) yang diawali dari pemilihan material dan berlanjut ke proses produksi sampai menghasilkan output berupa barang/jasa akan dibahas dalam aspek ini.Pembahasan dalam aspek ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan mengevaluasi produk yang akan dihasilkan objek studi. Untuk menghasilkan produk diperlukan langkah-langkah properasional, seperti desain, pemilihan dan penggunaan material (bahan baku), kriteria dan spesifikasi kualitas, pemilihan perangkat teknologi, mesin dan peralatan yang akan digunakan, proses produksi, pemilihan dan penentuan lokasi pabrik/tempat usaha, serta layout pabrik/ruang. Analisis penanganan produk pasca operasi juga akan dikaji dalam aspek ini,yaitu dalam pengendalian kualitas A. LATAR BELAKANG Aspek teknis merupakan suatu yang berkenaan dengan proses pembangunan proyek secara teknis dan pengoperasianya setelah proyek tersebut dibangun. Berdasarkan analisa ini dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk biaya ekploitasinya. Keberhasilan penggunaan teknologi sejenis ditempat lain sangat membantu dalam pengambilan keputusan akhir ,setidaknya m e m p e r h a t i k a n pengalaman ditempat lain tidak bisa dikesampingkan.Berbeda dengan askpek teknis, aspek operasi pada umumya kurang mendapat perhatian dalam pembua studi kelayakan bisnis,karena kebanyakan studi berpuasat pada tigaaspek: yaitu aspek pasar,teknik, dan keuangan.,karena kebanyakan pembuat studi akan merasa bahwa dengan memperkirakan bahwa ketiga aspek tersebut sudah baik maka pihak yang menjalankan preyeksi tersebut akan merasa senang (kepuasaan) Teknologi maju yang diterapakan oleh perusahaan. tidak selalu penerapannya akan berjalan lancar . kalau pelaksana tidak amampu mengelola dengan baik maka kegiatan yang terjadi tidak cost saving pemborosan pemborosan keuangan selalu bisa timbul meskipun semuany tampak baik. Ini semua menjadikan aspek operasi menjadi sangat penting dalam pelaksanaan proyek nantinya . ada perusahaan yang mengatakan bahwa kekayaaan yang paling berharga bagi perusahaan bukanlah modal, mesin dan peralatan yang serba modern tetapi manajeman opersional yang baik. Ini menandakan bahwa tenaga tenaga opersional danmanajerial yang baik memgang kunci keberhasilan usaha tersebut nantinya

3

B. BATASAN MASALAH

Untuk membatasi persoalan agar lebih fokus ke masalah yang terjadi penulis akan membatasi persoalaan antara lain: a) b) c) d) penentu posisi perusahaan Luasan Produksi Layout. Kriteria pemilihan mesin dan equipment utama serta alat pembantu mesin dan equipment e) Jenis-jenis pekerjaan yang diperlukan f) Struktur organisasi yang akan dipergunakan g) Memperoleh tenaga untuk memangku jabatan-jabatan tersebu

C. PERMASALAHAN Seberapa besar aspek teknik dan operasi mempengaruhi layak atau tidak layak, rencana bisnis dalam studi kelayakan bisnis??

4

BAB II PEMBAHASANA. Aspek Teknik Pembahasan dalam aspek Teknis ini bertujuan untuk mengetahui, memahami,dan mengevaluasi produk yang akan dihasilkan objek studiUntuk menghasilkan produk diperlukan langkah-langkah praoperasional, seperti penentuan lokasi pabrik/tempat usaha, serta layout pabrik/ruang desain, pemilihan dan penggunaanmaterial (bahan baku), kriteria dan spesifikasi kualitas, pemilihan perangkat teknologi, mesin dan peralatan yang akan digunakan, proses produksi, pemilihan dan. Analisis penanganan produk pasca operasi juga akan dikaji dalam aspek ini, yaitu dalam pengendalian kualitas. Lokasi Proyek Lokasi proyek untuk perusahaan industry mencakup dua pengertian yakni lokasi pabrik dan lokasi non pabrik. Pengertian kedua menunjukan pada lokasi untuk kegiatan secara langsung tidak berkaitan dengan proses produksi,yakni meliputi lokasi bangunan administrasi perkantoran dan pemasaran. Dalam suatu proyek dimungkinkan kedua loksai tersebut berbeda atau berjauahan dibedakan dalam dua golongan yakni variable primer dan variable sekunder. pengelompokan kedalam kedua varibel tersebut tidak statis artinya kedau varibel dimungkinkan untuk berubah dari variable primer ke sekunder atau sebaliknya sesuai dengan ciri utama output dan proyek yang brsangkutan.Aspek primer, yang merupakan aspek utama dalam penyusunan studi kelayakan.Aspek primer ini ada dalam semua sektor usaha, baik pabrikasi (manufacturing), perdagangan (trading), maupun jasa (service).Dalam aspek operasi, aspek primer adalah sebagai berikut : Ketersediaan bahan baku Bila suatu perusahaan membutuhkan bahan mentah dalam jumlah besar karena bahan mentah tersebut merupakan komponen utamadarikeseluruhan proses operasi perusahaan, maka variable ini merupakanvariable dominan/ signifikan dalam penentuan lokasi pabrik, beberapa jenis industri semacam ini antara lain, industry baja, semen alumunium,gula dan lain-lain.Sehubunngan dengan bahan mentah ini beberapa hal harus didapatinformasi antara lain: Jumlah kebutuhan bahan mentah selama satu periode (tahun) danselama usia investasi a) Kelayakan harga bahan mentah , baik sekarang maupun masa datang b) Kapasitas, kualitas dan kontinuitas sumber daya c) biaya-biaya pendahuluan yang diperlukan sebelum bahan mentah siap diproses, misalnya biaya pengangkutan dan lain-lain. Letak pasar yang dituju Seringkali terjadi perbedaan yang diametral antara bobot faktor ketersedian bahan baku dengan letak pasar yang dituju,artinya suatu pabrik yang kadang kadang memerlukan dekat dengan sumber bahan baku pada kenyataan jauh darei pasar yang ditujutetapi bukan berat halini menajdi sautu masalah yang tidak bias dipecahkan secara seksama.Pada industry bahan5

konsumtif memeliki kecenderungan bobotvariable yang lebih diperahtikan.Beberapa 5aspek yang perlu diperhatikan dalam analisa tentang letak pasar antara lain;daya beli konsumen dan pesaing. 1. Sumber tenaga listrik dan air Variable ini bagi industri hulu seperti industri semen,baja maupunsemen peranan sangat vital, karena dengan tersedianya Pasokan sumber tenaga listrik dan air maka akan menjamin prosesproduksi tetap berlangsung Bila suatu perusahaan membutuhkan bahan mentah dalam jumlah besar karena behan mentah tersebut merupakan komponen utama dari keseluruhan proses operasi perusahaan, maka variable ini merupakanvariable dominan/ signifikan dalam penentuan lokasi pabrik, beberapa jenis industri semacam ini antara lain, industry baja, semen alumunium, gula dan lain-lain. Sehubungan dengan bahan mentah ini beberapa hal harus didapatinformasi antara lain Sumber tenaga listrik dan air Variable ini bagi industri hulu seperti industri semen,baja maupunsemen peranan sangat vital, karena dengan tersedianya pasokan sumber tenaga listrik dan air maka akan menjamin proses produksi tetap berlangsung. 2. Tenaga kerja Tersedianya tenaga kerja baik untuk tenaga kerja terdidikmaupun terlatih akan berpengaruh terhadap biaya operasionalyang ditanggung perusahaan. Hal ini dapat dijumpai padapendirian industri rokok ,perusahaa pengolahan tembakau,disamping akan bahan mentah pertimbangan jumlah ,kualitasdan biaya tenaga kerja merupakan pertimbangan utama. 3 . Infrastruktur Fasilitas infrastruktukr baik jalan maupun transportasi berkaitanerat dengan pertimbangan bahan mentah dan pertimbangan pasar jika lokasi mendekati sumber bahan mentah makafasilitas tranportasi diperhitungkan berkaitan dengan ongkostransportasi menuju pasar dan juga sebaliknya. dalam studi kasus Perusahaan Mebel MEKAR JATI, memproduksi 2 macam almari, yaitu almari Arsip (A) dan Almari Buku (B). Agar menekan biaya digunakan bahan baku 2 macam kayu yaitu Mahoni (M) dan jati (P). Untuk membuat 1 unit almari arsip digunakan kayu Mahoni 0,10 m dan jati 0,05 m.dan untuk 1 unit almari Buku digunakan kayu Mahoni 0,05 m dan jati 0,10 m. Persediaan :bahna tersebut antara lain kayu Mahoni 4 m dan kayu jati 4 m. Jika keuntungan setiap unit :almari arsip Rp. 25.000,dan almari buku Rp. 20.000, Bagaimanakah untuk membuat kombinasi produksi almari arsip dan almari buku. Agar diperoleh keuntungan maksimum.

Cara Grafik Per