Business Plan PLTA

Embed Size (px)

Text of Business Plan PLTA

BUSINESS PLAN

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGINDESA CIKERAMAT SUKABUMI, BANDUNG

Ahman Yosep (19011) I Betari Britania (19011049) I Karin Natasyah (19011067)

I

Khadijah Ayu Miranti (19011061) I Okky Paulin (19011063) I Reza Kurnia (19011065) I

Rizky Rahmany (19011055) I Tri Indriyani (19011057) I Vincya Tunggadevi (19011059)Maryam Fadillah (19011)

I

I

Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha no. 10

1

KATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas izin-Nya kami dapat menyelesaikan business plan ini tepat waktu. business plan ini disusun sebagai pengantar proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA) di Desa Cikeramat. Di dalam business plan ini dijelaskan mengenai rencana pembangunan PLTA dalam bentuk kincir angin di Desa Cikeramat agar dapat memenuhi kebutuhan penggunaan listrik. Kami menyadari bahwa business plan ini tidak sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari para pembaca, untuk penelitian yang lebih baik di masa yang akan datang. Jika terdapat kesalahan dalam business plan ini, kami memohon maaf.

Bandung, Februari 2012

Penyusun

2

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR.................................................................................... DAFTAR ISI ................................................................................................ I. EXECUTIVE SUMMARY .......................................................................... II. PENDAHULUAN 2.1. Latar Belakang............................................................................. 2.2. Analisis Lingkungan ..................................................................... 2.3. Tujuan ......................................................................................... 2.4. SWOT .......................................................................................... III. MARKETING 3.1. Product........................................................................................ 3.2. Price ............................................................................................ 3.3. Place ............................................................................................ 3.4. Process ........................................................................................ 3.5. People ......................................................................................... 3.6. Promotion ................................................................................... IV. PROYEKSI FINANSIAL 4.1. Investasi Awal ............................................................................. 4.2. Biaya Operasional per Tahun ...................................................... 4.3. Sumber Pendanaan Investasi Awal............................................. 4.4. Sumber Pendapatan ................................................................... 4.5. Titik Impas ................................................................................... V. KESIMPULAN DAN PENUTUP 5.1. Kesimpulan.................................................................................. 5.2. Penutup....................................................................................... LAMPIRAN ......................................................................................... 2 3 4 5 5 6 6 7 8 8 8 10 10 12 12 12 12 13 15 15 16

3

BAB I EXECUTIVE SUMMARYDesa Cikaramat adalah desa di daerah Sukabumi, Jawa Barat yang terletak di antara dua punggungan besar dan berada di sekitar daerah Gunung Pangrango. Desa Cikaramat dapat ditempuh dalam waktu 45 menit dengan berjalan kaki dari Situ Gunung, Sukabumi. Sesuai namanya, Desa Cikaramat (air keramat) ini kaya akan air, sejuk, bahkan dingin yang berasal dari air keramat yang berada di atas desa. Airnya sangat jernih dan segar dan itulah mata air mereka. Desa Cikaramat merupakan salah satu desa yang belum memiliki daya listrik untuk memenuhi kebutuhan mereka. Desa ini memang gelap tanpa arus listrik. Lampu-lampu listrik hanya sedikit yang menyala karena daya listrik yang sangat kecil. Desa Cikaramat ini memang sangat kecil, hanya sekitar beberapa petak, dan rumah yang tidak banyak, bahkan dapat dihitung dengan jari. Karena mereka memiliki sumber daya alam berupa air yang baik dan banyak, sebenarnya, sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya listrik bagi desa mereka. Hal itu dapat dilakukan dengan cara membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Desa Cikaramat yang sangat berpotensi.

4

BAB II PENDAHULUAN2.1. Latar BelakangListrik sangat penting bagi kehidupan. Semua sendi kehidupan kita memerlukan listrik kan sobeX. Listrik dibutuhkan untuk menyalakan sebuah lampu agar kita mendapat penerangan. Listrik juga dibutuhkan untuk menggunakan barang-barang elektronik agar kita dapat menjalai kehidupan kita sehari-hari. Saat ini hampeir semua pekerjaan membutuhkan listrik. Tidak heran jika dewasa ini listrik disebut sebagai kebutuhan pokok. Namun, sampai saat ini masih ada daerah di Indonesia yang belum terjamah listrik. Salah satunya adalah Desa Cikaramat. Desa Cikaramat sampai saat ini masih merasakan gelap karena belum teraliri listrik. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya tinggal tanpa listrik dengan hanya lampu teplok yang menemani malam. Sedangkan semua kegiatan memerlukan penerangan yang cukup. Bagaimana bisa suatu desa berkembang tanpa ada sarana dan prasarana yang mencukupi. Karena jumlah penduduknya yang sedikit dan pemerintah sendiri cenderung ingin merelokasikan warga kampung Cikaramat ke tempat lain dibandingkan menyediakan sarana yang mereka butuhkan untuk berkembang maka kami merasa tergugah untuk menyediakan aliran listrik bagi warga Kampung Cikaramat. Semakin berkembangnya teknologi maka sangat disayangkan jika potensi yang ada dalam kampung ini terpendam oleh sarana yang kurang mendukung. Semoga dengan terlaksananya pengadaan listrik di Kampung Cikaramat akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakatnya. Harapan kami kampung Cikaramat menjadi ramai kembali dan nantinya bisa menjadi masyarakat yang mandiri, maju dalam pendidikan, kesehatan, dan bidang lainnya.

2.2. Analisis LingkunganDi kaki Gunung Pangrango terdapat sebuah kampung elok yang terletak tak jauh dari kawasan wisata Situ Gunung. Kampung ini bernama kampung Cikaramat. Secara administratif kampung Cikaramat terletak di Desa Sukamanis, Kecamatan Kadukampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kampung Cikaramat hanya ada 6 dari total 70 kepala keluarga yang masih tinggal di kampung ini. Sisanya telah dipindahkan ke tempat baru yang lebih tinggi tak jauh dari kampung semula lengkap dengan rumah-rumah permanen. Kampung Cikaramat memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Bahkan ada sebuah outbound organizer yang membeli sepetak tanah di lembahan Cikaramat dan menjadikan kampung ini sebagai salah satu tujuan wisata alam dan budaya. Namun sangat disayangkan desa ini belum memiliki listrik. Sehingga keindahannya belum dapat tereksplorasi sepenuhnya. 5

2.3. Tujuan1. Memasok listrik di Desa Cikaramat 2. Menarik kembali penduduk yang telah meninggalkan Desa Cikaramat agar Desa Cikaramat tidak hilang dan terus berkembang 3. Mengeksplorasi dan mengembangkan potensi dan keindahan alam Desa Cikaramat.

2.4. Analisis SWOTStrength Weakness 1. Mempunyai kondisi alam yang bagus 1. Penduduknya yang bertahan tinggal 2. Mempunyai budaya yang menarik sedikit 3. Letaknya di daerah pegunungan (salah 2. Daerahnya sulit dijangkau kendaraan satu tempat yang baik untuk besar membangun turbin angin adalah celah diantara gunung karena berfungsi sebagai nozzle yang mempercepat arah angin Opportunity Threat Berpotensi menjadi tempat wisata Terancam longsor karena beberapa petak tanaman bambu yang mengapit lembahan Desa Cikaramat gundul

6

BAB III MARKETING MIX3.1 ProdukUntuk mencapai tujuan yang telah disusun sebelumnya maka dibuatlah perwujudan dari solusi permasalahan yang dihadapi Desa Cikeramat. Soluwi tersbut berupa produk Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA). Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam. Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan. Secara sederhana sketsa kincir angin adalah sebagai berikut:

7

Desa Cikaramat terdiri atas 70 kepala keluarga. Tiap kepala keluarga diberikan batas penggunaan listrik sebesar 150 watt. PLTA akan dinyalakan (mulai berputar) pada pukul 18.00 sampai dengan 04.00 (10 jam). Idealnya tiap kepala keluarga akan menggunakan 45 kWh listrik per bulan. Selain listrik per KK, Desa Cikaramat juga membutuhkan listrik untuk biaya operasional desa, seperti untuk lampu jalan. Dibutuhkan 40 watt listrik untuk setiap lampu jalan. Agar Desa Cikaramat mendapatkan penerangan secara maksimal, maka akan diapang lima lampu jalan. Untuk itu dibutuhkan tambahan 200 watt listrik yang digunakan selama 10 jam dalam sebulan (60 kWh). Jadi total kebutuhan Desa Ciramat adalah (150 watt x 70 KK) + (200 watt) = 10.700 watt. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, akan dibangun dan digunakan tiga kincir angin turbin 3000 W dan dua kincir angin 1000 W. total output listrik yang dapat digunakan adala (3 x 3000 watt) + (2 x 1000watt) = 11.000 watt. Terdapat 300 watt listrik yang disiapkan apabila terjadi kerusakan atau berkurangnya efisiensi turbin kincir angin.

3.2. PRICETarif listrik adalah Rp 800,00 per kWh. Tiap kepala keluarga diberikan batas penggunaan 150 watt listrik yang digunakan selama 10 jam dalam sebulan (45 kWh), sehingga akan dikenakan bi